Berita Aktual
Irwan Prayitno: Padang Pariaman Sentra Kakao Sumbar
Irwan juga menyampaikan, hasil produksi coklat yang telah dipermentasi, akan mendapat tempat yang baik untuk ekspor di Pasar Malaysia, Singapura, Australia dan beberapa negera Eropa lainnya. Selain itu masyarakat kita sendiri juga telah bisa memanfaatkan produksi coklat yang dipermentasi ini dengan melakukan produksi sendiri seperti Pabrik Mini milik Gapoktan Koto Hilalang Sepakat ini.
Irwan Prayitno: Keluarga Memiliki Peran Penting dalam Mewujudkan Masyarakat Madani
Lebih lanjut Irwan Prayitno menyampaikan, jika bapak dan ibu konflik anak-anak akan jadi korban pisikologis dan mental. Kita dengan adanya kenakalan remaja, sebenarnya itu akibat kenakalan bapak ibunya yang tidak menjalankan amanah Allah SWT.
Dapat Dinilai dari Dua Agenda
“Dari 5 agenda yang kita usung, 2 di antaranya dapat diukur hingga akhir kepemimpinan. Masyarakat dapat memberikan penilaian untuk keberhasilannya atau justru penilaian sebaliknya,” kata Irwan.
Kepedulian Terhadap Korban Gempa
Bantuan rehab-rekon perbaikan rumah korban gempa yang rusak akibat gempa 30 September 2009, merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya yang menjadi korban gempa.
Irwan: Persoalan Aset Harus Diselesaikan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam acara kegiatan Sosialisasi Strategi Percepatan Menuju Opini WTP atas LKPD se-Sumbar, di Gubernuran (31/1) mengatakan, Pemprov dianggap memiliki aset tapi tidak bisa memilikinya. Ini cukup lama menjadi temuan BPK.
Gubernur: Tak Serius, tak Dipromosikan
”BPWD terdiri organisasi pelaku pariwisata seperti, Asita (Association of The Indonesia Tours & Travel Agencies), Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Garuda Indonesia dan lainnya. Organisasi ini mempromosikan destinasi wisata di Sumbar. Namun, yang dipromosikan BPWD hanyalah daerah-daerah siap mengelola potensi destinasi pariwisatanya,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat bertemuan dengan pelaku pariwisata, Jumat (3/2), di Gubernuran Sumbar.
Irwan Prayitno: Pemprov Akan Buat Regulasi Promosi Kewenangan Destinasi di Kab/Kota
Kewenangan destinasi Pemprov Sumatera Barat bagi kabupaten/kota yang serius dalam pengembangan pariwisatanya akan dibantu. Pemprov akan melakukan koordinasi dan mendorong membuat deregulasinya serta mempromosikan bagaimana pariwisata dapat tumbuh dan berkembang.
Tak Perlu Biaya Besar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya juga mengatakan, proses pendidikan selama ini masih bersifat kognitif, guru hanya mengejar target pengajaran, tidak untuk memberi contoh yang baik pada muridnya. Dan hal ini menjadi kendala dalam penerapan pendidikan karakter.
Gubernur Setuju PLTA Singkarak Diaudit
“Sudah sebaiknya kesejahteraan masyarakat Danau Singkarak ditingkatkan oleh PLN. Saat ini, baru Rp150 juta pertahun bantuan dari PLN yang disalurkan ke beberapa nagari di kawasan Danau Singkarak. Dalam hal kerugian masyarakat terkait dampak PLTA Singkarak, PLN harus bertanggungjawab memberikan kompensasi atau menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara lain yang disepakati kedua belah pihak,” ujar Irwan.
Amran Nur Terima Asita Award
“Nasib Sawahlunto pasca tambang terbuka yang dilakukan PT Bukit Asam, terbilang sebagai daerah yang tidak lagi menjanjikan bagi warganya. Pernah, ketika saya masih di Komisi VII DPR-RI, didatangi karyawan perusahaan tambang, yang mencemaskan kondisi Sawahlunto, ketika potensi tambang terbuka yang tidak lagi memberikan harapan,” ujar Irwan.
Koperasi Kantor Gubernur Berlaba 30,78 Persen
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumatera Barat irwan Prayitno menyampaikan, dalam sistem perekonomian, koperasi sebenarnya mempunyai peran yang sangat strategis. Koperasi berperan sebagai penyelamat dari kebangkrutan, sekaligus juga menjadi satu tumpuan harapan dalam rangka pemulihan perekonomian masyarakat. Sebagai suatu usaha bersama yang berdasarkan azas kekeluargaan, dalam masa krisis, telah teruji di mana koperasi sebagai lembaga ekonomi yang dapat diandalkan, ungkapnya.
TNI Siap Berkerjasama dengan Pemerintah Daerah
Di lain pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyambut baik kebijakan TNI tersebut dan telah melakukan program-program yang mirip dengan program TNI tersebut, seperti pencanangan Sumbar Go Green yang bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten/Kota. Adapun dana program tersebut di ambil dari program CSR atau dari Pemerintah Daerah melalui Dinas Perkebunan dan Kehutanan bahkan bisa langsung dari Kementerian Kehutanan. Dengan harapan nantinya Program Go Green tersebut bisa dioptimalkan kepada pemberdayaan ekonomi masyarakat , dan tentunya akan berdampak baik bagi kesejahteraan masyarakat di Sumatera Barat jelas Irwan Prayitno.
Evaluasi Dana BOS Provinsi Sumatera Barat
Terakhir Irwan Prayitno berharap ke depannya sebaiknya honor untuk guru tersebut minimal harus sesuai dengan UMR daerah setempat, agar kesejahteraan guru tersebut dapat lebih terjamin. Dan ini adalah PR bagi Pemda Kabupaten/Kota untuk segera mengkalkulasikan serta mendatanya dengan baik. Dan nantinya bisa menjadi usulan untuk pemerintah pusat.
Irwan Prayitno: Pengawasan Efektif Narkorba Ada di Peran Keluarga
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, seluruh komponen masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang dan tokoh-tokoh mesti siap siaga ikut serta dalam pemberantasan kegiatan narkorba di daerah ini. Saat ini kita ketahui dari laporan data mengatakan wilayah Sumbar didominasi dengan ganja dan Shabu menempatkan Sumbar pada rangking 21 dari 33 Provinsi dengan jumlah pemakai Narkoba sebanyak 63.873 orang pada tahun 2008.
Gubernur Mediasi PLN dengan Masyarakat Kanagarian Guguak Malalo
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno mengatakan bahwa perlu dilakukannya penyelesaian masalah secara arif dan bijaksana melihat banyaknya masalah yang timbul karena beragamnya cara pandang dan persepsi, baik itu dari pihak pemerintah, PLN dan masyarakat. Gubernur Irwan Prayitno berharap bahwa kedua belah pihak, PLN maupun masyarakat harus dapat saling memahami masalah dan persoalan yang timbul dari pendirian PLTA di Nagari Guguak Malalo tersebut.
Irwan Prayitno: WTP Sesuatu yang Bisa Kita Raih
Irwan juga menegaskan perbedaan persepsi antar lembaga-lembaga serta instansi pemerintah akan mengakibatkan terhambatnya kelancaran proses pembangunan. Hal ini sangat beralasan, dapat kita lihat bersama bahwa seringnya timbul kegamangan di kalangan aparatur pemerintah untuk menjadi pengelola kegiatan/pengelola keuangan seperti panitia lelang/tender, pengelola kegiatan, bendahara dan kegiatan yang berhubungan dengan pelaksanan pengadaan barang dan jasa.
Pemprov Mendukung Program KONI
Namun gubernur juga mengingatkan KONI tentang penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran dan laporannya jangan sampai terlambat. “Kita mempergunakan APBD, berarti uang rakyat. Harapan saya kepada KONI supaya bisa mempergunakannya sebaik-baik dan cepat membuat laporannya,” pesan Irwan lagi.
Sumbar Bangun Tol
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada wartawan usai memimpin rapat koordinasi membahas pembebasan lahan jalan Sicincin-Malalak Kamis (26/1), di Gubernuran Sumbar menjelaskan, kemacetan ruas jalan Padang-Bukittinggi dari waktu ke waktu semakin parah. Untuk itu perlu dipikirkan solusinya. Saat ini sudah ada jalan Sicincin-Malalak yang mulai dibangun sejak 6 tahun silam sebagai jalur alternatif. Namun dalam pelaksanaan pembangunannya terkendala masalah pembebasan lahan. Sampai saat ini masih menyisakan sejumlah titik yang belum dibebaskan.
Libatkan 14 Daerah, 4 Juni TdS Ditabuh
Hal tersebut ditegaskan Sapta Nirwandar dalam rapat Koordinasi Persiapan TdS 2012 bersama Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, serta sejumlah bupati dan wali kota asal Sumbar, di kantor Kemparekraf, Jakarta, Rabu (18/1). Untuk itu, Kemparekraf kembali bekerja sama dengan Pemprov Sumbar dan 14 kabupaten dan kota kembali melanjutkan TdS IV 4-10 Juni 2012 mendatang.
Atlet Sumbar Diguyur Bonus
Bonus tersebut diberikan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam acara pembukaan Pemusatan Latihan Provinsi (Pelatprov) PON Jumat (20/1) di Aula Gubernur Sumbar. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar menyiapkan dana senilai Rp2,5 miliar untuk dibagikan pada atlet peraih medali di Porwil, dan Pra-PON.
April, Fly Over Kelok Sembilan Bisa Dilalui
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam kunjungan kerja ke Kelok Sembilan kemarin menyebutkan, pemprov akan melaunching jembatan itu pada April nanti. Jembatan penghubung lintas tengah Sumatera (Sumbar-Pekanbaru) itu, memiliki fungsi strategis dalam memacu pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.
Irwan Prayitno: Raih Prestasi, Untuk Kebanggaan Masyarakat Sumbar
Lebih jauh Irwan Prayitno dalam sambutanya menyampaikan, kita bisa saja mampu mendapatkan medali melebihi target, jika tim kontingen serius dan tekun dalam berlatih. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita mau berusaha.
Irwan Prayitno: Pentingnya Pendidikan Berkarakter
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, tujuan pendidikan berkarakter adalah bagaimana siswa memiliki akhlak mulia, bermoral, berkepribadian, cinta tanah air, agama, bangsa dan negara. Semua nilai tersebut dalam pengajarannya tidak perlu diuji, karena itu tumbuh dan lahir dari perilaku anak didik itu sendiri melalui pembinaan metal dan rohani.
Gubernur Kumpulkan Kader PKS
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengumpulkan seluruh pengurus dan kader militan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota. Mereka dipertemukan dengan anggota DPD RI asal Sumbar Riza Fahlepi Datuak Rajo Ka Ampek Suku di Hotel Mangkuto, Sabtu (15/1) sore.
Sumbar Berpeluang Menjadi Kawasan Penyebaran HIV/AIDS
Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno menyam paikan Ranperda tentang Penanggulangan Humas Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immuno Deficiency Syndrome (Aids) ke DPRD Sumbar. Kehadiran Perda ini nantinya dinilai sangat penting.
“Ada atau tidaknya kasus HIV Aids di Sumbar, Perda ini sangat penting dan harus hadir. Selain sebagai upaya pencegahan dan pengobatan, perda ini merupakan turunan atau amanat dari dunia dan nasional,” kata gubernur menjawab wartawan usai menyampaikan nota pengan tar lima ranperda ke DPRD Sumbar, termasuk ranperda Penanggulangan HIV Aids.
Enam Kepala Daerah Bakal Dipanggil Gubernur
Hal tersebut diakui Gubernur Irwan kepada Singgalang, Selasa (17/1), selepas membuka Konvensi Nasional ke-4 yang bertajuk “Pengolahan terpadu sampah organik pasar, menjadi kompos berkualitas”, yang diikuti oleh 31 kepala daerah di Indonesia di aula Lantai II Gedung Dewan Kota Payakumbuh. “Pengoperasiannya (TPA), akan kita percepat. Terlebih dahulu, kita akan kumpulkan enam kepala daerah,” sebut dia.
Selain berencana akan memanggil enam kepala daerah, Irwan juga menjanjikan Peraturan Gubernur, terkait pengelolaan sampah di TPA Regional Ampangan.
Gubernur: Kelok Sembilan Uji Kelayakan
Kelok Sembilan yang sudah rampung 70 persen, saat ini sedang dalam uji kelayakan dan diperkirakan April 2012 sudah dapat dilalui kendaraan. Ini disampaikan Gubernur Sumatera Barat di sela-sela kunjungan kerjanya ke lokasi, Selasa siang (17/01).
Irwan Prayitno : Pembentukan Karakter Anak Mesti Dimulai dari Karakter Orang Tuanya
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, kita amat prihatin dengan istilah kenakalan remaja, yang sebenarnya yang adalah kenakalan orang tua sebagai pendidik anak-anaknya di rumah tangga. Rasanya tidak mungkin menyuruh anak untuk sholat, beribadah dan bermoral jika bapak, ibunya tidak sholat tidak beribadah di rumah.
Semua Pejabat Diperlakukan Sama
“Kami punya kewenangan untuk mengusulkan nama- nama pejabat yang akan dilantik, tetapi tetap harus mengikuti sistem yang ada, mempedomani hasil pemetaan potensi dan penilaian kinerja,” kata Irwan Prayitno dalam sambutannya pada pelantikan 22 pejabat eselon II dan melepas 7 mantan pejabat yang memasuki pensiun di lingkungan Pemprov Sumbar, Selasa (3/1).
Pemprov dan Pemko Dukung Perluasan Kawasan Produksi PTSP
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, persoalan kepemilikan saham dalam perusahaan Semen belum diatur oleh Undang-undang, oleh karena itu kita perlu melakukan proses dengan koordinasi yang baik dan saling kerjasama. Sehingga apa yang kita inginkan dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat melalui dukungan PT Semen Padang dapat menjadi bagaian dari penambahan PAD.
Gubernur dan Walikota Serahkan 412 Hektar kepada PTSP
Menurut Irwan Prayitno, persoalan kepemilikan saham di PTSP Semen belum diatur oleh Undang-Undang, sehingga perlu dilakukan proses dengan koordinasi yang baik dan saling kerjasama. "Kita inginkan dalam memajukan pembangunan di Sumbar melalui dukungan PT Semen Padang dapat menjadi bahagian dari penambahan PAD baik kota Padang maupun Sumbar. Kita perlu mencari dokumen yang layak dalam perjuangan ini, misalnya adanya kerelaan masyarakat yang untuk pembangunan dan pengembangan PT Semen Padang sejak dari dulunya," ujar Irwan Prayitno.
Soal Lahan 412 Tuntas
“Kita sudah mencapai kata sepakat untuk mendukung pemanfaatan lahan 412 hektar itu sebagai bahan baku semen. Sedangkan sumbangan PT Semen Padang untuk pemerintah daerah akan kita upayakan melalui kepemilikan saham pabrik semen ini,” kata Irwan Prayitno kepada wartawan usai memimpin rapat membahas gonjang-ganjing pemanfaatan lahan tersebut Kamis (12/1), di Gubernuran Sumbar.
Gubernur: Bekerja Pemalas, Rezeki Tergilas
PADANG PARIAMAN, SO--Untuk pertama kali dalam sejarah, Gubernur Sumbar berkunjung ke Kenagarian III Koto Aur Malintang Timur (Amaltim). Masyarakat pun menyambut dengan suka-cita. Ada banyak harapan mereka tumpangkan ke sang pemimpin.
Pemprov Incar Saham PT SP
”Semen Padang sebagai satu-satunya industri besar di Sumbar diharapkan menjadi alternatif bagi kita meminta kontribusinya pada daerah,” ujar Gubernur. Walaupun begitu, Pemprov dan Pemko mendesak PT SP meningkatkan kontribusinya dalam menambah pendapatan asli daerah (PAD).
Panen Perdana Ikan Keramba Jaring Apung Danau Singkarak
Irwan juga menyampaikan, Danau Singkarak merupakan rahmat Tuhan dan memiliki potensi besar yang dapat terus di manfaatkan oleh masyarakat, baik itu di bidang perikanan, juga dibidang kepariwisataan dan lain-lain. Dari data didapat luas Danau Singkarak ada sekitar 13.600 Ha, sama dengan 160 juta meter persegi.
Pemprov Sumbar dan Pemko Padang Dukung Perluasan Kawasan Produksi PT Semen Padang
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, persoalan kepemilikan saham dalam Perusahaan Semen belum diatur oleh Undang-undang, oleh karena itu kita perlu melakukan proses dengan koordinasi yang baik dan saling kerjasama. Sehingga apa yang kita inginkan dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat melalui dukungan PT Semen Padang dapat menjadi bahagian dari penambahan PAD.
Irwan Prayitno Panen Jagung di Durian Polongan
Gubernur Irwan Prayitno benar-benar sangat senang melihat hamparan kebun jangung milik Kelompok Tani Sinar Polongan. Dia bahkan memberikan apresiasi kepada masyarakat III Koto Aur Malintang Timur itu, yang betul-betul serius memanfaatkan lahannya.
Irwan Prayitno: Semua Pejabat yang Dilantik adalah Orang-Orang Irwan- MK
Mudah-mudah kesemua ini dapat dimaklumi secara bijak, untuk kesinambungan pembangunan penyelenggaraan pemerintah daerah di Sumatera Barat, harapnya.
Irwan juga menegaskan, kita amat berharap setiap PNS itu berkerja untuk berbuat dengan sungguh-sungguh, serius menyukseskan semua program dan target-target pembangunan bukan memikirkan bagaimana mendapatkan jabatan. Jika PNS hanya memikirkan jabatan-jabatan yang ingin diraihnya ini adalah sebuah prinsip yang salah dari slogan umum PNS itu sendiri, sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.
HARI INI 22 PEJABAT DILANTIK Bagi-bagi ‘Kue’ Jabatan di Kantor Gubernur
Perdebatan dan diskusi hebat antara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dengan Wagub Muslim Kasim terkait penempatan pejabat di lingkungan pemerintah provinsi berakhir manis. Hari ini (Selasa, 3/1), pejabat-pejabat tersebut direncanakan dilantik. Pejabat yang sudah di-SK-kan gubernur itu, diperkirakan berjumlah 22 orang.
Gubernur Rombak Kabinet
Pada 3 Januari 2012 nanti, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memenuhi janjinya mengisi jabatan kosong dan memutasi pejabat di lingkungan Pemprov. Dari 13 jabatan struktural tersebut, lima PNS eselon II akan mengisi lima jabatan struktural yang kosong dalam beberapa bulan terakhir, yakni staf ahli pemerintahan, asisten I bidang pemerintahan, asisten III bidang administrasi umum, kepala dinas sosial, dan kepala badan ketahanan pangan.
Gubernur Tarik Pejabat Daerah
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno telah menuntaskan pemilihan sekitar 19 pejabat yang akan dilantik, untuk mengisi jabatan struktural di lingkungan pemprov. Mereka akan mengisi jabatan kosong karena ditinggal pensiun, promosi dan struktur organisasi tata kerja (SOTK) baru hasil pemekaran. Selain dari provinsi, pejabat tersebut juga ada yang ditarik gubernur dari kabupaten atau kota.
Kabinet Irwan-MK Dinilai Balas Budi
Bagaimana pula penilaian mantan Sekprov Firdaus K? Dia menilai pejabat yang dilantik gubernur sudah pilihan tepat. Adanya penilaian sebagian orang indikasi politik ”balas budi” dalam pemenangan Pilkada 2010, Firdaus menyadari setiap mutasi dan rotasi memang tidak akan bisa memuaskan semua pihak. ”Ada satu dua orang (pejabat) yang memang bisa melihatkan adanya politik balas jasa. Tapi pejabat itu ada yang didudukkan di tempat sesuai kompetensinya. Jadi, itu wajar-wajar saja, asal persentasenya tidak besar,” tukas Firdaus tanpa mau menyebutkan pejabat dimaksud.
Gubernur Didesak Buka Rapor Pejabat
Kabinet Irwan Prayitno-Muslim Kasim (MK) terus menuai sorotan. Para pengamat menilai Irwan-MK harus berani membuka rapor kinerja 22 pejabat baru yang dilantiknya, untuk menepis anggapan publik adanya politik transaksional dalam penunjukkan pejabat eselon II di Pemprov Sumbar.
Gubernur Sambut Kehadiran Ballard
“Bagus, bagus. Saya berterima kasih sekali kepada Mr. Ballard yang telah mau membantu Sumbar dan KONI untuk menyiapkan para pelatih dan atlet ke PON nanti. Saya mendukung sekali apa yang dibuat oleh KONI ini. Harapan saya semoga saja Ballard kerasan di Sumbar dan bisa memberikan kontribusi besar kepada Tuah Sakato,” ungkap Irwan Prayitno.
Gubernur Tolak Izin Tambang Emas
Penolakan izin penambangan emas ini dijelaskan dalam surat keputusan rekomendasi Gubernur Nomor 540/587/ASDM-2011 tentang rekomendasi Wilayah pertambangan rakyat yang dikeluarkan tanggal 30 September tahun lalu. Dimana dalam surat rekomendasi tersebut hanya WPR untuk bahan galian mangan sebanyak 9 blok dan bahan galian Lempung sebanyak 14 blok yang disetujui oleh Gubernur, sementara untuk bahan galian emas sebanyak 37 blok, yang juga diusulkan oleh Dinas ESDM Dharmasraya Gubernur menyatakan harus melalui persetujuan kementrian PU pusat.
Sumbar Harapkan Bantuan Pusat
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berharap Sumbar memperoleh bantuan pemerintah pusat untuk memperbaiki ruang kelas yang rusak akibat gempa 2009 yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota. Sampai saat ini masih banyak ruang kelas yang belum diperbaiki meski tingkat kerusakannya hanya rusak sedang dan rusak ringan.
Posisi Dirut dan Direktur Pemasaran Dipertahankan
”Ada dua hasil keputusan RUPS kali ini, yakni membatalkan hasil keputusan RUPS seri A pada 24 Oktober lalu dan kedua mengusulkan 6 nama calon direksi beserta posisi/peruntukannya,” terang Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.
Gubernur: Pejabat Sumbar Tidak Boleh Ongeh
Menurut kader PKS ini, pemerintah hadir untuk melayani rakyat, tidak mempersulit rakyat. Untuk itu, jajaran Pemprov Sumbar ke depan mesti mendahulukan kepentingan masyarakat. Masyarakat harus dilayani, terutama untuk menciptakan orang Sumbar yang sehat, terdidik, bermoral dan sejahtera.
Sumbar Bantu Dharmasraya Dana Kontijensi Rp 1 Miliar
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan provinsi memberi bantuan ke Dharmasraya dana kontijensi bencana senilai Rp1 miliar untuk memperbaiki tiga dari empat jembatan yang rusak akibat banjir awal pekan melanda daerah itu.
Hari Nusantara 2011 Diperingati
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, kegiatan ini adalah untuk mengevaluasi dan memperkuat semangat kebangsaan berbasis bahari, khususnya di Sumatera Barat. Kaitan dengan dengan kondisi kebaharian yang sangat dinamis, baik dari sisi potensi, perkembangan pembangunan, maupun dari sisi ancaman kebencanaan haruslah kita sikapi secara bijak dalam memantapkan pembangunan daerah pesisir, laut dan pulau-pulau di seluruh daerah ini.
Irwan Prayitno: Mari Kita Sukseskan E-KTP di Sumbar hingga Tahun 2012
Lebih jauh Irwan Prayitno menilai, pelaksanaan rekam data e-KTP selama ini berjalan lancar, pelayanan petugas cukup baik dan sangat bangga dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi, kita lihat masyarakat dengan peran aktif hingga tengah malam. Namun untuk pencapaian menjelang Maret 2012, tentu diimbau masyarakat terus ditingkatkan agar pro aktif dan partisipasinya dalam proses rekam data e-KTP.
Gubernur Urus E-KTP Lima Menit
Irwan Prayitno meminta semua komponen masyarakat dan jajaran di pemerintahan untuk memberikan informasi yang cukup demi suksesnya program e-KTP ini. “Jika itu dilakukan, maka semua bakal terlaksana tepat waktu dan tak ada masalah,” ujar Irwan Prayitno.
Berikan Nilai Tambah Bagi Pemerintah
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno berharap agar PT Sucofindo, terus meningkatkan partisipasi aktifnya dalam pengembangan perekonomian di Sumatera Barat. Pengembangan unit kegiatan bisnis Sucofindo diharapkan bisa bersinergi dengan program – program pemerintah, sehingga benar – benar memberi manfaat bagi masyarakat seperti peningkatan penyerapan tenaga kerja dan memberikan nilai lebih bagi para pelaku usaha di daerah.
Pergantian Tahun Baru, Jam Gadang Tidak Ditutup
“Jam Gadang merupakan objek bagi masyarakat untuk berkumpul menikmati iven malam pergantian tahun. Karena itu, Jam Gadang tidak akan ditutup,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, usai Gelar Pasukan Pengamanan Operasi Lilin menyambut Natal dan Tahun Baru 2012 di RTH Imam Bonjol, Padang, Kamis (22/12).
RSUP M Djamil masih Tertinggal
Sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berjanji akan mendorong pemerintah pusat untuk menyegerakan pembangunan poliklinik RSUP. Dikatakannya, RSUP termasuk rumah sakit yang tinggal kelas dibanding RS lainnya di Sumatera. “Sebagai RS umum, sudah seharusnya RSUP naik kelas menjadi Kelas A,” ujarnya.
Ninik Mamak Harus Beri Teladan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Padang Ekspres, kemarin (21/12), mengatakan, secara konsep penerapan mekanisme adat dalam menyelesaikan masalah di masyarakat sangat bagus. Pendekatan adat dan budaya, kata politisi PKS ini merupakan solusi tepat dan efektif. ”Hanya saja, para ninik mamak kita perlu ditingkatkan kapasitasnya.
Syamsidar, Ibu Teladan Sumbar
“Introspeksi, kembali pada upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan di bidang ekonomi dalam rangka perbaikan kualitas hidup perempuan dan anak, keluarga dan masyarakat,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat Peringatan HUT ke-83 Hari Ibu sekaligus Hari Kesetiakawanan Nasional (HKSN) 2011 di halaman Kantor Gubernur, Jumat (23/12).
DIPA Pemakai Anggaran Diserahkan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala Biro Administrasi Pembangunan dan Kerjasama Rantau, Suhemanto Raza kepada wartawan mengatakan, kucuran APBN ini akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Sumbar. Para pemakai anggaran diminta mempercepat proses belanjanya tetapi tetap sesuai prosedur.
2012, Targetkan Revenue Rp22 M
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan agar PT Sucofindo (Persero) terus meningkatkan partisipasi aktifnya dalam pengembangan perekonomian Sumbar. Pengembangan unit kegiatan bisnis ini diharapkan bisa bersinergi dengan program- pemerintah. (ril)
Anggaran Harus Terserap
Sementara Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno usai acara mengatakan, DIPA yang diterima Sumbar berjumlah Rp 7,7 triliun. ”DIPA tersebut sesuai dengan amanat Presiden RI segera diserahkan kepada seluruh instansi pemerintahan yang ada di Sumatera Barat. Penyerahan DIPA akan kita lakukan Kamis, 22 Desember di Padang,” tegas Gubernur.
DIPA Sumbar Rp20,175 Triliun
Untuk itu, kata Gubernur Irwan Prayitno kepada Haluan kemarin, Pemprov Sumbar akan memberikan sanksi bagi SKPD yang tidak mampu menyerap anggaran dengan benar dan sebaik-baiknya. Bagaimana pun juga, penyerapan anggaran dengan baik sama artinya dengan menggerakkan sektor ril.
Peringatan Hari Ibu ke-83 dan HKSN
Dalam sambutannya Gubernur mengatakan bahwa tahun 2011 ini peringatan Hari Ibu ke -83 akan difokuskan pada aspek ekonomi sehingga kaum perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang budaya, agama dan status sosial dapat melakukan introspeksi kembali terhadap upaya dan perjuangan yang telah dilakukan kaum perempuan di bidang ekonomi dalam rangka perbaikan kualitas hidup perempuan dan anak, keluarga, masyarakat dan bangsa Indonesia.
Gubernur Menyerahkan DIPA 2012
Dalam sambutanya Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, kita amat senang sekali adanya silpa positif, yakni ada kelebihan anggaran yang terjadi akibat dari disiplin dan efesiensi kegiatan. Namun kita tidak inginkan silva yang bersifat negatif karena kelalaian dan ketidak mampuan berkerja yang tentu akan berdampak akan keberhasilan pembangunan di daerah ini.
Gubernur Resmikan Laboratorium PT Sucofindo
Gubernur juga berharap agar PT Sucofindo sebagai salah satu perusahaan inspeksi dan tertua di Indonesia dapat meningkatkan mutu dan profesionalisme karena yang dijual dari sebuah perusahaan adalah kepercayaan. Apalagi saat ini PT Sucofindo yang 95% sahamnya milik pemerintah Indonesia dan 5% Switzerland ini sudah memiliki 31 cabang dan 52 laboratorium yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Rekruitmen CPNS Berbasis Kompetensi
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada wartawan menyebutkan, Deklarasi Reformasi Birokrasi di lingkungan Pemprov Sumbar ini adalah dalam rangka mewujudkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Pergub No.24 tahun 2011 untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan profesional melalui pelayanan prima pada masyarakat.
PNS Digantikan Outsourcing
Irwan kembali menekankan bahwa PNS di Sumbar saat ini baru 30 persen memiliki jabatan dan posisi sesuai latar belakang pendidikannya. Untuk itu, setelah dilakukan pemetaan kompetensi, bagi PNS yang tidak sesuai kemampuan dan disiplin ilmu dengan jabatan yang diemban, akan diberikan pelatihan-pelatihan. Selain itu, juga akan diberikan upaya-upaya untuk meng up-grade kemampuannya. ”Kita akan berikan pelatihan agar kemampuan dapat sesuai kebutuhan posisi jabatan,” katanya.
Pemerintah Daerah Boleh Rekrut Outsourching
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, Sumbar sedang melakukan persamaan persepsi untuk melakukan reformasi birokrasi. Terutama dengan pemetaan kompetensi. Untuk eselon II dan III, sudah ada hasilnya 70 persen PNS tidak berkualitas. Jumlah itu, setara dengan jumlah PNS di nasional. Sedangkan untuk eselon IV dan staf akan dilakukan pertengahan 2012.
Irwan Prayitno: Komitmen Aparatur, Deklarasi Reformasi Birokrasi Sumbar, Ditandatangani
Irwan Prayitno juga menyampaikan, selama ini birokrasi lebih menganut ajaran pemerintahan kolonial Hindia Belanda , yang dalam sejarahnya pemerintah minta dilayani oleh masyarakat. Seakan-akan jabatan adalah sebuah kekuasaan yang mesti dihormati dan disanjung-sanjung. Hal ini mungkin yang membuat kita melakukan Reformasi Birokrasi secara menyeluruh, untuk membangun pemerintahan yang baik dan bersih.
Gubernur Irwan Prayitno : Objektif dan Bertanggungjawab
Menurutnya, sebuah media harus tetap mempertahankan fungsinya sebagai pencerdasan bangsa. Apalagi di saat ini kepentingan media tidak lepas dari kepentingan bisnis. Meski begitu, Singgalang sebagai media yang sudah tua tetap bisa mempertahankan fungsinya
Gubernur Minta Dikritik
”Silahkan kritik saya demi kemajuan Sumbar ke depan,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di hadapan 100 kader Alwashiliyah dalam acara pelatihan, Sabtu (17/12) di aula gubernuran Sumbar.
Mak Nyus Hadir di Anai
Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengapresiasi PT Andalas Anai Permai. “Luar biasa, saya tak menyangka Pusat Kuliner ini langsung dikelola Pak Bondan. Saya yakin, Pusat Kuliner ini akan maju. Di samping masakan Sumbar sudah terkenal enaknya, siapa yang ngga tahu dengan Pak Bondan, ahli tukang icip masakan ternama di Indonesia,” ulasnya.
Irwan Prayitno : Kita Tunggu Kecemerlangan dan Pemikiran Staf Ahli dalam Membantu Peningkatan Kinerja Kepala Daerah
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, sebagai bahagian internal dalam Satuan Perangkat Kerja Daerah, keberadaan staf ahli juga sangat menentukan dalam menyusun berbagai pertimbangan dan saran kepala daerah, oleh karena itu setiap SKPD harus terbuka dalam memberikan informasinya.
Gubernur Irwan Prayitno: Jadikan Gambir sebagai Produksi Unggulan yang Mensejahterakan Masyarakat
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, gambir merupakan salah satu komoditi spesifik unggulan daerah Sumbar yang memasok lebih kurang 80 % ekspor gambir nasional. Pasar utama komoditi ini adalah negara-negara India, Pakistan, Bangladesh, Srilangka, Singapura, Malaysia, Taiwan dan Jepang. Bahkan India mengimport 68 % gambir Indonesia.
Semua Kita Korup
Masyarakat menilai hanya anggota dewan atau pejabat yang melakukan tindak korupsi. Sebenarnya, tindak korupsi ada pada diri sendiri, seperti suka berbohong atau mencontek. Mulailah dari diri sendiri membentuk karater yang jujur.Hal tersebut disampaikan Gubernur Irwan Prayitno dalam pembukaan seminar nasional “Korupsi (bukan) Budaya Kami, yang diselenggarakan BEM KM Unand, Kamis (8/12) di Limau Manih.
Mutasi Pemprov Awal Tahun, Kursi Kosong Segera Diisi
“Ada 8 posisi jabatan SOTK yang diisi. Empat jabatan eselon II yakni Asisten I, Asisten III, Satf Ahli Bidang Pemerintah dan Hukum dan Badan Ketahanan Pangan harus diisi, karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun,” terang Irwan Prayitno kepada Posmetro, Rabu (14/12).
Membangun Pariwisata dari Lapangan Golf
Gubernur sendiri yang pagi itu nampak ceria dn sangat fresh, mengaku sudah lama tak bermain golf karena kesibukannya sebagai gubernur. “Main golf ini kan perlu serius, focus, tapi juo untuak bersenda gurau,” ujar Irwan. Dalam bermain golf dari part ke part sebanyak 18 hole itu, gubernur bermain bersama sahabatnya dr Efandi dari Pekanbaru dan Dirut Semen Padang Munadi Arifin.
Sumbar Kembangkan Ekonomi Berbasis Rumah Tangga Petani
Gubernur Sumatera Barat Irwan Paryitno mengatakan, pelaksanaan gerakan pensejahteraan petani (GPP) merupakan program pemerintah daerah sebagai upaya perecepatan ekonomi berbasis rumah tangga petani.
Petani Gambir Harus Ditolong
Lebih jauh Irwan menyampaikan, gambir merupakan salah satu komoditi spesifik unggulan daerah Sumbar yang memasok lebih kurang 80 persen ekspor gambir nasional. Pasar utamanya negara – negara Asia Selatan. Bahkan India mengimport 68 persen gambir Indonesia.
Rakor Hasilkan 101 Kesepakatan
“Melalui lima kali pelaksanaan rapat koordinasi sebelumnya, telah dihasilkan sebanyak 101 rumusan kesepakatan yang ditindaklanjuti oleh Pemprov Sumatera Barat dan kabupaten/kota,” kata Gubernur Irwan Prayitno.
Contohlah Bukittinggi !
”Bagus, Bukittinggi hendaknya menjadi contoh dan motivasi bagi pemerintah daerah lainnya di Sumbar,” kata Irwan, mengomentari berita Singgalang, kemarin.
Mubazir, Dana Reboisasi Rp 3,6 T
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menuturkan, sepanjang 2010 sampai Januari 2011 lalu, telah dilakukan penanaman 24.636.725 batang. Sedangkan sampai November 2011, telah ditanam 19.712.889 batang. Ditargetkan Januari 2012, penanaman pohon melebihi target penanaman tahun sebelumnya dengan mendorong peran aktif swasta, masyarakat, TNI dan Polri. ”Masyarakat telah melakukan penanaman pohon dan pemeliharaan pohon,” ucapnya.
8 Pejabat Baru segera Dilantik
Irwan menambahkan, saat ini ada 24 nama yang akan dipanggil untuk mengikuti fit and proper test. Walaupun begitu, Irwan enggan mengungkap siapa-siapa saja calon yang akan dipanggil tersebut. “Yang jelas, bisa pejabat eselon III, eselon IIB, bahkan pejabat yang berprestasi di daerah,” ujar Irwan.
Dubes Equador Minta Beasiswa ke Sumbar
Gubernur mengatakan, akan banyak hasil bumi, perkebunan dan kerajinan pengusaha-pengusaha kecil dan menengah yang bisa dipasarkan ke Ekuador. Hal itu diharapkan agar Sumbar tidak hanya menjadi daerah pemasaran produk-produk dari luar. Tapi Sumbar juga mesti menjadi pengekspor produk-produk ke luar negeri.
Gubernur: PKD Penting Menekan Angka Pengangguran Sumbar
“Jumlah pengangguran di Sumbar masih tercatat 142.788 orang atau diperkiraan pada 2012 sebesar 6,24 persen dan diharapkan dengan adanya PTKD dapat ditekan menjadi 4,74 persen,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayinto pada acara ekspose draf buku PTKD provinsi di Auditorium Gubernuran, Selasa.
Sumbar Tanam 19 Juta Pohon Sepanjang 2011
”Pemprov terus mendorong pemerintah kabupaten dan kota menggalakan
penanaman pohon demi generasi mendatang. Pada 2010 tercatat 24.636.725
bibit pohon yang berhasil ditanam,” katanya pada acara penanaman 10 ribu
bibit pohon di Pantai Tiram Kabupaten Padang Pariaman, Selasa.
Rekomendasi Lahan 412 Digantung Gubernur
Sekdaprov Sumbar Ali Asmar mengatakan, sebelum dikeluarkan rekomendasi tersebut maka persoalan tersebut perlu dibicarakan dulu dengan DPRD Sumbar. Sebab ada beberapa hal yang krusial yang perlu dimintakan persetujuan dewan, diantaranya seberapa jauh pembangunan Indarung VI itu memberikan dampak yang baik bagi masyarakat, karena masalah lingkungan juga mengemuka di dalamnya. Selain itu juga juga masalah sumbangan pihak ketiga yang belum jelas besarannya.
Gubernur Sumbar Puji Keberhasilan Amran Nur
“Momentum peringatan HUT Kota Sawahlunto ke-123 ini, agar dijadikan semangat peningkatan pembangunan di daerah ini. Semangat tokoh pejuang Kemerdekaan RI yang terlahir di tanah Talawi Sawahlunto ini, dapat dijadikan sebuah kekuatan, kebanggan dan semangat kita untuk berbuat yang terbaik,” ungkap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang hadir selaku pembina upacara penghormatan di makan salah seorang pendiri republik ini.
Luruskan Sejarah, Bumikan Nilai Kepahlawanan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan bahwa masyarakat Sumbar sudah sepantasnya mensyukuri pemberian gelar pahlawan terhadap Syafruddin dan Buya Hamka ini. Apa sebab? Ini bukan sekadar jadi kebanggaan bagi Sumbar bahwa pahlawan nasional terlahir di Sumbar bertambah. Selain itu, juga membersihkan duka lama Sumbar pascameletusnya Pemerintahan Revolusioner Rapublik Indonesia (PRRI). Pemerintah tak lagi memandangnya sebagai pemberontakan, namun bagian otokritik bagi pemerintah pusat.
Rekomendasi Gubernur Tinggal Tanda Tangan
Sumbar tak menyia-nyiakan investasi yang masuk, termasuk rencana pembangunan Pabrik Indarung VI PT Semen Padang yang menelan biaya Rp3,5 triliun. Surat rekomendasi Gubernur Sumbar yang dibutuh kan untuk izin pinjam pakai lahan 412 hektar ke Menteri Kehutanan telah selesai dibuat.
Pemprov Pertimbangkan Permintaan Organda
Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim menyebutkan pihaknya masih membicarakan dengan pihak terkait, menanggapi permintaan Organda (Organisasi Pengusaha Angkutan Darat) agar pemerintah provinsi memberikan dispensasi bagi kendaraan angkutan BBM untuk dapat melalui ruas jalan Padang-Solok melalui Sitinjau Lauik yang ditutup karena ada pengerjaan jalan.
Kalau Rakor Jangan tak Hadir Pula
“Saya minta dalam rapat koordinasi gubernur, walikota/bupati se-Sumbar, bupati Mentawai agar sering hadir. Kalau hadir, berbagai hal bisa dibahas dan dicarikan jalan keluarnya,” kata Irwan.
HUT Kota Sawahlunto ke-123
Disela-sela kegiatan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang hadir selaku Pembina Upacara Penghormatan di makam Moh. Yamin menyampaikan, "Momentum peringatan HUT Kota Sawahlunto ke-123 ini, agar dijadikan semangat peningkatan pembangunan di daerah ini. Semangat Tokoh Pejuangan Kemerdekaan RI yang terlahir di tanah Talawi Sawahlunto ini dapat dijadikan sebuah kekuatan, kebanggaan dan semangat kita untuk berbuat yang terbaik bagi negeri ini."
Pelantikan Bupati/Wakil Bupati Mentawai Periode 2011-2016
Lebih lanjut Irwan Prayitno menyampaikan, “Seiring pergantian kepemimpinan yang sekaligus telah terlaksananya estafet generasi kepemimpinan kita masuk era baru untuk menjawab keinginan rakyat yang telah lama merindukan pembangunan yang sesungguhnya.”
Gubernur ke China Wagub ke Jerman
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Haluan Kamis (24/11), di Padang mengatakan, investor dari China tertarik untuk berinvestasi di bidang pertambangan. Melalui Duta Besar Indonesia untuk China, mereka minta untuk bertemu dengannya. Agenda pertemuan sudah dijadwalkan selama 2 hari Senin (28/11) dan Selasa (29/11).
Irwan Prayitno: Camat Harus Mampu Maksimalkan Potensi Sosial Capital
Irwan juga menegaskan, "Kata kunci sebenarnya adalah seorang Camat mesti memiliki rasa kepedulian terhadap persoalan dan keinginan masyarakat di daerahnya. Pandai berkoordinasi dengan semua pihak baik para perantau dan sesama kalangan lembaga pemerintah."
Gubernur Sumbar Jadi Plt Bupati Mentawai
VIVAnews - Kementerian Dalam Negeri menunjuk Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno sebagai pelaksana tugas Bupati Kabupaten Mentawai. Ditunjuknya gubernur sebagai pelaksana tugas Bupati Mentawai karena berakhirnya masa jabatan pasangan bupati dan wakil bupati periode 2006—2011.
Palindungan Plt Bupati Mentawai
“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas segala pengabdian Bupati Edison Saleleubaja dan Wakil Bupati Yudas Sabaggalet selama memimpin masyarakat Mentawai mulai dari tahun 2006 hingga 2011, terutama pada saat penanggulangan bencana tsunami di Mentawai tahun 2010,” ujar Gubernur sumbar Irwan Prayitno dalam serah terima jabatan Bupati Kepulauan Mentawai periode 2006-2011 di Auditorium Gubernuran Sumbar, Senin (14/11). Acara ini dihadiri Ketua DPRD Yultekhnil, Kapolda Sumbar, Danrem, Forkonpinda, Bupati, Walikota, Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Sumbar serta beberapa kepala SKPD dan staf di lingkungan Pemkab Mentawai.
Belanja Sumbar 2012 Rp2,4 T
Pada penyampaian gubernur dalam rapat paripurna kemarin, total belanja pada tahun 2012 sebesar Rp2,4 triliun, sedangkan dalam KUA PPAS APBD 2012 ditetapkan sebesar Rp2,278 triliun. Belanja itu terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp1,02 triliun dan belanja langsung Rp1,4 triliun. Artinya terjadi defisit sebesar Rp178 miliar.
Umrah, Gubernur Bayar pada Al Haram
PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama 8 orang anggota keluarganya termasuk jemaah yang berangkat umrah melalui PT Al-Haram Islamic Wisata. Namun keberangkatannya menunaikan umrah tidak gratis apalagi memanfaatkan fasilitas perusahaan tersebut. Justru sebaliknya, ikut mengurus kelancaran proses pemberangkatan jemaah.
MTQ Dipercepat
“Awalnya kita jadwalkan pembukaan MTQ itu pada Rabu (23/11), namun Menteri Agama yang akan membuka kegiatan itu punya acara lain pada saat bersamaan sehingga waktunya menjadi Selasa (22/11),” kata Gubernur Irwan Prayitno usai meninjau persiapan pelaksanaan MTQ di Kenagarian Koto Padang, Kecamatan Koto Baru, Dharmasraya, Jumat (18/11). Saat berkunjung, Irwan yang didampingi Bupati Adi Gunawan, Kadis PSDA Ir Ali Musri, Kabiro Bina Sosial Abdul Gafar, SE, MM, Kabiro Humas dan Protokol Surya Budhi, SH, Sekdakab Busra, SH, Asisten Pembangunan Dhamasraya Ir Benny Muchtar serta beberapa pejabat lainnya mengatakan, penyelenggaraan MTQ ini merupakan bagian dari syiar Islam. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat mendorong terwujudnya pendidikan berkarakter untuk menciptakan masyarakat yang berkepribadian, cerdas, dan religius.
Gubernur Irwan Prayitno Serahkan M-PLIK Secara Simbolis
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, "Program ini amat strategis dan amat bermanfaat dalam mengembangkan intelektual masyarakat pedesaan dan nagari dalam mencari informasi dan pengetahuan untuk mendorong percepatan pembangunan nagari-nagari di daerah ini. Apalagi pengunaan internet amat murah Rp. 1000,- perjam."
Pembukaan MTQ Ke-34 Membeludak
Pada kesempatan itu, Irwan Prayitno menyebutkan, Pemprov Sumbar akan terus menggerakan program Maghrib Mengaji. ”Norma adat sejalan dengan norma agama. Untuk itu, kepada orangtua atau guru, agar terus berupaya membentengi anak remaja dengan ajaran agama Islam,” imbau Irwan Prayitno.
MTQ Sumbar Dimulai
Sebelumnya, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi akan terus memacu bersama Menteri Agama dan Pemerintah Kota/Kabupaten untuk memajukan Agama.Dikatakan, Dharmasraya patut menerima apresiasi atas telah suksesnya melaksanakan iven keagamaan ini, yang dengan keterbatasan waktu telah mampu melaksanakannya. “MTQ wujud komitmen Pemda untuk mengimplementasikan nilai-nilai Al Quran dalam membangun karakteristik masyarakat yang berbasis Islam,” ujarnya.
Bentengi Anak dari Gerakan Radikal
Gubernur Irwan Prayitno menambahkan, Sumbar tetap berkomitmen dalam mendorong penyiaran dan peningkatan pengalaman ajaran Islam.
Salah satu langkah yang dilakukan meminta bupati/wali kota untuk menyerukan masyarakat untuk gemar megrib mengaji (Gemari). Berikut giatkan didikan subuh dan wirit remaja sehingga terus meningkatnya kualitas hidup masyarakat Sumbar.
“Pelaksanaan MTQ sudah menjadi komitmen untuk kegiatan rutin bagi pemerintah daerah, sehingga memberi dampak positif di tengah kehidupan masyarakat,” ujar Irwan.
Serahterima Jabatan Bupati Mentawai
Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutanya menyampaikan, "Ucapan terima kasih atas segala pengabdian Bupati Edison Saleleubaja dan Wakil Bupati Yudas Sabaggalet dalam pengabdiannya memimpin masyarakat Mentawai periode 2006-2011. Terutama pada saat penanggulangan bencana Tsunami di Mentawai tahun 2010, dan semua telah berjalan secara baik."
Gubernur Lantik Pejabat Eselon II
Irwan Prayitno juga menyampaikan perihal tentang reformasi birokrasi di Sumatera Barat dengan sasaran menjadikan PNS sebagai profesi karier dan profesional. "Kita akan tegas-tegas terhadap PNS yang terlibat dalam proses pemilihan umum, termasuk pada partai saya. Kita juga menyambut baik kebijakan pemetaan PNS yang juga telah dilakukan oleh beberapa Bupati dan Walikota di Sumatera Barat."
