Mail to Friends

Sekolah Unggul

Kamis, 16/12/2010

Kamis, 16 Desember 2010

PROF. H. IRWAN PRAYITNO

Banyak warga mengeluh dan khawatir telah terjadi krisis moral, terutama pada generasi muda. Angka kemiskinan dan pengangguran terus meningkat. Kriminalitas dan kasus amoral ramai mencuat ke permukaan dalam taraf yang sangat mengkhawatirkan. Ada apa, apa yang salah?

Salah satu faktor penting yang membentuk karakter manusia adalah pendidikan, baik formal di sekolah maupun informal di rumah dan lingkungan mereka.

Seorang lulusan SLTA berarti telah melewati masa pendidikan di sekolah formal minimal selama 12 tahun. Tamatan Perguruan Tinggi (S1) telah melewati masa pendidikan formal sekitar 17 tahun. Sudahkah pendidikan selama 17 tahun tersebut bisa dikatakan berhasil?

Secara sederhana, ada dua kata kunci keberhasilan pendidikan, yaitu mampu menghasilkan lulusan yang cerdas dan berakhlak mulia. Kedua kata kunci tersebut harus selaras dan seimbang. Banyak lulusan pendidikan kita yang cerdas tapi tidak beraklak mulia. Maka muncullah kasus korupsi, penipuan, penyalahgunaan wewenang, perkosaan dan berbagai kasus kriminalitas.

Ada juga kelompok yang memiliki akhlak mulia, tapi tidak cerdas. Akibatnya mereka tidak mampu bersaing di lapangan pekerjaan dan memanfaatkan peluang. Mereka lalu jadi penganggur, miskin dan tak punya masa depan. Kondisi ini pada akhirnya bisa pula berujung pada kasus kriminalitas dan moral.

Agar sekolah mampu menghasilkan lulusan yang cerdas, maka guru harus melakukan proses belajar dan mengajar secara serius. Mutu dan fasilitas pendukung sekolah harus ditingkatkan sehingga proses belajar mengajar bisa dilakukan secara optimal. Pemerintah telah berupaya meningkatkan fasilitas pendidikan melalui sejumlah program dan juga berbagai upaya untuk meningkatkan mutu guru. Kesejahteraan guru juga telah ditingkatkan.

Dengan berbagai upaya yang telah dilakukan di atas, insya Allah sekolah-sekolah akan mampu menghasilkan siswa-siswa yang cerdas. Sumbar sangat potensial sebagai penghasil siswa cerdas dan berprestasi di kancah nasional, tak perlu diragukan lagi.

Lalu bagaimana dengan aspek akhlak mulia? Aspek ini memang perlu perlakuan khusus. Karakter akhlak mulia tidak bisa dibangun dengan hanya metode kognitif (hafalan). Siswa bisa saja sangat hafal Rukun Islam, tapi belum tentu ia bisa mengamalkannya, belum tentu ia telah melaksanakan shalat, puasa dan lainnya.

Karakter akhlak mulia hanya bisa dibentuk melalui metode afektif dan psikomotorik. Pengetahuan yang diberikan tidak hanya sekadar hafalan, tetapi juga dengan praktik dan upaya perubahan sikap serta tingkah laku.

Selain itu yang paling penting adalah guru harus mampu menjadi model (contoh dan tauladan) bagi siswa. Bagaimana mungkin siswa diajar disiplin jika guru sendiri tidak disiplin? Bagaimana mungkin guru mengajarkan kebersihan jika guru sendiri membuang sampah sembarangan? Akhlak mulia lebih mudah ditularkan melalui model (contoh tauladan).

Sekolah unggul adalah salah satu solusi untuk mencetak generasi yang cerdas dan berakhlak mulia. Di sekolah unggul siswa yang memang memiliki kecerdasan menonjol difasilitasi secara khusus sehingga kelebihan yang mereka miliki bisa diaktualisasikan secara optimal.

Karena menggunakan metode boarding school/full day school, ditunjang oleh karakter guru dan fasilitas sekolah yang memadai, misi membangun karakter akhlak mulia melalui sekolah unggul tentu bisa diwujudkan.

Idealnya minimal setiap kabupaten dan kota di Sumatra Barat memiliki satu sekolah unggul. Keberhasilan sekolah unggul sudah dibuktikan oleh SMA 1 Padang Panjang misalnya, dan sejumlah sekolah lainnya di Sumatra Barat lainnya. Siswanya tidak hanya cerdas dengan menorehkan sejumlah prestasi di tingkat nasional dan internasional, tapi juga berakhlak mulia yang terlihat dari sikap dan tingkah laku mereka.

Dengan demikian, insya Allah potensi generasi muda Sumatra Barat bisa teraktualisasikan, baik kecerdasan mereka, maupun akhlaknya. Suatu saat nanti kita yakin cita-cita untuk menuju masyarakat madani, adil dan bermartabat bisa tercapai. Insya Allah. (*)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=2518


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0