Kunjungan Gubernur ke Dharmasraya
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, "Penyelenggaraan MTQ ini upaya kita membangunan masyarakat dalam bidang keagamaan dan sambil melakukan syiar Islam melalui pembacaan Al Qur\\\'an dan lain-lain. MTQ juga akan mampu mendorong kita mewujudkan pendidikan berkarakter yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang berkepribadian, cerdas, dan religius."
Kakao Tekan Angka Kemiskinan 15 Persen
Sejak dicanangkan sebagai nagari model pengembangan kako Sumbar oleh Gubernur Irwan Prayitno pada tanggal 28 Oktober 2010 lalu, Nagari Balimbiang telah mampu menekan angka kemiskinan dalam jumlah yang cukup signifikan. Ditaksir mencapai angka 15 persen.
47 Ribu Ton Asap Indarung Lenyap
Sementara itu, Gubernur Sumba Irwan Prayitno dalam kesempatan itu mengatakan proyek itu adalah salah astu terobosan yang baik. Dengan adanya penghematan pada perusahaan juga diharapakan juga berdampak pada daerah. Terutama dengan sumbangan pihak ketiga.
Teluk Sirih Siap 76 Persen
Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno mengapresiasi kinerja PLN sumbar yang tahun ini mendapatkan dua award, PLTD terbaik I untuk PLTD kecil di Simalepet Kepulauan Mentawai dan Terbaik I untuk Risk Management Award. Terlepas dari penghargaan itu, gubernur tetap berharap agar PLN terus meningkatkan kinerja dan pelayanannya dengan senantiasa melahirkan ide-ide kreatif agar masyarakat Sumbar dapat terlistriki dengan baik.
Pemuda Sumbar Harus Berkarakter
“Kalau pemuda menegakkan disiplin, yakinlah dalam menjalankan usaha akan berhasil,” ujar Irwan usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Jumat (28/10). Irwan menilai pemuda Sumbar masih memiliki peran bagus di tengah – tengah masyarakat. Tapi, tetap masih ada yang perlu ditingkatkan, khususnya karater berusaha, sehingga mengurangi pengangguran.
Ajang Promosi Produk Lokal
“Pelaksanaan Pedati ini juga merupakan sarana promosi wisata kepada masyarakat khususnya seni budaya, wisata serta industri kecil dan menengah. Saat ini, pariwisata serta industri kecil dan menengah. Saat ini, pariwisata digabungkan dengan ekonomi kreatif dan hal itulah yang harus dicapai atau menjadi sasaran utama dari ajang Pedati ini,” ujar Irwan.
UMP Sumbar Tahun 2012 Naik
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2012 sebesar Rp1.150.000 per bulan atau naik Rp95.000 dari UMP sebelumnya.
Gubernur Ajak Perantau Investasi di Kampung Halaman
”Tidak perlu investasi yang besar-besar. Investasi modal untuk membuka usaha ikan lele dengan modal Rp1,5 juta saja sudah cukup membantu dan bisa menghasilkan dana Rp500 ribu sebulan di daerah,” katanya saat memberikan sambutan pada acara halal bihalal Masyarakat Salido Pesisir Selatan, yang merupakan kampung istrinya, di Panggung Terbuka, Anjungan Sumbar, TMII, Jakarta, Minggu (9/10) lalu.
Pemprov Bayar Rp1,36 M Honor Imam
“Kita menyadari keterbatasan dana yang tidak seberapa nilainya dibandingkan dengan pengabdian imam masjid di lingkungan kerja mereka. Namun anggaplah ini sebagai spirit dan motivasi untuk lebih meningkatkan keimanan masyarakat dari waktu ke waktu, “ ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat penyerahan honor imam masjid bianaan kecamatan se-Sumbar dan pemberian hadiah bagi pemenang penyelenggaraan didikan subuh tergiat Sumbar, di Auditorium Gubernuran, Selasa (25/10).
Harga Awal Rp1 M
Gubernur Irwan Prayitno mengakui saat ini pemprov tengah menyiapkan model pendidikan berkarater yang pelaksanaannya tahun 2012 mendatang. Sistem pendidikan berkarater optimis bisa dijalankan karena sekaligus menjadi porgram pendidikan nasional. “Kita siapkan dulu modelnya, setelah itu dilibatkan kabupaten/kota. Provinsi akan menyiapkan tenaga penyuluh,” terang Irwan.
Sumbar Rawan Persembunyian Teroris
”Kita harus hati – hati sejak dini, warga di nagari – nagari sebaiknya waspada dan siskamling digiatkan,” kata Irwan Senin (24/10) di Padang.
Yayasan Minangkabau Terkendala Biaya
Gubernur membeberkan, kehadiran yayasan telah ditetapkan dalam perda No.4 tahun 2009 tentang Yayasan Beasiswa Minangkabau. Kemudian Gubernur Sumbar dengan surat keputusan No.420-395-7-2009 juga telah membentuk dewan pembina, dewan pengawas, dan pengurus pada 26 Agustus 2009.
Layanan Satu Pintu, Inovasi Terbaik
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengakui Sumbar belum termasuk daerah tujuan utama investasi di Indonesia, apalagi investasi besar. Tetapi, dari tahun ke tahun, nilai investasi yang masuk cukup signifikan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Tahun ini, kata Irwan, tercatat senilai RP1,2 triliun investasi yang masuk ke Sumbar. Investasi tersebut tersebar di berbagai sektor seperti pariwisata, perdagangan pertambangan dan energi, seperti Geotermal di Solok Selatan.
Pemprov Sumbar Peduli UMKM
”Silahkan manfaatkan KUR memang disediakan perbankan untuk modal pengembangkan UMKM. Jangan khawatir, tak perlu jaminan maupun agunan untuk pinjaman Rp20 juta ke bawah yang selama ini dicemaskan. Soal jaminan, pemerintah yang nanggung,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam setia kesempatan bertemu dengan masyarakat dan pelaku UMKM.
Gubernur Apresiasi Bank Penyalur KUR
”Apresiasi dialamatkan kepada tujuh bank dan terutama kepada Bank Nagari. Sebab, baru mulai, tapi sudah banyak yang direalisasikan. Cepat lagi. Pelaku UMKM di Sumbar senang dibuatnya,” ujar Irwan baru – baru ini.
Sapu Jagad Membangun Rumah Korban Gempa
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di tempat terpisah mengatakan, bila pada pelaksanaan Rehab Rekon Tahai IV masih tersisa juga rumah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, maka diadakan tahap V dengan sistem sapu jagad. Soalnya dananya, diupayakan tetap dengan bantuan BNPB. Tetapi bila tidak memungkinkan maka akan dibiayai oleh APBD Sumbar.
Danau Maninjau dan Singkarak Tercemar
”Dari lima danau yang ada di Sumatera Barat, permasalahan yang mengemuka berupa penurunan kualitas lingkungan seperti menurunnya permukaan air, pencemaran endapan residu serta terjadinya tarik – menarik kepentingan ekonomi jangka pendek dengan kelestarian,”kata Irwan.
Gubernur Berikan Pencerahan Terhadap Siswa se-Sawahlunto
Di tengah kesibukan dan padatnya agenda yang harus dijalani sebagai pejabat publik, Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyempatkan diri memberikan pencerahan di hadapan 300 orang siswa SLTP – SLTA dan guru utusan masing – masing sekolah se-Kota Sawahlunto bertempat di Gedung Pusat Kebudayaan Sawahlunto (GPKS) Kota, Kamis (20/10).
KA Sawahlunto-Padang Diaktifkan
Irwan Prayitno menyatakan, saat ini terdapat 40 perusahaan pertambangan di Sumbar dengan produksi mencapai 4,9 juta ton. Angka itu melampaui persyaratan keekonomian yang diminta PT KAI sebesar 2 juta ton.
Kakanwil Kemenag Ditolak
Menyikapi itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno secara resmi menyampaikan surat penolakan terhadap pelantikan Ismail Usman tersebut kepada Menteri Dalam Negeri, Rabu (16/10).
Sumbar Tetapkan 6 Sasaran Bidang Perikanan
“Enam sasaran itu meliputi, pertama, pengembangan perikanan tangkap dengan sasaran penangkapan terhadap ikan jenis ekonomis penting seperti tuna dan cakalang,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Jumat (28/10).
Gubernur Sumbar Bertemu dengan Dirut PT KAI dan Pengusaha Sumbar
Irwan Prayitno juga menyampaikan, kita juga sangat senang Pelindo telah memulai kegiatan pengembangan Teluk Bayur, untuk tahun ini hingga tahun 2012 telah melakukan investasi sebesar Rp 1,6 Miliar. Jika jalur kereta api semakin hidup dan lancar, semua bermuara pada kesiapan Teluk Bayur dalam menyikapi pertumbuhan produksi yang terjadi, sudah akan dapat diperkirakan keuntungan besar para pengusaha akan menjadi lebih baik.
Irwan Prayitno : Apresiasi Terhadap Predikat Unit PLN Sumbar Nilai Kerja Tinggi
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, semakin banyak masyarakat yang terlistriki, tentu Sumbar akan semakin terang, dan tingkat kreatifitas masyarakat untuk berusahapun meningkatkan kesejahteraan mereka.
Rp5,3 Miliar untuk PKL
“Terima kasih Pak Gubernur. Ini betul yang kami nantikan. Kami butuh modal. Meminjam ke tengkulak, minta ampun kami. Kami dicakiak e (dicekik dengan bunga yang tinggi),” ujar PKL asal Payakumbuh usai penyerahan secara simbolis bantuan modal tersebut, Jumat (14/10) di Padang.
Pembangunan Huntap Mentawai Terkendala Lahan
“Hingga kini hunian tetap bagi masyarakat yang bertempat tinggal di pinggir pantai dan bagi para korban gempa disertai tsunami tahun lalu masih belum bisa dilakukan karena tidak adanya lahan, dimana di daerah itu lebih 85 persen masih terdiri dari kawasan hutan yang belum dialihfungsikan,” kata Irwan Prayitno.
Pemerintah Segera Bangun Huntap
“Kami dengan pemerintah pusat sepakat menyiapkan anggaran untuk membangun hunian tetap atau huntap bagi masyarakat Mentawai korban gempa dan tsunami satu tahun yang lalu,” sebut Gubernur sumbar, Irwan Prayitno menjawab wartawan usai menghadiri rapat paripurna penetapan nota kesepakatan DPRD dengan pemrintah provinsi terkait APBD Perunahan 2011.
Insurance Day, Bidik Kaum Perempuan
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mendukung kegiatan rutin itu. “Kita akan selalu mendorong masyarakat Sumbar untuk terus dekat dengan asuransi, karena asuransi itu menguntungkan bagi masyarakat,” bebernya.
Penertiban Tonase Tak Terkait Inflasi
BPS Sumatera Barat telah mengeluarkan relis yang menyebutkan, tidak ada inflasi akibat penertiban truk ini. Bahkan BI Cabang Padang dalam relisnya justru mengatakan, kebijakan Pemprov Sumatera Barat menertibkan truk yang melebihi tonase ini turut andil meredam inflasi. “Penertiban truk yang melebihi tonase akan tetap kita lanjutkan. Pelaksanaannya memang belum sepenuhnya memuaskan. Namun secara bertahap akan dibenahi dan disempurnakan. Apalagi dampak yang ditimbulkannya justru mampu meredam inflasi,” kata Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam rapat Evaluasi Pelaksanaan Penertiban Truk Bermuatan Lebih di Gubernuran Sumatera Barat, Jumat (21/10).
Irwan Prayitno: Bupati/Walikota Hendaknya Juga Memberikan Honor Imam Masjid Binaan Kecamatan
Pemberian honor bagi imam masjid merupakan upaya pemerintah memberi semangat para imam kita di Sumatera Barat guna meningkatkan pelaksanaan pembinaan keimanan bidang keagamaan kepada masyarakat dalam bentuk aktifitas imam masjid, sebagai ustad, guru, ulama kegiatan wirid-wirid remaja. Kita menyadari keterbatasan dana yang tidak seberapa nilainya dibandingkan dengan pengabdian para imam masjid di lingkungan kerja mereka, namun anggaplah ini sebagai spirit dan motivasi untuk lebih meningkatkan keimanan masyarakat dari waktu ke waktu.
Menteri Perindustrian MS Hidayat: “Wajar Sumbar Minta Penambahan Bantuan Pihak Ketigaâ€
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut menyampaikan, penerapan proyek WHRPG ini merupakan efesiensi yang baik hingga 33 miliar, ramah lingkungan dan mampu menghasilkan 8,5 MW tenaga listrik. Ini tentu amat baik bagi daerah ini.
Investor Jerman Tertarik Kembangkan Mandeh
Irwan Prayitno dan Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abid sangat mendukung rencana investasi Markel. Keduanya berharap ketertarikan Markel berinvestasi di Pesisir Selatan dapat segera terealisasi.
Pendidikan Berkarakter Jadi Sorotan
Gubernur Irwan Prayitno menyatakan, optimis sistem pendidikan akan lebih baik pada tahun – tahun beriktnya. Gubernur merujuk pada sistem pendidikan berkarakter yang bakal dimaksimalkan mulai 2012. “Secara nasional telah dimulai. Nanti modelnya akan kita sesuaikan melalui koordinasi dengan kabupaten/kota,” terang politisi PKS itu.
Pesan Gubernur, Rebut Tiket Itu !
“Kepada pegulat saya pesankan, tidak akan lahir prestasi tanpa latihan yang bersungguh – sungguh. Kejurnas yang akan diikuti itu adalah perebutan tiket PON. Rebut-lah tiket itu,” papar Irwan Prayitno. Selain harapan merebut tiket, Irwan juga berpesan agar menjaga baik nama Sumbar.
Gubernur Tinjau Pembibitan Kebun Rakyat
”Justru kebersamaan dan hidup gotong royong harus ditumbuhkembangkan dalam kehidupan bermasyarakat sehari – hari. Sebab budaya gotong royong yang sudah ada dari nenek moyang dulunya harus dipertahankan jangan sampai hilang ditelan zaman,” katanya.
167 JCH Pasaman Dilepas Gubernur
”Namun lebuh dari itu, JCH diimbau untuk menjaga kekompakan dan kebersamaan selama berada di tanah suci, karena dengan mengabaikan kekompakan, akan dapat bermuara pada kesalahpahaman,” kata Irwan.
APBD-P untuk Pendidikan Berkarater
“Akan lebih baik program pendidikan berkarater diutamakan dalam APBD-P. Ini kan program lama. Tak ada salahnya diutamakan,” katanya.
KUR Tersalurkan Rp1,6 Triliun
”Jadikanlah LKMA sebagai unit – unit penyalur kredit Bank Nagari di nagari – nagari yang ada di Sumbar. Jangan hanya mengandalkan kredit konsumtif PNS, karena kredit PNS itu ibarat kita mengaduk ikan dalam kuali, tidak usah capek – capek kerja, toh ikannya sudah tersedia.”
Kredit Terkendala Agunan
“Namun bagi kelompok yang berhasil dengan SMD tahun ini, pemerintah dan pihak bank berjanji akan memberikan peluang kredit yang lebih besar lagi. Jika tahun lalu kita baru sukses 60 persen, maka tahun ini ditargetkan kesuksesan program ini seratus persen,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam acara Penyerahan Dana program SMD dan Penandatangan MoU Dinas Peternakan Sumbar dan Bank nagari di Aula Gubernuran, Senin (3/10).
Irwan Prayitno : Kegiatan Kehumasan Daerah Mesti Dorong Peningkatan Partisipasi Masyatakat Dalam Pembangunan
Kita perlu memantapkan tugas-tugas kehumasan daerah secara sinegritas program dengan SKPD dan Humas-Humas Pemkab/ko se-Sumatera Barat, bagaimana semua itu diketahui oleh masyarakat. Karena kunci penyelenggaraan pembangunan daerah meningkatnya peran serta dan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pembangunan daerah.
Humas Diminta Menyampaikan Fakta Pembangunan di Sumbar Apa Adanya
“Informasi yang disampaikan humas ke masyarakat harus sesuai dengan fakta dan jangan mengada-ada sekedar untuk membuat pimpinan senang. Silakan publik yang menilai,” katanya pada pertemuan Badan Koordinasi Humas (Bako Humas) se-Sumbar di Padang, Jumat 21 Oktober 2011.
Pemprov Sumbar Akan Bangun 5 Bendungan Pengendali Banjir
Untuk pembangunan lima unit bendungan pengendalian banjir atau check-dam tersebut dibutuhkan anggaran Rp22,72 miliar, kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Padang, Sabtu 22 Oktober 2011.
Irwan Prayitno: Tiga Komponen Hidup Sukses, Kepintaran, Jadi Aktivis dan Memiliki Karakter Diri
Gubernur Irwan Prayitno dalam penyampaiannya menyatakan, "Menjadi orang sukses, rajin belajar belum cukup tanpa ikut sebagai aktivis. Walaupun kepandaian telah mampu membuat kita hidup lebih baik, namun tentu belum sukses jika tidak mampu membangun jaringan dan bersosialisasi dengan baik."
Gubernur Peduli Dengan Imunisasi
Dikatakan Irwan, "Capaian cakupan imunisasi masih sangat jauh dari target nasional, sampai Agustus 2011 baru 42 persen sedangkan target nasional yang seharusnya sudah mencapai 82 persen, oleh karenanya Pemprov mohon dukungan kepada organisasi Islam, peran masyarakat, maupun orang tua dalam menyuskeskan program ini."
Akhir 2011 Festival Randang Digelar
“Kesukaan mereka pada rendang memang luar biasa. Saya pernah lihat mereka makan randang itu bagaikan makan kue saja, dicomot langsung dimakan bukan sebagai lauk,” kata Irwan sembari tersenyum.
Porprov Harus Tepat Waktu
“Apapun yang terjadi, Porprov XII pada 2012 harus kita laksanakan sesuai jadwalyang telah ditetapkan,” papar Gubernur H. Irwan Prayitno ketika membuka rapat anggota KONI Provinsi Sumbar, Sabtu (24/9) di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak.
Menteri Malaysia Pulang Kampung
“Kalau dari tadi, pak gubernur maajak ngecek jo bahaso Minang, tantu lah dari tadi ambo babahaso Minang. Tapi, pak gubernur mangecek jo bahaso resmi, ambo tu pakai bahaso resmi pulo,” ujar Rais Yatim di hadapan Gubernur dan sejumlah pejabat Sumbar, di aula Gubernuran Sumbar, Jumat (23/9).
Kunjungi Mantan Gubernur Sumbar
Irwan Prayitno di sela –sela kegiatan silahturahmi itu menyebutkan, kunjungan tersebut merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan hubungan baik antara pemprov Sumbar dengan sesepuh, dan sekaligus mendengarkan masukan serta saran demi mensukseskan pembangunan daerah ini.
Laporan Keuangan Daerah Masih Kacau
“Kita bermasalah dengan aset di Tunggul Hitam, Padang, katanya milik Pemprov Sumatera Barat yang diserahkan saat peralihan pemerintahan Sumatera Tengah ke Pemprov Sumatera Barat pada 1960 silam. Kita tidak bisa menelusurinya. Dan masih banyak masalah aset lainnya. Kalau begini, kita tak akan pernah bisa mendapatkan opini WTP,” kata Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam paparannya pada lanjutan Rakor Gubernur dan Walikota/Bupati se-Sumatera Barat, Sabtu (15/10), dengan topik “Peningkatan Kualitas LKPD” dalam mencapai opini wajar tanpa pengecualian (WTP).
Gubernur Bantah untuk Kepentingan Politik
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno langsung menjawab dengan tegas, dirinya tidak memiliki kepentingan politik dalam pelaksanaan program itu. Apalagi program Pendidikan Berkarakter sebenarnya sudah dimulai sejumlah daerah dengan berbagai kegiatan sederhana, seperti menerapkan puasa Senin-Kamis, Subuh Mubarakah dan lainnya.
Sumatra Barat Gelar Festival Rendang
BUKITTINGGI — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat akan menggelar festival rendang akhir 2011. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Bukittinggi mengatakan, Sabtu (15/10), festival itu menindaklanjuti ditetapkannya rendang padang sebagai makanan terlezat di dunia oleh stasiun televisi CNN.
Gubernur: Tak Cukup Sekadar Lolos 17 Pegulat Dilepas ke Pra-PON
”Saya minta para atlet untuk bisa mengeluarkan seluruh kemampuannya saat berlaga di Jateng nanti. Kalau perlu kita harus lolos dengan prestasi,” kata mantan anggota komisi IX DPR RI itu kepada sejumlah wartawan, usai melepas ke-17 pegulat di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (13/10).
Sumbar Raih Investment Award
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, Pemprov Sumbar telah memberikan pelayanan prima kepada investor, kemudahan perizinan, Amdal hingga urusan ke menteri terkait. ”Kemudahan-kemudahan itu yang selama ini kita berikan,” kata Irwan Prayitno.
Irwan dan 3 Bupati Terima Anugerah Investasi
Di singgung tentang nilai investasi yang masuk ke Sumbar, Irwan Prayitno mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, sebesar Rp11,3 triliun. Proyeksi investasi ke depan, Pemrov Sumbar melihat masih banyak potensi yang bisa dijual. Di samping tergantung dari investor yang akan datang untuk menanamkan modalnya. “Proyeksi tahun depan, kita lihat potensi yang ada dulu,” katanya.
Provinsi dan 3 Kabupaten Terima Investment Award 2011
Di singgung tentang nilai investasi yang masuk ke Sumbar, Irwan Prayitno mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, sebesar Rp11,3 triliun. Proyeksi investasi ke depan, Pemrov Sumbar melihat masih banyak potensi yang bisa dijual. Di samping tergantung dari investor yang akan datang untuk menanamkan modalnya. “Proyeksi tahun depan, kita lihat potensi yang ada dulu,” katanya.
Gubernur Raih Award
“Prestasi itu satu-satunya yang diberikan KKP kepada gubernur. Itu terkait upaya Pemprov bersama DKP Sumbar dalam mendorong pengembangan potensi perikanan di Ranah Minang, khususnya pengembangan budidaya air tawar,” kata Kepala DKP Sumbar Yosmeri kepada Padang Ekspres, seusai penerimaan penghargaan, Selasa (11/10).
Sumbar Terima Penghargaan Regional Champion Bidang Penanaman Modal
Gubernur Irwan Prayitno di sela-sela kegiatan tersebut menyampaikan, "Prestasi ini merupakan prestasi masyarakat Sumatera Barat dan kita semua. Penghargaan ini merupakan momentum dan motivasi bagi kita untuk bekerja lebih keras lagi. Kita juga menyadari usaha dan upaya yang telah kita lakukan dalam dua tahun ini, belum lagi maksimal."
Gubernur Janjikan Bibit dan Pupuk
“Ke depan, bagaimana kita mengembangkan petani jeruk ini dari lahan 1 hektare menjadi lebih. Pemerintah Provinsi siap membantu bibit dan pupuk sehingga dapat menjaga mutu hasil tanaman petani,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, saat berada pada tiga tempat berbeda di Kabupaten Limapuluh Kota. Masing-masing Padangkandi, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak, Jorong Lokuang, Nagari Kototinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, dan Jorong Gando, Nagari Piobang, Kecamatan Payakumbuh.
Media AS Publikasi Potensi Sumbar
Irwan Prayitno kepada Chalotte Rose, jurnalis The United World Time mengatakan, Sumbar memiliki potensi besar di sektor pariwisata. Keindahan alam yang dimiliki daerah ini tidak kalah dengan keindahan di negara manapun. Namun diakui Gubernur, sarana dan prasarana belum begitu baik. Apalagi setelah gempa 30 September 2009, sarana dan prasarana itu banyak rusak.
IAPI Diharapkan Bantu Pemprov
Gubenur Sumbar Irwan Prayitno tidak ingin pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar terjerat masalah hukum dalam kasus pengadaan barang dan jasa pemerintah hanya karena ketidakmengertian atau pemahaman yang rendah.
Gubernur Terima Award Perikanan
Jakarta - Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno kembali meraih penghargaan. Kali ini di bidang perikanan. Award tersebut langsung diserahkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Fadel Muhammad di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (11/10).
Mari Majukan Telukbayur
Irwan Prayitno menyampaikan, pengembangan pembangunan fasiltas yang saat ini sedang dilakukan oleh Pelindo merupakan sebuah keinginan yang telah dinantikan oleh Masyarakat Sumbar. ”Kita berharap semua kegiatan Pelindo dapat kita bantu, dan didorong untuk berjalan dengan baik, sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan kebutuhan yang terjadi disaat ini,” katanya.
Gubernur Tangkis Isu Politis
”Dari mana unsur politis pemprov bisa bermain. Yang punya sekolah, kan kabupaten/kota. Pemprov hanya memfasilitasi dana saja,” ujar Irwan ketika ditemui di Basko Hotel, Rabu (5/10).
Bank Nagari Telah Kucurkan Rp26,5 Miliar
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berharap program SMD bukan hanya menambah kuota jumlah ternak di Sumbar. Tapi juga bisa menjadi pemacu lulusan sarjana dan diploma studi peternakan untuk berwirausaha ternak. Bukan menanti menjadi PNS. “Jika dikembangkan serius, bisnis ternak bisa menghasilkan puluhan juta. Untuk apa jadi PNS, gajinya cuma sejutaan,” katanya.
Pelindo Kucurkan Rp535 M
Sedangkan Irwan Prayitno menyebutkan, semua komponen di Pelabuhan Teluk Bayur memiliki semangat kuat untuk pengembangan dan perluasan pelabuhan terbesar di wilayah barat Indonesia ini. Apalagi disadari perkembangan produksi tambang dan perkebunan di Sumbar telah meningkat pesat, sementara fasilitas dan sistem manajemen di Teluk Bayur belum mampu atasi peningkatan tersebut.
Gubernur Tinjau KBR Keltan Canggang Sejahtera
Gubernur saat itu menyampaikan kepada kelompok tani yang dikunjunginya agar mengelola bibit tersebut dengan serius. “Pastikan tertanam di lahan-lahan anggota dan masyarakat. Artinya program tersebut harus tepat sasaran,” katanya.
IP, Pemimpin yang Menulis
Begitulah ketika kita menemukan dan mencermati Gubernur Sumatera Barat Prof Dr H Irwan Prayitno Psi MSc — selanjutnya kita sebut dengan singkatan IP, sebagai seorang penulis yang benar-benar penulis, bukan pejabat publik yang karya tulisnya dituliskan orang lain dan atau stafnya yang ditampilkan di media sebagai by line atas nama pejabat publik itu. Termasuk penulis yang produktif untuk ukuran seorang pejabat publik yang sangat tersandera oleh rutinitas kerja sebagai gubernur.
Sensus Pajak Dimulai
Irwan mengatakan, pelaksanaan sensus menjadi amat penting agar kepatuhan masyarakat atau wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakan berjalan dengan baik dan lancar. “Untuk itu, saya mengimbau kepala daerah, masyarakat dan pengusaha yang dikunjungi petugas sensus pajak agar memberikan data yang lengkap dan dibutuhkan petugas. Ini guna menyukseskan program ini,” ajaknya.
Penyaluran KUR Capai Rp1,6 T
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan pelatihan ini, langkah awal yang baik bagi Bank Nagari dan LKMA untuk membantu pembiayaan petani guna mendukung gerakan pensejahteraan petani (GPP) Sumbar 2011. “Jadikanlah LKMA sebagai unit-unit penyalur kredit Bank Nagari di nagari-nagari yang ada di Sumbar. Jangan hanya mengandalkan kredit konsumtif PNS. Bank Nagari diminat harus komit pada kredit produktif agar mampu berkontribusi dalam memajukan pembangunan ekonomi daerah,” terang Irwan.
Bank Nagari Telah Kucurkan Rp26,5 Miliar
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berharap program SMD bukan hanya menambah kuota jumlah ternak di Sumbar. Tapi juga bisa menjadi pemacu lulusan sarjana dan diploma studi peternakan untuk berwirausaha ternak. Bukan menanti menjadi PNS. �Jika dikembangkan serius, bisnis ternak bisa menghasilkan puluhan juta. Untuk apa jadi PNS, gajinya cuma sejutaan,� katanya.
Gubernur Minta Pengurus MTI Amanah
”Ke depan saya meminta pengurus MTI agar selalu amanah dalam menjalankan organisasi. Sehingga organisasi ini menjadi besar di semua lini,” ungkap Irwan Prayitno saat menghadiri halal bihalal majelis taklim Kabupaten Padangpariaman, di Mesjid Raya Toboh, Kecamatan V Koto Kampuang Dalam, kemarin.
Gubernur Resmikan Rehab SDN 09 Silungkang
Kunjungan gubernur ke kecamatan itu mendapat sambutan hangat masyarakat setempat. Karena baru sekali ini nagari tersebut dikunjungi gubernur. Kepada gubernur, tokoh masyarakat kecamatan Palembayan AR. Yutinov menyampaikan dua aspirasi utama masyarakat yaitu perbaikan jalan dan pemekaran kecamatan.
Gubernur Sumbar Hadir di Palembayan
Kehadiran Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Kecamatan Palembayan, Sabtu (17/9) merupakan nilai plus bagi pemerintah provinsi. Bertatap muka langsung dengan masyarakat terpencil, tampak jelas dinamika yang terjadi di daerah tersebut yang memiliki banyak kekuarangan dalam berbagai sesi pembangunan.
Gubernur Akui Padat Karya Gagal
”investasi padat karya dari dulu hingga sekarang di Sumatera Barat selalu dan pasti akan sia-sia. Sebab, orang Minang itu tidak berminat mencari nafkah di sektor padat karya,” kata Irwan Prayitno, saat membuka Sumatera Barat Expo 2011, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (15/9).
Industri Mikro Cocok di Sumatera Barat
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan strategi dan kebijakan yang tepat untuk mengentaskan kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat di Sumbar bukan dengan industrialisasi, melainkan dengan mengembangkan industri mikro, kecil dan menengah, pertanian, perikanan dan peternakan.
Sumbar Lebih Cocok untuk Industri Kecil
“Proyek pembangunan yang padat karya seperti di Jawa dengan membangun pabrik besar, tidak bisa dilakukan di Sumbar karena karakter orang Minang itu bukanlah yang senang menjadi buruh. Tetapi berusaha mandiri dari hulu sampai ke hilir,” kata Irwan saat membuka Sumatera Barat Ekspo 2011 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, Kamis (16/90 siang.
Sumbar Sukses Entaskan Kemiskinan
Badan Pusat statistik (BPS) pada Maret 2011 mencatat, angka kemiskinan di Sumbar tersisa 9,04 persen atau 442.082 jiwa dari jumlah penduduk daerah ini. Data yang dirilis BPS pada Juli 2011 itu menunjukan angka kemiskinan di Sumbar terendah sejak 10 tahun terakhir.
Sumbar Perpanjang Landasan Bandara Jadi 3.000 Meter
"Saat ini tengah dilakukan pengerasan untuk memperpanjang landasan menjadi 3.000 meter. Ditargetkan pekerjaan akan rampung pada 2011," kata Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno di Padang, Sabtu (1/10) malam, usai melepas kelompok terbang (kloter) pertama jamaah calon haji embarkasi Padang di asrama haji Tabing.
Demi Jamaah Haji, Sumbar Perpanjang Landasan Bandara Minangkabau
"Saat ini tengah dilakukan pengerasan untuk memperpanjang landasan menjadi 3.000 meter. Pekerjaan ini ditargetkan akan rampung pada 2012," kata Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno.
Kloter I Berangkat Pagi Ini
Di luar itu, dia meminta jamaah tetap menjaga nama baik Indonesia dengan berlalu sopan dan disiplin menaati aturan yang berlaku. “Semoga jamaah memperoleh haji yang mabrur. Dan jangan lupa doakan Sumbar agar selalu dijauhi dari segala musibah,” katanya mengingatkan.
Jika Gempa, Gedung Hanya Meliuk Lembut
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan agar gedung pemerintah ini bisa efektif, harus dijadikan shelter. Rencananya tiap gedung akan diberikan nomor untuk memudahkan SOP saat evakuasi masyarakat.
358 Calon Haji Diberangkatkan
Gubernur juga meminta agar calon jemaah haji menjaga nama baik negara dan bangsa selama berada di Saudi Arabia. “Kita semua nantinya adalah duta negara Indonesia. Untuk sekadar informasi negara kita selama penyelenggaraan ibadah haji, warganya selalu dikenal sebagai warga yang sopan dan santun. Jadi hal itulah yang harus kita jaga,” tegasnya.
Prioritas Layanan Publik, Perkantoran Terakhir
Tahun depan, kita targetkan persoalan rehab rekon rumah tuntas semua. Dengan anggaran sapu jagat, rumah-rumah yang luput dari pendataan akan kita selesaikan. Untuk itu, kira-kira dibutuhkan anggaran Rp 300 miliar pada tahap IV,” tegas Irwan.
Bengkalai masih Banyak
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengakui di beberapa kelompok masyarakat (pokmas) penyaluran dana gempa bermasalah, tapi jumlahnya tidak sampai 1 persen. ”Saya terus memantau. Membaca dari media. Yang bermasalah itu kita datangi. Paling banyak 20 pokmas. Jadi, paling nol koma nol sekian persen dan itu pun sudah diselesaikan,” ujarnya.
Tak Masuk MP3EI, Sumbar Buat Terobosan
”Banyak kepala daerah yang mengeluh ketika daerahnya tidak masuk dalam rencana MP3EI. Namun kepada saya, Menteri Koordinator Perkonomian Hatta Rajasa mengatakan, tak perlu mengeluh atau protes. Lakukan saja apa yang bisa dilakukan semaksimal mungkin,” sebut Irwan dalam diskusi yang dihadiri Pemred Montosori, Pemimpin Perusahaan Two Efly, Wapemred Nashrian Bahzein dan Heri Sugiarto, serta awak redaksi lainnya.
Setelah Dinyatakan Makanan Terlezat Dunia
BAGI Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, hal tersebut rezeki nomplok bagi Sumbar. Anugerah Tuhan untuk Ranah Minang. Tanpa menganggarkan dana untuk mempromosi ke dunia internasional, tiba-tiba rendang dinyatakan terlezat di dunia.
Merekat Kembali Hubungan yang Pernah Renggang
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno Dt. Rajo Bandaro Basa, mengemukakan bahwa hubungan antara Indonesia (khususnya Minangkabau) dengan Malaysia telah terentang sejak dahulu kala. Jauh sebelum kedua negara merdeka, hubungan tersebut sudah terjalin. Bahkan bagi masyarakat Minangkabau ke Kolang atau Malaka sekarang, hanya sebagai tempat menemui keluarga.
Ada Tiga Opsi untuk Sekdakab Mentawai
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Sekdaprov Ali Asmar kepada Haluan Kamis (22/9), usai Sosialisasi Pergub Sumbar No.42 tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Penilaian Kinerja PNS di Lingkungan Pemprov Sumbar mengatakan, untuk kelancaran pelaksanaan roda pemerintahan di Mentawai apalagi menjelang pemilihan kepala daerah, telah disampaikan 3 opsi untuk mengisi jabatan Sekda Mentawai.
Bahasa Minang Dato\' Rais Ternyata Sangat Fasih
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya menyebutkan, kehadiran Menteri Penerangan, Komunikasi dan Kebudayaan Malaysia memberikan pencitraan yang baik bagi hubungan kedua negara, tidak seperti yang diberitakan selama ini.
Menteri Rais Bisa Berbahasa Minang
Selain itu kunjungan ini diharapkan bisa menjadi langkah awal promosi wisata Sumbar untuk Malaysia. “Kita harap setelah kunjungan ini akan ada banyak wisatawan Malaysia yang berkunjung ke Sumbar, “ kata Irwan.
Target M Djamil Akreditasi A
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menjelaskan, persoalannya tinggal pada pelayanan. Gubernur mengaku masih sering mendengarkan keluhan tentang dokter yang tak tersenyum, petugas yang marah-marah, dan sebagainya.
Manfaatkan untuk Promosi Sumbar
“Kita berharap mereka yang datang baik dari kalangan wartawan maupun budayawan bisa mengkampanyekan potensi wisata Sumbar di Malaysia sehingga tingkat kunjungan dari Malaysia ke daerah kita terus meningkat,” ujar Irwan kepada Padang Ekspres, tadi malam (21/9).
Satu Pejabat Dinilai oleh 10 Orang
“Sistem penilaian kinerja kita selama ini hanya oleh atasan saja. Itu tak efektif,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kamis (22/9). Rapor hasil penilaian setahun sekali diserahkan pada gubernur, atasan dan PNS yang dinilai.
Wujudkan Transportasi Berkualitas
Sejalan dengan amanah Menteri Perhubungan RI, Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno juga meminta seluruh jajaran perhubungan di daerah ini agar senantiasa mewujudkan pelayanan jasa transportasi yang berkualitas.
PNS Sumbar Saling Sikut
”Saya senang bisa terima laporan langsung. Tapi jika laporan itu tak bisa dibuktikan itu namanya menyebarkan fitnah. Dampaknya buruk untuk kekompakan pns dan kinerja pemerintahan. Saya harap, PNS jangan saling sikut,” kata Irwan saat halabihalal antar Gubernur dan PNS pemprov Sumbar di Gubernuran, Senin (19/9).
Satu Sapi Satu Petani, Dicurigai DPRD Sumbar
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno memastikan program satu petani satu sapi telah dijalankan sesuai prosedur yakni diusulkan melalui kabupaten kota masing-masing lalu diseleksi.
Gubernur : Pegawai Saling Curiga Berdampak pada Pelayanan
“Jadi perlu diingat pegawai digaji dari pajak masyarakat, maka pelayanan diberikan harus maksimal dan hindari sikap saling sikut dan menjelekkan satu sama lain. Kalau ingin hasil kerja baik, hilangkan pikiran negarif terhadap rekan kerja dan bersihkan hati dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.“Jadi perlu diingat pegawai digaji dari pajak masyarakat, maka pelayanan diberikan harus maksimal dan hindari sikap saling sikut dan menjelekkan satu sama lain. Kalau ingin hasil kerja baik, hilangkan pikiran negarif terhadap rekan kerja dan bersihkan hati dalam upaya meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.
2014, RSUP M. Djamil Jadi RS Berkelas Dunia
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menjelaskan, persoalannya tinggal pada pelayanan. Disebutkannya, ia masih sering mendengarkan keluhan tentang dokter yang tak tersenyum, petugas yang marah-marah, dan sebagainya.
“Ini soal budaya. Orang Minang sulit tersenyum,” katanya. Ketua Dewan Pengawas RSUP M. Djamil ini berpesan, layanan yang baik adalah yang menjadikan pasien sebagai subjek, bukan objek. Staf Ahli Mentri Kesehatan Agus Purwadianto, lebih kurang satu jam mewanta-wanti, layanan adalah kunci world class hospital disamping values dan emotional climate.
Belajar Teknologi Pertanian ke Jepang
Hal itu disepakati dalam penandatanganan MoU antara Prefektur Kagawa Jepang dengan Pemprov Sumbar, di Sekolah Menengah Kejurusan Pertanian Pembangunan (SMK-PP) Sumbar, Jumat (16/9). Melalui MoU tersebut, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengajak, agar pemkab dan pemko di Sumbar memanfaatkan para alumni sekolah dan fakultas pertanian tersebut pascamagang ke Jepang.
Satu Petani Satu Sapi Bebas Kepentingan Politik
“Kami pengurus dan anggota Keltanak Rambut Bumi, tak satu pun yang mengerti politik, apalagi ikut jadi pengurus ataupun simpatisan di partai tertentu. Kami mengelola Keltanak, tujuannya hanya bagaimana hidup kami bisa lebih baik,” kata Rosnam menjawab Singgalang, kemarin.
Pemprov dan Pemko Tak Sinkron
Sementara Gubernur Sumbar sendiri, lanjutnya, meminta agar pekerjaan pelebaran jalan Alai By Pass itu tetap dilanjutkan pada bagian lahan yang telah dibebaskan. Bila sampai batas waktu akhir tahun anggaran masih tersisa lahan yang belum bisa dibebaskan, maka jalan lama yang sempit itu saja yang digunakan dan diaspal dengan baik.
Pemagangan untuk Tingkatkan SDM
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada wartawan Jumat (16/9), usai penandatanganan kesepakatan kerja sama mengatakan, bukan yang pertama kalinya dilakukan kesepakatan ini. Sebab Pemkab Tanah Datar telah memulainya sejak 2006 lalu dengan mengirim generasi muda setempat magang ke Jepang selama 3 tahun.
Gubernur Irwan Prayitno Resmikan Pusat DIKLAT Praktek Kerja Lapangan di SMK PP-Padang.
Gagasan pengiriman tenaga kerja melalui praktek pelatihan siswa magang ke Jepang ini amat baik dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia kita untuk masa depan peningkatan produksifitas bidang pertanian, perkebunan, peternakan di Sumatera Barat. Penanda tanganan kerjasama Pemprov Sumbar dengan PT. Ikotasamirai merupakan sebuah pemikiran dan gagasan yang perlu kita dukung, dan pertahankan secara baik ke depannya.
Menristek: Produk Inovasi Harus Penuhi Selera Pasar
Sementara itu Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, peningkatan SIDa telah dilaksanakan sejak 2007 dengan terjalinnya kesepakatan kerjasama dengan kementrian Riset dan Teknologi tentang pengembangan dan Implementasi Ilmu Pengetahuan dan teknologi untuk Peningkatan Kemajuan dan Daya Saing Sumbar, dalam bentuk Agro Techno Park di Kabuoaten Limapuluh Kota dengan penerapan teknologi pasca panen dan pengolahan gambir, kakao termasuk bio cycle farming pendukungnya untuk peningkatan produksi dan nilai tambah gambir dan coklat.
Kejar WTP, Sumbar Tata Aset Achdiman Pimpin BPKP Sumbar
”Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) laporan keuangan pemerintah daerah di Sumbar juga butuh dukungan BPKP. Pemprov tak bosan-bosannya berupaya untuk meraih predikat lebih baik itu,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada serah terima Kepala BPKP Sumbar dari Abas Setianto kepada Achdiman Kartadimadya di Auditorium Gubernuran, Selasa (13/9).
Kader PKK Harus jadi Teladan
Hadir, sejumlah kepala daerah dan ratusan kader PKK berprestasi di Sumbar. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang membuka jambore PKK menyampaikan kader PKK haruslah menjadi model dalam lingkungannya, sehingga dapat menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat serta mempunyai inovasi untuk mensejahterakan masyarakat.
Gubernur Buka Jambore PKK Tingkat Sumbar
SOLOK, HALUAN – Kaum perempuan di Sumatera Barat sebenarnya memiliki banyak prestasi. Namun karena kodratnya, mereka akhirnya banyak yang memilih jadi ibu rumahtangga. Akibatnya, karir mereka sering terputus di tengah jalan. Untuk menggairahkan kiprah kaum perempuan, kemudian dibentuklah wadah PKK. Melalui wadah tersebut, kaum perempuan diharapkan bisa kembali berkiprah karena kekuatan sosial yang dimiliki memiliki peranan dalam memajukan masyarakat.
MoU Kesepakatan Kerjasama Inovasi Daerah
"Untuk itu kita pemprov Sumbar dan pemerintah pusat untuk mewujudkan kesepakatan kerjasama yang baik ini. Segala dukungan dan fasilitasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Riset dan Tehnologi serta Kementrian dan lembaga terkaitnya, untuk bersama-sama mewujudkannya," harapnya
KNPI Sumbar Buat Nota Kesepahaman Pemberantasan Korupsi di Sumbar
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, "Satu-satunya cara yang paling tepat pemberantasan tindak pidana korupsi, dengan pendidikan karakter, pendidikan kepribadian yang bermoral, yang dimulai dari anak-anak, sekolah dan lingkungan tempat tinggal. Sesungguhnya kontrol diri seseorang agar tidak melakukan tindak pidana korupsi itu adalah dari di diri sendiri, karena selama ini telah banyak orang yang dilakukan penindakan oleh pihak berwenang, masuk tahanan, namun tidak ada juga sikap jera bagi yang lainnya."
Tunjangan Dipotong, PNS Mulai Disiplin
“Yang hadir kira-kira 95 persen. Dibandingkan tahun lalu, tingkat disipilin meningkat. Kami berharap, meningkatnya disiplin itu tidak hanya karena faktor luar, tapi datang dari dalam diri pegawai sendiri,” ungkap Irwan.
Tambah Kegiatan Keagamaan
“Penambahan kegiatan keagamaan bisa saja dalam bentuk muatan lokal atau ekstrakurikuler. Saya berharap konsepnya segera disusun dan dijadikan Pergub, serta dijalani di seluruh sekolah di kabupaten dan kota di Sumbar,” ujarnya.
Sumbar Rangking Lima dan Delapan
Menurut Gubernur, nilai UN tidak menjadi ukuran karena dibuat oleh sekolah. “Saya sudah tanya langsung pada Mendiknas tentang rangking UN itu. Jawabannya, Mendiknas tidak mengeluarkan secara resmi rangking-rangking itu karena tidak bisa menjadi ukuran. Sebab, banyak faktor yang menentukan, dan dia sendiri tidak bisa mengendalikannya. Misalnya orang mencontek atau membagikan kunci, dan sebagainya,” sebut Irwan.
Gubernur Irwan Prayitno: Laksanakan Amanah Pekerjaan dengan Baik dan Benar
"Oleh karena itu, setiap pejabat, staf mari kita jalani amanah itu secara baik sebagai pengabdian dan moral diri serta perbuatan amal baik yang diberikan kesempatan kepada kita. Jika kita tidak mejalankan amanah itu, tunggulah kehancuran akan datang," serunya.
Irwan Prayitno Kunjungi Mantan Gubernur
Silaturahmi ini, imbuh Irwan, bertujuan meningkatkan hubungan Pemprov Sumbar kepada sesepuh guna mendapat masukan dalam menyukseskan pembangunan Sumbar. ”Kita amat senang dan bangga, mantan-mantan gubernur kita amat peduli terhadap perkembangan yang terjadi saat ini. Semangat dan spirit ini memberi kita kekuatan untuk berbuat lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang,” kata Irwan.
Tanahdatar Punya Masjid Megah
“Masjid bagi kita cerminan budaya dan pendidikan untuk menjadi umat yang pintar dan bertakwa. Dengan masjid yang berdiri megah ini, tinggal bagi kita bagaimana memakmurkan masjid ini agar menjadi manfaat yang besar dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat di daerah ini,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno.
Gubernur Shalat Id di Painan
Pelaksanaan shalat Idul Fitri tahun ini di Painan dilangsungkan di GOR H Ilyas Yakup, Rabu (30/1). Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno langsung bertindak sebagai khatib. Kehadiran orang nomor satu Sumbar ini merupakan sebuah kehormatan bagi masyarakat Pessel, khususnya Kota Painan untuk bersilaturahmi.
Gubernur Irwan Prayitno Lakukan Apel Pagi dan Sidak
Irwan juga menyampaikan, akan menerbitkan pergub tentang penambahan kegiatan keagamaan di mana ke depan pendidikan Sumatera Barat juga akan memberi ruang bagi setiap sekolah untuk meningkatkan waktu pendidikan agama, sebagai salah satu unsur pengembangan pendidikan berkarakter di Sumatera Barat.
Kehadiran PNS Sumbar 94,45 Persen di Awal Usai Lebaran dan Cuti Bersama
Gubernur Irwan Prayitno dalam kegiatan sidak dan apel pagi (5/9), di halaman kantor gubernur dan di beberapa SKPD menyampaikan, "Kehadiran PNS saat ini 94,45 persen, kami apresiasi cukup baik, mudah-mudah ini juga ditunjukan oleh peningkatan secara tanggungjawab pekerjaan setiap PNS."
Bangunan Baru Masjid Baiturrahman Sungayang Diresmikan
Irwan juga menyampaikan, "Akan kajian banyak orang tentang masih adanya sebuah bencana besar tsunami dan gempa bumi, yang kini sedang mengancam wilayah Sumatera Barat, terutama bagian barat pesisir pantai. Kesemua itu merupakan ketentuan Allah SWT, hanya dengan doa-doa kita semua kepada Allah SWT, kita akan terhindar dari berbagai bencana dan musibah yang ada di daerah ini."
Gubernur Irwan Prayitno Kunjungi Mantan Gubernur Sumbar
"Pemerintah Provinsi Sumbar akan selalu menjaga hubungan yang baik, dengan mantan-mantan gubernur, tokoh-tokoh Sumbar lain baik yang ada di daerah ini, maupun yang ada di perantauan, guna meningkatkan pembangunan daerah ini. Kita bersama-sama mesti mampu bangkit dari segala kekurangan dan musibah bencana alam yang terjadi."
Gubernur Tinjau Poskotis Jelang Lebaran 1432 H
Disela-sela kunjungan tersebut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, "Kepada masyarakat pengguna jalan raya agar mentaati segala aturan, jangan kebut-kebutan dan jaga kesehatan dan kebugaran dalam berkendaraan. Karena kita tahu angka kecelakaan di jalan raya amat tinggi dan perlu perhatian setiap pengguna jalan raya secara baik dan benar."
Pemotongan Bagi yang Tak Disiplin Diprotes Pula
Sebelumnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat melakukan inspeksi mendadak ke Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Sumbar serta Badan Pemberdayaan Masyarakat Sumbar mengatakan, PNS harus diingatkan bahwa mereka yang disiplinnya kurang dan kinerjanya juga kurang, maka pimpinan SKPD harus berani memotong pembayaran tunjangan daerahnya tunjangan daerah itu bukan hak PNS tetapi merupakan reward atau rangsangan atas kinerja yang telah dilakukan dan sebagai dorongan untuk lebih meningkatkan kualitas pelayan penyelenggaraan pemerintah daerah. Berbeda dengan gaji yang merupakan hak PNS.
Tiga Maskapai Tambah 30 Penerbangan
“Kita melihat dan menilai kesiapan petugas poskotis serta BIM sudah baik, untuk mengantisipasi adanya lonjakan arus mudik dan penumpang yang diperkirakan pada H-3 Idul Fitri 1432 Hijriyah,” ujarnya.
Gubernur Sorot Masalah Kemiskinan
Dalam sambutannya, gubernur kembali menyorot persoalan penanggulangan kemiskinan. Menurutnya, masalah kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi yang lebih penting adalah keinginan dan kesungguahan masyarakat untuk memperbaiki taraf hidupnya menjadi lebih baik. Salah satunya dengan bekerja keras dan berusaha maksimal.Dalam sambutannya, gubernur kembali menyorot persoalan penanggulangan kemiskinan. Menurutnya, masalah kemiskinan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi yang lebih penting adalah keinginan dan kesungguahan masyarakat untuk memperbaiki taraf hidupnya menjadi lebih baik. Salah satunya dengan bekerja keras dan berusaha maksimal.
Gubernur Tinjau Kesiapan Poskotis Hadapi Lebaran
"Dan sebaiknya kita merayakan Idul Fitri tahun ini dengan sederhana, tidak berlebih-lebihan, serta menjaga keamanan dan stabilitas daerah di tempat tinggal masing-masing. Mari kita bersilaturrahmi dengan baik dan menjauhkan diri dari perbuatan yang sia-sia, mubazir dan narkorba," harapnya.
Sumbar Perlu Rp7,93 Miliar untuk Dirikan PLTMH
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Selasa mengatakan, pembangunan atau rehabilitasi PLTMH itu ditargetkan masing-masing maksimal dua unit pertahun dalam periode tersebut sehingga pada akhir 2015 telah dibangun minimal 10 PLTMH baru di daerah ini.
Sumbar Targetkan Pembangunan 3.000 Unit PLTS
Untuk pembangunan PLTS selama 2011-2015, pembiayaannya berasal dari bantuan pemerintah pusat dalam dana APBD setiap tahunnya, kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Rabu.
Refrizal tak Setuju Pemberlakuan Tonase
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno berpendapat tak benar jika beberapa kenaikan harga sembako di Sumbar karena pemberlakuan tonase yang dimulai sejak 1 Juli lalu. Ia berpendapat kenaikan harga hanya akan terjadi pada bahan bangunan saja. Ini dikarenakan sebagian besar truk yang melanggar aturan-aturan muatan berdasarkan Jumlah Berat diberlakukan (JBB) adalah batu bara, bijih besi dan CPO.
Penegakan Hukum masih Minim
“Dia memberi kepercayaan penuh kepada staf dan jajaran untuk bekerja. Ini adalah cara profesional, sesuai dengan latar belakang pengusaha. Memang, di satu sisi, dia perlu melihat momen untuk bepergian, agar tidak melukai hati masyarakat,” jelasnya.
Gubernur ke Masjid Gadang Koto Nan Gadang Payakumbuh
Dalam kesempatan tersebut Irwan Prayitno menyampaikan, "Penambahan jam pelajaran pada setiap mata pelajaran merupakan kebijaksanaan sekolah. Jadi penambahan jam pelajaran agama yang selama ini hanya dua jam pelajaran selama selama seminggu dapat ditingkatkan dengan penambahan jam pelajaran agama dalam rangka pendidikan budi pekerti sebagai bahagian dari pendidikan berkarakter di Sumatera Barat. Ada 18 mata pelajaran pendidikan berkarakter bagi pelajar di setiap sekolah SD, SMP dan SLTA yang akan menjadi primadona pendidikan di Sumatera Barat."
Gubernur Irwan Prayitno: Tunjada Bukan Hak PNS, Tunjada Upaya Pemberian Reward Kinerja
Tunjangan Daerah (Tunjada) bukan merupakan hak seperti gaji PNS, akan tetapi ini pemberian reward atas kinerja untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan penyelenggaraan pemerintah daerah. Tidak ada kewajiban bagi setiap kepala daerah untuk memberikan Tunjada kepada setiap PNS di daerah. Pemberian dilakuan sesuai dengan kondisi dan situasi anggaran penyelenggaraan di daerah masing-masing.
Warga Lupa Kibarkan Bendera Merah Putih
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga berpendapat sama. “Semua unsur, mulai dari sekolah di pendidikan, lingkungan dan pemerintah harus ikut menanamkan rasa cinta tanah air pada masyarakat,” katanya. Bahkan dari bidang olahraga pun bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nasionalisme.
1.160 Napi Diremisi
“Saya minta semua masyarakat dapat menerima para narapidana ini kembali ke lingkungan. Bimbing agar mereka dapat menjalani hidup dengan baik dan tak mengulangi kesalahan,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno seusai memberikan remisi pada narapidana di LP Muar, Padang.
Gubernur Irwan Prayitno Serahkan Remisi kepada Narapidana Sumbar Sebanyak 1.160 Orang
Di sela-sela acara tersebut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, "Pemberian remisi merupakan sebuah upaya penghargaan kepada Hak Azasi Manusia, untuk narapidana yang telah berkelakuan baik dan mau memperbaiki diri. Dengan remisi ini tentu akan ada pengurangan masa tahanan, sehingga mereka tersebut dapat kembali kepada keluarga mereka dan mencari pekerjaan yang baik."
Satu Tahun Irwan Prayitno-Muslim Kasim Memimpin Sumbar
Solusi yang diambil Gubernur untuk mengatasi masalah itu adalah dengan perekrutan CPNS. Maka dari itu, Pemprov Sumbar tetap akan melakukan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2011, bila tidak ada keputusan moratorium atau penghentian sementara CPNS dari Pemerintah Pusat.
Terlalu Cepat Memberi Nilai 1 Tahun IP-MK
Keluhan Gubernur juga disampaikan untuk bidang Sumber Daya Manusia (SDM). Kemarin Irwan Prayitno mengulangi lagi keluhan yang oleh PNS di lingkungan Pemprov terasa kurang berkenan. Gubernur menilai hanya 30 persen saja dari personel Pemprov yang masuk kategori bagus dan bisa menjalankan apa-apa yang sudah disepakati. Bisa menerjemahkan RPJMD menjadi program nyata. Gubernur mengeluh bahwa sampai ada pula personel Pemprov yang membuat laporan saja tidak beres.
Irwan-MK Disandera Rendahnya Kualitas SDM
Kekurangan SDM yang berkualitas dijadikan Irwan dan Muslim sebagai prioritas utama yang akan dilakukan. PNS-PNS di lingkungan Pemprov Sumbar dan kabupaten kota akan dipetakan sesuai dengan kemampuan dan kinerja. PNS yang tidak berkualitas dan tak bisa lagi ditolong dengan pelatihan akan diminta kerja lapangan. PNS yang masih mungkin digenjot kinerjanya akan diberikan pelatihan. “Target 2012 pemetaan selesai,” kata Irwan.
Mental Belum Berubah
Di sektor ekonomi, kata Irwan, sudah dimulai dengan menyiapkan perangkat aturan dan lembaga untuk mempermudah akses petani terhadap lembaga keuangan. Salah satunya penyiapan lembaga penjaminan kredit yang saat ini peraturan daerahnya masih digodok di DPRD Sumbar. “Kalau perdanya tahun ini bisa tuntas, tahun 2012 program satu petani satu sapi bisa dijalankan,” ujarnya.
Tim Ramadhan Khusus Gubernur Kunjungi Masjid Raya Naras
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, "tanpa masyarakat berbuat atau ikut berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan, maka segala program yang dilakukan pemerintah tidak akan ada hasilnya yang baik. Untuk kemajuan pembangunan Sumatera Barat, kita mesti saling bersinergi, bekerjasama, berinovasi dengan kondisi dan potensi yang kita miliki di daerah masing-masing."
100 Anak Yatim Piatu dan Dhuafa Berbuka Bersama Gubernur Irwan Prayitno
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno menghimbau, berbuka bersama anak Yatim Piatu dan Dhuafa merupakan sebuah kegiatan kepedulian sesama umat, oleh karena itu hal-hal semacam ini agar kita dapat budayakan terus untuk kesinambungan pembangunan di daerah ini.
Gubernur Irwan Prayitno di Masjid Al Furqan Guguak Bulek Bukittinggi
Apakah dengan tidur kita mengisi bulan ramadhan ?. Kita menahan haus dan lapar hanya dengan tidur-tiduran, itu suatu pemikiran dan prilaku yang salah . Sesungguhnya yang haus dan lapar itu perasaan kita saja, karena dalam ilmu kesehatan seorang itu dapat bertahan tanpa minum dan makan selama 12-18 jam. Jadi puasa tidak akan membuat sesorang menjadi susah, mungkin bagi orang-orang yang tidak memahami arti berpuasalah yang membuat orang menderita. Amat disayangkan jika masih ada orang Islam yang seperti ini, menyia-nyiakan kesempatan meraih berkah dan rahmad sebanyak-banyaknya bulan ramadhan!
Tim Ramadhan Gubernur ke Masjid Raya Gantiang Padang
Irwan juga mengajak sepenuh hati, masyarakat untuk menjalankan ibadah puasa sesuai dengan berperdoman kepada prilaku dan perbuatan Nabi Besar Muhammad SAW, karena ujian berpuasa itu adalah bagaimana kita mampu mengendalikan diri sendiri, dan berbuat tidak berlebih-lebihkan. Mari kita buat amalan sebanyak-banyak dibulan suci ramadhan, untuk mendapat berkah dan hidayah dari Allah SWT, agar hidup lebih baik.
Sumbar Masih Berharap Bantuan Pemerintah Pusat
Untuk itu, menurut Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Sumbar masih sangat berharap pada bantuan pemerintah pusat. “Kami tidak bisa membangun tanpa ada bantuan dari pemerintah pusat. Bantuan pemerintah pusat masih sangat diperlukan untuk membangun kembali infrastruktur. Sementara harus diakui APBD sumbar sangat kecil untuk bisa membangun daerah,” terang Irwan Prayitno dihadapan Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Linda Gumelar di Medan nan Bapaneh Limapuluh Kota, Selasa (9/8).
Gubernur tak Yakin Ada Investor Semen
Tapi, sepanjang pengetahuan saya, sejauh ini tak satu pun investor yang menyatakan minat menamamkan investasinya dalam menggarap semen,” tegas Irwan kepada Padang Ekspres di Gubernuran, Senin (8/8), menanggapi wacana dari anggota DPR RI asal Sumbar, Taslim.
Gubernur Rasakan Fungsi Pers Sangat Besar
“Sebelum menjadi gubernur, saya adalah anggota DPR RI, yang juga akademisi, konsultan dan pengusaha. Dalam profesi itu, saya tidak begitu dekat dengan wartawan. Wartawan pun tidak menganggap saya penting. Setiap kali selesai sidang komisi di DPR misalnya, yang diburu wartawan adalah menteri, bukan anggota DPRnya, meskipun waktu itu saya adalah ketua komisi. Kondisi ini mungkin yang membuat saya tidak terbiasa dengan pers,” ujar Irwan, saat membuka rapat koordinasi (Rakor) Pengurus PWI Sumatera Barat periode 2011-2016, Sabtu (6/8), di Kantor PWI Sumbar, Padang. Namun kini, setelah menjadi Gubernur Sumbar, Irwan baru merasakan bahwa fungsi pers sangat besar, terutama untuk menyampaikan informasi tentang pembangunan kepada masyarakat.
Gubernur Safari Ramadhan ke Masjid Tertua di Padang
"Masjid Raya Ganting Padang merupakan masjid kedua yang dikunjungi oleh tim safari Ramadhan Pemprov Sumbar pada tahun 2011," kata Irwan di Padang, Sabtu, usai pelaksanaan acara.
Pejabat Dilarang Terima Parsel
Gubernur menyatakan, pihaknya akan segera membuat surat edaran larangan menerima parsel bagi pejabat setempat. "Tidak hanya menerima parsel, sebaiknya para pejabat juga tidak berkirim parsel kepada orang lain yang terkait dengan jabatannya," ujarnya.
Perbaikan dan Perawatan Jalan Ditingkatkan
”Ini bertujuan untuk kemudahan pemudik Lebaran. Pemprov terus berupaya meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana sesuai kondisi dan kebutuhan secara bertahap dan berkesinambungan. Namun kemajuan kesejahteraan itu amat ditentukan oleh masyarakatnya sendiri,” kata Irwan.
Program GPP Mulai Menghasilkan
”Mulai saat ini mari kita bertekad, untuk membuang kemalasan, dan bekerja bersungguh-sungguh untuk kehidupan yang lebih baik, hari ini dan esok. Hanya orang-orang malas saja yang tidak bisa keluar dari kemiskinan hidupnya. Miskin harta, miskin pengetahuan, miskin jiwa, miskin hati jadi tidak akan bisa berkembang sama sekali,” tegas gubernur.
Minta Diambilalih Pemprov
Gubernur berharap pembangunan kembali pasar raya bukan hanya berdasarkan kepentingan ketersediaan dana saja. Tapi juga mempertimbangkan kepentingan stakeholder di dalamnya salah satunya para pedagang.
5 Map Rekomendasi Diserahkan Kepada Gubernur
Irwan Prayitno memberi apresiasi positif atas kegiatan Gapo ini yang terselenggarakan dari petani untuk petani.
”Pemerintah mendukung dan berharap acara ini berlanjut ke depannya,” kata Irwan. Ia berjanji, untuk iven serupa tahun depan, pemerintah akan membantu pelaksanaan Gapo.
Gubernur ke Masjid Nurul Huda Sungai Kambut Dhamasraya
Gubernur dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pemerintah provinsi saat ini sedang giat-giatnya melakukan program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal ini dilakukan dalam rangka menekan angka kemiskinan di daerah ini.
Kita juga sedang melakukan perbaikan dan perawatan sarana jalan, terutama dalam menyikapi kondisi kebutuhan bulan suci ramadhan dan menghadapi lebaran tahun 1432 H. Mudah-mudah target perbaikan dan perawatan jalan dapat berjalan sesuai dengan target yang telah disekapati.
Gubernur Sumbar Kunjungi Masjid Mujahidin Kuranji Padang
Gubernur Irwan Prayitno lebih lanjut menyampaikan, amat diperlukan pengorbanan masyarakat guna pembangunan jalan untuk dapat pemerintah melakukan pembebasan lahan, dengan ganti rugi secara baik, musyawarah mufakat, sehingga pembangunan jalan dalam menunjang pekembangan ekonomi masyarakat di daerah ini. Jika kita masing-masing masih saja bersikukuh tidak mau mengalah ini akan membuat pembangunan kota ini, terutama daerah Kuranji akan jauh tertinggal dengan daerah lainnya.
Zakat di Lingkungan Pemprov Dikoordinir BAZDA Sumbar
”Himbauan itu sebenarnya tertanggal 14 November 2010. Namun belum dapat ditindaklanjuti karena beragamnya komentar yang terdengar. ”Saya pernah mendengar ada yang bilang begini, ”Gaji lah habis untuk bayar hutang-hutang. Lalu akan dipotong lagi untuk bayar zakat. Mana lagi yang akan dibawa pulang untuk keluarga?” ujar Irwan menirukan ungkapan sejumlah PNS membayar zakat pada pertemuan Sosialisasi Himbauan Berzakat di auditorium gubernuran Sumbar, kemarin.
Kapolda Tantang Pelaku Pembalakan Liar
Irwan juga menghimbau seluruh pejabat pemerintah agar ke depan lebih berhati-hati dalam mengeluarklan izin pemanfaatan hutan dan penambangan. Siapapun pejabat yang melanggar ketentuan dalam mengeluarkan ketentuan dalam mengeluarkan izin pemanfaatan hutan dan penambangan akan diproses secara pidana oleh aparat polisi. “Jika upaya pembinaan telah dilakukan, maka siapapun yang masih melakukan praktek pembalakan liar dan penambangan liar dan pengrusakan lingkungan, akan berhadapan dengan kepolisisan,” tegasnya.
Gubernur Temu Ramah dengan Wartawan Rumah Bagonjong
Gubernur dalam kesempatan tersebut menyampaikan, dalam menyukseskan pembangunan Sumbar membutuhkan kebersamaan berbagai pihak, termasuk wartawan sebagai jembatan informasi pemerintah kepada masyarakat. kehadiran WRB, tentu amat mendukung sekali dalam kontribusi menyebarluaskan kegiatan-kegiatan dan program-program yang akan, sedang dan telah terjadi untuk diberitakan secara baik sesuai dengan misi media masing-masing.
Gubernur Buka Bersama dengan Tim Ramadhan Sumbar
Gubernur Sumatera Barat melakukan Buka bersama dengan Tim Ramadhan Sumbar yang akan mengunjungi 38 masjid di 18 Kabupaten Kota se Sumatera Barat sementara 2 masjid untuk Kab Mentawai.
Irwan Prayitno Benar-benar Pemimpin
“Pak Gubernur kita ini benar-benar seorang pemimpin. Pintar, tidak sombong. Dekat pula dengan rakyat. Hebatnya lagi, dia juga pandai berdakwa,” ujar seorang lelaki tua, ketika mendengar Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno berdakwa dihadapan jamaah Masjid Raya Sungai Rambah, Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman, Minggu (24/7).
Bupati Ali Mukhni Dapat Apresiasi dari Gubernur
Gubernur melihat, orang yang mau mengamalkan ajaran Islam, itu biasanya sukses. Sebaliknya, orang yang tidak mau mengamalkan ajaran Islam, gagal. Lihat saja Amerika, negara itu bisa maju dan rakyatnya sejahtera karena mereka mengamalkan ajaran Islam. Mereka tidak hanya rajin membaca dan menuntut ilmu, tapi juga selalu menjaga kebersihan. Sekaitan itu, Irwan mengajak para pegawai Pemkab Padang Pariaman untuk sama-sama mengamalkan ajaran Islam. “Mari kita tata kembali kehidupan yang lebih baik, sesuai anjuran Allah,” ujarnya.
Gubernur Apresiasi Wirid Bulanan Pemkab
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memberikan apresiasi kepada Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, yang dinilai mampu melaksanakan wirid pengajian rutin sekali sepekan.
Peletakan Batu Pertama Musala Nurul Islam
”Gotong Royong merupakan kekuatan moral dan budaya masyarakat minang. Dengan bergoro, pemerintah bersama masyarakat mempercepat pembangunan, ” kata Irwan Prayitno.
Tim Khusus Ramadhan Pemprov Sumbar kunjungi Masjid An Nur
Irwan Prayitno juga menyampaikan, Pemprov, Aparat, Ulama dan Penegak Hukum sekalipun tidak akan mampu merobah prilaku masyarakat yang diayominya, melainkan perubahan itu mesti datang dalam diri sendiri masyarakat tersebut untuk hidup lebih baik.
TP PKK Sumbar Bahas Cara Berpakaian Perempuan Minang
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan pakaian yang dikenakan seseorang tidak hanya sebatas untuk penutup diri. Tetapi pakaian juga mampu mencerminkan sosok seseorang, baik tingkat pendidikannya, pekerjaannya, adat budayanya seta cerminan perilakunya.
Gubernur se-Sumatera Berkumpul di Palembang
”Kita akan paparkan masalah penertiban tonase di Sumbar. Bagaimana parahnya kerusakan jalan karena truk yang masuk Sumbar tak patuhi tonase,” kata Irwan, Selasa (26/7) sesaat sebelum berangkat menuju Palembang.
Sumbar Dapat WDP
“Ini memang sudah menjadi target kami untuk mendapatkan status WDP, sebelum meningkatkan pada 2011 menjadi wajar tanpa pengecualian (WDP),” kata Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno kepada wartawan usai menghadiri sidang paripurna istimewa penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI terhadap laporan keuangan 2010 di ruang sidang utama DPRD Sumbar Senin (25/7).
Potensi Zakat Capai Rp100 Triliun
“Kita mengimbau agar potensi zakat ini bisa disalurkan ke masyarakat pada lembaga yang tepat. Sehingga pemanfaatannya benar-benar bisa dirasakan masyarakat,” ungkap Irwan Prayitno, Rabu (20/7).
Gubernur Irwan ke Amerika Presentasikan Sumbar
Gubernur Irwan Prayitno direncanakan akan mempresentasikan tiga sektor unggulan Sumbar, yakni industri kakao, rencana pembangunan kereta gantung di Maninjau, pengembangan energi geothermal dan hidropower.
Gubernur ke Amerika Jajaki Beasiswa dan Geothermal
“Kepergian saya ke Amerika diundang pemerintah setempat dan sekaligus menawarkan berbagai potensi yang ada di Sumbar ini ke sana. Jadi tidak sekedar menghabis-habiskan APBD,” terang Irwan Prayitno saat dihubungi melalui handphone kepada wartawan, Senin (18/7).
Sumbar Butuh Rp3,6T Lagi
“Salah satu contohnya kantor Dinas Peternakan Sumbar, para pegawainya masih bekerja di bedeng-bedeng yang mereka bangun dari uang mereka sendiri,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Menteri Negara PPN/Kepala Bappenas, Armida Alisjahbana, di Gubernuran Sumbar, rabu (20/7) malam.
Gubernur Sumbar Resmikan Kantor PKPU Cabang Padang
Gubernur Irwan Prayitno mengajak umat Islam terus berzakat dan memberdayakan zakat untuk kemandirian umat. Hal sama juga dikatakan Suryama M Sastra, bahwa potensi zakat di Indonesia mencapai Rp40 triliun tetapi yang baru terhimpun hanya Rp 1 triliun dari berbagai lembaga zakat yang ada. PKPU terus mengembangkan diri baik di dalam dan luar negeri.
Bus Samsat Keliling Sangat Membantu Warga
“Beranjak dari kondisi riil itulah, bus samsat keliling diadakan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim menekankan betul agar mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya dijabarkan dengan mengoperasikan bus samsat keliling,” ujar Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DKPD) Sumbar Zul Evi Astar kepada Singgalang, Senin (4/7) di Padang.
500 Fasilitator Segera Bekerja
Gubernur juga berharap bagi warga yang rumahnya belum terdaftar agar segera mendaftarkannya melalui kelurahan masing-masing. Nantinya fasilitator akan melakukan pengecekan ke lapangan.
LHP Pemprov Sumbar Membaik
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, penilaian WDP oleh BPK RI merupakan loncatan bagus, dalam pengelolaan keuangan daerah. Mengingat sebelumnya atau tahun anggaran 2009, pengelolaan keuangan mendapat BPK RI tidak memberikan opini atau disclaimer. “Kami telah berupaya dan tentunya penilaian itu tidak langsung dapat WTP. Namun usaha terus dilakukan, salah satunya dengan memakai tenaga ahli di bidang keuangan,” katanya.
Ampepara Ngadu ke Gubernur dan DPRD Sumbar
Dikatakan, Gubernur Sumbar sudah mengeluarkan surat tertanggal 26 Juli 2011, yang ditujukan kepada Walikota Padang tentang Rekonstruksi Pasar Raya Padang. Dalam suratnya itu, Gubernur minta agar Walikota Padang lebih dulu bermusyawarah dengan para pedagang dalam setiap keputusan yang diambil.
Gubernur Canangkan Pesantren Ramadhan
“Pesantren Ramadan ini program penting untuk meningkatkan pendidikan agama anak-anak. Makanya, kita harapkan tidak saja di Padang, namun juga di seluruh kabupaten/kota di Sumbar,” kata Irwan Prayitno usai pencanangan yang ditandai pemukulan beduk bersama. Diawali oleh Gubernur, Wakil Walikota Padang Mahyeldi, Kepala Kemenag Sumbar Darwas serta Muspida Sumbar dan Padang. Gubernur mengharapkan pelaksanaan pesantren ini semakin bagus dan terprogram, sehingga terjadi pemerataan peningkatan kualitas pendidikan agama di seluruh daerah. Irwan juga mengimbau orang tua untuk mendorong anak-anaknya mengikuti pesantren ini.
Musyawarahkan tiap Keputusan
Terkait tuntutan pedagang dan mahasiswa itu, Kepala Biro Humas Provinsi Sumbar, Surya Budhi mengatakan telah menyurati Pemko Padang terkait masalah Pasar Raya. Dalam surat bernomor 644/908/Perek-2011 itu, sebut Surya, Wali Kota Padang diharapkan memusyawarahkan terlebih dahulu kepada pedagang setiap keputusan yang diambil. “Dalam surat tersebut, Gubernur juga berharap Wali Kota Padang untuk menunda keputusan yang diambil, hingga ditemukan solusi yang lebih baik,” kata Budhi.
Gubernur Canangkan Pesantren Ramadhan
Diharapkan kegiatan Pesantren Ramadhan dapat menjadi kurikulum wajib bagi para pelajar di seluruh Sumbar. “Saya apresiasi upaya Pemko Padang melaksanakan Pesantren Ramadhan selama ini. Kita berharap akan lahir para ulama/cendekiawan besar yang cerdas di masa mendatang. Karena saat ini kita minim ulama besar di tingkat nasional yang berasal dari Sumbar,” ujar Irwan Prayitno.
Ninik Mamak Berperan dalam Nagari
”Suatu nagari akan menjadi baik kalau nagari tersebut didukung penuh oleh ninik mamak karena mereka menyatu dengan masyarakat terutamanya dengan suku atau kaumnya,” kata Irwan Prayitno, saat pengukuhan Dt Bandaro Batuah, Minggu (24/7).
Waspadai Kejahatan Cyber
“Gaya hidup, cara bersosialisasi dan bermasyarakat pun juga mendapat pengaruh besar TIK. Masyarakat makin banyak menggunakan jejaring sosial untuk promosi produk dan sebagainya. Mereka bisa menjual onde-onde di Padang, sementara pembelinya bisa berasal dari Amerika atau negara lainnya,” kata Tifatul, dalam orasi ilmiah yang disampaikan pada wisuda ke-48 Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) di Gedung Serba Guna PT Semen Padang, Senin (16/5).
4 Direktur RS Pemprov Dilantik
Irwan mengingatkan para pejabat bekerja efektif dan efisien. “Rumah sakit salah satu tempat pelayanan publik yang memiliki banyak persoalan. Untuk mengurusi itu, diperlukan kerja yang profesional. Dalam hal ini tidak hanya dengan disiplin yang tinggi, tapi juga efektif dan efisien,” sebut kader PKS ini.
Pejabat Tak Punya Terobosan Diganti
“Saya mau pejabat di lingkungan pemprov ini, membuat terobosan baru dari sekadar kegiatan rutin yang dilakukan setiap hari. Ini dilakukan agar segala pelayanan publik yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat bisa dicapai,” ungkap Irwan Prayitno usai melantik puluhan pejabat eselon III di lingkungan Pemrpov Sumbar, Senin (28/6). Pelantikan yang digelar di Aula Gubernuran Sumbar tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sumbar Muslim Kasim, Ali Asmar (Sekprov), Mahmuda Rivai (Asisten III) dan puluhan kepala SKPD.
Gubernur ke Amerika Bukan untuk Raun-raun
Kepergian Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama istri ke Washington DC hari ini Rabu (6/7), telah diketahui masyarakat luas. Tak ada yang salah dengan keberangkatan tersebut, apalagi tuuannya adalah mempromosikan Sumbar kepada sejumlah investor negara Adidaya itu, bukan untuk raun-raun.
Gubernur Pergoki Truk Nakal
Penertiban truk bermuatan berlebih, kata Gubernur, akan terus dilakukan oleh pemerintah provinsi Sumbar. Setelah pertengahan Agustus nanti, akan dilakukan uji petik terhadap pelaksanaan aturan tersebut. Kebijakan penertiban tersebut diambil Gubernur memperhatikan kondisi jalan nasional dan provinsi yang rusak parah akibat truk-truk bermuatan lebih tersebut, terutama batu bara, CPO, dan semen.
Sumbar Raih Predikat WDP
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, mengungkapkan opini WDP ini merupakan target pemerintahannya dalam tahun berjalan setelah meraih disclaimer pada 2009. Diakuinya, untuk mencapai wajar tanpa pengecualian (WTP) tidak mungkin. Sebab, perlu upaya ekstrakeras lagi.
Amalkan Ajaran Islam
Padangpariaman, Padek—Wirid mingguan Pemkab Padangpariaman Jumat (23/7), mendapat kunjungan tamu istimewa dari Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno yang langsung bertindak sebagai penceramah. Dalam ceramahnya, Irwan menegaskan, kunci sukses negara maju mau mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Transfer Kepemimpinan Telat
”Saya dulunya, ketua pansus RUU Kepemudaan itu. Seluruh fraksi dan eksekutif, saat itu menyepakati ketentuan pasal ini. Karena masih ada tarik menarik, akhirnya disepakati masa transisi hingga 2014 nanti. Jika kita masih bertahan batasan umur itu hingga maksimal 40 tahun, maka kita akan semakin ketinggalan dengan organisasi kepemudaan dari negara lain,” terang Irwan saat beraudiensi dengan fungsionaris KNPI Sumbar periode 2011-2014, Sabtu (23/7) sore.
GPP Mulai Menuai Keberhasilan Petani
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan rasa gembiranya atas usaha yang telah dilakukan pengembang ternak ikan lele, dari satu bantuan telah berkembang menjadi 20 saat ini dengan memakai wadah kolam terpal ukuran 3 x 4 meter.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno : Goro Mesti Kembali Digerakkan Di Tengah-tengah Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut Gubernur juga menyampaikan, "Dihimbau agar melaksanaan ibadah puasa dibulan Ramadhan secara sempurna, baik. Karena amalan di bulan penuh berkah ini akan memberikan sebuah kekuatan imam sebagai umat Islam yang baik".
Gubernur Sumbar Kampanyekan Berzakat
“Potensi zakat yang besar di Sumbar, ini harus terus digali oleh lembaga-lembaga zakat sehingga dapat digunakan menumbuhkembangkan kemandirian masyarakat. Dengan kantor baru ini PKPU diharapkan kian memberikan pelayanan terbaik,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam sambutannya.
Sumbar Sukses Realisasikan KB
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tidak memungkiri daerah pelosok belum banyak mengenal KB lantaran minim informasi. Jangankan bisa melihat informasi dari televisi atau radio, listrik saja kadang belum tersedia.
Gubernur Larang Petasan dan Rumah Makan Buka Siang
Padang, Padek—Mengantisipasi maraknya penjualan dan pengguna petasan selama Ramadhan, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melarang peredaran dan penjualan petasan selama Ramadhan.
Ongkos Truk Naik, Sembako Stabil
Sementara Irwan mengatakan Pemprov Sumbar sejauh ini tidak terpikir untuk menangguhkan atau menunda pemberlakuan tonase. Aturan tetap akan diberlakukan apalagi soal tonase diatur oleh undang-undang.
Panas Bumi Bisa Terangi Pulau Jawa
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, agar pembangunan bisa terlaksana maksimal tak bisa hanya dengan mengandalkan ‘kemampuan’ daerah terutama soal dana. Bantuan dari pusat sangat diharapkan.
Amerika Bantu RSBI di Sumbar
Kata Irwan salah satu sekolah di negara bagian Texas, SMA Houston telah positif setuju menjalin kerjasama sebagai sister school. SMA Houston nanti akan membina SBI dan RSBI yang ditunjuk untuk didampingi. Untuk sister school dengan negara lain, SMA 1 Padang Panjang telah menjalin hubungan dengan Australia.
Pembangunan Daerah Jangan Harap Sepenuhnya dari APBN
“Hasil kunjungan kami ke Jerman pada akhir 2010 lalu, Negara Bagian Bavaria, Jerman siap membantu melalui kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi di Sumbar. Guna kelanjutan kerjasama dan bantuan dari Jerman ini, dibutuhkan suatu kajian menyeluruh dan dukungan dari Menteri/Kepala Bappenas, mengingat kerja sama ini berrsifat G to G atau antara Pemerintah RI dengan Pemerintah Jerman. Jadi kami mohon Ibu Menteri dapat memberikan kesempatan pada Sumbar untuk melakukan kerjasama dengan Jerman khususnya Negara Bagian Bavaria ini,” kata Irwan.
Irwan Prayitno : Potensi Zakat, Infak dan Sedekah di Indonesia Rp. 50 – 100 Triliun
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, pentingnya
mengeluarkan zakat sebagai kepribadian yang terbaik dalam mensyukuri rahmat
Allah SWT. Oleh karena itu PKPU terus bersosialisasi untuk meningkatkan
kesadaran umat untuk berzakat, siapkan segala aparat, infrastruktur, sehingga
PKPU tetap menjadi kepercayaan yang amanah dalam mengelola zakat.
Gubernur Setuju Jamkesda
Padang, Padek—Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyambut baik prakarsa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Ranperda tersebut sangat dibutuhkan sebagai payung hukum dalam mengasuransikan dan menjamin kesehatan seluruh masyarakat Sumbar.
Gubernur Irwan Prayitno: Sumbar Memiliki Potensi Panas Bumi yang Sangat Besar
Irwan Prayitno lebih jauh menjelaskan, kita telah melakukan upaya optimal pengembangan panas bumi dengan cara promosi, pendekatan dan penjajakan kerjasama dengan investor Jerman dan Amerika Serikat, karena biaya yang dibutuhkan sangat besar + US $ 3.000.000 per MW. Sebagai hasil kunjungan kami ke Jerman pada akhir tahun 2010 yang lalu, pihak Jerman melalui Negara Bagian Bavaria telah siap membantu melalui kerjasama pembangunan Pembangkit Listrik Panas Bumi di Provinsi Sumatera Barat. Guna kelanjutan kerjasama dan bantuan (Hibah, Loan, dsb) dari pihak Jerman untuk Sumatera Barat, dibutuhkan suatu kajian menyeluruh berupa Feasibility Study dan dukungan dari Ibu Menteri/ Kepala Bappenas.
Kita Butuh Kesadaran Semua Pihak Untuk Kembali ke UU dan Budaya Lokal
Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya juga mengajak dan menghimbau Bupati /Walikota se Sumatera Barat, terhadap masalah pembatasan tonase kendaraan yang telah kita laksanakan bersama dan juga telah didukung oleh Menteri Perhubungan c/q Dirjen Perhubungan Darat dalam pertemuan dengan Dinas Perhubungan se Sumatera, kiranya para Bupati/Walikota juga dapat melakukan penertiban terhadap muaatan kendaraan sesuai dengan kelas jalan di daerahnya, mengingat kita sangat terbatas sekali dana dalam bidang pemeliharaan jalan.
Irwan Prayitno: PNS Sumbar Mesti Bekerja Serius, Sungguh-sungguh dan Profesional dalam Melayani Kepentingan Rakyat
Kita perlu melakukan terobosan yang akurat bagaimana mendekatkan pemerintah dengan rakyat. Karena kehadiran pemerintah untuk rakyat. Oleh karena itu dalam penyusunan anggaran , kita lebih berorientasi terhadap kepentingan rakyat, jika perlu program-program rutinitas PNS yang tidak berdampak baik, kita hilangkan untuk memperbesar porsi program kesejahteraan rakyat.
Panas Bumi Sumbar Akan Berproduksi 2014
"Beberapa waktu lalu sudah ada pertemuan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dengan delagasi Jerman di Jakarta, hasilnya ada tanda-tanda positif," katanya.
Program Tabung Peduli Perkantoran Diluncurkan
“Saya mengapresiasikan program ini dan yakinlah dengan bersedekah dan berzakat harta tidak akan berkurang justru bertambah. Apalagi ditujukan membantu anak-anak kita melanjutkan pendidikan. Jangan sampai anak-anak cerdas di negeri ini putus pendidikan karena dana,” kata Irwan dalam sambutannya.
Orang Minang Sulit Bekerja Sama
“Saya begitu bangga menjadi Gubernur Sumbar karena berarti juga menjadi gubernur orang Minang di seluruh dunia. Di mana-mana saya selalu mendapat sambutan yang hangat sehingga seperti berada di kampung sendiri,” jelasnya.
Jepang dan Jerman Segera Berinvestasi
Padang, Padek—Kunjungan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno ke Jerman dan Jepang menjajaki kerja sama sister province untuk investasi di bidang pariwisata, pendidikan, pertanian, peternakan dan perikanan serta energi terbarukan, mulai membuahkan hasil. Tawaran kerja sama itu telah direspons pejabat kedua negara, dengan membalas kunjungan dan menandatangani sejumlah kesepakatan.
Gubernur Setuju Kualitas BUMD Ditingkatkan
“Dorongan dan saran dari fraksi agar BUMD dapat memberikan PAD secara maksimal, juga menjadi prioritas bagi pemerintah provinsi. Upaya itu dilakukan dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM), dari pengelola perusahaan milik daerah,” kata gubernur saat memberikan jawaban atas pandangan fraksi terhadap pemakaian APBD 2010, kemarin.
Gubernur Irwan tidak Raun-raun
Secara getir, Gubernur Irwan menyatakan, betapa ia terkejut dan mengucap astaghfirullah ketika ada yang bertanya kepadanya: apakah ia pergi ”raun-raun” ke AS. Ia pun pergi ke AS dengan naik kelas ekonomi—walaupun ia dapat memanfaatkan fasilitas business class (sebagaimana layak jatah sebagai gubernur)—untuk lama penerbangan 20 jam—alangkah penat dan tidak selesa. Istri Prof Irwan pun berangkat mendampingi suaminya dengan menggunakan dana pribadi.
Pembangunan Pabrik Baru PT SP Mendesak
Sedangkan Irwan Prayitno meminta PT SP menaikkan sumbangan pihak ketigas kepada Sumbar dari jumlah selama ini sebesar Rp10 per zak semen. ”Ini aspirasi daerah. Kita sudah sampaikan suratnya (ke PT SP), tapi belum ada jawaban,” kata Irwan pada acara yang dimeriahkan penampilan sanggar tari Syofiani, dan artis nasional Audy.
Bantuan PT Rajawali Dikelola Yayasan
Menurut Irwan perda tentang yayasan ini akan dibahas lagi oleh Badan Legislasi bersama pemerintah daerah. Sebab, bantuan PT Rajawali yang belum termanfaatkan tersebut telah menyumbang sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) dalam APBD Sumbar.
Jerman-Jepang Respons Kerja Sama
“Untuk biaya keberangkatan, meski diberikan fasilitas pesawat kelas bisnis, gubernur lebih memilih pesawat kelas ekonomi sehingga terjadi penghematan APBD. Sedangkan istri pak gubernur yang ikut mendampingi, menggunakan dana pribadi, bukan dana APBD. Kemudian dua orang pejabat teknis daerah lainnya yang mendampingi pak gubernur, dibiayai APBN,” jelas Suhermanto.
Gubernur tak Bisa Mendesak
Gubernur dalam nota jawabannya terhadap pemandangan umum anggota DPRD tentang pertanggungjawaban kepala daerah terhadap APBD Sumbar 2010, Selasa (5/7) juga menyebutkan prinsip-prinsip sumbangan pihak ketiga hanya bersifat sukarela, ikhlas, tidak mengikat dan tidak mencantumkan nilai nominal dalam peraturan daerah maupun peraturan gubernur.
Wow, Rumah Makan Padang Ada di New York!
PADANG, KOMPAS.com - Tak sulit menemukan Rumah Makan Padang dipenjuru Indonesia. Di Jakarta misalnya, banyak rumah makan berlabel "Masakan Padang". Hal itu juga akan dirasakan masyarakat di Amerika Serikat (AS), yang nantinya akan diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, di Kota New York.
Gubernur Sumbar Minta Kunjungan ke Amerika Tidak \'Diplintir\'
Jakarta - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno akan berkunjung ke Amerika Serikat (AS) selama sepekan untuk mempromosikan potensi investasi daerah, penjajakan peluang beasiswa bagi mahasiswa asal Sumbar di AS, serta meresmikan satu rumah makan Padang di New York. Gubernur meminta agar kunjungan tersebut tidak diplintir sebagai akal-akalan pejabat untuk bisa plesiran ke luar negeri.
Gubernur Sumbar Resmikan Rumah Makan Padang di New York
Padang - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno akan berkunjung ke Amerika Serikat (AS) selama sepekan. Ada tiga agenda penting yang akan dilakoni orang nomor satu Sumbar tersebut di negeri Paman Sam itu. Salah satunya meresmikan Rumah Makan Padang di kota New York.
GPP Ikon Pembangunan Sumatera Barat
Untuk menciptakan petani yang sejahtera tampaknya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat serius. Keseriusan ini diperlihatkan oleh perhatian dan komitmen Gubernur yang selalu mengikuti acara pelatihan, pemberian bantuan dan memberikan motivasi kepada para petani dan penyuluh lapang serta aparat instansi terkait.
Gubernur Surati Bupati, Kaji Pemekaran Nagari
Karena itu pula, Gubernur Sumbar melayangkan surat untuk seluruh bupati di Sumbar, yang meminta agar para bupati melakukan kajian dan analisa serta kesepakatan ninik mamak, alim ulama dan cerdik pandai serta tokoh masyarakat nagari yang akan dimekarkan.
Gubernur Cari Investor ke AS
Undangan ini resmi dari BKPM dengan surat nomor 529/A.3/2011 tertanggal 3 Mei 2011. Pihak BKPM meminta Gubernur mempresentasikan potensi investasi di Sumbar. Ini peluang mengenalkan daerah kita dalam bidang perindustrian, energi dan mineral, serta pariwisata,” kata Kepala BKPM Sumbar, Masrul Zain, di ruang kerjanya, kemarin (4/7).
Bavaria Siapkan Dana
Potensi inilah yang membuat Jerman sangat serius dalam mengoptimalisasi potensi geothermal karena di Jerman sendiri sumber energi Nuklir sudah dihentikan menyusul kecelakaan nuklir pasca gempa dan tsunami yang terjadi di Jepang. ”Jerman dengan seluruh negara bagiannya sudah berkomitmen untuk meninggalkan sumber energi nuklir dan beralih ke program Green Energi yang kini mewabah diseluruh kawasan Eropa. Pihak Jerman menginginkan Sumbar masuk dalam agenda Green Energi ini,” tukas Irwan Prayitno.
Penertiban Tonase Ditunda Pemprov Berlakukan Denda
Penertiban yang rencananya dilakukan dengan tilang, bongkar barang di JTO, juga ditunda. Pemprov Sumbar menerapkan denda selama seminggu, kemudian dievaluasi kembali.
Masjid tak Hanya untuk Ibadah
”Mari kita ramaikan masjid 24 jam. Tidak hanya untuk sholat lima waktu saja. Tetapi juga dengan kegiatan-kegiatan lain, seperti majelis taklim, jamaah zikir, wirid subuh, dan sebagainya. Dengan demikian suasana religius akan terbangun di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” kata Gubernur.
141 Pejabat Pemprov Dilantik
”Pejabat-pejabat yang dilantik hari ini harus memperlihatkan kinerja yang baik. Kami akan melakukan evaluasi untuk melihat kinerja. Kemungkinan setahun lagi jabatan akan diganti atau pejabat tak dapat promosi hingga dinonjobkan bisa terjadi pada siapapun,” kata Irwan dalam sambutannya.
Disnak Harus Belajar ke Sawahlunto
”Saya sangat senang. Apapun jenis usahanya, kalau dikerjakan dengan niat tulus dan dilakukan secara sungguh-sungguh akan mendatangkan hasil,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat berkunjung ke peternakan sapi PT Lembu Betina Subur (LBS) Sawahlunto, kemarin (24/6).
Masyarakat Miskin Dibantu Modal dan Perbaikan Rumah
”Kita akan optimalkan CSR masing-masing perusahaan ini untuk membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka kemiskinan,” kata Irwan pada pertemuan yang dihadiri Ketua Corporate Forum for Community Development (CFCD) Pusat Iskandar Sembiring, Ketua Umum LKKS Sumbar Nevy Irwan Prayitno dan pimpinan BUMN, BUMD dan swasta.
Gerbong Mutasi Terbesar
Irwan berpesan, para pejabat struktural bisa melakukan terobosan dalam meningkatkan kinerja anggota yang dipimpinnya. Terutama perihal laporan keuangan. Jangan sampai mendapat opini disclaimmer (buruk) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Terutama dalam laporan bantuan sosial.
64 % Situs Porno Diproduksi AS
“Satu abad sebuah perjalanan waktu yang cukup panjang, berdirinya perguruan Thawalib hingga saat ini merupakan sebuah makna semangat pendidik itu terus tumbuh dari generasi ke generasi,” ujar Gubernur Irwan Prayitno saat menghadiri peringatan Satu Abad berdirinya Perguruan Thawalib Padangpanjang, Senin (27/6).
â€Untung ada KUR, Tengkiu Pak Gubernurâ€
”Tengkiu (maksudnya terima kasih) Pak Gubernur, terima kasih Bank Nagari. Kami pedagang kecil ini terbantu benar. Yang nggak pinjam rugi. Pokoknya tak ada agunan, percayalah. Saya merasakan langsung,” girangnya.
KUR, Bukti Pemerintah Peduli Rakyat
“Silakan manfaatkan KUR memang disediakan perbankan untuk modal pengembangan UMKM. Jangan khawatir tak perlu jaminan maupun agunan untuk pinjaman Rp20 juta ke bawah yang selama ini dicemaskan. Sebab jaminan itu pemerintah yang menanggungnya,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam setiap pertemuan dengan masyarakat.
Peringatan Satu Abad Perguruan Thawalib Padang Panjang
Irwan Prayitno lebih jauh juga menyampaikan, "Perguruan Thawalib yang berbentuk pesantren ini telah menjadi banyak contoh perkembangan pesantren di Indonesia, termasuk Gontor di Jawa Timur, di mana pendirinya merupakan salah satu murid perguruan Thawalib. Kita juga telah membuat cabang pendidikan Gontor di Sumbar yang ditempatkan di Sulit Air Solok".
FASI Dorong Kemampuan Baca Al Quran
”Program pendidikan berkarakter yang kita gagasan saat ini, merupakan sebuah keinginan besar dalam mencapai dan mewujudkan pendidikan bermutu dan berkualitas. Baik, segi pengetahuan, keterampilan maupun akidah, serta kepribadian,” kata Irwan. Anak-anak berusia dini, imbuhnya, bisa membaca Al Quran merupakan program inti pendidikan dalam membuka alam dan cara berpikir anak sesuai perkembangannya.
Gubernur Irwan Prayitno Mengharapkan Penyelenggaraan FASI ke-9 Diikuti Semua Kabupaten/Kota
"Jika saat ini FASI baru diikuti dari beberapa daerah saja yang aktif. Kita mesti memberikan gairah bagi pendidikan baca Al Qur’an di setiap daerah di Sumatera Barat yang dikenal dengan ABS-SBK. Jangan filosofi ini hanya menjadi simbol semata, kita mesti membumikan secara baik dan tepat sesuai dengan perkembangan zaman dan norma-norma budaya yang perlu pula kita lestarikan", harapnya.
Keroyok Kemiskinan Sumbar
Sementara di Sumbar, saat ini sebesar 8,9 persen atau 430.024 jiwa penduduk miskin. ”Masalah kemiskinan menimbulkan dampak ikutan, seperti anak telantar, anak jalanan, lanjut usia telantar, keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni, wanita rawan sosial ekonomi, trafficking anak, narkoba, hingga pekerjaan migran yang menagalami masalah sosisal,” ujar istri gubernur Sumbar tersebut, saat Pertemuan Kemitraan LKKS Sumbar dengan Dunia Usaha di Auditorium Gubernuran Sumbar, Kamis (23/6).
Hanya Lima Persen Perusahaan yang Peduli
”Melihat kondisi masyarakat Sumbar sekarang, yang masih masih banyak memerlukan perhatian semua pihak agar kondisi Sumbar yang dicita-citakan dapat terwujud, saya berharap, sudah saatnya mulai dari sekarang seluruh komponen masyarakat Sumbar, termasuk dunia usaha dengan CSR-nya, bekerja bersama-sama secara terpadu, terencana dan terarah,” ujar Gubernur, saat menghadiri Pertemuan Kemitraan LKKS Sumbar dengan Dunia Usaha di Auditorium Gubernuran, Kamis (23/6).
Peternakan Sapi Menjanjikan
Irwan yang didampingi Kepala Dinas Peternakan Sumbar Edwardi menyarankan, agar dalam pengembangan usaha peternakan sapi menafaatkan dana kredit usaha pembibitan sapi (KUPS) dan kredit usaha rakyat (KUR) untuk pengembangan sapi, kerbau dan kambing.
Aero Sport Show Lihatlah ke Udara
Gubernur menilai MASS merupakan kegiatan positif yang perlu mendapat dukungan. Rencananya akan menjadi kalender tahunan dengan dukungan anggaran dari APBD Sumbar. “Paling tidak kita laksanakan sekali dalam setahun,” katanya menjawab wartawan usai pembukaan acara yang bakal berlangsung sampai 26 Juni 2011.
Kunker Gubernur Sumbar ke Sawahlunto
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno melakukan kunjungan kerja ke Kota Sawahlunto dalam rangka melihat perkembangan pembangunan ekonomi kerakyatan yang dilaksanakan di kota yang dikenal dengan kota wisata tambang tersebut (24/6). Dalam kunjungan ini Gubernur didampingi oleh Walikota Amran Nur dan Wawako Erizal Ridwan, Kadis Peternakan Ir. Edwardi, Kadis Perkebunan Ir. Fajaruddin, Kabiro Bina Sosial Abdul Gafar, SE, MM, Sekdako Sawahlunto Drs. Zohirin Sayuti serta beberapa kepala SKPD terkait di lingkungan Pemko Sawahlunto.
Perubahan RTRW Sumbar Disetujui
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, rakor kali ini bertemakan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan kawasan hutan dan pemberdayaan masyarakat madani. Melalui topik pengelolaan kawasan hutan ini diharapkan Sumbar yang memiliki 58,26 persen luas daratannya terdiri dari hutan. Diharapkan benar-benar dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat terutama masyarakat di sekitar wilayah hutan.
Gubernur se-Sumatera Bahas Penertiban Truk
”Kita akan kaji lagi ketentuan ini sebelum benar-benar dilakukan penindakan bagi pelanggarnya. Kita juga sudah merencanakan akan menggelar pertemuan dengan para gubernur ysng ada di Sumatera ini,” kata Irwan.
Gubernur se-Sumatera Bahas Tonase
”Tapi kami yakin, kendati masyarakat secara umum menghendaki demikian, pihak organda belum tentu ikut serta. Ada pemikiran lain dalam konteks ini. Karena itu, diharapkan pula solusi agar persoalan dilematis ini bisa menjawab persoalan,” jelas Irwan.
Ikuti atau Buat Jalan Sendiri
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memberikan dua opsi pada pengusaha. Mereka disuruh memilih untuk menuruti aturan dan kesepakatan yang telah ditetapkan bersama untuk mengurangi tonase- agar jalan tidak rusak- atau pengusaha membuat jalan sendiri. Karena, pemprov tak memiliki dana memadai untuk memperbaiki jalan setiap tahun.
Tak Ada Izin Pengelolaan Hutan Gambut dan Hutan Primer
“Kita tidak akan mengeluarkan izin untuk pengelolaan hutan gambut dan hutan primer. Ini yang disebutkan Bapak Presiden kepada seluruh gubernur di Jakarta, saat penyerahan penghargaan lingkungan hidup,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada wartawan usai menyerahkan secara simbolis berbagai penghargaan yang diterima kepala daerah, di ruangan VIP Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (8/6).
Irwan Prayitno : Sumbar Cemburu ke Jatim
“Kita cemburu juga melihat Jawa Timur saat penyerahan penghargaan di Hari Lingkungan Hidup kemarin. Sekitar 46 persen Adiwiyata ini diraih sekolah-sekolah di Jawa Timur. Nah, saya harap kedepan bermunculan sekolah-sekolah baru di Sumbar meraih Adiwiyata ini,” kata Irwan Prayitno saat penyambutan penghargaan SLHD Sumbar Terbaik Nasional tingkat Provinsi, SLHD Padang terbaik Nasional, dan Piala Adipura Solok dan Sertifikat Adipura Pariam di VIP Room Bandara Internasional Minangkabau (BIM), kemarin.
Tak Dapat Adipura, Adiwiyata Diperbanyak
”Saya iri dengan Jawa Timur. Tahun ini hampir 46 persen sekolahnya menerima penghargaan Adiwiyata. Ini prestasi yang patut kita contoh di Sumbar,” kata Irwan.
Angkat Pariwisata, Bangkitkan Ekonomi
Sementara, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, pelaksanaan TdS sangat menguntungkan Sumbar. Banyak nilai positif dalam pelaksanaan iven ini, maka masyarakat haurus terus mendukung kegiatan ini, agar tahun depan lebih sukses lagi.
“Masyarakat harus terus mendukung, karena kegiatan ini sangat mengntungkan Sumbar, terutama soal promosi dan peningkatan ekonomi masyarakat,” terangnya.
TdS 2011, Meliuk di Keindahan Ranah Minang
Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno menyatakan apresiasi yang mendalam kepada Menteri Budpar yang telah menggagas lahirnya TdS. Dia menyadari, keindahan alam Sumbar dengan keragaman budaya dan makanannya yang enak tak akan mampu dikenal publik mancanegara tanpa adanya promosi. Dari itu dia berharap kepada para peserta TdS tahun ini dapat membantu promosi bagi daerah dan ke depan kembali lagi ke Sumbar, meski tak ikut balap sepeda.
Pembukaan MASS dan Sumbar Expo Meriah
“Saya salut kepada panitia dan Lanud Padang yang telah bekerja keras untuk menyukseskan iven ini. Ini merupakan program yang sangat bagus menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Selain itu, untuk olahraga kedirgantaraan, tentu saja sangat positif. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat merespons baik program yang digagas Lanud Padang,” kata Irwan.
Kadinas Perhubungan se Sumatra Bahas Tonase
Irwan menegaskan penertiban harus cepat dilakukan untuk melindungi jalan Sumbar. “Jika jalanan kita terus dilalui truk dengan tonase berlebih, akan terus-terusan mudah rusak. Perbaikan tak mungkin terus terusan dilakukan. Cara paling efektif membatasi to nase,” katanya.
Berdampak Positif Geliatkan Pariwisata
“Festival ini merupakan sarana untuk mempromosikan potensi objek wisata yang ada di Pesisir Selatan. Sejak dilakukan 2003, festival ini menarik minat wisata yang cukup banyak. Ini sangat positif dan memiliki dampak luas untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, festival ini perlu didukung semua pihak,” kata Irwan Prayitno.
Gubernur Sentil Kegiatan BPPr dan KB Sumbar
“Tugas BPPr dan KB itu berat. Institusi ini harus mampu membuat program-program nyata, yang proaktif dan progresif, jangan hanya melaskanakan kegiatan rutin, berupa rapat-rapat, seminar yang menghadirkan pemateri atau narasumber. Kalau rapat-rapat saja tidak ada artinya, tanpa ada program nyata untuk meningkatkan partisipasi perempuan,” kata Irwan, Senin (20/6), pada Rakorda Pembangunan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Sumbar, di Padang.
PAUD Bentuk Karakter Anak
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya usai Pelantikan Forum PAUD Indonesia Sumbar dan penobatan bunda PAUD, Senin (20/6), di gubernuran Sumbar mengatakan, anak usia 0-6 tahun berada pada masa pertumbuhan emas harus mendapatkan arahan yang tepat.
Cuti Bersama Akhir Pekan ala Pejabat Sumbar
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dihubungi Haluan Kamis (2/6) di Padang mengatakan, dia juga tetap bekerja seperti biasanya. Kamis pagi (2/6), Irwan bersama istri berada di Buktitinggi melakukan penanaman bunga Dahlia di halaman Istana Bung Hatta. Direncanakan untuk jangka panjang, bunga Dahlia bakal menjadi ikon Kota Wisata Bukittinggi disamping Jam Gadang.
Irwan Prayitno (Gubernur Sumbar): Dukung Investasi Blue Bird
Kehadiran blue bird diharapkan bisa memberikan motivasi pada taksi yang ada untuk meningkatkan layanannya. Selama ini, pengusaha taksi lokal kurang memperhatikan kondisi kenyamanan penumpang. Akibatnya, peminatnya semakin berkurang. Kita berharap kehadiran blue bird bisa membawa perbaikan standar pelayanan.
Larangan Kelebihan Muatan Truk Diberlakukan 1 Juli
“Kita akan tertibkan seluruh kendaraan barang yang melintas di wilayah Sumbar mulai 1 Juli. Kita harapkan seluruh pihak yang terkait dengan aturan ini, seperti pengusaha angkutan dan pengusaha jasa angkutan dapat melaksanakannya,” ujar Irwan.
Penertiban Tonase Mulai 1 Juli
“Jika jalan terus dilalui truk dengan tonase berlebih, akan berdampak pada kerusakan. Perbaikan tak mungkin terus dilakukan. Cara paling efektif membatasi tonase,” katanya, Senin (20/6) di Padang.
Demi Harga Diri Ranah Minang
Bicara soal target, Irwan tak mau muluk-muluk. Yang penting para atlet bisa bekerja keras saat bertanding di Porwil nanti. Ia tetap meyakini para atlet mau berkerja keras demi meriah prestasi di Porwil nanti. Soalnya iven ini juga bagian dari ajang seleksi untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII Riau 2012 nanti.
Ketua PHRI Pusat: Pariwisata Sumbar Harus Jadi Industri
Gubernur mendukung adanya rencana pembentukan Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD), ini tidak akan jadi tumpang tindih dengan program pemerintah daerah. Kehadiran BPPD bisa bersinergi dengan berbagai pihak terkait dalam mendorong promosi pariwisata Sumatera Barat.Ketua Umum PHRI Pusat, Yanti Sukamdani menilai, Sumbar berpotensi mengembangkan sektor pariwisata di masa mendatang dengan dukungan keelokan alamnya.
Izza Butuh Transpalansi Ginjal
Dikatakan Irwan, dia sangat tersentuh dengan derita bocah itu. Atas nama pemerintah dan pribadi dia memberikan dukungan pada keluarga untuk tetap sabar dan tidak perlu memikirkan biaya pengobatan sang anak. Pemprov Sumbar telah menyediakan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) bagi pesien ini.
Sisa APBD 2010 Rp335 M
”Meskipun laporan hasil pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Sumbar tahun 2010 belum disampaikan, namun angka tersebut telah sesuai dengan koreksi yang disampaikan tim BPK,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat menyampaikan laporan pertanggungjawaban APBD 2010 dalam paripurna DPRD Sumbar, kemarin (16/6).
Medali Emas Dihargai Rp50 Juta
Setelah satu emas dihargai Rp50 juta, maka Irwan Prayitno juga menjanjikan bonus bagi peraih perak dengan nominal Rp25 juta dan perunggu Rp10 juta. “Nanti kita akan berupaya maksimal dengan DPRD Sumbar untuk membahas anggaran untuk bonus itu. Apalagi Bapak Leonardy juga tim penyusun anggaran,” ulasnya.
IRWAN PRAYITNO : Manajemen Rumah Sakit Harus Segera Dibenahi
“Pemprov akan mendukung sepenuhnya, bilamana rumah sakit serius melakukan pembenahan manajemen, lakukan pendekatan terhadap pegawai dan pelayanan harus cepat yang harus langsung sampai ke masyarakat,” tegas Irwan.
Gubernur Sumbar jenguk Iza, Bocah Gagal Ginjal
Kepedulian dan perhatian terhadap Iza Mualiawan (5 tahun), anak keluarga miskin penderita gagal ginjal yang kini terbaring dirawat di RS M Jamil Padang mulai berdatangan. Perhatian itu tidak hanya datang dari sejumlah dermawan di Kota Padang yang terketuk pintu hatinya terhadap Iza, tetapi juga dari orang nomor satu di rumah bagonjong Provinsi Sumatera Barat, Gubernur H Irwan Prayitno.
Sepakat Entaskan Kemiskinan
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan, seluruh jajaran pemerintah akan terus berupaya mengurangi angka kemiskinan dengan memperluas lapangan pekerjaan. ”Setiap tahun, angka kemiskinan terus berkurang. Tahun 2008, persentase kemiskinan 10,67 persen dari 2.404.472 jiwa. Di tahun 2009, berkurang menjadi 9,54 persen, dan tahun 2010 menjadi 9,50 persen,” ujar Irwan.
Keltan di Sumbar akan Diberi Bantuan Stimulan
Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengajak seluruh masyarakat, khususnya petani, agar memanfaatkan bantuan yang diberikan oleh pemerintah, baik pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat itu, semaksimal mungkin.
Pasaman-Pekanbaru Lewat Rohu Irit 150 Km
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang meninjau pembangunan jalan tersebut pada Selasa (14/6) kemarin mengatakan, pembangunan jalan pintas ini akan menghemat jarak perjalanan menuju Pekanbaru Riau sepanjang 150 kilometer, atau menghemat waktu sekitar tiga jam dari Pasaman menuju Pekanbaru.
Jarak Pasaman-Riau Diperpendek 275 Km
“Ditargetkan rampung pada awal 2012. Kita pun akan membicarakan pengerjaan jalan di Riau, agar terjadi hubungan timbal-balik. Jangan sampai hanya kita saja yang membuat jalan,” ujar Irwan.
Untuk Pertama Kali Gubernur Sumbar Kunjungi Jorong Rumbai Nagari Muara Tais Kecamatan Mapat Tunggul Pasaman
"Kita berharap dengan lancarnya jalan di lokasi ini akan dapat membantu masyarakat kita untuk akses mengirim hasil perikanan dan pertanian yang dijual di daerah Riau. Dan tentu ini sungguh membantu masyarakat dalam memajukan kesejahteraan hidup mereka. Jika pembangunan aspal jalan ini terealisasi dengan baik oleh kita dan pemprov Riau akan mampu menghemat jarak tempuh dari daerah Pasaman akses ke Riau bisa dihemat hingga 150 Km,dimana jika melewati jalur biasa (Bukitinggi - Limapuluh Kota - Pekanbaru) terlalu jauh dan memakan cost yang besar pula " ujar Gubernur Irwan Prayitno yang didampingi Bupati Pasaman, kepada wartawan usai meninjau lokasi tersebut, Selasa (14/06).
Gubernur Irwan Prayitno Canangkan Program GPP Di Kabupaten Pasaman
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, "Lelaki dalam sebuah keluarga mesti bertanggung jawab atas kehidupan di Rumah Tangga, bukan sebaliknya diperankan oleh seorang istri. Namun istri tentu dapat membantu suami dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari bukan berarti sang suami lepas tangan".
Alih Fungsi Hutan untuk Perumahan
PASAMAN, HALUAN — Alih fungsi hutan di Sumatera Barat akan lebih banyak dimanfaatkan untuk kawasan perumahan. Dasar hukumnya akan dikeluarkan dengan Surat Keputusan Menteri Kehutanan. “Kabupaten dan kota lebih banyak mengusulkan itu (kawasan perumahan red),” kata Irwan Prayitno Gubernur Sumatera Barat dalam Rapat Koordinasi (Rakor) gubernur dengan bupati dan walikota se-Sumbar di Lubuk Sikaping, Pasaman, Senin (13/6).
Revisi RTRW Hutan Sumbar Belum Diteken
Menurut Gubernur Irwan Prayitno, meski SK tersebut tidak jadi diberikan, proses perubahan fungsi hutan tersebut tetap direalisasikan. Ia mengatakan, prosesnya sudah mencapai 90 persen. Dengan demikian, jumlah lahan yang disebutkan Menteri Kehutan tersebut tetap akan diubah fungsinya.
Menteri Kehutanan RI Buka Rakor Pemprov dengan Bupati Walikota se–Sumatera Barat
Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya juga menyampaikan, "Rakor Pemprov kali ini telah mengambil tema “Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Pengelolaan Kawasan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat Madani“. Melalui topik pengelolaan kawasan Hutan, kita berharap provinsi Sumatera Barat yang 58,26 % luasan daratannya adalah kawasan hutan, benar-benar dapat dimanfaatkan segala potensi kehutanan yang ada untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya masyarakat di dalam wilayah hutan maupun masyarakat disekitar hutan".
Sumbar Siap jadi Tuan Rumah
Padang, Padek—Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan kesediaan dan dukungannya Sumbar mencalonkan diri menjadi tuan rumah pada Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke-XIV.
Zargari tak Tertandingi
Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno sangat berterimakasih atas penyelenggaraan TdS. Dia berharap kab/kota ke depan dapat memberikan yang terbaik. Soal rute ini, gubernur pada pembukaan TdS 6 Juni lalu juga menyebutkan, antusiasme daerah menyambut TdS. Pesisir Selatan bahkan telah mengusulkan sejak dimulainya TdS tiga tahun lalu.
Jutaan Keluarga Tunawisma
“Kita akan menggandeng pihak lain dalam membantu perencanaan tersebut,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ketika menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VII Real Estate Indonesia (REI) Sumbar, di Hotel Pangeran Beach, kemarin (10/6).
Rute TdS akan Diperpanjang
“Sangat memungkinkan untuk menambah jarak Tour de Singkarak tahun depan sehingga bisa melewati seluruh 18 kota dan kabupaten di Sumbar. Ini hanya masalah teknis,” kata Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno usai membuka Tour de Singkarak 2011 di Taman Budaya Padang, Senin.
ROEMAH BOEDJAJA FADLI ZON DESTINASI BARU WISATA
”Roemah Boedjaja Fadli Zon menambah lengkapnya wisata Sumbar. Keberadaan Rumah Puisi Taufiq Ismail yang kemudian disempurnakan dengan diresmikannya Roemah Boedjaja Fadli Zon di areal yang sama, merupakan bantuan konkret dalam bentuk partisipasi masyarakat dalam membangun daerah. Ini jelas sangat berarti bagi pengembangan Sumbar ke depan,” ujar Irwan saat memberikan sambutan pada peresmian rumah budaya itu. Sabtu (4/6).
Gubernur: Rumah Budaya Ikon Baru Sumbar
Ketika pertama berkunjung dalam rangka peresmian Rumah Budaya dan Rumah Puisi itu Sabtu (4/6), Irwan mengaku tak mengira jika di kawasan alam nan indah itu tegak berdiri beberapa gedung megah yang menyimpan benda-benda udaya alam Minangkabau. Di sisi Rumah Puisi Taufiq Ismail dan Rumah Budaya Fadli Zon itu lengkap pula dengan cottage untuk penginapan yang dilatarbelakangi pemandangan indah alami, diapit Gunung Singgalang dan Merapi di atas bentangan Bukit Barisan.
Lapangan Merdeka Kota Solok Dibanjiri Ternak
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dihadapan bupati/walikota, Menteri Pertanian dan masyarakat saat pembukaan Jumat (3/6) mengatakan, Livestock Expo dalam rangka bulan bhakti peternakan memiliki arti yang sangat besar karena pada kegiatan itu mampu mempertemukan antara stakeholder, antara pedagang dan petani peternak, antara petani peternak dan investor.
Gubernur Silaturahmi dengan PKDP Kalbar
Dalam rangka menghadiri acara puncak Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-8 dan Hari Kesatuan gerak PKK ke-39 di Pontianak, Kalimantan Barat, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyempatkan diri bersilaturahmi dengan masyarakat Minang di sana
Gubernur Dukung Blue Bird Masuk Sumbar
“Kalau memang bisa semakin memperlancar transportasi di Sumbar, memudahkan masyarakat,” ujar Irwan, Jumat (3/6) di Padang.
Sumbar Tolak RUU Tanah
”Kami juga telah menjelaskan secara detail mengenai keberadaan tanah ulayat di Sumbar serta peraturan daerah tentang tanah ulayat tersebut. Bahwa, RUU itu harus sesuai dan mengakomodir Perda Tanah Ulayat. Namun, keputusan akhirnya tetap kewenangan DPR,” kata Gubernur pada demonstran.
Gubernur Sumbar Dilarang Anggota Dewan Teken Petisi
Gubernur juga mengatakan, Perda Tanah Ulayat merupakan aspirasi yang harus dipertahankan. Boleh saja pembangunan berjalan, namun jangan menghilangkan hak-hak ulayat masyarakat Minang.
Gubernur Diberi Kliping Singgalang
Menurut anggota DPRD dari Fraksi Perjuangan Reformasi, Bachtul, foto itu sengaja diserahkan ke gubernur sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan gubernur dalam memberlakukan pembatasan muatan berlebih dari angkutan truk.
Marmis, Peraih Kalpataru Termuda dari Sumbar
Pemerintah provinsi bersama tujuh kabupaten/kota meraih penghargaan terkait hari lingkungan hidup tahun 2011. Jenis penghargaan adalah Adiwiyata, Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD), Adipura dan Kalpataru.
Sumbar Raih Adipura dan Kalpataru
PADANG, HALUAN — Gubernur Sumbar ikut hadir bersama beberapa gubernur provinsi lain menerima penghargaan bergengsi di bidang lingkungan hidup di Istana Negara kemarin, Selasa (7/6). Sumbar mendapatkan penghargaan Terbaik 1 Penyusunan Buku dan Analisis Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD) Provinsi.
Gubernur Sambut Penerima Penghargaan Lingkungan Hidup 2011
Irwan juga menyampaikan, "Kita juga patut bangga terhadap penerima Kalpataru Kategori Perintis Lingkungan Maramis Asid dari Pasaman Barat serta beberapa piala Adiwiyata kepada sekolah-sekolah di Kota Padang dan Padang Pariaman. Kita juga patut berbangga satu-satu MTsn yang mendapat Piala Adiwiyata barulah MTsn Model Gunung Panggilun Padang".
Gubernur Irwan Prayitno Terima Penghargaan Lingkungan dari Presiden RI
Gubernur Irwan Prayitno dan beberapa Bupati dan Walikota di Sumatera Barat pada hari Selasa, siang, jam 11.00 Wib (7/6) di Istana Negara Jakarta, menerima penghargaan lingkungan dari Presiden Republik Indonesia dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Se Dunia. Hadir dalam kesempatan tersebut Ibu Ani Bambang Yudho Yuno dan para Menteri-Menteri Kabinet Indonesia Bersatu, Duta Besar dan beberapa undangan.
Gubernur Irwan Prayitno Pimpin LPTQ Sumbar
Semoga saja program ‘maghrib mengaji’ yang dicanangkan Menteri Agama, Suryadharma Ali benar-benar berdampak positif di daerah ini. Sekaligus dengan program ‘maghrib mengaji’ itu bisa langsung diterjemahkan agar pesawat TV anda, antara Maghrib- Isya dimatikan. Masing-masing fokus mendalami ayat suci. Serta anak-anak dan remaja serius mendalami kitab suci. Bisa juga dibarengi belajar sebagai mengulang pelatihan yang ditugaskan guru sebagai pekerjaan rumah (PR) bagi pelajar.
11 Dubes Hadiri Pesona Budaya Padang Panjang
Dikatakan Irwan, karya seni budaya Minang sudah terkenal di mata dunia. Dia mengharapkan melalui kegiatan seni budaya minang akan lebih dikenal, dipahami, serta dicintai seluruh lapisan masyarakat, baik domestik maupun mancanegara. ”Melalui pagelaran ini diharapkan masyarakat Sumbar akan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai budaya yang kita miliki,” harap Irwan.
Pendidikan Berkarakter Terkendala Anggaran
“Awalnya kita sudah mengusulkan Rp28 miliar karena kita menilai pendidikan berkarater ini sangat penting. Satu sekolah akan mendapatkan jatah dana Rp1,5 miliar. Namun usulan itu ditolak DPRD dan hanya dikabulkan Rp55 juta saja,” kata Irwan, kamis (19/5).
Realisasi KUR di Sumbar Mencapai Rp1,215 Triliun
Dia menjelaskan, melihat grafik perkembangan realisasi KUR di Sumbar, secara umum mengalami kenaikan. Apalagi Pemprov Sumbar di bawah kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim, sangat konsisten dengan program pro rakyat.
Sumbar Terbaik Nasional
Padang, Padek—Sumbar menjadi terbaik nasional dalam penyusunan buku status lingkungan hidup daerah (SLHD) untuk tingkat provinsi. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, hari ini akan menerima penghargaan itu di Istana Negara dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Menteri Budpar Jero Warcik Resmikan Pembukaan Tour de Singkarak 2011 Secara Meriah
Menteri Budpar juga menambahkan, "Untuk tahun depan kita akan lebih tingkatkan penyelenggaraan Tour de Singkarak ini, karena ada kemungkinan untuk kelima kalinya tahun 2013 Presiden SBY sangat berkeinginan besar akan datang membuka dan menyaksikan event ini secara langsung di Sumatera Barat. Untuk itu kita berharap penyelenggaraan ini terus terlaksana secara baik dan sukses, karena ini perlu sebagai media promosi yang hebat"
Gubernur Sumbar Mulai Terapkan Konsep "Full Day School"
Menurut dia, tambahan jam waktu belajar itu diisi dengan pengajaran pengetahuan tentang kepribadian, agama, sosial budaya, dan penambahan wawasan nasionalisme (kebangsaan).
TdS Kalahkah Iven Malaysia
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, pemda Sumbar all out (totalitas) mempersiapkan TdS, terutama pemkab dan pemko yang dilalui pebalap. Gubernur berharap iven ini bisa menunjang pariwisata Sumbar dengan moto ”Menuju Sumbar menjadi Tujuan Wisata Dunia”.
Jamuan Makan Malam Gubernur Irwan Prayitno Bersama Para Peserta Tour de Singkarak 2011
"Tahun ini kita melihat perkembangan jumlah wilayah yang dilalui hingga 12 daerah kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Tentunya ini akan menjadi event yang bergengsi tinggi sekaligus mengembangkan potensi pariwisata yang ada di seluruh daerah ini. Kita berharap event ini akan mampu memberikan gairah, motivasi yang hebat dalam memajukan pertumbuhan ekonomi masyarakat kita serta keinginan kuat kita meningkatkan pembangunan Sumatera Barat di segala bidang dan sektor".
Mentan Dukung Satu Petani Satu Sapi
Dalam kesempatan itu, Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, pelaksanaan Livestock Expo 2011 ini ajang informasi, promosi dan bersinergi memajukan industri peternakan di Sumbar. Program pemerintah seperti kredit usaha rakyat (KUR), kredit usaha peternakan sapi (KUPS) dan kredit lainnya, harus bisa dimanfaatkan maksimal oleh peternak Sumbar.
Menteri Pertanian Suswono Resmikan Livestock Expo Sumbar 2011 di Solok
Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut menyampaikan, "pelaksanaan Livestock Expo 2011 ini merupakan ajang informasi, ajang pameran promosi utnuk saling bersinergi dalam memajukan industri perkembangan peternakan di daerah ini. Banyak program yang dilakukan pemerintah bersama pihak perbankan , seperti, KUR, KUPS dan lain-lain yang tentu dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dalam meningkatkan produtifitas sehari-hari dalam berusaha".
Gubernur Bisa mati Berdiri
Bahkan Dirjen Anggaran Kemenkeu malah meminta agar Pemprov Sumbar membangunnya melalui APBD. “Dirjen Anggaran bilang pakai APBD saja, lalu saya jawab sama saja dengan mati berdiri. Mana ada dana provinsi untuk membangun itu. Sama sekali tidak ada,” tegas mantan Ketua Komisi X DPR itu.
Sikatuntuang Payakumbuh Meriahkan Launching TdS
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, yang ikut memberi sambutan, mengemukakan, dirinya banyak mendapat pujian dari wisatawan mancanegara, bahwa alam Sumatera Barat, juga terbaik di dunia. ”Hanya saja, masyarakat Minang, masih pelit senyum kepada setiap tamu yang datang ke daerah ini. Ke depan hal serupa itu harus diperbaiki secara bersama-sama,” ungkap Gubernur Irwan Prayitno.
Tari Sikatuntuang Tandai Perhelatan TdS
Gubernur Irwan Prayitno, yang ikut memberi sambutan, mengemukakan, dirinya banyak mendapat pujian dari wisatawan mancanegara, bahwa alam Sumatera Barat, juga terbaik di dunia. Menurutnya, budaya berpakaian perempuan Minang memakai kerudung, sangat diminati oleh wisatawan mancanegara.
Irwan : Masyarakat Cenderung Abai
“Pendidikan berkarakter yang kini kita canangkan, sejalan dengan misi peringatan hari kebangkitan nasional ini. Kita berharap ke depan semua sekolah mulai menerapkan pendidikan berkarater di masing-masing sekolah,” ungkap Irwan Prayitno dalam sambutannya pada upacara peringatan Harkitnas dilapangan upacara gubernuran, kemarin. Upacara tersebut dihadiri ratusan pelajar dan pejabat daerah di lingkungan Pemrpov Sumbar.
Dewan Pendidikan Diminta Beri Masukan
Irwan menilai, dengan adanya dewan pendidikan nantinya akan ada lembaga yang memberikan arahan, analisis dan rekomendasi pendidikan untuk kemajuan pendidikan Sumbar yang berasal dari para ahli yang memang paling mengerti tentang pendidikan. “Melalui dewan pendidikan pula nantinya rekomendasi dan keluhan masyarakat terkait pendidikan dapat disalurkan,” ujarnya.
Potensi Inflasi Sumbar Masih Tinggi
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada wartawan usai pertemuan mengatakan, kelompok bahan makanan yang menjadi penyumbang utama inflasi di Kota Padang didominasi komoditas beras dan cabe merah. Permintaan terhadap bahan makanan ini cukup tinggi, terutama cabe yang kadangkala tidak diiringi dengan peningkatan produksi.
Realisasi Pajak Rendah
Hal senada diungkapkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno. Irwan berharap seluruh kabupaten kota dapat mengintensifkan realisasi pajak. Intensifikasi pajak ini dinilai Irwan penting karena setiap tahunnya ketergantungan provinsi Sumbar mencakup kabupaten kota masih sangat tergantung dengan dana dari pusat. “Dikarenakan dana dari pusat berkaitan dengan realisasi pajak dari provinsi. Menjadi penting kita untuk mengintensifkan pajak,” ujar Irwan.
Gubernur Minta Atlet Serius
Orang nomor satu di Sumbar itu meminta atlet mengoptimalkan sisa waktu dengan latihan lebih keras lagi. Sementara, para pelatih juga diingatkan untuk serius melakukan pembinaan terhadap anak didiknya.
Gubernur Minta Desak Menkeu
”Saya mau konkret, mohon kiranya kalau tidak ada keberatan, kekuatan kita di parlemen ini memanggil Menteri Keuangan untuk mengatakan jangan kira Sumbar itu sudah selesai dari penanganan gempa bumi. Masih ada sekitar 50 ribu rumah masyarakat dan 19 gedung pemda yang masih rata dengan tanah dan pegawai kita semuanya berserakan,” kata Irwan Prayitno dalam acara pertemuan reguler Gubernur Sumbar dengan Kaukus Sakato, Parlemen Indonesia, di ruang rapat Pimpinan DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (20/5).
Gubernur Janjikan Pra-UN
Agar tidak terulang tahun depan, Irwan menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sumbar melaksanakan ujian pra-UN sebelum memasuki UN. “Tahun ini tidak ada pra-UN. Oleh sebab itu, tahun mendatang ujian pra-UN harus ada. Dinas Pendidikan diharapkan bisa mengajukan anggaran untuk ujian tersebut kepada DPRD Sumbar,” jelas Irwan, di sela-sela Workshop Pendidikan Berkarakter di Gubernuran Sumbar, Kamis (19/5).
Dana Hibah Menganggur
“Nah masih ada dua pendapat. Jadi kami belum bisa memutuskannya. Tapi uang tersebut sudah aman. Sesuai amanat KPK, uang tersebut telah didepositokan di Bank Nagari,” ujar Irwan usai melakukan pengukuhan Dewan Pendidikan Sumbar di Gubernuran Sumbar, Kamis (19/5),.
Pra UN Kembali Diadakan
“Berdebat soal pendidikan memang sudah dari dulunya terjadi, baik soal ujian akhirnya maupun soal penetapan kurikulumnya, nyaris selalu berubah. Namun kita harapkan, Dewan Pendidkan Sumbar dapat melahirkan keputusan yang benar-benar tepat dan tidak membuat bingung,” terang Irwan.
Gubernur Tantang Kaukus Sakato Panggil Menkeu
“Saya mau kongkret, mohon kiranya kalau tidak ada yang keberatan, kekuatan kita di parlemen ini memanggil Menteri Keuangan untuk mengatakan jangan kira Sumbar itu sudah selesai dari penanganan gempa bumi. Masih ada sekitar 50 ribu rumah masyarakat dan 19 gedung pemerintah daerah yang masih rata dengan tanah dan pegawai kita semuanya berserakan,” kata dia.
Orang Minang Sulit Senyum
”Saya sering mengamati di banyak tempat, di hotel-hotel dan restoran. Sudah semakin jarang orang orang Minang yang memberikan senyum untuk kepentingan pelayanan,” terang Irwan saat memberikan sambutan pada launching lomba balap sepeda internasional, Tour de Singkarak 2011 oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, di Balairung Soesilo Soedarman, Kemenbudpar, Jakarta, Jumat (20/5) malam.
Gubernur Datang, Bupati Berhalangan
“Nde, baa ndak tibo pak Alis (Bupati Alis Marajo,red) ko ha. Sangko hati wak lai ka datang baliau. Gubernur sajo, jauah-jauah lai datang ha (kenapa Pak Alis tidak datang? Kita sangka beliau datang. Gubernur saja, jauh-jauh datang),” ujar sejumlah warga Batu Balang, kepada Singgalang selepas menyambut kedatangan Irwan Pritno di Masjid Jami’ Batu Balang.
Sumbar Targetkan 12 Investasi
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno didampingi Kepala BKPM Sumbar Masrul Zen kepada Haluan Rabu (18/5), usai menerima rombongan Dubes Australia mengatakan, peluang investasi di Sumbar itu sudah banyak ditawarkan kepada para investor, baik investasi di bidang panas bumi (geothermal), sektor pertambangan maupun pariwisata.
Australia Lirik Potensi Geothermal
Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan potensi Geothermal di Sumbar cukup besar karena kondisi geografis yang diserttai bebukitan dan sungai. Saat ini katanya ada 17 lokasi yang bisa dikembangkan untuk menghasilkan panas bumi. Dari lokasi-lokasi tersebut potensi panas bumi yang bisa dihasilkan bisa mencapai ribuan mega watt.
Gubernur Bantah UN Mundur
“Siapa bilang rangking kita mundur. Sampai sekarang hasilnya belum keluar. Jadi, saya tidak mau berkomentar panjang lebar soal UN ini,” ungkap Irwan usai melepas Duta Besar Australia dari Gubernuran, Rabu (18/5).
Pembatasan Tonase, Demi Rakyat
”Banyak yang berharap demikian, setiap anggota dewan turun ke lapangan. Kepada pemprov juga berharap demikian. Alhasil, jalan rusak itu diperbaiki melalui dana APBD maupun APBN. Praktis, dana yang disedot untuk perbaikan jalan ini besar. Harusnya bisa dimanfaatkan ke sektor perekonomian lain, terpaksa didrop ke jalan,” papar Bachtul.
Penertiban Tonase Pengaruhi Tarif Angkut
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, keinginan untuk melakukan penertiban, karena dirinya semenjak dilantik 15 Agustus 2010 bersama Wakil Gubernur Muslim Kasim sering mendapatkan laporan terkait maraknya kecelakaan dan ketidaknyamanan pengguna jalan raya.
Pikirkan Pembangunan Ranah Minang
Azwir juga memuji sikap Gubernur Irwan Prayitno yang dinilainya sangat terbuka terhadap saran dan masukan dari berbagai pihak. “Barangkali karena beliau gubernur dari partai politik dan mantan anggota DPR serta besar di rantau hingga membuat Irwan Prayitno lebih terbuka terhadap berbagai gagasan pembaharuan,” katanya.
Dicari Sebab Kenapa UN Sumbar Jeblok
“Kita akan evaluasi dimana letak kesalahan dan kekurangan kita, sehingga hasilnya demikian,” kata Gubernur menjawab wartawan akhir pekan lalu.
Gubernur Lantik Dewan Pendidikan Sumbar Periode 2011-2015
Selain masalah UN disebutkan manatan anggota DPR RI ini, tugas yang juga menunggu dewan pendidikan ini adalah, membahsa dan menganalisa masalah pendidikan berkarakter. “Selain masalah UN untuk pendidikan yang kita galakan saaat ini adalah penerapan pendidikan berkarakter di Negeri Minang ini. Karena itu untuk penerapan pendidikan berkarakter ini kita juga menggantungkan harapan pada dewan pendidikan untuk mengkaji dan menganalisa masalah pendidikan berkarakter ini agar bisa sukses,” terangnya.
Gubernur Bantah Hasil UN Sumbar Nomor 6 Terburuk
Mantan anggota DPR RI ini bahkan mengatakan tidak mungkin Sumbar mendapatkan peringkat ke 28 atau peringkat ke 6 terburuk. “Karena saya lihat tahun ini Sumbar semakin baik. Tapi untuk lebih jelasanya sebaiknya dilihat saja hasil pengumuman ini secara resmi,” tegasnya.
Gubernur: Susah Cari Orang Radikal di Sumbar
“Susah mencari orang yang radikal di Sumbar,” ujar Irwan Prayitno, Kamis, 19 Mei 2011. “Ini bukan kata saya, tapi Polda yang melakukan penilaian dibanding sejumlah daerah di Indonesia.”
Irwan Prayitno : Hasil UN Belum Final
“Saya belum bisa mengomentari hasil Ujian Nasional (UN) yang dirilis sejumlah media itu. Sebab hingga kini proses input nilai siswa masih berlangsung. Kita tunggu lah dalam sepekan ini,” kata Irwan Prayitno usai menerima kunjungan Duta Besar Australia Greg Moriarty, Rabu (18/5), di gubernuran Sumbar.
Mendiknas Perintahkan Verifikasi Ulang
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno masih enggan mengomentari anjloknya hasil UN tingkat SMA/MA 2011. Tercatat 1.248 siswa dinyatakan gagal UN. ”Yang keluar itu belum hasil final, karena masih banyak hasil UN itu yang perlu di-input , yang masih nol nilainya, yang salah input dan salah entry. Intinya, kita menunggu dulu beberapa hari. Mungkin dalam minggu ini sudah bisa keluar. Jadi, saya belum bisa berkomentar,” tegasnya.
Gelar Seminar Internasional Bahasa Arab
Gubernur mengharapkan kecintaan terhadap bahasa Arab semakin tumbuh di tengah masyarakat. ”Diharapkan ditemukan metode-metode baru untuk menanamkan kecintaan kepada bahasa Arab sekaligus aplikatif dalam pembelajaran, sehingga tidak menjemukan dan ditakuti siswa,” tambah gubernur.
Widodo Optimistis SP Bisa Raih 49 Angka
”Keberhasilan Semen Padang bersaing di dunia sepakbola nasional tidak hanya mengharumkan nama PT SP, tapi juga nama Sumbar. Malahan nama gubernurnya juga akan terangkat. Makanya, kami dari pemerintah sangat mengharapkan para pemain Semen Padang menjaga konsistensi permainan dan latihan dengan keras. Soalnya tanpa latihan mustahil prestasi bisa diraih,” terangnya.
Telah Membanggakan Sumbar
“Saya bangga. Sejarah telah terukir skuad SP U-21. di mata masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Minangkabau nama Semen Padang saemakin melekat di dalam hatinya. Semen Padang terkenal maka gubernur pun juga ikut terkenal karena tim itu berada di Sumbar dengan sendirinya gubernur pun menjadi terkenal,” papar Irwan Prayitno.
Kalla: RI Termasuk yang Terbaik
Di tempat yang sama, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, program PMI ini merupakan langkah konkret dalam mitigasi bencana.
“Karena Sumbar ‘supermarketnya’ bencana, kegiatan PMI akan selalu dibutuhkan, dan sepertinya tidak akan ada putus-putusnya,” pungkas Irwan. (cp)
Tim SP Banggakan Sumbar
“Kita bangga pada pemain, pelatih, dan semua pihak manajemen yang telah mengharumkan nama Sumbar di tingkat nasional,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada syukuran prestasi yang diraih PS Semen Padang, di Wisma Indarung, tadi malam (13/5).
Hasil UN Sumbar Buruk, Pemerintah Akan Evaluasi
"Pelajaran dan pokok bahasan apa saja yang nilainya rendah akan kita evaluasi, untuk kemudian kita buat program untuk mengatasinya ke depannya,"ujar Irwan pada wartawan usai membuka acara Musyawarah Kerja Daerah Ikatan dokter Indonesia di Pangeran Beach Hotel, Sabtu lalu (14/5).
Penting Kemampuan Berbahasa Arab
”Minimal bisa mengerti bahasa Arab atau pasif, sehingga bisa meresapi bacaan dalam shalatnya,” kata Irwan saat menjadi keynote speaker dalam seminar internasional berajuk ”Bahasa Arab berskala internasional” di Perguruan Islam Ar-Risalah, Airdingin, Kototangah Padang, kemarin (14/5). Seminar sendiri merupakan rangkaian milad ke-7 Perguruan Islam Ar-Risalah.
Pendidikan Akhlak Mutlak Dikembangkan
”Sebenarnya ini jugalah mendasari lahirnya Adzkia 23 tahun lalu. Alhamdulillah, sekarang Adzkia terus berkembangan. Tentu harapan kita semua ini bisa juga jadi contoh bagi sekolah lainnya,” kata Irwan yang juga Pembina dan Pendiri Yayasan Pendidikan Adzkia.
Peran Dokter dalam Pembangunan
Sementara Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengatakan dokter adalah profesi yang paling dekat dengan masyarakat. ”Peran dokter dalam membantu masyarakat sangat besar, namun di Sumbar masih kekurangan dokter. Padahal sudah banyak fakultas kedokteran yang dibuka,” ujarnya. Dia mengharapkan IDI bisa menghimbau anggotanya agar tidak menumpuk di kota saja, tapi terpencar sampai ke pelosok. Selain itu, gubernur mengimbau agar dalam bekerja para dokter tetap menjaga kode etik.
Segera Datang Satu Helikopter
“Pemprov sangat berterimakasih dengan keberadaan PMI. Jika tak ada heli dari PMI waktu tsunami Mentawai, tentu akses ke tempat itu menjadi sangat susah,” kata Irwan.
Gubernur Sumbar Kritisi RUU Pengadaan Tanah
"Paling tidak hingga saat ini masyarakat di kedua wilayah masih sangat kondusif karena pemerintah daerah lebih mengutamakan dialog dengan masyarakat setempat ketimbang menggunakan pihak ketiga. Kalau lahan sudah dibebaskan, investor akan segera masuk untuk membangun sejumlah infrastruktur dan membuka lahan perkebunan di Sumbar," tukas Irwan Prayitno.
Jangan Tolak Pasien Miskin
”Bila masih ditemukan rumah sakit yang menolak pasien, saya segera membuat surat edaran yang berisi, bila ada yang sakit, harap segera telepon gubernur,” kata Irwan dalam seminar sehari di bidang kesehatan yang bertemakan ’Kepemimpinan Strategik dan Berpikir Sisitematis di Era Otonomi Daerah’.
Pusat dan Daerah Belum Realisasikan Badan Pengawas
”Perbaikan layanan rumah sakit tidak sekadar menyenangkan pasien, tapi juga membantu ekonomi daerah. Karena akan banyak pasien dari luar daerah yang akan pergi berobat jika kualitas rumah sakitnya bagus. Seperti RS Jantung sangat potensial untuk dikembangkan di Sumbar,” kata Irwan Prayitno usai menjadi keynote speaker. Terkait badan pengawas, provinsi bakal menunggu pembentukan badan pengawas di tingkat pusat terlebih dahulu.
Mutasi di Pemprov Berlanjut
“Saya dan Pak Muslim sepakat menganut prinsip tidak akan menonjobkan pejabat. Namun jangan salahkan saya atau Pak Muslim Kasim kalau terpaksa melakukannya. Ini adalah kesalahan yang bersangkutan, melakukan perbuatan melanggar hukum dan pelanggaran etika berat,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai melantik dan mengambil sumpah jabatan tiga pejabat eselon II, Rabu (20/4) kemarin.
Sumbar Butuh Mekanisasi
Selain itu, Azwir juga memuji sikap Gubernur Irwan Prayitno dinilainya sangat terbuka terhadap saran dan masukan dari berbagai pihak. ”Barangkali karena beliau gubernur dari partai politik dan mantan anggota DPR serta besar di rantau, hingga membuat Irwan Prayitno lebih terbuka terhadap berbagai gagasan pembaruan,” tegas Azwir.
Ekonomi Petani Prihatin
”Ini menyebabkan jam kerja petani rendah, sehingga berdampak signifikan terhadap pendapatan petani dan mempengaruhi produktivitas sektor pertanian secara menyeluruh,” kata Gubernur kepada wartawan.
Ironi Negeri Agraris
Gubernur Sumbar, yang juga hadir dalam acara tersebut, tidak memiliki waktu banyak untuk menanggapi pertanyaan dan usulan dari floor dan pembicara. Dia hanya menjawab, akan menampung setiap masukan dari dialog ini. “Untuk tenaga penyuluhan, kita sedang menunggu keppres. Pengolahan dan pemasaran akan menjadi perhatian kami,” tukasnya.
Kemasan Titik Lemah Produk
Sumbar Food and Craft Fair IV 2011, diikuti seluruh kota dan kabupaten di Sumbar dengan menampilkan jenis makanan khas daerahnya masing-masing dan pada hari pertama Sumbar Food and Craft Fair ini tercatat makanan khas katupek gulai paku (lontong dengan sayur pakis, red) asal Kota Pariaman yang paling laris karena sudah habis terjual sebelum pameran dibuka secara resmi oleh Gubernur Irwan Prayitno. ”Banyak yang jenis makanan yang disajikan di sini, tapi katupek gulai paku yang paling laku,” kata Irwan.
KA Padang-Solok Mendesak
“Setelah melalui berbagai kajian, akhirnya yang dirasa paling cocok untuk transportasi Padang-Solok adalah membuat jalur kereta api Padang-Solok. Kita akan tembus bukit dan membuat terowongan beberapa kilometer,” ujar Irwan saat pelantikan pengurus Kadin Sumbar di Hotel Pangeran, Senin malam (9/5).
Gubernur dan Wagub Mengaku Dapat Pertanyaan Berubi-tubi
”Banyak pertanyaan yang disampaikan kepada kami. Namun semuanya ini sudah dipertimbangkan dengan matang. Tidak ada unsur orang dekat atau like and dislike, tetapi memang sesuai kemampuannya. Soal UN, semua sudah ada sistemnya dan pelaksananya adalah Pemko/Pemkab,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya usai melantik pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Sumbar Rabu (20/4), di auditorium Gubernuran Sumbar.
Semangka Itu Pas Dibelah Dua
“Yang tidak beretika, tidak bermoral dan kinerja tidak memuaskan, akan dinonjobkan. Yang berkinerja baik dan mampu menerjemahkan kebijakan kepala daerah sesuai dengan RPJM, serta mau bekerjasama dengan kami, tetap dipakai,” ujar Irwan.
Kemasan jadi Titik Lemah Produk Daerah
Irwan mencontohkan industri makanan ringan produksi Sumbar yang masih terbatas pada pangsa pasar tradisional dan belum mampu masuk pasar-pasar modern atau pasar internasional. "Mengapa belum bisa menembus pasar modern?, karena kemasannya belum begitu baik, kualitas yang belum homogen dengan standar tertentu dan jenis produk yang kurang bervariasi serta kemampuan produksi yang terbatas. Sumbar Food and Craft Fair IV yang akan berakhir Kamis (14/5) mendatang, merupakan salah proses untuk penyempurnaan berbagai produk asal Sumbar," katanya.
Gubernur Canangkan "Bukittinggi The City of Dahlia"
"Kita melihat Bukittinggi sangat pas sekali menjadi tempat perkembangbiakan Dahlia, selain iklim dan cuacanya yang pas juga sangat potensial sebagai daya tarik wisata ke daerah ini. Dari sini nantinya kita juga menginginkan Bukittinggi menjadi sentral bunga Dahlia di Sumatera Barat. Sehingga mampu juga berperan sebagai salah satu sumber perekomian bagi masyarakatnya,"ungkap Gubernur Sumbar itu usai melakukan penanaman Dahlia di Taman Istana Bung Hatta.
Walikota Terima Anugerah Adikarya Bhakti Praja
"Pataka dan anugerah tersebut merupakan bukti dari seriusnya Kota Padang membina dan mengembangkan kelurahan yang ada. Dan hasilnya seperti yang terlihat saat ini," kata Irwan.
Serapan APBD tak Capai Target
“Dari evaluasi pertiga bulan tadi memang sudah dikoreksi, yang hasilnya belum memenuhi harapan kami dari sisi persentase serapan. Kalau tiga bulan itu, seharusnya sudah terealisasi 30 persen,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada wartawan, usai rapat koordinasi (Rakor) dengan SKPD di lingkup Pemprov Sumbar, Jumat (6/4). Rakor juga diikuti Wagub Sumbar, Muslim Kasim, dan Sekprov Sumbar, Ali Asmar.
Padang Terima Pataka Kelurahan Terbaik
Selain Padang, Wabup Tanahdatar Hendri Arnis juga menerima Pataka Nagari Terbaik, yakni Nagari Padangmagek, Nagari Terbaik tingkat Sumbar 2011. “Hal yang sama agar ditunjukkan pula kelurahan dan nagari lainnya di Sumbar sehingga daerah ini menjadi contoh dan teladan di tingkat nasional,” ujar Irwan usai upacara.
Alokasi Anggaran SKPD Dievaluasi
“Para pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar harus selalu berpikiran untuk kepentingan masyarakat. Program kegiatan yang dibuat itu harus berdasarkan kebutuhan rakyat. Untuk rakyat, rakyat, rakyat,” kata Irwan Prayitno dalam sambutannya usai pemaparan masing-masing SKPD pemakai anggaran pada rapat evaluasi realisasi APBD 2011 Jumat (6/5), di Gubernuran Sumbar.
Belanja Modal Pemerintah Rendah
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai rapat evaluasi dengan SKPD di lingkungan Pemprov Sumbar, Jumat (6/5) menyayangkan hal itu. Menurut Irwan seharusnya realisasi anggaran tiap-tiap SKPD pada triwulan I sudah mencapai 30 persen sehingga untuk triwulan ke II dan triwulan III kemungkinan besar dapat terlaksana 100 persen. Namun, Irwan tidak menyangkal ada kendala teknis yang dihadapi SKPD sehingga sulit untuk mencapai 30 persen realisasi anggaran fisik. Sebagai salah satu contohnya karena program terkait tender yang tak bisa diselesaikan dalam jangka waktu sebentar.
Realisasi APBN SKPD Sumbar Baru 22 Persen
"Kita akui angka tersebut belum mencapai target. Seharusnya hingga triwulan realisasi APBN sudah mencapai 30 persen," terang Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, usai rapat bersama SKPD Sumbar, Jum'at (06/05), di Auditroium Gubernuran Sumbar.
Bulan Bakti Gotong Royong dan Kesatuan Gerakkan PKK tahun 2011
Dalam rangka memajukan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat Sumbar, kita butuh saling membangun kerjasama dan sinegritas program yang terpadu dan berkelanjutan, baik di tingkat provinsi maupun di pemkab/ ko se Sumbar, di mana nagari sebagai basis pembangunan.
Dua Kota Sudah Asuransikan Warganya
“Bagi daerah lain yang belum punya program Jamkesda, tetap didorong mengalokasikan anggaran untuk itu. Secara bertahap nantinya, seluruh masyarakat hendaknya diasuransikan. Itu harus dilakukan, kapan waktunya, kalau bisa tahun 2014 sudah selesai,” katanya.
Pendidikan Karakter Melatih Mental dan Moral
Pendidikan menurut Irwan tak bisa hanya dengan memeberikan ilmu untuk otak saja namun juga dilatih mental dan moral agar peserta didik menjadi generasi yang berkarakter. ”Generasi yang berkarakter akan memiliki motivasi kuat untuk maju, ia tak hanya cerdas tapi juga suka bekerja keras dan memiliki semangat kebersamaan,” ujar Irwan seusai menjadi inspektur upacara pada peringatan Hardiknas di Kantor Gubernur Sumbar.
Mantan Guru Dilantik Jadi Sekdaprov Sumbar
”Tetapi ada yang menarik dari sosok Pak Ali Asmar. Tak pernah kasak-kusuk dan tak pernah pula telepon-telepon saya menanyakan perkembangannya. Padahal saya yang memintanya untuk mencalonkan diri sebagai Sekda. Semua berjalan sebagaimana adanya,” ucap Irwan.
Dipilih karena tak Kasak-Kusuk
”Kami sangat mengapresiasi Pak Ali, karena beliau tidak kasak-kusuk dan tidak berambisi menjadi pejabat. Makanya, kami minta para pejabat tidak usah kasak-kusuk tapi tunjukan prestasi, biarkan orang lain yang menilai,” kata Gubernur saat melantik Ali Asmar sebagai Sekprov setelah setahun dijabat pelaksana tugas (plt), Mahmuda Rivai.
Tersangkut Hukum, Dinonjobkan
Gubernur mengakui perombakan kabinetnya butuh waktu lama karena mamilih pejabat andal tidaklah mudah. ”Mereka sudah melalui tahap fit and proper test. Kami (Guebernur dan wagub) sudah mempertimbangkan kandidat yang mampu mengisi kekosongan jabatan itu. Berdasarkan hasil itulah kami tetapkan tiga pejabat ini,” jelas Irwan seusai pelantikan pejabat eselon II di auditorium Gurbernuran, Rabu (20/4).
Lomba Hafalan Juz Amma Dihadiri Gubernur
Gubernur Provinsi Sumatera Barat, H. Irwan Prayitno, menyempatkan waktu libur menghadiri acara penutupan Lomba Cepat Tepat (LCT) hafalan Juz Amma tingkat SD/SMA, se-Kabupaten Agam/Kota Bukittinggi, yang di laksanakan Yayasan Majelis Ilmu Riyadhul Jannah (YMIRJ) di Masjid At Taqwa Jorong Bukareh, Kenagarian Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Minggu (17/4).
Gubernur Beri Selamat Makmur Syarif
Gubernur Sumbar berharap adanya perubahan dalam pengelolaan IAIN IB di bawah kepemimpinan Makmur. Terutama pada penyempurnaan kurikulum Fakultas Tarbiyah (Fakultas Pendidikan) yang diharapkan mampu menghasilkan tenaga pendidik yang berkualitas. “Selamat, kepada Pak Makmur, semoga membawa kejayaan bagi IAIN IB ke depan,” ungkap Irwan, kemarin.
IRWAN PRAYITNO :Bupati/Walikota Harus Kreatif cari Investor
“Para Bupati/Walikota harus kreatif menggandeng investor untuk bisa berinvestasi di daerah sehingga dapat memajukan ekonomi,” kata Irwan Prayitno di Padang, Senin saat memberikan sambutan pada musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) Sumbar 2011. Dikatakannya, jika kepala daerah hanya berharap pada APBD untuk meningkatkan perekonomian jelas tidak mencukupi karena jumlahnya sangat terbatas.
Pembagian Pajak untuk Sumbar Belum Berimbang
Sementara itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, mengakui ketimpangan fiskal yang dirasakan di Sumbar memang akibat ketidakseimbangan pembagian pajak yang diterima daerah ini. “Sumbar, terutama Kota Padang, hanya menerima pajak kendaraan dan sedikit pajak dari setiap produk industri yang ada, sedangkan pajak penghasilan dan lainnya langsung diserahkan kepada pemerintah pusat,” terangnya.
Pendidikan Karakter Dicanangkan Secara Nasional
"Pendidikan berkarakter telah dicanangkan sejak tahun lalu di Sumbar. Dengan adanya pencanangan secara nasional, berarti program pendidikan berkarakter punya kesempatan untuk didukung oleh Pemerintah Pusat," jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada padangmedia.com usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hardiknas 2011 di Kantor Gubernur Sumbar.
Klarifikasi, Gubernur Tuding Kepala BPKD BKT Bohong
Baru tanggal 18 April 2011, menurut Irwan, sesuai pengakuan Kepala BKD Sumbar, Rosmini mengambil surat itu. “Selama saya jadi gubernur, tak ada surat tertinggal di meja saya lebih satu malam. Semalam-malam hari, pasti saya tandatangani. Jadi, menjadi aneh kalau ada sampai Sabtu (30/4) belum ada SK itu sampai di Bukittinggi,â€Â kata rang Kuranji, Padang ini.
Sumbar Lebih Maju Selangkah
"Kita telah mencanangkan pendidikan berkarakter sejak tahun 2010 lalu . Dengan adanya pencanangan secara nasional berarti program pendidikan berkarakter punya kesempatan untuk didukung oleh Pemerintah Pusat," jelas Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, kepada www.padang-today.com usai upacara Peringatan Hardiknas 2011 di Kantor Gubernur Sumbar.
Peran Penyuluh Sangat Strategis
”Kesuksesan program GPP sangat ditentukan penyuluh karena penyuluh yang langsung berhadapan dengan petani. Gubernur atau kepala SKPD lain di Provinsi tidak mungkin berhadapan langsung dengan petani karena memiliki berbagai keterbatasan,” ujar Irwan.
Gubernur Ganti PJOK
“Kalau terbukti PJOK terlibat dalam penilapan maupuan lalai mengawasi timnya melakukan kecurangan, sebaiknya Ketua PJOK diganti saja,” tegas Irwan kepada Padang Ekspres usai Sosialisasi Gerakan Penyejahteraan Petani, di Balai Pertanian Sumbar bersama penyuluh pertanian yang tersebar di 62 Nagari di Sumbar, Jumat (8/4).
Muhammad Nasir Bertemu Gubernur Sumbar
“Saya bangga dengan semangat juang Nasir berkeliling Indonesia menggunakan sepeda hanya untuk mengenali wilayah NKRI ini. Perjuangan dan kegigihannya patut dipuji,” kata Irwan.
Gubernur Apresiasi Biro Pemerintahan
“Sebuah perbuatan mulia yang patut pula ditiru SKPD lain di lingkungan pemprov. Dapat uang perjalanan dinas atau honor, mereka sisakan sedikit. Lalu dikumpulkan dan kemudian dizakatkan,” ujar Irwan kepada Singgalang, Jumat (8/4) di Padang.
RSUP Menuju Kelas Dunia
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, saat pisah sambut Dewan Pengawas RSUP M Djamil Padang di Aula Kedokteran Universitas andalas kemarin (7/3), berjanji mengusahakan agar perbaikan fisik dan kualitas bisa terus dilakukan. Irwan sendiri, resmi menjadi ketua Dewan Pengawas RSUP M Djamil yang baru, menggantikan Marlis Rahman. “Kunci utama untuk mencapai standar rumah sakit kelas dunia adalah perbaikan fisik dan peralatan medis,” katanya.
RS M Djamil Menuju World Class
”Kalau SDM, kita nggak kalah sama yang di luar negeri. Kita punya dokter dan tenaga medis yang berkualitas. Namun dokter tentu harus ditunjang dengan peralatan canggih. Itu yang harus diusahakan,” ungkap Irwan Prayitno dalam pisah sambut dewan pengawas RS M Djamil Padang di aula Fakultas Kedokteran Unand, Kamis (7/3).
2012, Dinamika Bebas Utang
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengungkapkan Pemprov juga akan memberlakukan strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tahun 2011 ini,yakni dengan menggenjot sembilan BUMD yang ada, sehingga menghasilkan keuntungan optimal.
Tersangkut Hukum, Dinonjobkan
Uji kelayakan dan kepatutan calon pejabat eselon II itu, kata Irwan, juga dihadiri bupati dan wali kota. Meski begitu, Gubernur menyadari keputusannya masih saja mendapat kontra dari sebagian kalangan. ”Salah seorang anggota DPRD sempat sangsi mengangkat Burhasman sebagai Kadisbudpar karena dinilai tidak berkompeten. Ada juga yang mengecam melalui short message service (SMS) terkait pengangkatan Syamsurizal karena dari luar Pemprov. Menanggapi itu, saya katakan posisi eselon II lebih pada manajerial, sedangkan pelaksanaan teknis merupakan tugas eselon III. Pemilihan para pejabat itu telah sesuai prosedur karena memiliki nilai pemetaan potensi cukup baik,” jelas Irwan.
Tertibkan Kelebihan Muatan
“Kita belajar dari sini. Pak Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim mewanti-wanti agar menempuh mendekatan dalam konteks pelayanan masyarakat, bukan sekedar menegakkan aturan saja. Jadi bukan aturan baru yang kita bikin, hanya menegakkan aturan yang sudah ada dengan pola pendekatan,” terang dia.
Sumbar Perintis Pertanian Organik
Menurut dia, dibawah kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Marlis Rahman, lebih ditekankan lagi, bagaimana mewujudkan kemandirian petani, bukan sebaliknya menciptakan ketergantungan. Sejalan dengan ini, program dan kegiatan yang dilakoni lebih mengarah kepada pemberdayaan menuju kemandirian.
Gubernur Mengalah pada PNS
Gubernur mengalah pada PNS. Dia sebetulnya bisa berkantor di gedung baru. Namun, dia lebih memilih menyerahkan pada PNS. ”Biar pelayanan kepada masyarakat lebih nyaman,” katanya.
Belum Dianggarkan dalam APBN
Lebih jauh kepada wartawan usai peresmian kantor gubernur yang baru kemarin di Padang, Irwan menjelaskan, dana yang diplot untuk masa Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sumbar pasca gempa berjumlah Rp6,7triliun. Sementara yang sudah direalisasikan baru Rp2,3triliun, yang terdiri dari Rp300miliar digunakan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Perumahan pada Pilot Project dan Rp2triluin untuk memeperbaiki rumah penduduk pada tahap II A dan tahap II B.
Walinagari Sampaikan Keluhan pada Gubernur
Tujuh walinagari menyampaikan aspirasi kepada gubernur, Rabu (6/4). Mereka memaparkan kondisi yang terjadi di daerahnya masing-masing. Sepanjang catatan Singgalang, inilah pertama kali ada rombongan walinagari secara resmi masuk ruang kerja gubernur sekaligus menyampaikan isi hatinya.
Musrenbang Pemprov Sumbar 2011
"Untuk menyiasati program pemerintahan yang terbatas anggaran ini. Kita akan melakukan sedikit program, namun tepat sasaran. Tidak perlu banyak program namun tidak jelas," tegasnya.
Sumbar Peringkat ke 4 Dalam Konsumsi Beras
"Kita merupakan provinsi keempat terbanyak mengkonsumsi beras. Ini membuktikan bahwa masyarakat Sumbar banyak yang mengkonsumsi beras. Padahal kita punya bahan penganan lain yang bisa jadi alternatif untuk pangan sehari-hari," jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, usai membuka Rapat Koordinasi Dewan Ketahan Pangan Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam Upaya Penganekaragaman Konsumsi Pangan Berbasis Sumber Daya Lokal Untuk Memenuhi Kebutuhan Gizi, Rabu (13/04), di Gubernuran Sumbar.
Gubernur Sumbar Berduka dengan Kepergian Sang Teladan
“Banyak nilai keteladanan yang bisa diambil dari pria yang kelahiran Kubang nan Duo Nagari Surukam, Kabupaten solok ini. Seperti kecerdasannya, kekonsitenannya dan sifat kritisnya,” ucap Irwan.
NU Sumbar Dukung Pendidikan Berkarakter di Sekolah
"Ia harus bisa dijadikan tauladan dan contoh, banyak guru tak mampu tampil sebagai tauladan, indikatornya masak ada guru pacaran, berkata kotor dan kasar di hadapan murid, bahkan ironisnya ada guru yang memberikan jawaban soal saat ujian berlangsung," katanya.
GUBERNUR SUMBAR: Bupati dan Walikota Wajib Hadiri Rakor
"Para bupati dan walikota harus hadir dalam Rakor. Sebab dalam rakor kita membahas semua permasalahan yang terjadi di 19 daerah kabupaten/kota di Sumbar secara bersama. Bupati dan Walikota harus serius mengikuti rakor," jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada wartawan.
Banyak Mangkir Saat Rakor
“PP No.23 tahun 2011 yang merupakan penyempurnaan dari PP No.19 tahun 2010 tentang Kewenangan dan Kedudukan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah Pusat di Daerah belum kita terima, sehingga kita belum bisa menerapkan sanksi itu sekarang. Namun kita akan pikirkan sanksi apa yang tepat bagi kepala daerah yang selalu mangkir rapat bila PP itu telah kita terima,” ujar Irwan.
Perkuat Posisi Gubernur Kemendagri Revisi PP 19/2010
Ditemui terpisah, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, menyambut baik adanya PP No. 23 Th. 2011. Namun diakui, hingga kini dirinya belum menerima secara utuh isi PP tersebut. Sehingga ia belum bisa menerapkannya dalam rakor kali ini. "Kita tunggu saja dulu dari Pak Mendagri,".
Mendagri Akui Ada APBD tak Berpihak pada Rakyat
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dikonfirmasi usai pembukaan rakor tentang ketidakhadiran Pemkab Mentawai mengatakan, sanksi bagi daerah yang tidak hadir dalam rapat akan diterapkan setelah PP No.23 tahun 2011 itu keluar.
Usulan Pemekaran Ditangguhkan
Lambannya penyelesaian tapal batas ini, menurut Gubernur, disebabkan banyaknya permasalahan tapal batas yang harus diselesaikan Kemendagri. “Bukan hanya kita yang diurus Kemendagri, namun ada 322 masalah tapal batas yang sedang diselesaikan Kemendagri saat ini,” ujar putra Kuranji ini.
Tak Cukup dengan Mengganti Direksi
Sebelumnya Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno menegaskan demi kemajuan BUMD di Sumbar dia akan segera mengganti direksi BUMD yang selama ini selalu merugi. “Kami akan ganti personalia dengan membuka ke publik dan mereka orang-orang profesional,” sebutnya.
Kepala Daerah Jangan Pecah Kongsi
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, tujuan dari Rakor dua hari yang akan berlangsung di Dharmasraya, supaya terhimpunnya masukan-masukan yang konstruktif tentang permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan sehingga bisa jadi bahan pertimbangan dalam penetapkan kebijakan.
Deteksi Tsunami lewat Hewan
“Ini bisa jadi alternatif sistem peringatan dini. Selain teknologi, pasti satwa lebih peka terhadap gejala alam seperti gempa dan tsunami,” jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kepada wartawan di Gubernuran Sumbar, Rabu (13/04).
Parpol Dominan Tentukan Arah Indonesia
Ditambahkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Sumbar sendiri termasuk daerah dengan tingkat ancaman yang rendah. Salah satu buktinya pilkada yang berlangsung pada 13 kabupaten/kota didaerah ini berlangsung cukup aman.
Gubernur Harus Gandeng KPK
Gubernur Irwan Prayitno usai sidang Ranperda RPJMD menilai pandangan umum fraksi akan memperkuat posisi pemerintah. Masukan dan saran fraksi akan diterjemahkan sesuai tugas pokok SKPD masing-masing. Sementara terkait permintaan menggandeng KPK untuk menciptakan pemerintah yang bersih, menurut gubernur, harus mengacu pada aturan yang berlaku.
BUMN Diminta Tingkatkan Realisasi PKBL
“UMKM sangat berperan besar dalam menggerakkan perekonomian daerah dan menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat. Sayangnya, sebagian besar UMKM ini masih terkendala permodalan dan pengelolaan usaha. Karena itu semua pihak, termasuk BUMN, harus memberikan perhatian yang besar untuk membantu UMKM ini,” kata Irwan, dalam pertemuan BUMN dengan pelaku UMKM.
Anggaran Terbatas Dituntut Lebih Kreatif
“Pembangunan dilakukan, outputnya untuk menyejahterakan masyarakat. Karena itu program harus selaras, sehingga dalam praktiknya bisa berjalan efektif dan efisien. Apalagi, di tengah keterbatasan anggaran baik pusat maupun daerah. Kita dituntut lebih kreatif,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dalam Musrenbang Sumbar 2011, Senin (11/4) di Padang.
Manfaatkan Lahan Tidur, Masyarakat Akan Diberi Insentif
“Hingga saat ini kita akui masih banyak lahan tidur milik masyarakat. Ini sangat kita sayangkan lantaran lahan yang seharusnya bisa menjadi penghasilan malah dibiarakan saja ditumbuhi oleh rumput. Namun kedepan pemerintah akan membuat lahan tidur ini dimanfaatkan oleh masyarakat, sehingga tidak ada lagi lahan tidur,” papar Irwan didampingi oleh kepala Dinas Pertanian Sumbar Djoni.
Petualang Muda Temui Gubernur Irwan Prayitno
Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu menyampaikan rasa bangganya, semangat juang dan kegigihan dalam mencapai keinginan mengenal Indonesia ini patut kita pujikan. “Mudah-mudah semangat juang Muhammad Nasir ini dapat menjadi spirit bagi kita dalam memajukan Pembangunan Sumatera Barat pascabencana alam gempa,” katranya.
M. Djamil Menuju RS Kelas Dunia
“Untuk pembangunan kembali gedung yang runtuh akan kita carikan jalan keluarnya. Seperti memintanya kepada kemenkes, panggar DPR, Bapenas dan lainnya. Asalkan rumah sakit ini cepat selesai, agar masyarakat nyaman dalam mendapatkan pelayanan.
Pegawai Kantor Gubernur Sumbar Nyaman Bekerja di Escape Building
”Saat ini para pegawai tidak lagi bekerja bersempit-sempit di aula. Semua sudah dapat bekerja dengan tenang dan serius. Karena itu, kinerja pegawai harus ditingkatkan,” ucap Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutannya pada peresmian pemakaian gedung baru kantor gubernur atau yang biasa di sebut escape building Senin (4/4).
Tingkatkan Kinerja, Optimalkan Pelayanan
”Saya tidak akan nyaman bekerja di kantor yang megah, sementara jajaran saya bekerja berdesak-desakan di aula. Karena itu, biarlah mereka menempati kantor baru ini. Saya berharap dapat terjadi peningkatan kualitas kinerja pejabat dan PNS di lingkungan Setdaprov Sumbar,” tutur Irwan Prayitno, pada peresmian penggunaan Kantor Gubernur untuk tiga biro, Senin (4/4).
Tingkatkan Akses dan Pemerataan Pelayanan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang membuka kegiatan tersebut, menyampaikan pesan, agar Dinkes Sumbar segera menuntaskan pencapaian target kesehatan untuk tahun 2011, sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD Sumbar 2011-2015 dan Rencana Strategis (Renstra) Dinkes.
Gubernur Puji Penyaluran KUR
Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno berharap manajemen Bank Nagari ke depannya lebih intensif mendorong tumbuhnya sektor ekonomi produktif di Sumbar, terutama usaha kecil menengah dan mikro. Jika sejauh ini kredit konsumtif masih lebih besar, maka ke depannya kredit produktif yang harus lebih besar.
Desakan Syafruddin jadi Pahlawan Menguat
Irwan Prayitno dalam pertemuan itu menyatakan terus memperjuangkan Mr Syafruddin sebagai pahlawan nasional. Terbukti dengan dibentuknya tim peneliti, pengkaji gelar daerah Oktober 2010 lalu. Tugas utama tim ini melakukan penelitian dan pembahasan terhadap proses pengusulan, penganugerahan gelar pahlawan nasional.
Gubernur Batasi Muatan Truk
Padang, Padek—Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akhirnya mengeluarkan surat edaran, terkait banyaknya truk yang mengangkut barang melebihi tonase di Sumbar. Ini dilakukan agar kerusakan jalan negara dan nasional seperti di Kabupaten Dharmasraya dan Sijunjung tidak semakin parah.
Pembangunan Nagari Terabaikan
Menanggapi keluhan itu, Gubernur berjanji membahasnya dengan dinas terkait, bupati dalam Rakor Pemerintahan pertengahan April nanti. “Ini masalah serius. Seharusnya, pemkab terus memantau keadaan nagari dan ikut serta menyelesaikan masalah yang dihadapi tiap nagari,” tegasnya.
Pemerintah Bertindak seperti â€Dukun
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengklaim telah menggunakan hasil riset sebagai pembentukan kebijakan dan program pemerintah. Misalnya, untuk kebijakan pemetaan potensi pejabat eselon di lingkungan Pemprov Sumbar yang dilakukan Januari lalu, berdasarkan hasil riset yang mengungkapkan bahwa PNS profesional hanya sekitar 30 persen.
Pejabat Berwatak Korup, Melenceng dari Lemhanas
Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengimbau semua elemen, organisasi masyarakat, pendidikan dan tokoh agama mendukung program tersebut, agar program pembangunan di Sumbar mendapat dukungan dari pemerintah pusat.
Gubernur Irwan Prayitno: Banyak Kebijakan tak Berdasarkan Riset
Menurut Irwan, riset terbukti mengefisienkan kebijakan yang diambil. Dia sendiri dalam membuat program di bidang pertanian yang dikenal program satu petani satu sapi, adalah berdasarkan hasil penelitian Unand yang menyatakan bahwa 3,2 juta lahan di Sumbar menganggur.
Pusat Bantu Bibit untuk 10.500 Ha
“Pemprov dengan kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim, komit untuk pengembangan usaha tani yang berorientasi kepada pening katan kesejahteraan petani. Salah satunya pengembangan jagung dengan mengedepan kan kualitas,”tambah Asisten II Setdaprov Sumbar H. Syafrial dan dibenarkan oleh H. Djoni.
Dana Rehab-Rekon Mentawai Berkurang jadi Rp600 Miliar
”Berdasarkan informasi dari Wakil Presiden Boediono, pengurangan dana tersebut disebabkan dalam rancangan anggaran yang diusulkan tidak semuanya digunakan untuk hal yang berkaitan proses rehabilitasi dan rekontruksi Mentawai pascagempa dan tsunami,” kata Irwan Prayitno seperti dikutip antara-sumbar.com di Padang, Senin kemarin.
Gubernur Sampaikan Ranperda RPJMD
Setelah penetapan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2010-2015, Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno menyampaikan nota rancangan peraturan daerah (ranperda) RPJMD Jumat (1/4). RPJMD tersebut disusun berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025.
430.024 Warga Miskin Butuh Perhatian
“Kemiskinan merupakan persoalan kompleks, untuk itu stakeholders di berbagai lini pemerintahan, diminta untuk satu visi mengatasinya. Jangan hanya memandang persoalan kemiskinan di masyarakat di kulit luarnya saja, tapi harus ditelusuri akar persoalannya. Selanjutnya, lakukan terobosan dengan berpijak pada keinginan masyarakat setempat, bukan berangkat dari keinginan institusi pemerintah,” tegas Irwan.
Fatwa MUI akan Diperkuat Perda
Disebutkan gubernur, fatwa MUI itu sangat bermanfaat untuk dunia dan akhirat tetapi kurang dilaksanakan. Soalnya, tak ada sanksi bila melanggar sehingga masyarakat menganggap itu menjadi sesuatu yang biasa saja dan tak mamiliki tanggung jawab sepenuhnya dalam melaksanakannya.
BPBD Sumbar Terbaik di Indonesia
”Alhamdulillah kita meraih tiga penghargaan sekaligus. Ini berkat kerjasama semua pihak terkait dalam penanganan bencana di daerah. Dukungan dari gubernur dan wagub serta SKPD terkait lainnya juga berperan, sehingga kita meraih penghargaan ini,” kata Kepala BPBD Sumbar, Harmensyah, kepada wartawan, Minggu (27/3).
Gubernur Tolak Promosi Pejabat
“Seharusnya kepala daerah yang hendak mempromosikan pejabatnya, harus punya indikator. Pejabat tersebut harus punya kompetensi. Jangan hanya dia tim sukses saat pilkada, lalu bisa dipromosikan begitu saja,” jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kepada wartawan di Gubernuran, akhir pekan lalu.
Gubernur Tanam Padi Sebatang di Sitiung
“Kita membutuhkan petani yang mau bekerja keras, sehingga dalam menjalankan usaha ada kendala pemerintah daerah akan terus mencarikan sumber bantuan mulai dari masa tanam sampai pada pasca panen,” katanya.
Bank Nagari Tingkatkan Layanan
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, gedung baru diharapkan bisa memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. ”Diharapkan kinerja Bank Nagari bisa meningkat dan memberikan pelayan prima pada masyarakat,” harapnya.
Pembangunan 16 Gedung Terkendala
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, pihaknya sudah dua kali mengirim surat ke presiden guna meminta kejelasan dana rehab rekon tersebut, namun belum direspons. Mantan anggota DPR RI tiga periode ini juga sudah melayangkan surat ke Kementerian Keuangan dan wapres guna memastikan dana tersebut, tetapi belum ada kejelasan.
Gubernur Sumbar Resmikan Kantor Baru Bank Nagari Padang Panjang
“Semoga kantor baru Bank Nagari Padang Panjang yang megah ini bisa menjadi inspirasi dan inovasi untuk terus mengembangkannya menjadi “bank awak” atau bank yang benar-benar bisa menjadi kebanggaan masyarakat Sumbar, “ ujar Irwan.
Kantor Baru Gubernur Diresmikan
PADANG HALUAN — Sejak sebulan yang lalu, pegawai Biro Hukum, Biro Perekoniomian dan Biro Organisasi menempati ruang kerja yang baru. Tak lagi bersempit-sempit seperti waktu berkantor di aula. Ruang kerja yang baru di gedung escape building begitu nyaman. Namun jaminannya para pegawai harus meningkatkan kinerjanya.
Gubernur Sumbar Pujikan Kreatifitas Warga Siguntur
DHARMASRAYA-Gubernur Sumbar, Prof. Irwan Prayitno dalam kunjungan kerjanya ke Dharmasraya menyempatkan diri melakukan penanaman padi tanam sebatang di areal persawahan yang cetak baru seluas 30 hektar oleh kelompok Tani Rawang Parupuk di Jorong Taratak Kanagarian yang dipusatkan di kenagarian Siguntur Dharmasraya, Rabu (23/3).
Gubernur Kukuhkan Panitia MTQ ke-34 Tingkat Sumbar
Gubernur Irwan Prayitno dalam kesempatan itu mengatakan bahwa kesuksesan pelaksanaan MTQ Tingkat Sumbar yang dipusatkan di Kabupaten Dharmasraya sangat tergantung dari kerja keras dan keseriusan panitia untuk melaksanakan kegiatan tersebut.
Penegakan Disiplin Sebuah Keharusan
Menurut gubernur, selama ini perilaku aparatur pemerintahan masih mempunyai disiplin yang rendah dan kondisi itu sudah berlangsung secara turun temurun dari pemerintah kolonial Belanda.
Irwan Prayitno: Bantuan Rehab Rekon Bencana Rp. 4,4 T Sumbar Tahun 2009, Belum Jelas Kepastiannya
"Saat ini kita patut bangga, telah mendapat penghargaan dari BNPB sebagai provinsi terbaik dalam penyaluran bantuan bencana dimana sudah 95 % dana bantuan untuk masyarakat telah selesai dicairkan, tingga lagi beberapa yang masih sedang diusulkan penambahan bantuan sesuai dengan data tambahan dari Kab/ Ko yang daerahnya terkena bencana", ujarnya.
Syafruddin, Presiden defacto dan dejure
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno berjanji akan meneruskan perjuangan menjadikan Syafruddin sebagai pahlawan nasional, dan diakui sebagai Presiden ke-2 RI. Sebab, menurut Irwan, Syafruddin bukan plt (pelaksana tugas), tapi ia adalah presiden. “Kalau Saya hitung, beliau presiden pada usia yang sangat muda, yakni 37 tahun. Beliau tegas, kritis, dan idealis,” ujar Irwan. Ia juga berharap, kegiatan seminar tentang sejarah, seperti PDRI mesti ada transfer knowledge. “Saya melihat yang hadir lebih banyak yang tua. Semestinya yang banyak adalah generasi muda. Supaya ada transfer ke generasi muda,” harap Irwan.
Dana RR Mentawai Rp600 M
”Rehab rekon dilakukan bertahap. Untuk awal, kita bangun rumah penduduk yang permanen. Ini membutuhkan biaya cukup besar. Tapi untuk infrastruktur harus diundur dulu ke tahap berikutnya,” tutur Irwan ditemui Padang Ekspres usai menjamu rombongan Kemendagri di Bukittinggi, Minggu (3/4).
Terima Kasih Pak Gubernur
Dan Alhamdulillah, Gubernur Sumatra Barat telah menetapkan perda pelarangan kegiatan Ahmadiyah di wilayah Ranah Minang yang memiliki filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Kitabullah yang dimaksud adalah Alquran. Siapapun yang mengaku Islam harus mengikut kepada Alquran dan sunah Nabi Muhammad SAW. Jika membuat amalan dan ajaran di luar itu, tidak berhak lagi mengaku Islam dan silahkan pindah agama.
Gubernur Resmikan Gedung Baru Perkantoran
"Awalnya gedung dua lantai ini memang diperuntukkan untuk kantor Gubernur dan Wakil Gubernur. Namun melihat saat ini ada tiga biro kita yang butuh kantor, maka kita alihkan dulu gedung ini untuk tiga biro tersebut," papar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno usai peresmian Gedung baru yang terletak berdampingan dengan gedung Bagonjong Kantor Gubernur Sumbar ini, pagi tadi (4/4).
GUBERNUR SUMBAR: Saatnya Dunia Pendidikan Pakai TIK
”Sudah saatnya dunia pendidikan sumbar memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Sekarang sudah menjadi sebuah kebutuhan. Tantangan ke depan, juga menuntut demikian. Dengan memanfaaatkannya, para siswa bisa melek terhadap TIK. Tidak gagap lagi,” jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam Talk Show Smart Campus bersama Telkom Indonesia, di Pusako Hotel, Bukittinggi, Kamis (24/3).
Gubernur Kunjungi Gapoktan Setia Dharma
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengatakan, gerakan pensejahteraan petani di tingkat provinsi terus disosialisasikan agar petani sejahtera. Upaya untuk mencapai itu tentu dengan kerja keras, sungguh-sungguh dan meningkatkan kuantitas pekerjaan minimal delapan jam sehari dengan minimal tiga bidang usahanya.
Pengurus MTQ Dikukuhkan
Gubernur juga menyebutkan, pengalokasian dana Rp1miliar untuk panitia penyelenggara akan diupayakan menjadi Rp2miliar sesuai permintaan panitia. “Kita minta peserta berlomba memacu prestasi, karena momentum yang bersifat religius ini, pemenang-pemenangnya nanti akan dibawa ke tingkat nasional,” kata Irwan.
Lahan Bebas, Teluk Bayur Dikembangkan
“Pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur merupakan prioritas pembangunan Sumbar ke depan. Sebab, pelabuhan itu merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi Sumbar,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kemarin.
Gubernur Bakal Andalkan LPSE
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, LPSE merupakan pengadaan barang dan jasa melalui transformasi di bidang tekhnologi. Implementasi LPSE, memberikan manfaat belanja nasional bagi peningkatan pelayanan publik yang lebih maksimal, serta dapat membangun daya saing pelaku usaha secara sehat.
Firman Hasan Komisaris Utama
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno akhirnya menetapkan Firman Hasan sebagai Komisaris Utama Bank Nagari Sumbar pada 2011 ini. Selain Firman Hasan, dua nama lainnya masing-masing Wilson Hasan dan Efa Yonnedi, juga ditetapkan sebagai komisaris. Ketiga nama itu ditetapkan, setelah gubernur melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dengan seluruh pemegang saham Bank Nagari, Selasa (22/3) di Basko Hotel.
Padang Paling Tinggi
Sedangkan untuk tertinggi kedua, kata dia, adalah Kota Pariaman dengan capaian Rp9,7 juta per jiwa per tahun. Kemudian disusul Kota Sawahlunto dengan Rp9,03 juta, Kota Bukittinggi Rp9,0 juta, Kota Solok Rp8,32 juta dan Kabupaten 50 Kota Rp 8,04 juta. “Untuk urutan terendah, tercatat adalah Kabupaten Pesisir Selatan dengan Rp4,46 juta per jiwa per tahun. Kedua terendah adalah Kabupaten Solok Selat an dengan Rp4,6 juta, lalu Kabupaten Pasaman Rp4,93 dan Kabupaten Solok Rp5,69 juta,” terang Irwan. Semen tara itu, untuk pendapatan perkapita terhadap PDRB Sumbar pada tahun 2011, pemerintah provinsi menargetkan capaian sebesar Rp 8,07 juta. Target tersebut meningkat dibanding kan realisasi pendapatan per kapita PDRB Sumbar sebelumnya yakni Rp7,55 juta.
Investasi Teluk Bayur Rp316 Miliar
“Insya Allah, berbagai bentuk kegiatan pembangunan akan terus bergulir di masa mendatang guna menunjang pertumbuhan ekonomi Sumatra Barat,” timpal Gubernur didampingi Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Akmal.
Syukran Gubernur Terima Kasih Semua
Mungkin karena latar belakangnya sebagai orang terdidik (akademisi), anggota legislatif (DPR RI), dan penggerak kegiatan kemasyarakatan—khusus bidang pendidikan, Irwan Prayitno dapat dikatakan relatif bersih hati dan jernih pikirannya dalam berhadapan/memperlakukan apa saja—termasuk wartawan/media. Bersangka baik, berpandangan positif, tidak reaktif dalam alergi menghadapi kritik media—seperti lazim ditemui cara pandang dan perlakuan pejabat publik berlatar belakang birokrasi.
Juli, Sumbar Terapkan Wajib Belajar 12 Tahun
"Mulai tahun ini anak-anak di Sumbar harus tamat SMA. Ini adalah guna meningkatkan taraf pendidikan di Negeri Minang serta juga meningkatkan quantitas jumlah siswa", papar Gubernur Sumbar Irwan Payitno kepada www.padang-today.com Saat membahas tentang pendidikan di Forum By Pass beberapa waktu lalu.
Lebih Separuh Produk Makanan Belum Bersertifikat Halal
“Saya sangat kecewa dan sangat menyayangkan sekali, karena masih ada masyarakat di Sumbar yang tidak menghormati para ulama, bahkan sedihnya, ada yang melecehkan ulama. Sebagai contoh fatwa MUI sering diperdebatkan orang yang tidak berkompeten. Kalau mereka menghargai ulama, seharusnya mereka menjalankan semua Fatwa MUI. Saya berharap, setiap keputusan MUI akan sejalan dengan kebijakan pemerintah,” jelas Irwan.
Penyampaian SPT Tahunan Orang Pribadi Tahun 2010
”Saya menghimbau kepada para pejabat, Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta semua wajib pajak dilingkungan Sumbar untuk mengisi dan menyerahkan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) dengan lengkap dan tepat waktu,” harap Irwan pada saat penyampaian SPT Orang Pribadi tahun 2010 oleg gubernur, muspida, serta bupati dan walikota se-Sumbar di Aula Bank Indonesia (BI) Jalan Sudirman Padang pada Selasa (22/3) kemarin.
Isi SPT dengan Benar, Lengkap dan Tepat
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menegaskan, membayar pajak kepada negara, adalah sebuah langkah penting dalam menunjang pembangunan. “Pajak yang terkumpul dari tiap daerah dan dikelola oleh negara, akan kembali juga ke daerah. Karena itu, demi kelancaran pembangunan, maka kesadaran pajak harus selalu dimsyarakatkan di daerah masing-masing,” sebut Irwan.
Bang Rida: Maaf Pak Gubernur…
Ia menyatakan akan membiarkan saja bagaimana media menyikapi tugas-tugasnya sebagai gubernur. Dan ia pun tidak mau dipuji. Sebab hanya Allah yang pantas dan berhak dipuji. Termasuk prestasi mendapatkan award tentang penyaluran bantuan bencana. ”Saya tak memberi tahu wartawan tentang prestasi itu. Biarlah Allah yang tahu semuanya,” kata gubernur.
Gubernur Lantik Ketua MUI Sumbar
“MUI sangat penting dalam pemerintahan karena MUI menjadi penghubung antara ulama dan pemerintah dan penterjemah timbal balik antara umat dan pemerintah guna mensukseskan pembangunan nasional. Artikata MUI adalah sebagai kontrol kegiatan pemerintahan agar selain sukses di dunia juga sukses di akhirat,” papar Irwan Prayitno.
Pergub Reformasi Birokrasi Segera Lahir
"Seharusnya para kepala daerah di Kabupaten/Kota yang hendak mempromosikan pejabat harus punya indikator. Serta pejabat tersebut punya kompetensi untuk dipromosikan jabatannya. Jangan hanya dia tim sukses saat pilkada, lalu bisa dipromosikan begitu saja," jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada wartawan.
2012, Sumbar Terapkan Pendidikan Berkarakter
"Kita akan terapkan pendidikan berkarakter di Sumbar pada 2012 mendatang. Penerapan tersebut guna mengembangankan kognitif, afektif dan psikomotor dari peserta didik," jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat ditemui usai menghadiri Forum Bypass di TVRI Sumbar, Sabtu (26/03).
Ahmadiyah Resmi Dilarang di Sumbar
"Segala kegiatan Ahmadiyah di Sumbar terlarang sejak Pergub ini terbit. Kita harapkan Pergub bisa langsung disosialisasikan di kabupaten/kota," jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat ditemui di Gubernuran Sumbar, Padang, Jumat (25/03).
Irwan Prayitno: Pengurus dan Anggota Korpri Sumbar Mesti Menjaga Netralitas dan Profesionalismenya
"Untuk itu kami mohon izin selaku Gubernur di hadapan Ketua Umum Korpri, akan menindak para PNS atau anggota Korpri yang tidak berlaku netral, ikut serta beraktifitas pada partai politik atau ikut berpolitik. Ini semua agar PNS itu mampu menjadi Abdi Negara dan pelayan masyarakat yang baik, bukan dilayani dan berlagak seperti bos".
Gubernur Gerah Ditanya Soal Mutasi
Dikatakan Irwan, dirinya tidak sedikit pun terpikir untuk melakukan mutasi, promosi atau rotasi tanpa terlebih dahulu melakukan pemetaan potensi. Jadi, seorang pejabat di lingkungan Pemrov Sumbar akan memiliki jabatan sesuai dengan kompetensinya.
Gubernur Sumbar: Saatnya Dunia Pendidikan Pakai TIK
“Sudah saatnya dunia pendidikan Sumbar memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Sekarang sudah menjadi sebuah kebutuhan. Tantangan ke depan, juga menuntut demikian. Dengan memanfaatkannya, para siswa bisa melek terhadap TIK. Tidak gagap lagi,” jelas Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, dalam Talk Show Smart Campus bersama Telkom Indonesia, di Pusako Ho tel, Bukittinggi, Kamis (24/3).
Penegakan Disiplin Sebuah Keharusan
Irwan juga menyampaikan, penegakan disiplin PNS merupakan sebuah keharusan. Masuk kantor dan tidak kerja sekian lama masih menerima gaji, ini sesuatu yang tidak masuk akal. Selain itu, juga perlu membuat skala prioritas melihat kondisi keterbatasan pembiayaan APBD, untuk sebesar-besarnya memperhatikan peningkatan pembangunan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Sumbar Pujikan Kreatifitas Warga Siguntur
Penamanan secara simbolis itu didampingi langsung oleh Bupati H. Adi Gunawan, Kejari Pulau Punjung, Nurman, Kapolres AKBP Bambang Pristiwanto, Dandim dan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar. Pada kesempatan itu Gubernur Irwan Prayitno sangat memuji kreatifitas warga Siguntur yang tidak membiarkan banyak lahan yang tidak bermanfaat seperti mengolah lahan yang dulunya rawa menjadi areal persawahan.
“Ini dapat menjadi contoh teladan bagi masyarakat lain dalam memanfaatkan lahan-lahan yang kosong menjadi produktif dan bermanfaat,” ujar Irwan.
Gubernur Akui Sejumlah PNS Pengikut Ahmadiyah
”Benar, beberapa orang PNS di lingkungan pemprov Sumbar ada yang menjadi pengikut ajaran ini. Kita harapkan Sekdaprov Sumbar dapat melakukan pembinaan lebih lanjut,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.
Sumbar Larang Kegiatan Ahmadiyah
“Kita yang hadir disini sepakat melarang kegiatan Ahmadiyah di Sumbar dalam bentuk apapun juga. Larangan ini akan dituangkan dalam bentuk Perda dan draft yang dibuat hari ini akan ditandatangani secepatnya,” kata Irwan Prayitno yang didampingi Sekdaprov Sumbar Mahmuda Rivai, Ketua LKAAM Sayuiti Dt Rajo Penghulu, Kepala Kanwil Kementerian Agama Darwas.
Polresta Ajak Semua Pihak Tahan Diri
Gubernur menegaskan, peserta forum rapat atau perwakilan dari organisasi Islam yang hadir telah menyampaikan pandangan dan hampir semuanya punya arah yang sama. Jadi, dalam forum rapat itu tak ada protes dan perdebatan tetapi sudah punya tekad bersama dalam pelarangan aktivitas jemaat Ahmadiyah.
Ahmadiyah Resmi Dilarang
“Pergub ini lahir setelah saya mendengar secara ringkas pandangan dari unsur Muspida, MUI, LKAAM dan seluruh elemen masyarakat di Sumbar. Pandangan mereka semua sama, yakni mendesak saya selaku gubernur untuk mengeluarkan Pergub larangan aktivitas JAI di Sumbar,” terang Irwan Prayitno, usai menggelar rapat tertutup.
Desak SBY Bubarkan Ahmadiyah
”Bila larangan tersebut dilanggar, maka pemerintah daerah menghentikan aktivitas atau kegiatan penganut, anggota atau pengurus Jemaat Ahmadiyah sesuai peraturan perundang-undangan,” ujar mantan anggota DPR RI ini, dalam jumpa pers setelah pertemuan tertutup yang dihadiri oleh tokoh agama dan tokoh masyarakat Sumbar tersebut.
Irwan Prayitno Resmikan Cetak Sawah Baru di Dharmasraya
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menanam padi sebatang metode System of Rice Intensification (SRI) di lahan persawahan baru yang dibuka kelompok tani Rawang Parupuk, Jorong Taratak, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, Dharmasraya. Gubernur Sumber bersama Bupati Dharmasraya, serta pejabat lainnya menanam padi sebatang perdana di lahan sawah yang di kelolah Poktan Rawang Parupuk, Rabu (23/3).
Irwan Prayitno Apel Pagi di Kantor Bupati Dharmasraya
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, kita semua mengetahui bahwa prilaku aparatur kita masih turun temurun dari pemerintah colonial Belanda, karena itu prilaku PNS tidak nyambung dengan keinginan rakyat saat ini. Oleh karena itu kita perlu merobah dan benahi PNS yang berlagak seperti Bos untuk mewujudkan pembangunan mencapai kesejahteraan rakyat.
Dukung Operasional Irigasi Panti Rao, Pemprov Sumbar Siapkan Dana Perawatan
”Irigasi ini sudah selesai, tapi karena tidak ada dana perawatan, pemanfaatan tidak maksimal, berarti kita sudah mubazir, sudah zolim. Karena itu tahun 2011 ini akan kita tuntaskan, kalau tidak ada dana dari pusat, kita akan sediakan anggaran dari provinsi dan kabupaten,” tutur Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat mengunjungi Bendungan Irigasi Panti Rao.
Banyak Lahan Kosong Tanda Tak Mau Merobah Diri
”Banyak lahan kosong yang dibiarkan tidak produktif merupakan tanda kita tidak mau merubah diri. Ini yang menyebabkan kemiskinan dikalangan petani,” ucap Gubernur saat berdialog dengan kelompok tani se-Pasaman di Gapoktan Maju Berkarya Jorong Kauman, Nagari Tanjung Betung, Kecamatan Rao Selatan, Pasaman.
Gubernur Sumbar : Tahun 2011 Target Produksi Padi Naik
”Dengan kenaikan sebesar itu, pada tahun 2011 ini produksi padi kita bisa mencapai 2,3 juta ton gabah kering giling,” ucap Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno pada saat pembukaan rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dalam rangka Menghadapi Dampak Perubahan Tanaman Pangan Sumbar, Rabu, 2 Februari 2011.
Irwan Prayitno Resmikan Gedung Baru SD Agnes Teresia
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, semangat membangun kembali sarana dan prasarana sekolah infrastruktur setelah kejadian bencana gempa merupakan sebuah beban yang amat berat bagi pemerintah Sumatera Barat yang hanya memiliki APBD yang amat kecil, serta juga keterbatasan APBN, namun berkerkat kepedulian antar sesama, tanpa melihat status sosial kita perlahan-lahan dapat menyelesaikan satu demi satu. Kita yakin semua kegiatan rekontruksi dan rehabilitasi pasca bencana gempa akan dapat dituntaskan dalam waktunya.
Sumbar Terbitkan Pergub Larangan Aktivitas Ahmadiyah
Irwan menjelaskan, dalam Pergub yang dalam waktu dekat diterbitkan akan ada larangan aktivitas bagi jemaat Ahmadiyah yang menyimpang dari pokok ajaran Islam. Selain itu, larangan bagi jemaat Ahmadiyah untuk melakukan penyebaran ajaran, dan pemasangan papan atau logonya di tempat publik serta di rumah ibadah. "Jika beberapa poin dalam larangan yang ada di SKB dan Pergub tidak diindahkan jemaat Ahmadiyah akan ada sanksi," katanya dan membahkan, bagaimana sanksinya diberi kewenangan kepada aparat kepolisian.
Gubernur Didesak Keluarkan Pergub Pelarangan Aktivitas Ahmadiyah
"Kita tidak membicarakan pembubaran, karena mereka mempunyai badan hukum, yang mempunyai otoritas untuk membubarkan adalah pemerintah pusat," ujar Irwan. Namun Gubernur atas nama pemerintah provinsi berjanji akan mengirim surat pada presiden untuk meminta Ahmadyah dibubarkan.
Jerman akan Bahas Investasi di Sumbar
Irwan Prayitno telah menjelaskan dengan rinci sektor investasi unggulan yang ditawarkan, di antaranya investasi pariwisata yang meliputi pembangunan cable car di Maninjau, Ngarai Sianok dan Lembah Anai, pembangunan resort di kawasan Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan dan di kawasan Danau Di Atas dan Danau Di Bawah Kabupaten Solok.
Ahmadiyah Dilarang
“Besok (hari ini-red) akan saya terbitkan Pergubnya. Konsep sudah, tinggal finishing,” ujar Gubernur Irwan Prayitno didampingi Ketua MUI Syamsul Bahri, Kakanwil Kemenag, Darwas dan Plt. Sekdaprov Mahmuda Rivai.
Irwan Prayitno: Kunjungan Dubes Dr. Norbert Baas ke Sumbar untuk Menghimpun Data Informasi Investasi Potensi Sumbar
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan, dari pembicaraan Dr. Norbert Baas amat senang dan mengagumi keindahan alam Sumatera Barat, serta akan menindaklanjuti peluang kerjasama ini agar terwujud nantinya. Ada beberapa perhatian khusus yang menarik disampaikan Norbert Baas tentang, investasi pembangunan perluasan Teluk Bayur, tentang pengembangan listrik panas bumi (geotermal), jalur transpostasi serta potensi kepariwisataan di kawasan Mandeh.
Irwan Prayitno : Tahun ini Tahun Permodelan
Padang, Haluan-Sekalipun kadang merasakan tertekan kiri-kanan dalam menjalankan tugas, tetapi nampaknya Gubernur Irwan Prayitno menjalaninya dengan santai saja. “Santai tapi tetap bekerja sebagaimana yang sudah diprogramkan, mengurus pemerintahan ini kan tidak bisa sendirian butuh kebersamaan,” tutur Irwan Prayitno saat disambangi Haluan di rumah dinasnya, Selasa (8/3) pagi.
Sumbar Butuh Investor untuk Bentuk LPKD
Menurut Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumbar Mahmuda Rivai kepada wartawan di Padang, kemarin, baru ini, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno masih mengupayakan untuk mendatangkan investor agar dengan segera terbentuknya LPKD di tiap-tiap daerah.
Kualitas PNS Rendah
”Ada beberapa SKPD yang menyerah karena tidak mampu menjalankan program tambahan yang kami tawarkan. Orang banyak, tapi tak bisa kerja. Kualitas dan profesionalisme pegawai masih rendah. Dari 8.700 pegawai, hanya 30 persen yang profesional,” ungkap Irwan.
Gubernur : Kami Setuju
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyatakan, dirinya setuju untuk melarang Ahmdiyah di Sumbar. Untuk melahirkan pergub tersebut, dirinya akan melaksanakan rapat 15 Maret nanti dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Bakorpakem dan Ormas lainnya.
Gedung Megah Untuk Anak Buah
“Kami berdua sepakat untuk tidak pindah dulu ke gedung mewah itu. Biarlah di sini saja. Untuk sementara waktu, gedung tersebut, dimanfaatkan oleh PNS rumah bagonjong. Lihatlah sejak gempa dahsyat 30 September 2009, mereka bekerja di aula. Bersempit-sempit. Pasti tak nyaman,” ujar Gubernur Irwan baru-baru di Padang.
Serahkan SK, Rekrutmen PNS 2010 Bersih dan Transparan
”Walaupun saya sebagai gubernur berasal dari partai politik, namun saya mengimbau kepada seluruh PNS di lingkungan pemprov agar tetap menjaga netralitas dan jangan sekali-kali masuk menjadi tim sukses,” tegasnya.
Irwan Prayitno: Pemerintah Sumatera Barat Membutuhkan PNS Yang Profesional
Gubernur Irwan Prayitno mengharapkan kepada Calon PNS setelah selesai mengikuti Diklat Prajabatan terjadinya perobahan pola pikir dan mind set ke arah yang lebih baik, menjadi aparatur yang profesional, sehingga dapat meningkatkan karir dan kinerja baik secara pribadi maupun kinerja organisasi dimana ditugaskan di dalam lingkungan pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Koperasi Kagawa-Sumbar jalin Kerjasama
“Kita akan tawarkan kerjasama atas potensi yang dimiliki Sumbar seperti kelautan, pertanian, perkebunan dan kerajinan. Tapi memang harus ada pembahasan lebih lanjut untuk kerjasama ini. Sebab orang Jepang itu sangat teliti dan penuh pertimbangan,” jelas Irwan.
Mutasi, Pejabat Kasak-kusuk
“Berbagai cara mereka lakukan untuk bisa mendapatkan jabatan atau tidak kehilangan jabatan itu. Ada yang langsung menemui saya. Ada yang lewat SMS dan beberapa cara lainnya,” sebut Irwan.
Pengusaha Jepang Jajaki Investasi di Sumbar
“Guna mewujudkannya tentu perlu perhatian dan penanganan serius. Misalnya dengan menjalin kerja sama dengan daerah yang lebih maju bahkan belajar pada provinsi di negara lain,” terang Irwan.
Masjid Syekh Burhaduddin Selesai Dibangun TVOne
”Kami dari pemerintah daerah mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada pemirsa tvone dan kru yang hadir. Sebab tanapa bantuan dari pihak ketiga mustahil pembangunan bangunan yang rusak bisa terlaksana dengan cepat,” ujar Irwan.
Gubernur Tolak Uang Setoran
Gubernur Irwan Prayitno minta agar tidak mengadu-domba dirinya dengan Wakil Gubernur Muslim Kasim. “IP dan MK satu dalam mengemban amanah rakyat Sumatera Barat.
Yang Menitip, Masuk Laci
‘’Tidak ada nama ganda, nama ada menjadi tidak ada atau sebaliknya dan berbagai masalah lain. Semua berlangsung secara jujur, adil, akuntabel, transparan. Tidak ada KKN. Tidak ada titipan. Benar banyak yang nitip ke saya, baik teman maupun famili, tapi semua saya masukkan ke laci,’’ ujar Gubernur Irwan Prayitno usai memberikan SK kepada 252 CPNS Pemprov Sumbar, Jumat (25/2) di auditorium, gubernuran.
Suprapto Fokus Rehab Rekon
”Terpilihnya Suprapto semata-mata karena hasil fit and proper test serta wawancara yang telah dilakukan. Sistem seperti ini dilakukan, karena saya ingin mereka yang menduduki jabatan tertentu benar-benar ahli di bidangnya,” tutur Irwan.
Pelayanan Publik Belum Optimal
”Karena itulah, kami minta instansi pelayanan publik untuk menandatangani perjanjian perbaikan layanan dengan menyempurnakan kekurangan prasarana untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.
Rumah Sakit “Identik†dengan Keluhan Layanan
”Saya masih banyak menerima keluhan masyarakat terhadap pelayanan RS yang dikelola oleh Pemprov Sumbar. Saya berharap ke depan, agar pelayan kesehatan di RS dapat lebih ditingkatkan,” imbau Gubernur saat kegiatan penandatangan janji perbaikan pelayanan pada RSJ HB Saanin dan Kantor Pelayanan Pendapatan di Pariaman, Selasa (8/2) di Gubernuran Sumbar.
Irwan: Pasaman Kaya Potensi Kebun
“Terus terang, saya baru tahu bila Kabupaten Pasaman cukup luas, dan banyak potensi ekonomi yang bisa dikembangkan di sini,” ujar Irwan Prayitno kepada Padang Ekspres di sela-sela temu wicara dengan anggota kelompok petani ikan, kebun, pangan serta para Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) setempat di Kauman II, Jorong Kauman Selatan, Rao Sekatan, Senin (7/2).
Gubernur Sumbar Dukung LPI
“Sebab itu, untuk penggelaran pertandingan oleh LPI di Sumbar perlu kita sambut baik. Terlebih di saat Indonesia Super Liga (ISL) jalan ditempat bahkan semakin mundur, maka kita perlu mencari upaya lain,” jelas Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, saat menjamu Wakil Presiden Regional Sumatera-Aceh Liga Premier Indonesia di kediamannya, Selasa (08/02).
Gubernur Dukung LPI di Sumbar
“Meski ada pro dan kontra dalam persatuan sepakbola Indonesia saat ini antara LPI dan LSI, kami tak ingin terlibat banyak, yang penting bagaimana klub-klub bola yang telah ada bisa hidup, termasuk klub bola yang berasala dari Sumbar,” kata Irwan Prayitno ketika dikunjungi oleh Vice President LPI Regional Sumatera-Aceh, Avian Tumengkol di Gubernuran dalam rangka meminta dukungan kepada pemprov Sumbar, Selasa (8/2).
Irwan Prayitno: LPI Harus Didukung
”Kehadiran LPI membuka peluang untuk perbaikan dunia persepakbolaan kita. Apalagi LPI menjanjikan pendekatan, pembinaan dan menumbuhkembangkan klub-klub di Indonesia. Sudah sepantasnya kita dukung,” kata Irwan Prayitno, saat menerima kunjungan Vice President LPI Regional Sumatera Aceh Avian Tumengkol dan Direktur Minangkabau FC Lamdelif, di kediaman gubernur, Selasa (8/2).
Gubernur Ingin Nonton Minangkabau FC
”Saya bersama Muspida lainnya akan hadir dalam pertandingan Minangkabau berikutnya (melawan Solo FC di kandang). Kita harus berikan semangat dan dukungan penuh karena ini tim mewakili Sumatera Barat di LPI. Saya juga himbau masyarakat di Padang bisa memberikan semangat kepada teman-teman kita di Minangkabau FC,” kata Gubernur.
Pemprov Sumbar Dukung Penuh LPI
“Pemprov Sumbar mendukung visi LPI dan saya pribadi percaya bahwa sepakbola kita akan berhasil dibawah asuhan LPI. Jadi LPI perlu kita berikan kesempatan untuk menjalankan misinya,” kata Irwan.
Gubernur Ajak Bakrie Group Berinvestasi di Sumbar
Tenaga panas bumi yang memiliki potensi besar. Selain itu juga potensi baru minyak lepas pantai di Mentawai. “Kami juga butuh investor di sektor pertambangan dan energi. Dan saya tahu Bakrie Group sudah berpengalaman untuk itu. Selain itu juga mampu melakukan investasi. Sebab, sebelumnya saya juga sudah mengenali jauh Bakrie Group ketika saya masih di DPR RI,” sebut Irwan berharap Bakrie Group bisa menanamkan investasi di Sumbar.
Gubernur Apungkan 5 Penilaian Eselon
”Untuk urusan pemetaan kinerja ini, adalah urusan saya. Prosesnya cukup lama, sekitar dua bulan mendatang, karena kita akan mengukur track record seluruh PNS dan pejabat dilingkungan Pemprov, melalui rekan kerja dilingkungan instansi masing-masing, baik itu atasan maupun staf,” terangnya.
Walikota Banjar Baru Kalsel Menyerahkan Bantuan 10 Unit Kendaraan Roda Dua untuk Mentawai
Kita telah berusaha dan berupaya sebaik mungkin dalam penanggulangan dampak Bencana Gempa dan Tsunami di Mentawai, namun kondisi alam, budaya masyarakat setempat trauma masyarakat kadang juga ikut menghambat pelaksanaan penanggulangan bencana tersebut. Kita berharap segala permasalahan yang terjadi dapat segera diatasi dengan baik, sehingga rehab-rekon dapat berjalan tepat pada waktunya, harapnya.
Gubernur Irwan Prayitno: Menyerahkan SK Pengangkatan CPNS Formasi Tahun 2010 di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Gubernur Irwan Prayitno dalam sambutannya menyampaikan, saya ucapkan selamat kepada CPNS yang lulus dengan seleksi yang begitu ketat, objektif, transparan, akuntable dan bebas dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme. Mulai saat ini saudara mesti bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat secara professional, jujur, adil, dan merata dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan.
Gubernur Interaktif di 20 Radio
PADANG, HALUAN — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno akan talkshow sekaligus dialog interaktif dengan masyarakat di 20 radio anggota (Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI) Sumbar, pada 1 Maret 2011 pukul 07.00 WIB. Program ini adalah langkah awal dari PRSSNI Sumbar mempertemukan pemimpin dengan ratusan ribu warga pendengar se Sumatera Barat melalui radio.
GUBERNUR IRWAN PRAYITNO : Pejabat Eselon II, Bagus-bagus
”Dari gambaran hasil tes pemetaan potensi yang dilakukan beberapa waktu lalu oleh tim independen dari Universitas Indonesia, semua pejabat eselon II sekarang, diatas cukup. Bahkan ada yang tinggi dan sangat tinggi. Jadi nggak perlu ada penggantian,” terang Irwan kepada wartawan, Selasa (8/2) di gubernuran.
Masjid Asra Al Bakrie Diresmikan
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan itu. Selain masjid itu, sebenarnya masih banyak sekolah dan fasilitas lainnya yang membutuhkan bantuan.
Ketua DPRD Sambut Baik Gagasan Gubernur Sumbar
LB. SIKAPING-Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Yasri Rolan menyambut baik beberapa gagasan Gubernur Sumatera Barat, H. Irwan Prayitno, dalam setiap pertemuannya dengan masyarakat.
Hasil Tes Pejabat Pemprov Cukup Baik
”Belum semua dari hasil tes pegawai yang saya terima dari pihak UI, baru sebagian. Namun untuk pejabat eselon II hasilnya cukup baik, mesti tidak ada yang meraih posisi penilaian dengan kategori sangat tinggi,” kata Irwan Prayitno di Gubernuran, Selasa (8/2).
NEVI IRWAN PRAYITNO : Kuncinya adalah ’Peduli’
Setelah menjabat Gubernur Sumatera Barat, kesibukan sang suami tercinta Irwan Prayitno, di akui Hj. Nevi Zuarina Irwan Prayitno, menjadi bertambah. ”Lebih sibuk sekarang ini dibandingkan waktu menjabat anggota DPR RI dulu. Namun kepedulian Bapak pada keluarga membuat sekecil apapun waktu akan diluangkannya untuk keluarga. Kuncinya adalah peduli, karena dengan peduli, sesibuk apapun waktu bisa diluangkan. Ini bukan hanya kuantitas pertemuan, namun kualitasnya yang lebih ditingkatkan,” kata Nevi Irwan Prayitno.
Rp6,1 Miliar Beasiswa tak Terserap
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno mengungkapkan, dari Rp20 miliar dana beasiswa prestasi dan beasiswa siswa miskin yang dialokasikan Pemprov, hanya mampu diserap Kabupaten dan Kota sekitar Rp13,9 miliar. ”Tidak terserap Rp6,1 miliar beasiswa itu, disebabkan ketidaksiapan Pemkab dan Pemko menyediakan dana sharing beasiswa sebanyak yang telah dialokasikan Pemprov,” beber gubernur usai Rapat Koordinasi Dinas Pendidikan se-Sumbar, Kamis (10/2).
RRI PADANG : Berupaya Jadi Benteng Budaya Minang
“Lihat saja, saat ini anak-anak muda yang lebih menyukai budaya asing daripada budaya Minang. Kita tak bisa menutup mata, di pantai Padang atau Bungus sana pasang muda-mudi berasyikmasyuk padahal bukan muhrim. Kalau dalam adat Minang dan agama Islam hal itu sangat tabu,” katanya.
GUBERNUR SUMATERA BARAT : Peduli Pendidikan dan Pertanian
Agenda yang cukup padat dijalani dengan begitu ”enjoy” dan penuh semangat. Hampir tak ada kesan lelah secara fisik maupun pikiran bagi Gubernur Sumbar ini. Jujur saya sebagai Kepala Biro yang kerap mendampingi beliau dalam beberapa agenda kepemerintahannya, baik di daerah maupun di ibu kota Provinsi sedikit ”keteteran”. Namun beliau tidak, dan sepertinya menikmati setiap kesibukannya itu. Lelah itu dilawannya dengan ”keikhlasan” ini terbukti dari ekspresi ramah dan ceria yang selalu dilihatkannya pada semua tamu, bahkan masyarakat.
Pengawasan JTO Lemah
”Tak hanya itu. Rusaknya jalan juga menyebabkan tingginya angka kecelakaan. Saya minta kepala daerah setempat memberikan sanksi kepada aparat terkait. Kalau ini dibiarkan, bisa-bisa jalan lintas Sumatera akan banyak yang bolong-bolong,” kata Gubernur Irwan Prayitno didampingi Plt Mahmuda Rivai saat sidak di JTO Seilansek, Sijunjung, kemarin.
Gubernur Sidak di Sejumlah JTO
Irwan menegaskan, kedepan persoalan itu harus dibereskan. Kalau ada yang kelebihan muatan ditindak. Kalau bisa dikurangi kelebihan muatannya. Tapi soal pengurangan beban muatan truk di JTO, perlu adanya gudang untuk menampung kelebihan muatan.
Tapal Batas belum juga Tuntas
“Berapa persoalan tapal batas ini sudah kami sampaikan kepada Menteri Dalam Negeri. Kita perlu duduk semeja lagi dengan Gubernur Jambi untuk menyelesaikan persoalan tapal batas ini,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno usai acara peresmian Gedung Serba Guna Ikatan Keluarga Pesisir Selatan (IKPS) Kabupaten Merangin, Jambi, Senin (14/2).
Ikuti Wisuda di STAI YDI
Hal yang paling ditekankan oleh Irwan dalam kesempatan itu adalah pengalaman. Nilai pelajaran siswa tak akan menentukan kepribadian siswa. Hal itu disebabkan karena pendekatan yang dilakukan oleh guru selama ini adalah pendekatan koknitif dan hanya bersitumpu (dasar) pada pendidikan karakter.
Gubernur Minta Tiap Petani Bergabung ke Gapoktan
Ditegaskan Irwan, program pemerintah untuk mensejahterakan petani adalah sebuah mimpi yang akan diwujudkan. Untuk itu, seluruh elemen yang ada diharapkan berperan dan bersinergi mewujudkan hal tersebut.
Pidato Irwan Berkesan
Sejumlah aparatur Pemkab Pasaman, mengaku terkesan dengan pidato Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat mengambil apel gabungan Pemkab Pasaman, Senin (7/2) di halaman Kantor Bupati Pasaman. Hal yang paling ditekankan oleh Irwan dalam apel tersebut adalah disiplin pegawai negeri.
Petani Diminta Kembangkan Komoditas Beragam
Ia mengingatkan, menjadi petani jangan malas, dan berpangku tangan, serta kembangkan usaha pertanian yang beragam sehingga hasilnya pun banyak. “Jika petani kreatif maka bertani cukup menjanjikan dari pada profesi dan pekerjaan lain, jangan hanya berlomba-lomba untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena alokasinya terbatas,” kata Irwan.
Irwan dan Agung Bahas Nasib Mentawai
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno membawa enam poin penting setelah menghadap Menkokesra di Jakarta, Rabu (16/2). Gubernur berangkat bersama Kepala BPBD Sumbar, Harmensyah, Bupati Mentawai, Edison Saleleu Baja. Mereka memberikan penjelasan terkait penanganan korban gempa dan tsunami Mentawai beberapa waktu lalu.
Ketika Gubernur Menangis
Ada beberapa pelajaran penting dalam menyikapi tangisan seorang IP. Pertama; saya yakin, tak banyak yang benar-benar merasakan beratnya tanggung jawab menjadi seorang pemimpin. Apalagi menjadi pemimpin bagi jutaan rakyat. Barangkali tak semua pemimpin di negeri ini sadar bahwa sebuah jabatan bukanlah sesuatu yang ‘diperebutkan’ dengan rakus dan menghalalkan segala cara. Karena pada akhirnya, setiap kepemimpinan yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan. Tidak hanya di hadapan manusia, namun yang terpenting adalah pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT.
‘Jangan Tiru Saya’
“Saya sungguh prihatin dengan pencapaian tersebut. Jangan sampai penilaian orang, prediket nomor pincit ini, disebabkan saya memiliki anak lebih dari dua,” ungkap Gubernur Sumbar, dalam pembukaan rapat kerja daerah (rakerda) program kependudukan dan KB provinsi Sumbar Tahun 2011 di Pangeran Beach Hotel, Kamis (17/2).
Gubernur Sumbar Hadiri Laga Minangkabau FC
Hal itu dibenarkan Vice President LPI Regional Sumatra dan Aceh, Avian Tumengkol, ketika dikonfirmasi kehadiran Gubernur Irwan Prayitno dan Walikota Padang, Fauzi Bahar. “Gubernur Sumbar sudah hubungi saya tadi dan beliau akan hadir bersama saya untuk nonton Minangkabau menjamu Solo. Tapi Walikota berhalangan karena masih berada di Jakarta sampai awal pekan depan,” jelas Avian, tadi malam.
Ditunggu Gubernur Untuk Makan Bersama
”Bertahun-tahun menjadi sopir pejabat, baru kali ini pimpinan yang benar-benar perhatian dengan sopirnya, begitu juga dengan ajudan atau polisi yang membawa mobil voreijder (iring-iringan pengawal). Setiap singgah di rumah makan atau dimana pun ia selalu menawarkan kami untuk masuk dan makan,” tuturnya.
Teringat Amanah, Gubernur Menangis
“Saya sebenarnya tidak menangis, tapi terbata-bata. Ketika saya berpidato, saya bercerita soal tanggungjawab seorang pemimpin. Amanah itu amat berat, salah-salah neraka tantangannya,” kata dia.
Gubernur Menangis
Setelah terlihat tampak tenang, Irwan kembali melanjutkan sambutannya. Meski tugasnya begitu berat, gubernur yang diusung Partai Keadilan Sejahtera dan sejumlah partai lainnya itu, berjanji akan menjalankan tugas-tugasnya dengan baik. Apalagi sang istri selalu menjadi penyejuk baginya dalam menghadapi berbagai tekanan itu.
Mendagri Segera Tes Calon Sekda
“Waktu yang dibutuhkan hingga ditetapkan Sekdaprov Sumbar yang defenitif, semua tergantung pemerintah pusat, bisa cepat. bisa pula tiga bulan menanti hasil akhirnya,” kata Gubernur Irwan Prayitno kepada Singgalang, di tempat terpisah.
Huntara Mentawai Hampir Selesai
“Informasi ini suatu hal yang menggembirakan bagi saya, karena sebelumnya banyak yang pesimis, Sumbar tidak mampu menangani persoalan Mentawai,” terang orang nomor dua di Indonesia itu, usai mendengarkan penjelasan dari Gubernur Irwan.
Dana Pendidikan Sumbar Rp2,19 Triliun
“Dana untuk pendidikan banyak mengalir ke Sumbar. Ini mesti dimanfaatkan dengan maksimal. Provinsi dan kab/kota harus mendukung, sehingga Sumbar sebagai pusat pendidikan kelak, benar-benar menjadi kenyataan. Anak-anak Sumbar sekolah semua,” harap gubernur.
Yang Di Sawah Terkaget
Saat berada di kolam masyarakat, gubernur mengatakan, kolam ikan di Kabupaten Pasaman sangat unik. Tidak hanya luas, namun kondisi alam di Kabupaten Pasaman merupakan berkah bagi petani ikan. Beternak ikan kelihatannya memang berkah dan haknya orang Pasaman,” sebut Irwan pada Bupati Pasaman Benny Utama.
Irigasi Panti Rao Belum Maksimal
Gubernur dihadapan ratusan peserta temu ramah yang digagas Bupati Pasaman itu mengatakan Pemprov Sumbar tentunya akan berupaya untuk membantu kegiatan pembangunan di kabupaten/kota di Sumatera Barat. Sekaligus menggulirkan berbagai program dan kegiatan yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak sesuai dengan kebutuhan dan sekaligus solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi.
Potensi Besar Terkuak
Dalam kunker Gubernur Sumbar ke Kabupaten Pasaman, didapati sebuah fakta sekaligus terkuaknya potensi besar Kabupaten Pasaman. Tidak hanya dari sektor pertanian dan perkebunan. Namun, daerah itu sudah jauh melangkah maju di bidang pemberdayaan sumber daya manusia (SDM).
Sulikaia jadi Desa Santri
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno saat meninjau Ponpes Gontor itu, berjanji mengupayakan pembangunan jalan menuju kampus dan pengadaan listrik dengan menggandeng PLN. “Kita telah membawa pimpinan Dinas Kimpraswil dan Tarkim dan GM PLN Sumbar untuk melihat tempat dibangunnya jalan dan listrik. Diharapkan nantinya pembangunan untuk itu dapat dilakukan dengan cepat,” kata Irwan.
Gubernur Datang, Petani Senang
Temu wicara antara Gubernur Sumbar, Prof. H. Irwan Prayitno, Bupati Pasaman H. Benny Utama dengan sejumlah anggota kelompok tani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Maju Karya (MK) di Kauman, Kecamatan Rao Selatan, cukup memberikan support terhadap sejumlah petani setempat.
Lebih Awal Siapkan Generasi Berakhlak
Gubernur mengaku dalam upaya membentuk generasi dan masyarakat yang berakhlak dan berkepribadian kiranya dapat menjadikan Pasaman sebagai contoh bagi daerah lain dalam menerapkannya untuk masa yang akan datang.
Masyarakat Sumbar Sejahtera
Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno dalam nota pengantar rancangan RPJMD Sumbar 2011-2015 yang disampaikan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Sumbar, Jumat (4/2) dimulai dari peningkatan penerapan ajaran agama dan budaya daerah. “Ini adalah landasan utama untuk mewujudkan proses pembangunan daerah yang baik sesuai dengan keinginan masyarakat umum,” kata gubernur.
Sembako Murah dari 47 BUMN
Gubernur Irwan menyatakan apresiasi yang besar kepada seluruh BUMN di Sumbar karena telah memiliki kepedulian pada masyarakat.
Kepala Daerah Wajib Inventarisir Izin Tambang
“Dibiarkan daerah rugi. Izin sudah didapat, tapi di lapangan tak beroperasi dengan berbagai alasan. Padahal masih ada investor lain yang berminat menggarap potensi tambang di daerah ini. Kita berikan izin kepada investor yang benar-benar serius,” ujar Irwan di sela-sela rapat soal pertambangan dengan bupati/walikota, Senin (31/1) di gubernuran.
Pelayanan Publik di Rumah Sakit Wajib Hukumnya
“Tidak heran, banyak orang berseloroh, dibawa ke rumah sakit bukan sehat, tapi bertambah sakit. Orang yang sehat datang, bisa menjadi sakit. Seloroh ini wajar muncul, karena memang begitu kondisinya. Hal ini harus diperbaiki betul. Pelayanan publik tidak bisa dimain-mainkan. Harus all out,” ujar Irwan, tapi enggan menyebut rumah sakit yang seperti itu.
Pemprov Sumbar Dukung Penuh LPI
“Pemprov Sumbar mendukung visi LPI dan saya pribadi percaya bahwa sepakbola kita akan berhasil dibawah asuhan LPI. Jadi LPI perlu kita berikan kesempatan untuk menjalankan misinya,” kata Irwan.
Sekdaprov Sumbar Masih Diproses
“Kenapa bisa begini. Kok lebih tahu dari saya. Saya mengirimkan tiga calon Sekdaprov kepada pemerintah pusat secara resmi untuk mengikuti fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) di Kemendagri. Tentu secara resmi pula hasilnya disampaikan kepada saya,” ujar Irwan kepada wartawan, Selasa (8/2) di Padang.
Gubernur Resmikan Dua Proyek
“Manfaatkanlah masjid ini semaksimal mungkin. Banyak kegiatan yang bisa dilakukan di masjid. Kita berharap dari masjid ini nantinya lahir ulama-ulama besar Maninjau. Sebab, kita tahu dari dulu Maninjau banyak melahirkan ulama besar yang sudah dikenal tidak hanya di daerah ini, tapi sampai ke dunia Internasional,” ujar Irwan.
Beri Perhatian Pasien tak Mampu
”Dengan kehadiran rumah sakit mata ini akan menambah sarana kesehatan yang ada sehingga kemampuan dalam memberikan pelayanan kesehatan mata pada masyarakat akan semakin meningkat,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, saat memberikan sambutan grand opening RS Mata Padang Eye Center dan Ulang Tahun ke-3 Padang Eye Center.
Irwan Prayitno Pantau Jalan Desa Mandiri
”Saya berharap, jalan ini nantinya dapat digunakan sebagai penghubung antara wilayah yang ada di kawasan Agam ini. Karena, jalan adalah sarana yang sangat penting bagi perekonomian,” sebut Irwan.
Gubernur Imbau Orang Minang Tak keluar Malam
”Kita prihatin sekali jika terjadi hal-hal yan tidak diinginkan terhadap keberadaan masyarakat kita Sumbar di daerah yang sedang bergejolak tersebut, ” ujar Irwan.
Produksi Jagung Satu Juta Ton per Tahun
Sampai sekarang produksi jagung Sumatera Barat baru mencapai 400 ton per tahun. Tahun mendatang produksi harus mencapai 600 ton per tahun. Dan lima tahun ke depan produksi harus mencapai satu juta ton per tahun.
Pensejahteraan Petani, Prioritas
Irwan menerangkan, tidak saja dalam peningkatan produksi, hal mendasar yang menjadi prioritas Pemprov adalah bagaimana pula taraf hidup petani ditingkatkan. Sebab, fakta di lapangan, yang miskin itu ternyata didominasi petani. Kondisi ini tak bisa dibiarkan. Alhasil digagaslah program pensejahteraan petani.
Gubernur : Kembangkan Jagung di Sumbar
“Pemprov bersama kab/kota mengajak untuk memanfaatkan lahan yang semula digunakan untuk padi sekali tanam. Sekarang kita selingi dengan tanaman jagung. Kita akan berikan bantuan bibit, permodalan. Juga tenaga penyuluh lapangan,” kata Gubernur Irwan Prayitno ketika mengunjungi PT Citra Nusantara Mandiri di Kota Solok, Rabu (2/2).
Gubernur Sambut Baik Program KONI
”Kami sangat menyambut baik adanya rencana KONI memberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya kepada BUMN/BUMD serta para profesional di berbagai bidang untuk dapat memberikan dukungan nyata dalam bentuk finansial, fasilitas dan moral agar turut mendukung pembinaan atlet andalan Sumbar,” papar Irwan Prayitno.
Gubernur : Jadikan Kota Solok Pioner
Gubernur menjawab Singgalang, usai acara yang diakhiri shalat Isa berjamaah di Masjid Syur’a itu mengakui terobosan pemerintah Kota Solok dalam upaya peningkatan potensi spiritual dan membentuk peserta didik agar beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan terampil beribadah merupakan yang pertama di Sumatera Barat, bahkan mungkin di Nusaantara ini. Karena itu, soal Mabit, sewajarnya kota Solok dinobatkan sebagai pioner.
Jangan Asal Mengeluarkan Izin
Kalangan anggota DPRD Sumbar menyambut baik kebijakan Gubernur, untuk mengingatkan bupati/walikota agar dalam pemberian izin usaha tambang (IUP) benar-benar sesuai dengan kondisi lapangan. Jangan asal mengeluarkan izin saja.
Gubernur Usulkan Lima Agenda
Usulan tersebut merupakan penjabaran dari visi dan misi gubernur untuk lima tahun ke depan. Jabaran visi dan misi yang dikemas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sumbar itu, dirancang berdasarkan kondisi kekinian, dan berpedoman pada RPJPD Sumbar 2005-2025, Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Sumbar, dan capaian dari RPJMD 2005-2010.
Gubernur Irwan Prayitno: Kita Prihatin dengan Warga dan Mahasiswa Asal Sumbar yang Berada di Mesir Saat Ini
Melihat perkembangan yang terjadi Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan, menyikapi kondisi terakhir Mesir yang semakin bergejolak, cenderung tidak terkendali, kita berharap pemerintah pusat secepatnya mengirim banyak pesawat untuk pemulangan warga Indonesia di Mesir. Kita amat prihatin sekali jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap keberadaan masyarakat kita di daerah yang sedang bergejolak tersebut.
Ponpes Modern Gontor Cabang Sumbar Masih Kekurangan Sarana Prasarana
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno yang melakukan kunjungan kerja ke Sulit Air untuk meninjaua lokasi Ponpes Gontor itu, berjanji memberikan bantuan pembangunan jalan untuk ke lokasi kampus dan pengadaan listrik dengan menggandeng PLN. "Kita telah membawa pimpinan Dinas Kimpraswil dan Tarkim dan GM PLN Sumbar untuk melokasi tempat dibangunnya jalan dan listrik. Diharapkan nantinya pembangunan untuk itu dapat dilakukan.
Mahasiswa Indonesia Dijarah
Irwan Prayitno menyampaikan, menyikapi kondisi terakhir Mesir yang semakin bergejolak, diharapkan pemerintah pusat secepatnya mengirim banyak pesawat ke Mesir.
Tambang tak Digarap Optimal
“Memang masih banyak kendala dari pertambangan di Sumbar, karena itu kita harus melakukan pembenahan. KP yang telah diberikan pada perusahaan, hendaknya di cek lagi oleh instansi terkait. Jangan sampai gara-gara tiga persoalan tadi, terganggu ekploitasi tambang,” jelas Syafrial dalam rapat koordinasi dengan Dinas Kehutanan Sumbar dan Dinas Pertambangan dan Energi Sumbar, di ruang rapat Gubernuran, Senin (31/1).
Alumni SPP Berpeluang Magang ke Jepang
Permintaan tenaga magang asal Sumatera Barat ini meningkat setelah kunjungan Gubernur Irwan ke Jepang beberapa waktu lalu. Bulan lalu utusan dari provinsi Kanagawa telah datang ke Sumatera Barat sebagai kunjungan balasan Gubernur sebelumnya, sekaligus menindaklanjuti kerjasama dengan Sumatera Barat. Akhir bulan ini juga akan datang utusan dari Provinsi Kagawa, juga sebagai kunjungan balasan dan menindaklanjuti kerjasama antara kedua provinsi yang telah berjalan sebelumnya.
Irwan Prayitno: Semua Fasilitas Sarana Pendidikan Ponpes Darussalam Gontor 11 Sulit Air, akan Dipenuhi
Pengembangan pendidikan Ponpres Darussalam Gontor 11 di Sulit Air, pemprov Sumbar siap mendukung dan memfasilitasi kemajuannya, sebagai upaya menciptakan pendidikan yang berkarakter di Sumatera Barat. Di Ponpes Gontor Ponorogo kita telah mengenal pendidikan ini terkenal baik dengan pendidikan agama, keilmuan umum serta keberhasilan anak didik telah menjadi inspirasi banyak orang di negeri ini.
Sumbar Lirik Lagi Kereta
Tujuannya, pembangunan short cut ini, menurut Irwan adalah untuk sarana transportasi pertambangan daerah tersebut menuju akses Teluk Bayur. Untuk itu Pemprov Sumbar sendiri menurut Irwan perlu pembenahan terhadap Teluk Bayur yang akan dilakukan dengan bekerja sama dengan Dirut PT Pelindo II. ”Upaya pembentukan perluasan gudang. Karena itu, akan dilakukan pembebasan lahan yang membutuhkan biaya sekitar Rp13,5 miliar,” tambah Irwan.
Cabut KP Jika Tak Aktif
“Kita mengalami kerugian, akibat berbagai persoalan yang dihadapi pemilik IUP itu. Selain kita diikat oleh izin pertambangan dan tidak bisa membatalkannya, kita juga tidak bisa mendatangkan investor baru,” terang Irwan Prayitno saat rapat koordinasi dengan kabupaten/kota, Senin (31/1).
Kepala Daerah Wajib Inventarisir Izin Tambang
“Dibiarkan daerah rugi. Izin sudah didapat, tapi di lapangan tak beroperasi dengan berbagai alasan. Padahal masih ada investor lain yang berminat menggarap potensi tambang di daerah ini. Kita berikan izin kepada investor yang benar-benar serius,” ujar Irwan di sela-sela rapat soal pertambangan dengan bupati/walikota, Senin (31/1) di gubernuran.
IRWAN PRAYITNO : Inventarisasi Izin Usaha Pertambangan
“Semua bupati/walikota disurati untuk melakukan pendataan kembali terhadap pengusaha-pengusaha tambang, apakah masih jalan atau tidak. Sementara ada investor luar yang ingin bergabung dengan kita, tetapi izin usaha telah dibagi-bagi yang tidak jelas bagaimana pengembangannya setelah izin dikeluarkan,” kata Irwan ketika rapat tentang IUP di ruang rapat Gubernuran, Senin (31/1).
Bantu Pemda Tekan Kerugian Negara
. ”Kedepan, kita akan hati-hati dalam mengeluarkan sebuah Perda. Apalagi, sekarang sudah ada Law Center yang dibentuk Kementerian Hukum dan HAM, yang salah satunya bertujuan untuk menekan kerugian negara dari pembatalan perda-perda yang melanggar hukum tersebut. Intinya, fasilitas ”Law Center” dapat dimanfaatkan untuk konsultasi, harmonisasi, maupun sinkronisasi pemangku kepentingan dalam membuat Perda yang tidak bertentangan dengan hukum, ” kata Irwan.
Pembukaan Jalan Tembus ke Dharmasraya Mendesak
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dalam sambutannya pada pembukaan Rakor mengatakan, kehadiran Bupati/Walikota dalam acara Rakor ini merupakan sebuah amanah masyarakat untuk membangun sebuah daerah. Untuk itu, kegiatan ini perlu dicermati dan dilaksanakan secara konsekuen.
Gubernur Berharap Tinju Raih Emas PON
“Saya meminta pengurus periode 2010-2014, yang dikukuhkan ini sungguh-sungguh dalam melakukan pembinaan, sehingga petinju Sumatera Barat, mampu berbicara di tingkat nasional dan bahkan internasional. Menyumbang medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau 2012,” tegas Prof. H. Irwan Prayitno, ketika memberi sambutan pada pelantikan dan pengukuhan pengurus Pertina Sumbar masa bakti 2010-2014 di gubernuran, Sabtu (29/1).
WNI Dievakuasi Lewat Udara
Ia makin tenang lagi, karena gubernur juga memberikan masukan pada semua orangtua yang anaknya kuliah di Mesir. Meski begitu, ia tetap memantau setiap perkembangan yang terjadi.
Minat Baca Anak-Anak Tinggi
”Salah satu kemajuan itu adalah tingginya minat baca anak-anak tadi untuk rasa ingin tahu, menambah pengetahuan melalui giat membaca. Apalagi dengan tersedianya mobil pintar di tengah-tengah masyarakat,” ujar TP PKK Sumbar Nevi Irwan Prayitno, kemarin.
Gubernur Minta Pertina Sumbar Bisa Raih Emas di PON 2012
“Pertina Sumbar memiliki tanggungjawab untuk mengembalikan kejayaan olahraga tinju Sumbar. Selama ini, tinju merupakan salah satu cabang andalan Sumbar yang menyumbangkan medali emas,” kata Irwan ketika memberikan sambutannya saat Pelantikan Pengprov Pertina Sumbar periode 2010-2014 di Gubernuran, Sabtu (29/1).
Usia Dini, Sangat Rentan
“Jelek kehidupan di masa depan, sesungguhnya adalah cerminan di usia dini. Oleh karena itu, jangan sia-siakan masa emas itu dengan hal-hal yang tidak berguna,” kata Irwan yang tampil sebagai pembicara utama dalam rapat kerja daerah forum pengembangan anak usia dini (PAUD) Sumbar, Sabtu (29/1) di gubernuran.
Orang Tua Harus Pehatikan Periode Golden Age
“Usia dini sangat potensial untuk menentukan masa depan. Kalau gagal mendidik anak di usia dini, maka gagal pula masa depannya, “ kata Irwan, Sabtu (29/1), saat menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forum Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di auditorium Gubernuran, Padang
Mahasiswa Minang di Kairo Aman
Ratusan mahasiswa Minang di Kairo aman dan terjaga. “Mereka sudah melapor, saat ini adik-adik itu dijaga aparat keamanan,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Singgalang, Minggu (30/1)
Mahasiswa Minang Masih Aman
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang dihubungi padang ekspres tadi malam mengungkapkan, dirinya baru mendapat kontak dari mahasiswa Minang di Mesir yang tergabung dalam Kesepakatan Masyarakat Minang (KMM), Ketua KMM, Al Nop mengabarkan kondisi sekitar 200 mahasiswa di sana, semua aman dan terjaga oleh KBRI dan Kepolisian Mesir,” kata Gubernur tadi malam.
Pemprov Sinkronkan Program
“Keterbatasan anggaran, SDM, dan sarana prasarana, sering membuat kebijakan pemprov dengan pemkab dan pemko tidak sinkron,” ujar Gubernur Irwan Prayitno saat pembukaan Rapat Koordinasi Pemprov dengan bupati dan walikota se-Sumbar, Rabu (26/1) di Kantor Bupati Solok Selatan.
Ny. Nevi Irwan Prayitno Salut Atas Kemajuan Pasbar
“Saya salut dan apresiasi ketika menginjakkan kaki di tanah mekar ini, ketika melihat anak-anak asyik membaca buku bacaan di mobil pintar. Anak-anak adalah calon generasi penerus yang perlu dipupuk dan dibina,” kata Ketua TP PKK Provinsi Sumbar, Ny Nevi Irwan Prayitno ketika melakukan kunjungan ke Pasbar, Rabu (26/1) dalam memberikan pembinaan TP PKK Pasbar yang dipimpin Ny. Nina Bahar.
Penanganan Masalah Sosial Sering Terkendala
“Masih ada warga masyarakat yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pada pelantikan pengurus sekaligus membuka rapat kerja (Raker) Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, Kamis (27/1) di Gedung BKKKS Sumbar.
Nevi Ajak Tanamkan Minat Baca
”Saya sangat terkejut dan bangga, saat melihat anak-anak Pasbar asyik membaca buku bacaan di mobil pintar. Ini salah satu langkah bagus memupuk kesadaran anak-anak meningkatkan minat bacanya,” ujar Nevi Irwan Prayitno saat kunjungan kerja di Simpangempat, kemarin (27/1).
9 Daerah Terapkan e-KTP
Irwan berharap pemerintah Kabupaten dan Kota memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang arti penting pelaksanaan e-KTP. Ini diperlukan agar kesadaran masyarakat tentang pencatatan sipil kian meningkat. Kabupaten dan kota juga diimbau memobilisasi penduduk yang wajib punya KTP agar mendaftarkan diri ke tempat pelayanan e-KTP di kecamatan. Kemudian menginventarisir penduduk yang belum memiliki akta kelahiran, surat nikah dan catatan sipil lainnya.
Penyaluran Raskin Sumbar Tercepat
”Tujuannya agar harga beras stabil dan bisa cepat pula dinikmati masyarakat yang menjadi sasaran. Di Sumbar, Alhamdulillah, Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim terus mengingatkan. Mewanti-wanti. Kita langsung bergerak. Rapat terus dengan jajaran terkait. Koordinasi intens dengan kabupaten/kota,” ujar Syafrial.
Profil Nagari Bakal Tentukan Kucuran Kredit
“Kita telah meminta seluruh nagari untuk menyerahkan data profil potensi nagarinya, saat rapat koordinasi beberapa waktu lalu. Namun, sesuai dengan tenggat waktu yang diberikan, baru dua nagari yang menyerahkan, sedangkan yang lainnya menyusul. Jumlahnya pun baru puluhan,” ungkap Irwan Prayitno.
Kurang Koordinasi, Banyak Dana APBN tak Terserap
“Banyak anggaran dari tugas perbantuan dan dekonsentrasi yang akan dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Karena itu, perlu adanya sikronisasi program dan koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota,” katanya.
Banyak Dana APBN Tidak Terserap
Dikatakan Irwan, dengan kerjasama dan dukungan pemerintah kabupaten/kota se Sumatra Barat, maka pengelolaan dana program tersebut dapat disaluran secara lebih baik dan penyerapannya akan lebih baik.
48% Penduduk Sumbar Dilindungi Jamkes
Setidaknya 48 persen penduduk Sumbar dari total 4,6 juta jiwa penduduk Sumbar dilindungi jaminan kesehatan (Jamkes). Angka ini memperlihatkan wujud kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya. Ada kecenderungan meningkat tiap tahun. Tahun 2015 ditargetkan 100 persen, semua penduduk mendapat Jamkes.
Gubernur Irwan Prayitno: SPP Bukan Sekolah Buangan
“SPP menjanjikan. Pas benar dengan kondisi Sumbar yang mayoritas hidup di sektor pertanian. Ke depan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar akan terus memperhatikan sehingga menjadi sekolah andalan,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno saat berkunjung ke SPP di Lubuk Minturun, Padang, Selasa (25/1).
Tak Ada Mutasi Besar-besaran
“Yang bagus tetap dipakai, yang tidak bagus, ya diganti. Tes pemetaan potensi ini lebih ditujukan kepada mengenal potensi SDM Pemprov. Kalau ada yang kurang posisinya dengan potensi yang dimiliki, ya ganti posisi,” ujar Irwan kepada wartawan, selasa (25/1) di Padang.
Atlet Harus Fokus Persiapkan Diri
”Babak kualifikasi PON, baik itu melalui Porwil maupun Kejurnas sangatlah menentukan lolos tidaknya ke PON XVIII di Riau tahun 2011. Karena itu, saat Pelatdaprov ini lebih baik para atlet bersusah-payah dalam mempersiapkan diri. Sehingga nanti bisa tampil maksimal pada Pra PON dan lolos PON,” pesan Irwan Prayitno.
Gubernur Lempar Gagasan Pendidikan Pra Nikah
Padang-Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengemukakan gagasan pendidikan pra nikah. Sebelum remaja memasuki gerbang rumah tangga. Mereka perlu dibekali beragam keilmuan berkaitan dengan kerumahtanggaan.
Gubernur Sumbar: Bantuan Dipotong, Lapor Polisi
“Tugas gubernur itu membuat regulasi. Jadi, bila ada penyelewengan, itu tugasnya polisi. Makanya, kami minta masyarakat juga proaktif melaporkan jika memang terjadi pemotongan bantuan gempa ini,” kata Irwan Prayitno kepada Haluan di SPP Lubuk Minturun, Selasa (25/1) seputar penyaluran bantuan gempa yang masih banyak persoalan di lapangan.
Gubernur Tuntut Atlet Bekerja Keras
“PON adalah barometer keberhasilan dalam pembinaan olahraga daerah. Jadi, kami tuntut atlet untuk bekerja keras,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Padang Ekspres kemarin (25/1).
Wali Nagari Siapkan Data Potensi
Bukittinggi, Padek-Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno meminta lurah, kepala desa, wali nagari dan camat segera melakukan pendataan potensi, sumberdaya manusia (SDM) daerah masing-masing. Data itu bisa jadi bahan dasar memajukan dan mengembangkan prioritas pembangunan di masing-masing daerah. Juga, acuan Pemprov Sumbar dalam melaksanakan berbagai Program.
Gubernur Lepas Dua Mahasiswa Minang ke Korea
Gubernur menyambut baik kegiatan ini dan terus mendukung agar putra-putri Minang terus berprestasi dan berkiprah di tingkat nasional maupupun internasional. Dari ribuan mahasiswa yang diseleksi, dua putri Minang ini akhirnya terpilih sebagai utusan. Gubernur berpesan agar mereka mempromosikan potensi daerah ini dan menjaga nama baik Sumatra Barat.
Irwan Prayitno: SPMA Padang Perlu Mendapat Perhatian Semua Pihak
Irwan Prayitno dalam menangapi kegiatan Balai Bibit Indonesia di berbagai UPTD BBI di Sumbar menyarankan agar, pembuatan dan pengembangan bibit-bibit yang sangat dibutuhkan oleh para petani kita yang juga merupakan spesifik daerah ini.
Irwan Prayitno: “Satukan Tekad Untuk Prestasi Terbaik, Harkat dan Martabat Daerah“
"Seluruh atlit yang hadir dalam pembukaan Pelatda saat ini merupakan yang terbaik dan pilihan saat ini, secara pribadi kita bangga, namun disisi lain menjadi yang terbaik sarat dengan konsekwensi, baik dalam disiplin, keteraturan dalam latihan, usaha dan kerja keras".
Bank Nagari Raih Seluruh Penghargaan
Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga mendapatkan penghargaan dari Business Review sebagai Pembina Bank Daerah Terbaik tahun 2010 dan Pembina BUMD Terbaik tahun 2010.
Bank Nagari Raih The Best BUMD of The Year 2010
Selain itu, Gubernur H. Irwan Prayitno dalam kesempatan tersebut juga terpilih sebagai Pembina Bank Daerah Terbaik 2010 dan pembina BUMD terbaik 2010.
Menyepakati Pemborosan Anggaran
Tak hanya Setwan, Gubernur juga meminta rasionalisasi anggaran perjalanan dinas Sekretariat Daerah sebesar Rp1,5 miliar. Alokasi anggaran makan minum dengan total Rp2,1 miliar di Setwan, juga jadi sorotan. Anggaran tersebut dinilai tidak logis dan menyalahi prinsip efektivitas dan kepatutan.
Pelayanan di Kecamatan Buruk
Demikian dikatakan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno saat membuka rapat kerja (raker) camat se-Sumbar di The Hills Hotel Bukittinggi, Kamis (20/1) lalu. ”Karena itu harus ada standar pelayanan di setiap level pemerintahan,” ujarnya.
Camat Harus Mengkoordinir Nagari-Desa
Gubernur menyampaikan, camat yang ada di kabupaten/kota wajib memberikan pelayanan yang baik pada masyarakat. Dalam pelaksanaannya menjalankan roda pemerintah, harus dikembalikan tugas pokok dari seorang camat. Camat sebagai pemimpin kecamatan wilayah kerja yang membawahi nagari, kelurahan dan desa.
Gubernur Resmikan Operasionalisasi Tiga Bus Samsat Keliling
"Kita harapkan dengan adanya kegiatan ini akan memotivasi kita semua dalam menciptakan peningkatan pendapatan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih besar dimasa mendatang," kata Gubernur Irwan Prayitno ketika meresmikan tiga bus Samsat keliling di terminal Pasar Bandar Lubuk Buaya, Kamis (8/12).
Pelayanan Didekatkan
Perlahan tapi pasti. Berkonsep dan berstategi. Ini benar yang ditekankan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Sumbar Muslim Kasim dalam menelorkan kebijakan yang pro rakyat. Termasuk pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya diwujudkan dengan mengoperasikan samsat keliling.
Bukti Nyata Dekatkan Pelayanan
Menurut Irwan, terobosan itu dilakoni untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat wajib pajak. Yang tadinya tinggal cukup jauh dari kantor samsat, sekarang tidak lagi merasa kesulitan. Tidak perlu waktu lama. Tak perlu mengeluarkan biaya transpor besar. Selama ini, faktor jauh dari kantor samsat, sepertinya menjadi penghambat sehingga pembayaran pajak menunggak.
Dekatkan Layanan, Samsat Keliling Diluncurkan
Layanan baru diberi nama Samsat Keliling yang akan diluncurkan secara resmi oleh Gubernur sumbar Irwan Prayitno, di Terminal Lubuk Buaya Padang, pagi ini (8/12). Program ini wujud komitmen Gubernur dan Wakil Gubernur memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Utamakan Kesehatan Ibu dan Anak
“Dengan diresmikannya pemakaian gedung baru ini dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat terutama ibu dan anak,” kata Irwan Prayitno, saat peresmian pemakaian gedung RSIA Siti Hawa, kemarin.
Sinkronkan Program Daerah Lewat Rakor
Kepala Biro Pemerintahan dan Kependudukan Setprov Fachril Murad menyebutkan, dalam pertemuan dengan camat dan bupati/walikota, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno juga mengundang 14 anggota DPR RI dan 4 orang anggota DPD RI asal Sumbar sebagai nara sumber. “Ini untuk pertama kalinya dilakukan Gubernur Sumbar,” katanya.
Ketua Dekranasda Kunjungi Pengrajin Bukittinggi
Rombongan istri Gubernur Sumbar ini didampingi Hj. Rahmi Yetti Harma Zaldi, Kadis Perindagkop Gustav dan Kabid Perindustrian Tati Yasmarni. Tempat pertama yang dikunjungi adalah studio usaha perkayuan Ruyung S. Biru 99 yang dipimpin H. Dasmil R. Dt. Pado Basa. Di situ rombongan mengamati dan mengagumi berbagai koleksi perabotan dari kayu ruyung kelapa yang begitu mengkilat dan elegan.
18 Anggota DPR dan DPD Jadi Narasumber Rakor
“Rakor terbesar ini akan menjadi momen penting dalam mensinkronkan pembangunan Sumbar ke depan dengan kabupaten/kota. Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim menginginkan Sumbar dibangun dengan kebersamaan. Seirama di level manapun,” ujar Kabiro Pemerintahan dan Kependudukan Setdaprov Sumbar, H. Fachril Murad kepada Singgalang, selasa (18/1) di Padang.
Sekprov Ditunjuk Wapres
”Enggak mungkin lah Sekprov dijabat orang luar. Kan kita sudah mengirimkan tiga nama ke Kemendagri. Tidak ada nama lain yang dimunculkan pemprov ataupun Kemendagri. Cuma tiga nama itu saja,” ungkap Irwan kepada POSMETRO, di Padang, Senin (17/1).
Gubernur Berharap Petinju Sumbar Raih Emas di PON
”Bapak gubernur sangat memahami segala usaha dan upaya melalui program yang akan kita lakukan/laksanakan untuk meraih prestasi pada Pra PON, terutama di PON. Bapak gubernur mengatakan, sulit atlet bisa meraih prestasi maksimal kalau tanpa ada kejuaraan – kejuaraan. Karena itu, kita akan memperbanyak iven,” tutur Togi.
Dekranasda Dorong Kab/Kota Memiliki Ikon Cinderamata
Dekranasda Sumbar mendorong agar masing – masing kabupaten dan kota di daerah ini memiliki satu ikon cinderamata atau pun makanan khas. Selain bisa menjadi andalan daerah, juga lebih memudahkan daerah melakukan pembinaan kepada para pengrajin atau produsen makanan.
UN Sumbar Tanpa Target
Sementara itu Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno yang ditanya terpisah, menyatakan sangat menyadari kebijakan pemerintah pusat yang tidak memberikan dispensasi bagi siswa sekolah yang daerahnya terkena musibah.
Puluhan Gugur Dua Orang Lulus
Sebelumnya, Gubernur Irwan Prayitno seusai RUPS Bank Nagari di Hotel Pangeran Beach, Padang, Kamis (6/1) menjelaskan, ada beberapa calon komisaris yang akan menjalani ujian tersebut, dan BI yang akan memutuskan komisaris yang dianggap berkompeten sesuai dengan hasil ujian.
Ali Asmar, Rosman dan Syahrial Syam
Irwan mengaku dari 12 pejabat yang ikut tes sekaligus wawancara, masing-masing memiliki kemampuan berbeda. Ada keunggulan masing-masing yang bisa diandalkan. Sesuai aturan, hanya tiga nama yang diajukan ke pusat. �Siapa yang terpilih itulah yang terbaik bagi Sumbar,� kata Irwan.
Gubernur Beri Sinyal Positif
“Selama Pemko Padang mampu membayarnya tidak masalah, dan itu sesuai aturan yang ada,” kata Irwan, usai rapat paripurna DPRD Sumbar, Senin (17/1).
Gubernur Surati Kada
Padang, Padek – Lama ditunggu akhirnya Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno bertindak juga. Orang nomor satu di Sumbar telah menyurati seluruh kepala daerah (kada) kabupaten/kota untuk melakukan Operasi Pasar (OP). Ini menindaklanjuti langka dan naiknya harga beras di pasaran. Tak hanya OP, Irwan juga meminta pemkab/pemko untuk mengeluarkan stok beras yang dimilikinya untuk dijual kepada masyarakat.
Gubernur â€Gagalkan†Niat Pemko Berutang
Gubernur, lanjutnya, menginstruksikan pinjaman secara selektif, dengan memperhatikan waktu pelaksanaan dan memperhitungkan jangka waktu pengembalian pinjaman yang akan dilunasi dalam kurun waktu tidak melebihi sisa masa jabatan kepala daerah yang bersangkutan. Sementara, kepemimpinan Wali Kota Padang Fauzi Bahar akan berakhir pada 2013 mendatang.
Irwan: Bupati/Walikota Harus Gencarkan OP
“Selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, ini juga bisa memancing para petani atau penghasil beras untuk mengeluarkan beras dan menjualnya kepada warga,” kata Irwan Prayitno, usai pelantikan pengurus Majelis taklim Sumbar di Gubernuran, Minggu (16/1).
Majelis Taklim 1.000 Lebih
Irwan mengatakan, kehadiran FSMT merupakan sebuah kegairahan dan motivasi peningkatan ilmu keagamaan bagi masyarakat. Karena itu, FSMT hendaknya dapat diterima secara baik oleh seluruh komponen masyarakat Sumbar, bukan sebaliknya FSMT menjadi pembuat masalah.
Pemprov Sumbar Dukung Penyelenggaan Peringatan HPN Sumbar
"Guna memacu dan menjaga stabilitas, keamanan dan ketentraman kehidupan masyarakat di Sumbar, amat diharapkan tumbuhnya pers yang berkualitas, mandiri, professional sesuai dengan UU No 40 tahun 1999 tentang Pokok-pokok pers. Silahkan mengritik secara demokratis, namun hendak dengan bahasa-bahasa yang santun, terpuji serta memberikan solusi dalam setiap persoalan yang diberitakan".
Kapal Pesiar Singapura Singgahi Teluk Bayur
Lanjutnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan, "kegiatan kapal Pesiar ini di Sumatera Barat adalah melayani kunjungan wisata mancanegara melihat dan menikmati keindahan alam, seni budaya dan wisata kuliner di Sumatera Barat. Dengan pelayanan mengelilingi daerah menggunakan kendaraan wisata yang ada".
Dana Sharing, Siswa Miskin Nyaris Luput
Atas dasar itu, Pemprov Sumbar mengalokasikan anggaran yang sama sebesar Rp2,916 miliar. Namun ternyata dalam draf yang diajukan ke gubernur Sumbar untuk dievaluasi, kewajiban sharing dengan besaran yang sama tidak dianggarkan.
Gubernur Sumbar Minta, Optimalkan Kinerja PPNS
Selain kepada SKPD dilingkungan Pemprov, gubernur berharap pula kepada bupati/walikota untuk melakukan langkah serupa. Pengoptimalkan kinerja PPNS ini, sesungguhnya dalam rangka menegakkan Perda dan peraturan perundang-undangan lain termasuk keputusan bupati/walikota.
Gubernur Irwan Prayitno: Minyak Tanah Hilang Lapor ke Polisi
”Kita minta polisi melakukan pengawasan, karena kelangkaan minyak tanah tersebut ada yang bermain di belakangnya. Jadi kalau ada bukti langsung saja tangkap orang yang menjual minyak tanah keluar Sumbar,” sebut Irwan.
Gubernur Minta KP Dievaluasi
Sementara, landrent yang diperoleh dari sektor pertambangan selama 2010 melebihi target yaitu mencapai 144% dengan nilai Rp1,3 milliar. “Usaha tambang yang ada di Sumbar harus dievaluasi. Sebab tidak semua pemegang kuasa pertambangan (KP) beraktivitas”. kata Irwan usai rapat rekonsiliasi PNBP sektor pertambangan umum yang dihadiri seluruh pemko/pemkab se-Sumbar, Rabu (12/1).
Gubernur Sumbar Canangkan Program Satu Petani Satu Sapi
Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan Program Satu Petani Satu Sapi digagas untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Lebih dari 60 persen penduduk Sumbar adalah petani, namun sebagian besar petani tersebut masih belum sejahtera karena rata-rata petani hanya memiliki lahan 0,3 ha. Karena itu perlu dilakukan upaya dan program khusus untuk meningkatkan kesejahteraan petani.
Tiga Nama Menguat
Irwan mengaku, dari 12 nama yang ikut tes beberapa waktu lalu, masing-masing punya kemampuan berbeda satu sama lain. Ada keunggulan masing-masing yang bisa dihandalkan. Sesuai aturan, hanya tiga nama diajukan ke pusat. Siapa yang terpilih nanti, itulah yang terbaik bagi Sumbar.
Inspektorat tak Investigasi Kasus CPNS
Gubernur Sumbar Irwan Prayitni mengungkapkan jika dari hasil penyelidikan polisi terbukti benar telah terjadi kecurangan dan nepotisme antara pejabat Pemkab/Pemko dengan peserta ujian, maka sanksi tegas pun akan dijatuhkan ke pegawai atau pejabat terkait. Sedangkan peserta CPNS curang, nantinya akan didiskualifikasi. ”Sanksi administratif itu juga akan dibarengi dengan sanksi hukum yang dijeratkan setelah kepolisian mendapatkan bukti tindak kecurangan,” tukasnya.
Sumbar Sentra Kakao Wilayah Barat
Fajaruddin menyebutkan, dengan ‘prestasi’ itu, dibawah kepemimpinan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim, ditingkatkan lagi agar menyentuh petani. Pemimpin pilihan rakyat sangat menginginkan dengan komoditi kakao yang meningkat tersebut memberikan efek ekonomi nyata terhadap petani. Oleh karenanya, selama lima tahun ke depan hingga 2015 ditargetkan areal tanaman kakao menjadi 180 ribu hektar. Melihat semangat petani maupun dukungan pemerintah kabupaten/kota, target itu optimis tercapai. Bahkan tidak sekedar itu, ke depan lebih diprioritaskan kepada perbaikan kualitas tanaman.
Makan Minum DPRD Rp2,1M
Penganggaran tersebut dinilai gubernur tidak logis dan tidak rasional serta bertentangan dengan amanat Permendagri No 37/2010 tentang Penyusunan APBD 2011 menegaskan, belanja perjalanan dinas dilakukan secara selektif dan dibatasi. Baik frekuensi, jumlah orang maupun jumlah harinya. ”Maka dari itu anggaran perjalanan dinas harus dikurangi sesuai asas kewajaran dan kepatutan,” pinta Gubernur dalam suratnya.
8 Daerah Masih Tertinggal
”Program penuntasan daerah tertinggal ini ditargetkan selesai paling lambat lima tahun ke depan. Pemprov dalam hal ini, membutuhkan koordinasi yang intens dengan pemkab/pemko,” ujar Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno kepada Padang Ekspres kemarin.
Irwan Prayitno: Suatu Saat Dharmasraya Akan Menjadi Kabupaten Termaju di Sumbar
Irwan Prayitno menambahkan, posisi letak geografis kabupaten Dharmasraya yang sangat strategis di lingkup jalur utama perbatasan 4 provinsi di Sumatera, memiliki keunggulan tersendiri dari sisi pengembangan sektor ekonomi daerah. Selain itu potensi dasar daerah baik dari sisi sumberdaya alam dan sumberdaya manusia yang multi eknis menjadikan sesuatu kekuatan pendorong yang kuat dalam keinginan mensejahterakan kehidupan masyarakatnya.
Tanggap Darurat Tunggu Permintaan
“Yang jelas, target kita bagaimana masyarakat yang menjadi korban di Mentawai tidak terabaikan. Kalau ternyata, kesimpulan rapat para korban masih belum tertangani dengan baik mungkin akan diperpanjang, sebab kalau tidak diperpanjang Pemkab Mentawai akan kesulitan menangani sendiri. Ini tentu tidak kita harapkan”, ujar Irwan usai pertemuan dengan SKPD lingkungan Pemprov Sumbar di Auditorium Gubernuran, Senin (3/1).
Gubernur Irwan Prayitno: Rayakan Tahun Baru dengan Kesederhanaan dan Introspeksi Diri
"Selain itu semua kita memiliki kewajiban menjaga dan pelihara stabilitas keamanan serta ketertiban umum di tengah masyarakat, sehingga tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya dan dapat berjalan dengan baik. Pelaksanaan perayaan tahun baru dengan rasa syukur kepada Allah SWT dan sikap kesederhanaan, akan memberikan banyak arti bagi kita untuk berpikir dan bekerja sungguh-sungguh mewujudkan Sumatera Barat yang Madani, Adil, sejahtera dan bermartabat".
Gubernur yang Rendah Hati
Rabu 29 Desember lalu, ketika hendak balik ke Padang dengan Garuda penerbangan pertama, saya sepenerbangan lagi dengan pak Gubernur. Saya duduk di kursi emergensi No. 14A, pak Gubernur di belakang saya, kursi No. 15C. Di sebelah saya pada kursi No. 14 B duduk teman saya mantan anggota DPRD Sumbar. Dalam penerbangan, perbincangan dengan teman saya kembali menyinggung mengenai rasa risi melihat Gubernur duduk di kursi ekonomi. Kami berdua memperhatikan, ternyata pramugari pun tidak mengenali bahwa yang duduk di kursi No. 15C itu adalah Gubernur Sumatera Barat.
Provinsi tak Terima PNS dari Daerah
“Saya sebagai gubernur dan pembina PNS di lingkungan Pemprov, tidak ingin, di provinsi dijadikan tempat pembuangan PNS. Kita ke depan, butuh PNS yang berkualitas dan mampu bekerja dalam melakoni roda pemerintahan,” ujar Irwan kepada wartawan, Rabu malam (29/12) usai rapat evaluasi seluruh SKPD pada lingkungan Pemprov di auditorium gubernuran.
Gubernur Irwan Prayitno: Pemprov Sumbar Amat Peduli Terhadap Kegiatan Keagamaan
"Kita berharap para Imam Masjid mampu menjadi pelopor pemakmuran masjid dalam arti yang sesungguhnya serta menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial kemasyarakatan".
Kemensos RI Bantu Mentawai Rp.6,3 Milyar
Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan ucapan terima kasih banyak atas seluruh bantuan yang diberikan Kemensos dan meminta Pemkab Mentawai dapat menyalurkannya segera kepada masyarakat yang berhak sehingga betul-betul bermanfaat untuk meringankan mereka yang ditimpa musibah.
Penyerahan Dana Bantuan Masjid, Gereja, Biara dan Mushalla yang Terkena Tencana 2007-2009
Lebih lanjut Irwan Prayitno menyampaikan, "Jangan tanya kepada saya kenapa bantuan ini tidak mengikuti verifikasi rusak berat, sedang dan ringan. Jika itu dilakukan maka 6 enam bulan ini dana ini tidak akan pernah cair, karena butuh dulu pendataan di lapangan dan itu butuh biaya operasional dan akibatnya jumlah bantuan yang sampai untuk Rumah Ibadah tentu akan berkurang".
Sulitnya Menemukan Buku Maota
Dalam acara berupa peluncuran sepuluh judul buku karya dosen dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Andalas dalam menyambut Dies Natalis ke-54, Irwan mengatakan, budaya maota itu semestinya dekat dengan budaya menulis.
Petani Sejahtera Optimis Tercapai
“Kepedulian gubernur dan wagub sudah diperlihatkan dengan naiknya anggaran sektor pertanian dari tahun-tahun sebelumnya. DPRD Sumbar mendukung, karena program Pemprov realistis dan menyentuh petani. Salah satunya gerakan pensejahteraan petani di Sumbar,” ujar ketua tim gerakan tersebut H. Djoni di hadapan 62 walinagari/kepala desa/lurah, Selasa (14/12) di Padang.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno : Kota Payakumbuh telah berbuat, sementara kita baru memikirkannya
"Kesiapan ini juga hendak menjadi inspirasi bagi pemkab/ko
lainnya di Sumatera Barat. Program ini lahir karena ingin menjawab keresahan
tentang kemiskinan di daerah ini, karena kita ketahui penduduk miskin itu
terbesar itu terdapat pada masyarakat Petani yang jumlah lebih kurang 50 persen
penduduk Sumbar".
Kisruh Tes CPNS Diadukan ke Polda
“Permasalahan ini akan diserahkan ke Polda Sumbar untuk diselidiki, jika terbukti ada oknum yang bermain maka akan mendapat hukuman. Ini untuk menjawab kekecewaan masyarakat yang merasa dirugikan. Kalau tidak kita tindaklanjuti nanti dibilang pemerintah provinsi tidak bertindak adil kepada masyarakatnya,” ujar Gubernur, seusai acara Penerimaan Hasil Akhir Skoring Tes Kemampuan CPNSD formasi tahun 2010 dari pelamar umum di lingkungan Pemprov Sumbar dan beberapa Kab/Ko se Sumatra Barat di Gubernur, Sabtu siang (18/12).
Solar Masih Langka
“Kelangkaan diatasi dengan pengendalian, Hari ini (Minggu-red) sudah 947 ton/hari dan akan ditambah 50 ton. Terjadi peningkatan kebutuhan dibanding bulan sebelumnya yang hanya 700-an ton/hari. Diperkirakan satu minggu nornal karena sekarang akhir tahun saja,” jawab gubernur Irwan Prayitno, mengutip GM pertamina wilayah Sumbar, Pramono Sulistiyo, kepada Singgalang, Minggu (19/12).
Irwan Prayitno : Perbedaan Dua Lembaga Hasil Akhir CPNSD di Sumbar Merisaukan
"Walaupun masih sama satu Universitas Indonesia, namun ada dua blok yang berbeda lembaga fakultas , kita juga menyayangkan kualitas UI tidak memiliki citra yang cukup bagus dalam melakukan tugasnya saat ini di Sumbar. Adanya perbedaan yang menjolok hasil kedua lembaga ini amatlah merisaukan kita".
Gubernur Irwan Prayitno: Lestarikan ABS-SBK dengan membumikannya secara nyata dalam kehidupan masyarakat Sumbar
Gubernur Irwan Prayitno juga menambahkan, "kedepan kita ingin mendorong peran dan fungsi juru dakwah, guru mengaji dan ulama yang ada di Nagari-Nagari, Desa dan Kelurahan di seluruh Sumbar, untuk bersama-sama dengan pemerintah membumikan filosofi ABS-SBK dalam arti yang sesungguhnya".
Gubernur Irwan Prayitno : Jadikan Kota Solok sebagai Kota Kebanggaan Sumbar
Kota Solok sebagai salah satu daerah otonomi di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki wilayah relatif kecil, ibarat dua sisi mata uang akan dihadapkan pada dua kondisi yang berbeda terkait luas wilayah tersebut. Pada satu sisi wilayah yang kecil akan memperkuat rentang kendali pemerintahan karena setiap wilayah kota Solok akan mudah dicapai oleh pemerintah daerah. Dengan demikian pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat akan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efesien.
Terbang dengan Kelas Ekonomi
”Kalau di kelas bisnis, setidaknya harus mengeluarkan biaya sebesar Rp2,4 juta. Tapi dengan kelas ekonomi, kita hanya mengeluarkan Rp800 ribu. Penghematannya bisa mencapai Rp7 miliar pertahun, dan uangnya dikembalikan ke APBD dan bisa dipergunakan untuk program lainnya”, ujar Irwan.
Normalisasi Batang Anai, Bertindak Cepat Demi Rakyat
”Kita mengupayakan mengakhiri penderitaan masyarakat yang sudah menahun ini. Pemprov tak tega melihatnya”, ujar Irwan saat berkunjung ke sana, September lalu. SKPD terkait diperintahkan untuk merespon keluhan tersebut dengan langkah kongkrit. Rapat digelar, planning disusun. Alhasil, Oktober, alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan sedimen guna memperlancar drainase.
Irwan Mampu Hentikan Tangis Warga Kasai
”Pak Irwan adalah pejabat pertama yang mampu maantok-an (menghentikan) tangis warga Bumi Kasai yang sudah amat menderita akibat banjir sejak tahun 1997 silam”, ujar dua tokoh pemuda setempat, Zainal Aleks dan Edi Nur. ”Irwan tidak menebar janji seperti pejabat lainnya, tapi memberi bukti. Sayab salut dengan beliau”, tambah Endang dan Syafrizal Oyong.
Sumbar Ajukan Perubahan Kawasan Hutan
“Tsunami menerjang 23 dusun. Kami sedang melakukan penanggulangan bencana,” jelas Irwan. Hutan yang akan dijadikan hunian semen tara berada di empat lokasi.
Gubernur mengajukan perubahan Mentawai satu paket dengan kawasan lain di Sumatra Barat. Karena itu Irwan berharap usulan perubahan peruntukan kawasan hutan untuk resettlement korban tsunami Mentawaidapat menjadi satu kesatuan dengan usulan Menteri Kehutanan terdahulu tentang perubahan kawasan hutan dalam RTRWP Sumbar sesuai surat Nomor S.455/Menhut-VII/2010 tanggal 7 September 2010.
Soal Membingungkan
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, di tempat terpisah menyatakan, ia ingin menerima CPNS berjalan bersih, jujur dan profesional. Karena itu, ia tidak mengakomodir permintaan sejumlah kepala daerah agar dalam penerimaan CPNS kali ini diberi ‘rongga’ sedikit.
Gubernur Duduk di Kelas Ekonomi
Saya sudah lama juga hidup, sering naik pesawat bersama banyak orang dari pejabat tinggi hingga orang biasa. Bagi saya ada gubernur rendah hati seperti ini, menjadi obat. Ia tak berjarak dengan rakyat. Ia tampil apa adanya.
Gubernur Resmikan Operasionalisasi Tiga Bus Samsat Keliling
"Kita hara[kan dengan adanya kegiatan ini akan memotivasi kita semua dalam menciptakan peningkatan pendapatan daerah dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang lebih besar dimasa mendatang," kata Gubernur Irwan Prayitno ketika meresmikan tiga bus Samsat keliling di terminal Pasar Bandar Lubuk Buaya, Kamis (8/12).
Menhut: Pakai Saja Kayu untuk Huntara
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sebelumnya mengatakan Dinas Kehutanan Kabupaten Mentawai tidak berani melakukan penebangan kayu disebabkan belum ada izin dari Kemenhut. Sekarang sudah ada izin dari Kemenhut untuk segera melakukan penebangan kayu. "Padahal Kemenhut sudah bilang dalam keadaan darurat, pakai saja kayu itu, karena perlu cepat untuk Huntara," katanya.
Izin Kayu Mentawai Belum Keluar
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan Menteri Kehutanan akan datang ke Sumbar, pada Senin (6/12) depan penggunaan kayu untuk pembangunan huntara bagi korban gempa dan tsunami Mentawai.
Gubernur Puji Amran Nur
“Saya mengatakan hal demikian bukan sekedar isapan jempol dan kalimat pujian yang tidak berdasar, sebab saya melihat apa yang dilakukan Amran Nur untuk memajukan daerah ini, sungguh luar biasa sehingga banyak daerah lain yang mencontoh apa yang telah dilakukan Sawahlunto termasuk saya juga menjadikan program ekonomi kerakyatan itu sebagian acuan membangun Sumatra Barat ke depan, terutama memajukan ekonomi kerakyatan dengan memberikan bibit gratis terhadap masyarakat petani di pedesaan,” sebut Gubernur.
Pencairan Dana Rehab/Rekon Belum Tuntas Tahun Ini
"Dari 2 triliun rupiah baru disalurkan sebanyak 900 miiar rupiah. Keterlambatan ini disebabkan oleh Penanggung Jawab Operasional Kegiatan (PJOK) yang kurang maksimal. Meski telah disebutkan bahwa bagi yang tuntas cepat menyalurkan bantuan akan diberi reward," jelas Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, Rabu (1/12), usai menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padangpanjang ke 220 dalam sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Kota Padang Panjang, Rabu (1/12).
Gubernur: Jadikan HJK sebagai Momen Introspeksi
Pada kesempatan tersebut, Irwan Prayitno menyampaikan ungkapan terimakasihnya atas keberhasilan yang telah dilakukan selama ini. Ia berharap agar Padangpanjang sebagai Kota Serambi Mekah bisa terus dipertahankan dalam menciptakan akhlak dan moral secara menyeluruh.
Joki CPNS Ditangkap
Gubernur Sumatra Barat, H. Irwan Prayitno kemarin meninjau pelaksanaan tes CPNS di SMA Negeri 1 Gunung Talang. Gubernur Irwan didampingi Wabup Desra Ediwan Anantanur, Sekda Asrizal dan sejumlah Kepala SKPD.
Hapus SMS Teror Gempa Dengarlah Khutbah Jumat
“Saya ulangi lagi, tidak ada yang bisa memastikan kalau gempa itu bisa diprediksi kapan datangnya. Kalau waspada itu memang perlu. Tidak ada gempa kita juga perlu waspada. Karena bencana itu tidak hanya gempa dan tsunami,” tegas Irwan dihadapan ratusan ulama dan ustad itu.
Pelaku Teror SMS Teridentifikasi
Gubernur Sumbar, Wakil Gubernur, Wakapolda, Walikota Padang, Kadinas PU Prasjal & Tarkim serta jajaran terkait lainnya di gubernuran Rabu (24/11) menggelar jumpa pers menanggapi pemberitaan Harian Singgalang yang berjudul �Penyebar SMS Petakut akan Ditangkap.� Secara tegas Gubernur membantah akan adanya gempa besar dalam rentang waktu 25 November 2010, pada kurun waktu plus minus 3. Bantahan ini disampaikan sehubungan dengan beredarnya SMS alias pesan pendek di tengah masyarakat lewat telepon genggam beberapa hari belakangan ini.
Sudahlah, Serahkan Saja pada Tuhan
Bahkan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kemarin mengingatkan, soal gempa itu urusan Tuhan, bukan urusan manusia. Urusan manusia justru mengantisipasinya, bukan memercayai isu.
Penyebar SMS akan Ditangkap
PADANG - Singgalang Gubernur Irwan Prayitno meminta jajaran Polda Sumbar untuk menangkap penyebar short message service (SMS) teror yang mengatakan akan terjadi gempa besar dalam waktu dekat. Polisi siap bergerak, operator selular terbesar, Telkomsel, sesuai prosedur, siap membantu, demi kemaslahatan orang banyak.
Tanggap Darurat Mentawai Berakhir
Keputusan itu disampaikan Gubernur Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Muslim Kasim, tadi malam. Hadir dalam kesempatan tersebut, utusan Muspida, BNPB, BPBD, Kepala SKPD terkait serta beberapa utusan lembaga terkait.
Mari Berlatih Hadapi Risiko Gempa
“Betapa pun buruknya kondisi negeri ini, kita tidak mesti meninggalkannya. Karena negeri ini bahagian dari tumpah darah bangsa kita, yang terpenting sesungguhnya kita mesti belajar dan menyikapi kondisi ini secara arif dan bijaksana,” kata Irwan. (107)
Usai Shalat, PNS Masuk Kerja
“Kita Shalat Idul Adha sama dengan pemerintah pusat. Bagi masyarakat yang shalat besok (hari ini-red) tetap kita hargai,” kata gubernur, kepada wartawan di pesantren Sabihisma, usai temu ramah dengan yayasan terkait sapi kurban, Senin (15/11).
Korban Mentawai Dapat Rp4 Juta
Pada kesempatan itu, baik Gubernur maupun Fahmi Idris menyatakan, masyarakat di Kabupaten Kepulauan Mentawai masih sangat membutuhkan banyak bantuan agar tetap bisa bertahan di pengungsian, termasuk bantuan makanan. Namun gubernur yang saat itu didampingi isterinya dan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Sumbar meminta agar para donatur tidak lagi mengirimkan makanan instans. “Masyarakat Mentawai masih butuh bantuan makanan, karena mereka masih sulit untuk melaksanakan pekerjaannya dan masih hidup di pengungsian, tapi jangan beri lagi mi instan. Itu malah nanti bisa sakit perut,” pintanya.
Muslim Kasim: Tanggapan atas Kepergian Gubernur ke Luar Negeri Terlalu Berlebihan
Padang (MOL) -- Tidak saja Wakil Gubernur Muslim Kasim yang menanggapi bahwa pemberitaan yang menyatakan keberatan atas kepergian gubernur ke luar negeri adalah terlalu berlebihan. Masyarakat pun menagatakan, mereka yang bicara itu tidak mengetahui persoalan. Yan Piliang, seorang wartawan di Padang, misalnya, mengatakan mereka hanya asal ngomong! "Mestinya ketahui dulu permasalahan, baru dipertanyakan," ujarnya kepada Minangkabauonline.
Maninjau tak Mampu Menampung Keramba
Sementara itu, Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno sangat prihatin dengan musibah di Maninjau. Menurut Irwan, pihaknya sudah memerintahkan pejabat terkait untuk turun ke lapangan dua hari lalu. Ia juga sudah melapor ke kementerian terkait di Jakarta. “Bupati sudah kita minta untuk turun secara intensif,” katanya.
Jerman Lirik Sumbar
Seperti dikutip dari Antara, kedua belah pihak sepakat bekerjasama dalam bidang investasi, pariwisata dan teknologi dan pertanian khususnya energi terbarukan dan segera ditindak lanjuti dalam waktu singkat.
Gubernur Sumbar Langsung ke Mentawai Usai Minta Maaf
TRIBUNNEWS.COM, PADANG - Usai menyampaikan permohonan maaf atas pro-kontra yang terjadi di tengah masyarakat, terkait kepergiannya ke luar negeri, Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno, bertolak ke Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Gubernur Sumbar Minta Maaf
“Saya ke sana itu dalam pertemuan dengan 150 pengusaha di provinsi Bavaria, Jerman karena daerah tersebut terkaya di dunia. Mereka sepakat untuk menanamkan sahamnya khususnya di Mentawai untuk mendirikan resort kembali setelah pasca gempa dan tsunami,” ujarnya.
Gubernur Minta Maaf
“Bukti perhatian penuh saya berikan untuk Mentawai, malam itu saya sengaja menginap di Mentawai di saat orang lain belum berani mengunjungi Mentawai dalam kondisi yang rawan dan mencekam.”
Ini Kerja Gubernur Sumbar
Gubernur Sumbar menandatangani nota hasil pertemuan antara dengan Kepala Divisi Kerjasama Ekonomi Luar Negeri untuk Asia Pasifik Kementerian Ekonomi Intrastruktur Transportasi dan Teknologi Negara bagian Bavaria Armin Schwimmbeck disaksikan Dutabesar RI untuk Republik Federal Jerman Eddy Pratomo.
Kritik pada Irwan Prayitno Over Dosis
Sumbar harus berlari cepat karena daerah ini masih terpuruk dengan tingginya angka kemiskinan. Untuk berlari cepat itu diperlukan langkah-langkah yang tak biasa, seperti dengan menggali potensi energi terbarukan yang dimiliki Sumbar.
Pejabat Sipil dan Militer yang Kelelahan
Menurut agendanya, Irwan ke Jerman bersama enam gubernur. Ke sana Irwan mengurus investasi bidang infrastruktur. Semoga saja, bisa mengurus bouy sekalian, yaitu alat pendeteksi tsunami.Menurut Ketua DPD Irman Gusman, kepergian Irwan ke sana, untuk kepentingan Sumbar.
Irwan Angkat Barang, Muslim Jadi ‘Reporter’
Aman, helinya bagus, pilotnya bisa melihat cuaca jauh di depan karena pakai radar, tidak manual,” bujuk Gubernur Irwan Prayitno kepada saya dan sejumlah penumpang lain nya, yaitu Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Djalal, Pemred Padang Ekspres Sukri Umar, Pemred Padang TV, Vina Melwanti dan Sekretaris Direktorat Jenderal Cipta Karya Susmono yang tiba-tiba jadi “kopilot”.
Gubernur: Belum Ditaksir Kerugian Mentawai Akibat Tsunami
Padang, (ANTARA) - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Irwan Prayitno mengatakan belum ditaksir kerugian Kabupaten Mentawai yang ditimbulkan akibat bencana gempa dan tsunami yang terjadi Selasa (25/10) malam.
CUACA BURUK Gubernur Ingatkan Relawan, Utamakan Keselamatan
“Para relawan harus mengutamakan keselamatannya. Jangan memaksakan diri untuk tetap turun kelapanagan jika cuaca tak memungkinkan,” pesan Irwan Prayitno, Gubernur Sumatera Barat, sabtu (30/10), kepada para relawan yang kini tengah berada di Mentawai maupun yang hendak berangkat ke daerah tanggap darurat pasca Tsunami di daerah itu.
Tiga Nagari Percontohan Komoditi Unggulan
Gubernur Irwan Prayitno, mengatakan pada 2011 mendatang Sumbar menargetkan sebanyak 200 hektare akan ditanami kakao di masing-masing kabupaten/kota. Tapi yang dijadikan model empat kecamatan di kabupaten/kota di Sumbar, salah satunya Nagari Balimbiang, Kecamatan Rambatan. Pada 2011 mendatang tersedia sekitar Rp35 miliar untuk 5000 hektare bibit kakao hingga 2014 mendatang.
GUBERNUR IRWAN Asing Silahkan Salurkan Bantuan
Dikatakannya, pemerintah daerah membuka diri untuk menerima bantuan dari semua pihak yang ingin berpartisipasi dalam maupun luar negeri, karena bantuan itu dapat meringankan beban warga bencana di Mentawai. Namun, untuk bantuan evakuasi terhadap korban yang tewas akibat bencana gelombang tsunami di Mentawai, tentu tak mesti minta bantuan asing karena bisa ditangani dalam negeri.
Andi Arief: Contoh Baik, Gubernur Tolak Bantuan Kemanusiaan Asing
Namun, oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, kata Andi pula, tawaran bantuan itu ditolak karena pemerintah (setempat) masih mampu menanganinya. "Ini contoh baik saya kira. Pemerintah Daerah Sumbar masih mampu melakukan kepemimpinan politik," kata Andi Arief pada diskusi bertajuk "Bencana dan Duka Indonesia", di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (30/10/2010).
Tak Ada SMS Tsunami dari Gubernur
“Itu fitnah, tidak ada warning (peringatan) dari saya, dari pemerintah, dari BNPB. Tidak ada sama-sekali, tolong luruskan,” kata Gubernur Irwan Prayitno kepada Singgalang, tadi malam, saat mendarat di BIM sepulang dari Mentawai. Ia mendarat pukul 19.00 WIB langsung menggelar acara dengan anggota DPR, kemudian dengan Menteri PU serta BNPB. Pukul 22.00 WIB melakukan jumpa pers.
Gubernur Sumbar: Korban Tewas di Mentawai 311 Orang, 378 Orang Masih Hilang
Lebih lanjut Irwan mengatakan, sejumlah bantuan telah masuk sejak kemarin. Irwan memprediksi bantuan-bantuan yang masuk akan bertambah hari ini karena kondisi cuaca saat ini mendukung untuk kapal sampai ke Mentawai. Hingga kini, selain obat-obatan dan peralatan sehari-hari yang dibutuhkan pengungsi adalah tenaga medis dan relawan.
MENSOS : GUBERNUR SUMBAR TANGGAP BENCANA
"Medannya amat sulit karena terdiri dari pulau-pulau kecil yang terletak di laut bebas. Dan hingga saat ini masih ada 11 dusun di Pagai Selatan yang belum tertembus, sehingga kita belum tahu kondisi warga berjumlah 1945 jiwa. Namun Gubernur Sumbar telah bertindak cepat agar bantuan tembus hari ini," ujar Mensos di Padang melalui pesan singkatnya, usai mengunjungi lokasi bersama Wapres, Kamis (28/10).
Cepatlah Buat Jalur Evakuasi
Di Padang, jalan evakuasi sekejap saja sudah penuh oleh kendaraan. Motor dan mobil bergegas masuk ke jalur sempit itu. Kapolresta Padang, AKBP Moch. Seno Putro, segera menyuruh aparatnya untuk melakukan patroli, baik di jalan-jalan maupun di tepi pantai. Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno juga terlihat berkeliling kota, guna memantau suasana. Walikota Padang sibuk menenangkan warga dan Wakil Walikota bergegas ke RRI.
MENTAWAI BAGAI NEGERI DILANDA PERANG, Ratusan Tewas Tersapu Tsunami
Gubernur Sumatra Barat, Irwan Prayitno mengemukakan, masa tanggap darurat ditetapkan selama 14 hari ke depan. Irwan menyampaikan pesan duka pemerintah provinsi atas musibah yang dihadapi masyarakat Mentawai.
Air Bagai Pesawat, Bumi Rasa Kiamat; SBY-Boediono Datang, Irwan di Mentawai
“Saya gelisah,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebelum ia sempat datang, karena masih di Hanoi, Wapres disuruh duluan. Sementara itu, Gubernur Irwan Prayitno, lebih memilih tinggal beberapa hari di Mentawai bersama rakyatnya. Itulah sejumlah peristiwa penting yang terjadi di Sumbar, Rabu (27/10)
Tsunami Mentawai, Gubernur Sumbar Gelar Rapat Bahas Pencarian Korban
Jakarta - Malam ini, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayito bersama beberapa pejabat tinggi setempat mengadakan rapat. Rapat tersebut untuk membicarakan langkah selanjutnya yang diambil pasca gempa dan tsunami yang melanda Kepulauan Mentawai, Sumbar.
Gubernur Sumbar: Korban Tewas di Mentawai 311 Orang, 378 Orang Masih Hilang
Irwan Menambahkan, seluruh korban meninggal saat ini masih berada di Puskesmas Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai. Selain korban tewas juga masih ada korban yang mengalami luka berat yaitu 264 orang dan yang luka ringan 140 orang.
Seto Ohashi, Mimpi yang Jadi Kenyataan
Terlepas dari semua tekonologi yang digunakan, yang paling menarik dari fenenomena ini adalah semangat dan keinginan yang kuat masyarakat dan pemerintah Jepang untuk berubah dan membangun, tak mau menyerah dengan keadaan. Meski pada awalnya pekrjaan itu mustahil bisa terjadi, namun jika dikerjakan serius dan sunguh-sungguh ternyata bisa terwujud.
Keramahan Orang Timur Ala Jepang
Ada sesuatu yang terasa tergurat dalam dada, terasa sangat membekas, setelah bertolak meninggalkan Jepang. Oh iya, itu dia, keramahan dan rasa persahabatan yang mereka unjukkan. Bertemu dengan Gubernur Kagawa, wakil, gubernur, sekda, ketua parlemen, pengusaha maupun petani setempat, tak seperti bertemu orang yang baru dikenal, tapi seperti bertemu teman lama yang bertahun-tahun tak berjumpa.
Pemprov Terima CPNS, Diprioritaskan yang Profesional
“Kami takkan menerima CPNS malas atau tak profesional,” tambah Irwan Prayitno, usai menghadiri rapat paripurna penyampaian nota jawaban gubernur terhadap pemandangan umum anggota dewan tentang KUA dan PPAS APBD Sumbar 2011, Jumat (22/10) di Padang. Menurut profesor Sumber Daya Manusia (SDM) ini, yang akan diterima jadi CPNS adalah mereka yang berkualitas dan bisa bekerja di bawah tekanan.
Anggaran ke-pu-an, Sumbar Terbesar Kedua di Indonesia
Untuk pekerjaan umum (ke-PU-an) di Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim serta PSDA Sumbar memperoleh dana APBN sebesar Rp1,5 triliun pada 2011 mendatang. Dana itu terbesar kedua di Indonesia setelah Sumatra Utara. Bahkan jika dibanding periode sebelumnya, naik 300 persen.Itu disampaikan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, di Tanah Datar usai mencanangkan tiga nagari sebagai model untuk pertanian dan peternakan dua hari lalu dan dipertegas lagi pada Singgalang.
YANG TERSISA DARI PERJALANAN KE JEPANG: Tak Ada Sampah Berserakan
Disiplin dan kebersihan, dan kerja keras telah diajarkan Islam sejak ratusan tahun lalu. Nabi Muhammad dalam hadistnya mengatakan, kebersihan sebagian dari iman. Banyak ayat dalam Alquran yang memerintahkan ummat untuk bekerja bersungguh-sungguh, tidak membuang-buang waktu. Jika masyarakat Jepang yang mengamalkan hadist tersebut, jangan heran kalau merekalah yang memperoleh manfaatnya. Jika kita yang mengamalkan tentu kita bisa mendapat manfaatnya. Mari kita memulainya. Insya Allah.
Gubernur: Kader PKK Memiliki Peran Penting dalam Masyarakat
Dalam kata sambutannya, Irwan Prayitno mengatakan, kader PKK memiliki peran penting dalam masyarakat, sehingga ia harus memiliki nilai-nilai keteladan. "Wanita merupakan tiang negara, maju atau tidaknya masyarakat juga ditentukan oleh kaum wanita. Sehingga apa yang disampaikan kepada masyarakat, sudah kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari terlebih dahulu," katanya. (*)
Sikap Feodal Birokrat Menghambat Majunya Pariwisata Sumbar
Sebelum menemui Menbudpar, Irwan Prayitno memaparkan pariwisata Sumbar di Komisi X DPR yang membidangi kebudayaan dan pariwisata. Dalam pertemuan yang berlangsung selama hampir tiga jam tersebut, anggota Komisi X dari Fraksi PDI-P, Dedy Gumelar, memuji sikap Irwan sebagai pihak yang paham betul dengan potensi daerahnya.
PLN Sumbar Bangun Transmisi, Masyarakat Diminta Akomodatif
Gubernur Irwan Prayitno menyambut baik rencana pengembangan transmisi yang akan dilakukan oleh PLN itu. "Kami dari pihak Pemerintah Provinsi mendukung setiap program PLN yang bertujuan meningkatkan pelayanan masyarakat. Tentu saja dengan makin membaiknya pasokan listrik di Sumbar juga akan mendorong datangnya investor ke daerah ini," katanya.
Gubernur Tolak Pindahan PNS Korban Pemilukada
"Sepanjang mereka itu sadar bahwa Pilkada telah selesai dan pemenangnya sudah dilantik dengan segala konsekuensinya, maka saya tidak akan menonjobkan mereka. Lain halnya kalau mereka masih loyal terhadap jagoannya yang telah kalah, maka dengan terpaksa saya harus membebaskannya dari tugas-tugas penting guna mengantisipasi miss-manajemen pemerintahan daerah," tegasnya. (fas/jpnn)
Gubernur Temukan Tuna Indonesia di Jepang
KAGAWA—Hari terakhir di Provinsi Kagawa Jepang, Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno berkunjung ke pusat pelelangan ikan, sayur dan buah-buahan Kagawa City, ibukota Provinsi Kagawa, kemarin. Seperti biasanya pelelangan kkan di Kagawa City dimulai pukul 06.00 pagi, sekali seminggu. Pukul 06.00 di Kagawa sekitar pukul 04.00 WIB di Indonesia. Udara dingin Kagawa pagi itu mulai menusuk tulang, ini sebagai pertanda akan segera datang musim gugur dan dilanjutkan dengan musim dingin.
Lakukan Sharing dalam Membuat Program
Reformasi birokrasi ini perlu menjadi perhatian. Karena dari laporan SKPD yang diterima, ternyata yang bekerja dengan sungguh-sungguh hanya sekitar 30%, sementara sisanya datang ke kantor tanpa pekerjaan yang jelas. Hal inilah yang perlu mendapat perhartian. “Rakor ini diharapkan bisa memberikan penajaman dan penekanan terhadap program yang dibuat,” harap Irwan Prayitno, yang sekaligus menjadi narasumber pertama dalam rakor itu.
Kemenlu Bantu Sarana Pendidikan Sumbar RpRp5,69 Miliar
"Bagi yang memberikan bantuan kemanusiaan bencana Sumbar, kami mengarahkan secara langsung kepada objek yang dibantu, sehingga kegiatan pelaksanaan bantuan dapat berjalan dengan cepat dilapangan. Jika bantuan ini kami yang terima, maka ini tentu akan memakan proses waktu yang panjang, sementara masyarakat kita amat membutuhkannya segera," kata Irwan.
Gubernur dan Wagub Fokus Membangun
Dua bulan masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno-Muslim Kasim, terus fokus dalam mencapai program yang direncanakan. Pembangunan guna membangkitkan perekonomian masyarakat Sumbar pascagempa 30 September 2009.
Laporkan Pemotongan Dana Gempa
Gubernur Irwan menegaskan lagi, disadari bantuan itu tak cukup sebagaimana kondisi saat ini. Namun bantuan tersebut adalah kesungguhan dan kepedulian pemerintah atas penderitaan dan musibah yang ditimpa masyarakatnya. Kepada masyarakat yang masih belum didata dapat melaporkan atau melihat daftar penerima bantuan kepada TPM dan fasilitator yang ada di daerah tersebut. (101)
Gubernur: Pemimpin Harus Peduli Rakyat
Irwan berharap pemimpin-pemimpin daerah yang terpilih bersama dirinya sendiri dapat mewujudkan pemimpin-pemimpin yang peduli. Sekaligus pula untuk membimbing agar masyarakat bersunggung-sungguh. “Tidak mudah memang namun itulah konsekuensi jika terpilih,” ujarnya. (Septri/014)
Dua Koperasi Banyak Usaha
Dari sejumlah kunjungan dan pertemuan dengan pengurus koperasi dan pengusaha di Kagawa, mereka mereka menyatakan cukup tertarik dengan potensi Sumatra Barat yang dipaparkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Mereka berjanji akan datang berkunjung ke Sumatra Barat dan menindak lanjuti peluang kerjasama yang bisa dijalin.
Sumbar-Kagawa Jadi Sister Province
TAKAMATSU - Bendera Indonesia Merah Putih ukuran kecil dipasang menyilang dengan bendera Jepang Hinomaru terletak diam di atas meja, Senin (4/10). Gubernur Irwan Prayitno dan Gubernur Prefektur (setingkat provinsi) Kagawa Jepang, Hamada Kenzou duduk di depan meja berbendera itu. Keduanya kemudian menyepakati, duo provinsi segera menjadi sister province (provinsi bersaudara). Kesepahaman untuk menjalin kerjasama tersebut telah disambut baik Gubernur Kagawa Hamada Kenzou.
Seekor Sapi Rp100 Juta
KAGAWA—Hari kedua di Prefektur Kagawa Jepang, Selasa (5/10) usai menjalin kesepakatan dengan Gubernur Kagawa, Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno berkunjung ke sejumlah kawasan peternakan. Kunjungan ini merupakan langkah awal upaya pengembangan usaha peternakan di Sumatra Barat.
Irwan Prayitno: Good Governance Sudah Diatur Dalam Syariat Islam
"Berbicara tentang good governance, tranparansi, korupsi, kesejahteraaan dan kedisiplinan, semuanya itu sudah diatur dalam syariat Islam. Jika, kita telah menjalankan itu semua, berarti kita telah menjalankan syariat Islam," ujarnya.
Irwan Prayitno: Investor Serius, Kita Permudah Izinnya...
"Bagi investor yang serius, kita akan permudah izinnya. Kita juga akan bantu siapkan infrastruktur seperti jalan dan lain sebagainya," kata Irwan usai menandatangani kerja sama Pemprov Sumbar dengan Forum Silaturahmi Saudagar Minang (FSMM) di Best Western Basko Hotel dan Grand Mall Padang, beberapa saat lalu, Rabu (15/9/2010).(*)
Gubernur Minta Sumbar Dijadikan Tujuan Wisata Setelah Bali
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta pemerintah dalam hal ini Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) menjadikan Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) sebagai daerah tujuan wisata (DTW) di Indonesia, setelah Provinsi Bali.
Gubernur: Ikan Tuna Sumbar Terbaik
Hasil produktifitas tangkapan ikan tuna, Sumbar terbaik dibandingan beberapa daerah di Indonesia. Saat ini Sumbar dijadikan Sentra Tuna Wilayah Barat. Ikan tuna di perairan Sumatera bagian barat ini juga menjadi incaran para nelayan beberapa negara yang masuk tanpa izin. Sehingga perlu diawasi secara ketat oleh pihak keamanan laut Republik Indonesia.
Gubernur Salami Khusus Pegawai Bolos
"Sebab seorang pemimpin akan diminta pertanggungjawaban dunia dan akhirat dalam melakukan tugasnya, karena itu masing-masing pemimpin unit kerja diminta bekerja sebaik-baiknya," ujarnya.
Gubernur Irwan Prayitno Khatib Salat Idul Fitri
Dalam kotbah berjudul "Ramadan Mengembalikan Fitrah untuk Menjadi Insan yang Bertakwa" Irwan menekankan bahwa Ramadan juga berfugsi menguatkan jiwa sosial umat Islam.
Irwan Prayitno Kunjungi Mantan Gubernur
Padang (MOL) -- Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Muslim Kasim Jumat (10/9) selain mengadakan open house dalam rangka Idul Fitri di kediaman juga melakukukan kunjungan silaturrahmi ke mantan-mantan gubernur Sumatera Barat.
Gubernur: Pokmas Harus Gunakan Dana Bantuan untuk Rehab Rumah
"Jangan sampai dana yang diberikan ini dibelikan perabot rumah tangga atau motor untuk lebaran, karena tujuan pemerintah memberikan bantuan ini bukan untuk hal tersebut," katanya.
Gubernur Sumbar Siap jadi Duta Zakat PKPU
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mendukung program pemberdayaan zakat di Sumatera Barat yang dilakukan Lembaga Kemanusiaan PKPU Padang. Munculnya komimen dari Gubernur ini adalah untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya kesadaran berzakat di tengah masyarakat Sumbar.
Dikunjungi Perdana, Tanahdatar Istimewa bagi Irwan Prayitno
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melakukan kunjungan pertama ke daerah, Sabtu (21/8/2010). Ia memilih ke Kabupaten Tanahdatar. Kunjungan itu dilakukan dari siang hingga malam tadi, bersama beberapa orang staf kantor gubernur dan tokoh masyarakat dalam suatu rombongan kecil. Antara lain ikut serta Ikasuma Hamid, mantan Bupati Tanahdatar/mantan anggota DPRD Sumbar, Sar’i bin Sumin hafiz Al-Quran 30 juz/pimpinan STIQ Sumatera Barat, H.Bachtiar Burhan dan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumbar, Surya Budhi, SH.
DPRD Pertanyakan Dana Bantuan Gempa Tak Lagi Melalui APBD
Gubernur Irwan Prayitno mengatakan, alasan alokasi rehabilitasi dan rekonstruksi tidak lagi melalui APBD 2011 karena pengucurannya langsung melalui APBN.
Irwan Paparkan 9 Program Prioritas 2011 di Depan Dewan
PADANG--Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memaparkan program-program yang menjadi skala prioritas dalam pengajuan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Sumbar 2011 dalam siding paripurna istimewa di hadapan anggota DPRD Sumbar di gedung dewan, Rabu (18/8/2010)
Agenda Irwan - MK Pertama Adalah Cairkan Dana Bantuan Gempa Sumbar
“Kita punya program utama di awal kepemimpinan ini yaitu segera mencairkan dana bantuan gempa. Untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Serta memperbaiki beberapa infrastruktur yang rusak akibat gempa, termasuk pemukiman warga yang rusak akibat bencana September lalu, “ jelas Irwan Prayitno, Gubernur Sumbar, Minggu (15/08) kepada wartawan usai dilantik dan diambil sumpah jabatannya sebagai Gubernur Sumbar periode 2010-2015, dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sumbar, di Gedung DPRD Sumbar.
Irwan Prayitno-Muslim Kasim Resmi Jadi Gubernur-Wakil Gubernur
PADANG--Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mewakili Presiden melantik politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Irwan Prayitno dan mantan Bupati Padangpariaman Muslim Kasim sebagai gubernur-wakil gubernur baru Provinsi Sumatera Barat periode 2010-2015 dalam rapat pari [Irwan Prayitno. (Foto: PadangKini.com)] purna DPRD Sumbar, Padang, Minggu (15/8/2010).
Gubernur Baru Diminta Tuntaskan Masalah Gempa
Sejumlah tokoh Minang di perantauan mengharapkan H. Irwan Prayitno dan H. Muslim Kasim yang baru dilantik, mampu mewujudkan perubahan di Sumbar. Ketua Umum Gebu Minang, Mayjen (Purn) TNI H. Asril Tanjung menyatakan, pasangan tersebut gabungan politisi dengan birokrat. “Kami dari Gebu Minang menyambut baik pelantikan H. Irwan Prayitno dan H. Muslim Kasim,” katanya. Dia menjelaskan, Irwan yang selama ini berkiprah di tingkat nasional sebagai anggota DPR RI dan Muslim Kasim yang dua periode jadi Bupati Padang Pariaman, adalah modal untuk membangun Sumatra Barat lebih baik. “Kami dari rantau akan selalu membantu untuk membangun kampung halaman,” kata H. Asril Tanjung.
Irwan Prayitno : Bercita-cita Jadi PNS, Membunuh Potensi Diri
Gubernur terpilih Irwan Prayitno memberikan kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) di Gedung kampus Unand, Limau Manih, Jumat (23/7/2010). Kehadiran anggota DPR RI itu memukau ratusan mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut.
Gubernur Sumbar Dilantik Presiden 15 Agustus
Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi kepada Padang Today menyebutkan cagub dan cawagub terpilih akan dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sesuai amanat PP Nomor 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang serta Kedudukan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di wilayah Provinsi. "Apabila Presiden pada saat itu ternyata berhalangan, maka didelegasikan ke Mendagri," kata Gamawan Fauzi melalui ponselnya.(*)
Peroleh Suara 30 Persen, Irwan-MK Pasangan Calon Terpilih
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat, telah menetapkan pasangan Irwan Prayitno–Muslim Kasim (Irwan-MK), sebagai calon terpilih Gubernur dan wakil Guberbnur Sumbar periode 2010-2015. Penetapan dengan SK KPU No.65/Kpts/KPU-Prov-003/2010 ini dilakukan dalam Rapat Pleno Penetapan Calon Terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat Hasil Pemilu Tahun 2010, yang digelar di ruang sidang KPU Sumbar, Selasa, (13/07/2010) lalu.
Biaya Kampanye Fauzi Bahar Rp6,1 Miliar, Irwan Prayitno Rp5 Miliar
PadangKini.com | Rabu, 14/07/2010, 11:44 WIB PADANG—Pasangan Fauzi Bahar-Yohannes Dahlan menghabiskan dana Rp6,12 milir lebih untuk kampanye merebut kursi gubernur-wakil gubernur Sumatera Barat pada pilkada 30 Juni 2010. Meski telah menghabiskan dana sebesar itu, pasangan yang hanya meraih suara keempat dari lima pasangan calon ini masih bisa menyisakan dana Rp1,96 miliar. Total Fauzi-Yohannes mengumpulkan dana kampanye sebesar Rp8,08 miliar (tepatnya Rp8.086.400.000) dari berbagai sumber.
Irwan - MK Ditetapkan Menang Pilgub
padangmedia.com - PADANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Barat menetapkan pasangan Irwan Prayitno – Muslim Kasim sebagai calon terpilih Gubernur dan Wakil Guberbnur Sumbar periode 2010-2015.
Terima Pilkada dengan Lapang Dada
Kemenangan Irwan-MK juga sudah sampai kepada Presiden SBY dan Ibu Negara Ny. Ani Yudhoyono. SBY dan Ibu Ani dalam pesan singkatnya kepada Irwan Prayitno mengucapkan selamat atas penetapan sebagai gubernur Sumbar terpilih 2010-2015. “Semoga dapat menjalankan tugas dengan sukses, sesuai amanat rakyat”.
Sukses Pemilukada Sukses Bersama
Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pemilukada) Sumbar pada 30 Juni 2010 lalu telah selesai dilaksanakan. Untuk rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat 2010 pun telah diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat.
Pilgub Satu Putaran
Dari rapat pleno penghitungan suara tersebut, dipastikan pemilihan gubernur hanya satu putaran. Karena, pasangan calon gubernur nomor urut 3, Irwan Prayitno – Muslim Kasim memperoleh suara lebih dari 30 persen.
Dituding Black Campaign, Saksi Irwan-MK Ancam Tuntut Saksi MATO
Saksi pasangan Irwan Mochlasin membantah tuduhan yang disampaikan saksi MATO, Agus Wanto. "Dalam bahasanya saksi nomor 2 dituduh melakukan black campaign, tidak disebutkan berupa indikasi. Suatu kalimat yang berbahaya, bagi kami ini pencemaran nama baik. Jika tidak terbukti kami akan menuntut atas tuduhan itu," katanya. (*)
Irwan-MK Raih 32,44 Persen Suara, Pemilukada Satu Putaran
Dari hasil pleno penghitungan manual KPU Sumbar, pasangan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim berhasil memperoleh suara tertinggi yakni 32,44 persen. Pasangan yang diusung PKS-PBR-Hanura itu memperoleh suara melebihi 30 persen, sehingga Pemilukada Sumbar hanya berlangsung satu putaran.
KPU Tetapkan Suara Cagub Sumbar Besok
PADANG, KOMPAS.com - KPU Sumatera Barat akan menetapkan perolehan suara lima pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Sumatera Barat periode 2010-2015 di Hotel Pangeran Beach, Kota Padang, pada Senin (12/7/2010).
Irwan-MK Dipastikan Menang
PADANG--Meski kepastian legal hasil Pilkada Gubernur Sumatera Barat 2010 baru diumumkan KPU Sumbar 14 Juli nanti, namun pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim bisa dipastikan memenangkan pilkada dalam satu putaran.
Inilah Daftar Lengkap Hasil Suara Pilkada Gubernur Sumbar Per Kabupaten-Kota
TOTAL SUARA PROVINSI:
Irwan-MK: 657,763 (32,63 persen)
Marlis-Aristo: 531,605 (26,37 persen)
Endang-Asrul: 410,567 (20,37 persen)
Fauzi-Yohannes: 324,123 (16,08 persen)
Ediwarman-Husni: 91,726 (4,55 persen)
Irwan ke Jalur Gaza, Sumbar Tempat Berunding Hamas dan Fatah
"(Saya) Sedang di Damaskus, kemarin dari Gaza. Komisi satu telah menyetujui Indonesia, tepatnya Sumbar menjadi tempat perundingan Hamas dan Fatah. Insya Allah untuk perubahan lebih baik," kata Irwan di dinding facebooknya.
Prof Dr Damsar: Pemilukada Sumbar Satu Putaran
"Tim sukses pemenangan pasangan Irwan-MK memang solid dan bagus jika dibandingkan calon pemilukada lainnya. Tidak itu saja, masyarakat saat ini sebagiannya sudah cerdas dalam memilih mana pemimpin Sumbar kedepan yang berkualitas dan tidak. Apalagi dengan adanya debat yang digelar oleh berbagai lembaga menghadirkan para calon tersebut memperlihatkan ke publik sampai sejauhmana kualitas pemimpin tersebut. Meskipun pada pemilukada saat ini incumbent pun ikut serta dan perolehan suaranya kurang dari yang diharapkan, itu berarti masyarakat melihat bagaimana kinerja nya selama ini, sehingga masyarakat beralih kepada yang lain," kata Sosiolog Universitas Andalas (Unand) ini.
Versi PKS, Irwan-MK Hanya Kalah di 5 Kabupaten dan Kota
“Dari hasil perhitungan suara kita, saat ini Irwan-MK hanya kalah di 5 kabupaten dan kota yaitu Kota Payakumbuh, Bukittinggi, Kabupaten Limapuluh Kota, Agam, dan Mentawai," beber Tim Sukses Irwan-MK Erizal kepada Padang Today, Jum’at (2/6/2010).
PKS Perkirakan Irwan Prayitno Menang Satu Putaran
TEMPO Interaktif, Padang - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dari Partai Keadilan Sejahtera Irwan Prayitno yang mencalonkan diri menjadi Gubernur Sumatera Barat dan berpasangan dengan Bupati Padang Pariaman Muslim Kasim diperkirakan menang satu putaran dalam Pemilihan Gubernur Sumatera Barat yang digelar 30 Juni.
Pilgub Sumbar Diperkirakan Satu Putaran
PADANG, KOMPAS.com - KPU Provinsi Sumatera Barat memperkirakan pemilihan umum kepala daerah Sumbar 2010 akan berakhir dalam satu putaran saja.
Irwan-Muslim Hampir Pasti Menangi Pemilu Kada Sumbar
PADANG--MI: Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) Irwan Prayitno dan Muslim Kasim hampir dipastikan memenangi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) daerah itu.
KPU Padang: PKS Menang Tipis Atas Golkar
VIVAnews - Perolehan suara hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang menetapkan pasangan calon Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno-Muslim Kasim menang di Kota Padang.
.
Komisi I DPR-RI Kunjungi Pasukan Indobatt di Lebanon
LEBANON (Pos Kota) – Delegasi Komisi I DPR RI yang dipimpin oleh Drs. Agus Gumiwang Kartasamita beserta anggota mengadakan kunjungan kerja kepada Kontingen Garuda Indonesia yang sedang bertugas di Lebanon Selatan
LSI: Irwan-MK Peroleh Suara 31,79 Persen
PADANG--Hasil penghitungan cepat (quick count) Lingkaran Survey Indonesia (LSI) yang ditayangkan melalui Metro TV, Rabu (30/6/2010) pukul 23.00 WIB, pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim tetap unggul 31,79 persen. Ini untuk hasil sampel 99,67 persen.
Di Padang, Irwan - MK Raih 30 Persen Suara
Hasil rekap di tingkat kota Padang, calong gubernur/calon wakil gubernur nomor urut 1, Ediwarman – Husni Hadi mendapat suara 4.303. Sementara, nomor urut 2 Marlis Rahman – Aristo Munandar mendapat 86.619 suara. Pasangan nomor urut 3, Irwan Prayitno – Muslim Kasim unggul dengan 90.330 suara atau sekitar 30 persen dari suara sah, 293,520.
Sementara IRWAN-MK Unggul di Pessel
padangmedia.com - PAINAN - Rapat Pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan Senin (5/7) ini terus berlangsung. Untuk sementara, rekapitulasi perolehan suara pasangan calon gubernur/ wakil gubernur (cagub/ cawagub) Sumatera Barat di Delapan dari 12 kecamatan di daerah ini selesai dilakukan.
5 Kandidat Gubernur Sampaikan Visi-Misi di DPRD
Sedangkan calon gubernur nomor tiga, Irwan Prayitno menitikberatkan visi dan misinya pada pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diwujudkan dalam bentuk peningkatan kapasitas pendidikan di Sumbar. Selain itu juga menyinggung tentang kurikulum berbasis adat dan agama, dan tunjangan bagi garin mesjid.
PKS Kumpulkan Rp221.224.000 untuk Palestina
Dikatakannya, sesuai dengan nilai-nilai universal yang ada dalam UUD 1945 bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. "Mari bersama-sama kita bantu saudara kita di Palestina, "katanya.
Istri Irwan juga Turun Sosialisasi
Pada saat Irwan Prayitno turun ke tengah-tengah masyarakat bersosialisasi untuk perubahan Sumatera Barat yang lebih baik, Istri Irwan, Nevi Zuairina, totalitas mendukung suami tercinta untuk menjadi gubernur (BA 1) di Sumbar.
Irwan Prayitno Traktir Mahasiswa
Kamis, 27 Mei lalu, pada saat makan siang Irwan menyempatkan diri makan siang di kampus Unand. Irwan terlihat bercengkrama akrab dengan mahasiswa dan acara makan siang di kantin itu.
Irwan Beri Kuliah Umum di FISIP Unand
Anggota DPR RI dari PKS Irwan Prayitno, berkesempatan memenuhi undangan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unand, mengisi kuliah umum (lecture series) bertemakan “Kebijakan dan Reformasi Birokrasi Soal Penganggaran,” beberapa watu lalu.
Duo Prayitno Tampil Sebagai Pembicara
Dua profesor yang juga tokoh dan praktisi pendidikan tampil sebagai pembicara pada peringatan hari pendidikan nasional (Hardiknas) di kota Solok. Mereka adalah Prof Dr H Irwan Prayitno Psi MSc, Dt Rajo Bandaro Basa dan Prof Dr H Prayitno MSc Ed.
Tim Irwan-MK Gelar Pelatihan Advokasi dan Saksi
Tim pemenangan pasangan pemilukada 2010-2015 Irwan Prayitno-Muslim Kasim (Irwan-MK) mengadakan pelatihan advokasi dan saksi selama dua hari kepada koordinator-koordinator bidang advokasi dan saksi tim Irwan-MK tingkat kabupaten/kota se-Sumbar, Sabtu-Minggu (15-16/05/2010) di Aula BKKBN Padang.
Tifatul: Jaga Kekompakan Minangkabau
Namun, khusus pasangan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim, secara pribadi Tifatul Dt Tumangguang menilai sebagai pasangan yang ideal. "Irwan Prayitno sudah tiga periode jadi anggota DPR RI, sementara Muslim Kasim adalah sosok bupati yang telah membawa perubahan besar terhadap Padang Pariaman. Dua figur ini adalah sosok yang telah mujur-melintang di masyarakat dan pemerintahan," ungkapnya memberi pandangan.
Irwan-Muslim Kasim Launching Situs
“Sekarang zaman tranparansi, masyarakat membutuhkan bentuk komunikasi yang lebih cepat dan terbuka. Tidak seperti dulu yang kurang dalam transparansi,” jelas Irwan yang juga menjadi alasan Irwan-MK secara serius mengelola situs.
Alim Ulama Dukung Irwan-MK
Alim ulama se-Kabupaten Padangpariaman sepakat mendukung Irwan Prayitno-Muslim Kasim (Irwan-MK) menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar periode 2010-2015. Pernyataan itu ditegaskan secara tertulis oleh ratusan alim yang hadir dalam acara temu ramah Irwan-MK dengan alim ulama di Pondok pesantren Jamiatul Mukminin, Nagari Sintuk Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, dibawah pimpinan Buya H Azwar Tuanku Sidi, Selasa (11/05/2010).
Tokoh, Pemuka, Ulama Pasbar Siap Menangkan Irwan-MK
“Kedatangan kami adalah kedatangan yang sangat ikhlas untuk memberikan dukungan kepada pasangan Irwan-MK karena kami meyakini, Insya Allah Irwan-MK adalah pasangan yang mampu mengubah Sumbar untuk lebih baik," kata ketua FPMN. M Arif yang didampingi ketua NU Pasbar Ustadz Samidas, tokoh pemuda M Dinin dan penasihat FPMN Yunizar.
Piaman Laweh Bersatu Menangkan Irwan-MK
Makanya, seorang Muslim Kasim, kata Masful, bagi PKDP se Indonesia adalah taruhan bernoktah harga diri rang Piaman. Dari PKDP Aceh hingga Irian, dari PKDP Aiabangih hingga Lunangsilaut, dari PKDP Pangkalan hingga Dharmasraya, seluruhnya berjuang dan berjihad bagi kemenangan Irwan-MK. Pasangan Irwan-MK tak saja diperkuat oleh PKDP semata, tapi dukungan mengalir dari berbagai lapisan masyarakat Sumatera Barat. Adalah sebuah kewajiban moril bagi insan PKDP memenangkan Irwan-MK.
Masyarakat Kanagarian Talang Dukung Irwan-MK
Ketua Pemuda Talang Kabupaten Solok Martha Dinata didampingi sejumlah tokoh, pemuka, ninik mamak, alim ulama dan Bundo kanduang kanagarian setempat, memberikan dukungan kemenangan bagi pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim (Irwan-MK) pada pemilihan Gubernur Sumbar 2010-2015 mendatang. Dukungan itu mereka sampaikan kepada media officer MK Center Pinto Janir, beberapa waktu lalu.
100 Persen Suara Dukung Irwan-MK
Dukungan kemenangan bagi pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim (Irwan-MK) bagaikan air bah yang tak terbendung. Tak tanggung-tanggung, rumah Irwan di Kampungkalawi senantiasa ramai dikunjungi masyakat untuk memberikan dukungan. Begitu pula di kediaman pribadi Muslim Kasim (MK), dukungan mengalir tiada henti, terutama sejak pasangan ini resmi mendaftar sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Sumbar periode 2010-2015.
Membangun Moral Dari Hal Yang Kecil
"Ruh pendidikan itu harus masuk ke dalam diri kita. Membumikan pendidikan ke dalam diri itu mesti direalisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kita selalu membincangkan kata moral, sementara aplikasinya tidak ada. Dalam Islam kita diajarkan agar selalu menjaga kebersihan, sementara dala aplikasinya tidak kita terapkan. Berbeda sekali dengan orang-orang di negara maju sana, hal kebersihan ini mereka terapkan," kata Irwan.
Pendidikan Paling Utama Tenaga Pendidik
"Pendidikan yang paling penting adalah tenaga pendidik, sebab bagaimanapun seorang murid tersebut cenderung meniru sikap guru tersebut," kata Irwan pada acara yang diadakan oleh persaudaraan muslimah Sumbar yang dihadiri ratusan peserta yang merupakan pendidik PAUD hingga perguruan tinggi di Padangpanjang, Batipuh, Agam, dan Bukittinggi.
Suara Irwan-MK tak Terbendung!
“Irwan Prayitno Datuk Bandaro Basa adalah pemberi inspirasi anak nagari. Beliau muda, pintar, peduli pendidikan, peduli nasib rakyat, rendah hati, dan mempunyai jaringan nasional. Bahkan mendunia. Datuk Bandaro Basa kebanggaan orang Minangkabau. Dua periode jadi anggota DPR RI, pernah ditawari menjadi menteri oleh SBY, diplot untuk jadi Dubes, itu ia tolak dan ditolak pula oleh partainya, lantaran Irwan sangat diperlukan PKS untuk konsen membesarkan partai. Banyak yang saya ketahui dan membuat saya banyak kagum ke Irwan. Ketika masyarakat Sumbar membutuhkan Irwan menjadi calon Gubernur, maka PKS menyetujuinya dan karena cinta kepada ranah Minangkabau. Irwan menyetujuinya. Ia mau berkorban karir demi memajukan Sumbar!” ulas Sutan Mudo.
Pilgub, Alumni SMA 3 Berikan Kontribusi
Dalam rangka peringatan 30 tahun Ikatan Alumni SMA 3 (Ikasumantri) Padang, para alumni memanfaatkan momentum gebyar pemilihan gubernur (cagub) Sumbar 2010-2015, dengan mengadakan dialog silaturrahim dengan Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, salah seorang cagub yang merupakan alumni sekolah tersebut.
Irwan-MK Hadiri Gerak Jalan IWAPI
Kegiatan gerak jalan yang digelar IWAPI tersebut juga semakin semarak dengan kehadiran Anggota DPR RI yang juga calon gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Bupati Padangpariaman yang juga calon wakil gubernur Sumbar H Muslim Kasim Dt Sinaro Basa dan Wakil Wali Kota Pariaman, Helmi Darlis. Juga hadir dalam kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Pariaman Mardison Mahyuddin Ketua Kadin Kota Pariaman dan Padangpariaman Bagindo Jamohor serta peserta lainnya.
Makna Nomor Urut Bagi Calon Gubernur
Sedangkan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim yang mendapat nomor urut tiga (3) juga tampak senang. "Nomor tiga kan ditengah, jadi gampang bagi pemilih mengingatnya dan menandai di kertas suara," kata Irwan.
Dana Awal Kampanye Fauzi Bahar Terbanyak
Terbanyak kedua adalah pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim. Dana kampanyenya berada di dua rekening yakni rekening Irwan di BCA sebanyak Rp10 juta dan rekening Muslim Kasim di Bank Mandiri Rp1 juta.
Cagub Berebut Nomor Cantik
Akan halnya pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim, menurut Irwan Prayitno yang dihubungi tadi malam, soal nomor terserah Allah, mau diberi nomor berapa akan diterima dengan senang hati,” katanya.
Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur
Inilah nomor urut calon pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat periode 2010-2015. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar telah mengundi nomor urut pasangan calon pemilukada Sumbar dalam rapat pleno terbuka pengundian dan penetapan nomor urut, Kamis (29/04/2010) sekitar pukul 10.40 WIB di Hotel Pangeran Beach Padang.
Inilah Dana Awal Kampanye Pasangan Cagub
Dari laporan dana awal kampanye, pasangan Fauzi Bahar - Yohanes dahlan menduduki urutan pertama dengan jumlah Rp55.000.000 yang tersimpan di Bank Nagari. Untuk urutan kedua, dengan jumlah rekening Rp 11.000.000 milik pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim dengan dua Bank.
Nomor Urut Pasangan Calon Gub/wagub Ditetapkan
Setelah mengambil nomor urut kelima pasangan diminta membuka secara serentak gulungan nomor yang sudah ditangan masing-masing calon gubernur. Nomor urut 1 adalah Ediwarman – Husni Hadi, Nomor urut 2 adalah Marlis Rahman – Aristo Munandar , Nomor Urut 3 adalah Irwan Prayitno – Muslim Kasim, Nomor Urut 4 adalah Endang Irzal – Asrul Syukur dan pada nomor urut 5 adalah Fauzi Bahar – Yohanes Dahlan.
Pendukung Pasangan Calon Padati Ruangan
Menyusul fauzi, pasangan Ediwarman - Husni Hadi sampaipukul 9.56 bersama pengurus PKMB. Sedangkan pasangan Irwan Prayitno Muslim Kasim baru sampai jam 10.02 bersama pengurus DPW PKS, sedangkan pengurus DPD Hanura telah tiba di Pangeran Beach Hotel sebelum pasangan ini tiba.
Inilah Nomor Urut Pasangan Calon Gubernur Sumatera Barat
Pasangan Ediwarman-Husni Hadi memperoleh nomor urut 1. Marlis Rahman-Aristo Munandar nomor urut 2. Irwan Prayitno-Muslim Kasim, nomor urut 3. Endang Irzal-Asrul Syukur nomor 4, dan Fauzi Bahar-Yohannes Dahlan nomor urut 5.
Calon Kepala Daerah Ditetapkan
Dari lima pasangan bakal calon gubernur/wakil gubernur lolos semuanya. Yakni pasangan Marlis Rahman-Aristo Munandar, Fauzi Bahar-Yohannes Dahlan, Endang Irzal-Asrul Syukur, Ediwarman-Husni Hadi dan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim.
Besok, Penentuan Nomor Urut Cagub
Lima pasangan tersebut yakni Marlis Rahman-Aristo Munandar, Endang Irzal-Asrul Syukur, Fauzi Bahar-Yohanes Dahlan, Irwan Prayitno-Muslim Kasim dan Ediwarman-Husni Hadi.
Irwan-MK Hadir di Univ. Bung Hatta
“Keluarga saya dari dulu dekat dengan dunia pendidikan. Bahkan saya juga seorang dosen yang terus mengabdikan diri pada dunia pendidikan. Pendidikan pulalah yang mengharumkan nama Minangkabau,” kata Irwan, saat memberikan kata sambutan seusai jalan santai, Minggu (25/4).
Jaringan Irwan Nasional dan Internasional
Keunggulan Prof DR H Irwan Prayitno, PSi Dt Rajo Bandaro Basa, selain muda, intelek, dan relegius, beliau juga memiliki jaringan yang luas di tingkat nasional maupun internasional. Jaringan ini jika dipergunakan secara sungguh-sungguh dan maksimal dapat membangkitkan perekonomian masyarakat yang ditimpa musibah gempa dan dapat memajuan Sumbar.
Diskusi Panel tak Semua Calon Gubernur Hadir
Dari pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang tidak hadir adalah pasangan Ediwarman-Husni Hadi dan pasangan Endang Irzal-Asrul Syukur. Sementara pasangan yang lengkap hadir adalah pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim. Sedangkan pasangan Fauzi Bahar-Yohanes Dahlan yang hadir hanya Yohanes Dahlan.
Gubernur Cukup Satu Periode
“Pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim, jika terpilih siap satu periode saja. Ini dilakukan mengikuti langkah Gamawan Fauzi,” kata Tim Pemenangan Irwan-MK, H. Masful kepada Singgalang, Minggu (18/4) di Padang.
Hidayat: Hilangkan Terminologi Penguasa
Hal itu ditegaskan mantan Ketua MPR-RI yang juga mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Hidayat Nur Wahid ketika memberikan tausiyah politik kepada ribuan kader PKS se-Sumatra Barat dalam acara ikrar pemenangan calon gubernur dan calon wakil gubernur, Irwan Prayitno-Muslim Kasim, Minggu (18/4) di GOR Adzkia Taratak Paneh, Kuranji Padang.
Irwan Prayitno Resmikan Pembangunan Surau Ambacang
Irwan sendiri dalam sambutannya ketika meresmikan Surau Ambacang mendorong jemaah agar mengaktifkan kembali kegiatan surau pascagempa seperti mengaktifkan TPA/MDA, wirid-wirid baik remaja maupun ibuk-ibuk. “Jadikanlah surau pusat pendidikan dan penempaan anak-kemenakan kita. Dari surau kita bisa membentuk generasi yang terbaik,” ujar Irwan yang memiliki perhatian khusus di dunia pendidikan.
Kemenangan Irwan-MK Target Nasional PKS
Hal ini menurut Erizal membukti Pilgub Sumbar menjadi target menang bagi PKS sampai ke tingkat Ketua Majelis Syuro. Dan ini juga membuktikan bahwa perubahan kebijakan yang diambil oleh PKS dalam Pilgub Sumbar didukung secara penuh sampai ketingkat lembaga tertinggi partai dan menjadi target partai dalam kebijakan nasionalnya. Karena perubahan target ini Ustadz Hilmi perlu secara langsung memberikan tausiyah pemenangan bagi struktur, kader, simpatisan, dan masyarkat Sumbar secara keseluruhan.
Seperti Sudah Ada yang Mengatur
PADANG - Pencalonan Irwan Prayitno sebagai calon gubernur Sumbar di detik-detik terakhir tidak hanya mengejutkan masyarakat, tapi juga bagi Hj. Nevi Zuairina. Kendati mengaku ikhlas melepas sang suami yang telah menemaninya sejak 1985 lalu untuk kembali maju sebagai calon gubernur Sumbar, Nevi tak bisa menyembunyikan rasa kekagetannya.
Tokoh Nasional Bicara Soal Irwan
Calon gubernur Sumbar pada pemilukada 2010-2015 Irwan Prayitno seorang tokoh yang disegani dan punya jaringan luas. Hal ini dibuktikan dengan komentar beberapa pejabat tinggi yang ada di Republik ini.
Malam, Irwan Prayitno Silaturrahmi Azwar Anas
Setiap pasangan calon pemilukada saat ini sibuk dengan persiapannya menjelang 30 Juni 2010 mendatang. Tak terkecuali agenda calon gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Pada hari ini, Kamis (22/04/2010) Irwan Prayitno datang dari Jakarta pada pukul 08.00 WIB, lalu pada pukul 09.13 WIB mengikuti acara debat pasangan calon pilkada yang dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNP dan Forum Bangkit Pemuda Sumbar di RRI Padang.
Masalah SDM Fokus Calon Kepala Daerah
“Yang akan menjadi target untuk icon Sumbar mendatang yaitu mengaktualisasikan SDM” terang Irwan Prayitno dengan mantap. (*)
5 Pasangan Kandidat Gubernur-Wakil Gubernur Lulus Tes Kesehatan
Kelima pasang bakal calon adalah Marlis Rahman - Aristo Munandar (Golkar), Fauzi Bahar - Yohanes Dahlan (PAN dan PPP), Endang Irzal - Asrul Syukur (Demokrat), Ediwarman - Husni Hadi (Koalisi Partai Maju Bersama, 24 partai), dan Irwan Prayitno - Muslim Kasim (PKS-HANURA-PBR).
PKS Siap Menangkan Irwan - MK pada Pilkada Mendatang
padangmedia.com - PADANG- Partai Keadlan Sejahtera (PKS) siap memenangkan pasangan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim sebagai Gubernur Sumbar pada pilkada 2010.


Jangan Pernah Lakukan "Black Campaign" untuk Raih Kemenangan
“Jika telah memilih Irwan-MK untuk maju pada Pilgub Sumbar 2010, berarti kita semua percaya inilah pasangan terbaik untuk memimpin Sumbar lima tahun mendatang. Sebagai partai yang telah berpengalaman selama 12 tahun. PKS sepanjang perjalanannya selalu bersatu, itulah yang membuat kita optimis memenangkan Pilkada di Sumbar,” ungkap mantan Ketua MPR-RI itu. (dodo)
DPP Yakin Kader PKS Sumbar Mampu Menangkan Pilkada
Selain itu Presiden PKS juga menyampaikan bahwa terpilihnya Irwan Prayitno sebagai calon Gubernur Sumbar ialah sebuah keputusan yang diambil langsung oleh DPP. Hal itu dilakukan karena mempertimbangkan bahwa memang Irwan-lah yang layak untuk maju dalam pilkada, demi mewujudkan Sumbar yang Religius dan Intelektual.
Hari Ini Temu Kader dan Simpatisan PKS
Irwan sangat cair dan penuh tawa-canda berada di kantor redaksi antara Sumbar, dan menjawab segala pertanyaan yang muncul dari wartawan. Pertanyaan yang dimunculkan itu kenapa Irwan kembali turun gunung, dan visi-misi apa yang akan diusung Irwan jika nantinya terpilih menjadi gubernur Sumbar 2010-2015.
Temu Kader PKS Bertabur Tokoh Nasional
Temu tokoh yang digagas PKS, demi memenangkan pasangan calon yang diusung bersama Hanura dan PBR, Prof Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa dan Drs Muslim Kasim Dt Sinaro Basa, Minggu (18/04/2010) besok, bertabur tokoh nasional dari partai berazaskan Islam tersebut.
Ketua Dewan Syuro Panaskan Mesin PKS
“Dijadwalkan, Ustadz Hilmi Aminuddin akan berkunjung ke Sumbar, Minggu (18/04/2010) lusa. Kedatangan tokoh sentral PKS ini, membuktikan bahwa pencalonan Prof H Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa didukung secara total serta penuh kesolidan oleh struktur, kader dan simpatisan,” terang Ketua Tim Pemenangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim di pemilihan gubernur (pilgub) Sumbar periode 2010-2015, Trinda Farhan Satria di Padang, Rabu (14/04/2010).
Irwan Prayitno : Komunikasi Pemda dengan Pusat Lemah
Anggota Komisi I DPR, Irwan Prayitno menilai terpuruknya kondisi Sumbar pasca gempa menandakan lemahnya komunikasi pemda dengan pemerintah pusat. "Ini berbeda dengan kondisi sebelum tahun 2005 yang mana lobi pemda masih kuat dengan Jakarta, baik itu dengan pemerintah maupun DPR,"katanya
Balon Gubernur-Wakil Gubernur Jalani Tes Kesehatan
Pantauan Padang Today, pasangan balon yang masuk RSUP untuk menjalani kesehatan adalah Endang Irzal-Asrul Syukur yang diusung Partai Demokrat dan Gerindra, balon dari koalisi PKS, PBR dan Hanura Irwan Prayitno-Muslim Kasim, Aristo Munandar (Golkar-PDIP), Fauzi Bahar-Yohannes Dahlan (PAN-PPP), serta Ediwarman-Husni Hadi (Partai Koalisi Maju Bersama).
PKS Calonkan Irwan Prayitno-Muslim Kasim Elegan!
“Aturan main yang ada dalam politik, mestinya mengakomodir semua kemungkinan itu. Kemunculan Irwan Prayitno, tidak sedikitpun melanggar aturan main yang telah dibuat oleh PKS. Saat ini, yang terpikir oleh PKS adalah, bagaimana memenangkan pasangan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumbar 2010-2015," tutupnya. [*]
Inilah Daftar Lengkap Bakal Calon 14 Kepala Daerah Pilkada 2010
PADANG--Inilah daftar lengkap pasangan bakal calon gubernur-wakil gubernur Sumatera Barat dan pasangan bakal calon 13 kepala daerah kota dan kabupaten yang telah mendaftar dan diverifikasi KPU daerah masing-masing
Peluang Irwan Prayitno Cukup Besar, Kata Pengamat
PADANG--Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas, Edi Indrizal menilai peluang Irwan Prayitno-Muslim Kasim cukup besar untuk memenangkan Pilkada Sumbar 2010, sebagaimana halnya juga peluang Marlis Rahman-Aristo Munandar.
Muslim Optimis Bersama Irwan Bisa Buat Terobosan
PADANG--Muslim Kasim menyatakan optimismenya berpasangan dengan Irwan Prayitno akan mampu membuat terobosan-terobosan baru untuk kemajuan Sumatera Barat.
Irwan Prayitno Cukup Target 30 Persen
PADANG--"Karena calonnya lima pasang, saya pikir 30 persen target saya cukuplah," kata Irwan Prayitno saat jumpa pers usai mendaftar sebagai calon gubernur bersama calon wakil gubernur Muslim Kasim di Kantor KPU Sumatera Barat, Padang, Kamis (8/4/2010) [Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. (Foto: PadangKini.com)] malam.
Irwan Prayitno-Muslim Kasim Akhirnya Didukung 3 Partai
PADANG--Menit-menit terakhir penutupan pendaftaran calon gubernur-wakil gubernur, pasangan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim muncul di kantor KPU Sumatera Barat, Jalan Pramuka, Padang, Kamis (8/4/2010) pukul 23.10 WIB.
KPU Terima Pendaftaran Cagub-Cawagub di Tenda
Ketiganya adalah Marlis Rahman-Aristo Munandar, Fauzi Bahar-Yohanes Dahlan dan Endang Irzal-Asrul Syukur. Rencananya, sore ini akan mendaftar Irwan Prayitno dan Muslim Kasim, yang diusung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) bersama mitra koalisinya.(*)
PKS Masih Menunggu Keputusan Dewan Syuro
PADANG--Menjelang hari terakhir pendaftaran pasangan calon gubernur-wakil gubernur ke KPU Sumatera Barat besok, Kamis (8/4/2010), belum ada keputusan final tentang Irwan Prayitno dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Alasan PKS Memilih Muslim Kasim
Alasan pertama, jika Irwan Prayitno digandeng dengan Muslim Kasim akan menambah suara. Ini berdasarkan survei PKS yang dilakukan Incost. Untuk calon gubernur yang di survei, Muslim Kasim berada di posisi ketiga. Sedangkan tokoh yang berada di posisi pertama dan kedua tidak ada yang melebihi 20 persen.
Irwan Prayitno-Muslim Kasim Kepastiannya 75 Persen
Di DPP sendiri Koordinator Wilayah Sumatera, Khairul, sudah setuju. Tinggal beberapa jenjang lagi termasuk Presiden PKS dan Majelis Suro. Salah satu yang menjadi pertimbangan, kata Marfendi, karena Irwan Prayitno memegang jabatan Stering Comitee Munas PKS Juni 2010 dan tawaran jabatan duta besar Indonesia di salah satu negara sahabat.
Irwan Prayitno Turun Pilgub, Surya Budhi Diperhitungkan Kembali
Humas PKS Erizal SS, menyebutkan bakal menggeser jagoannya yang akan bertarung di arena pilkada. Dari semula bakal mengusung Ketua DPW PKS yang juga Wakil Ketua DPRD Sumbar Trinda Farhan Satria, jadi Irwan Prayitno. Kader PKS yang sekarang jadi wakil rakyat di DPR RI itu, pada pilgub 2005 lalu berpasangan dengan kader PBR H Ikasuma Hamid, bupati Tanahdatar dua periode. Pasangan ini berhasil jadi peraih suara nomor dua terbanyak, di bawah pasangan Gamawan Fauzi-Marlis Rahman.
Irwan Prayitno Pilih Dubes atau Gubernur
Hal lain Irwan selama ini disuruh DPP PKS untuk fokus ‘mendidik' anggota DPR RI baru dari PKS untuk melakukan lobi di Senayan. Irwan terkenal piawai melakukan lobi dan tenaganya dibutuhkan untuk ‘membina anggota baru'.
PKS Siapkan Irwan Prayitno Calon Gubernur Sumbar
"Kita mempertimbangkan Irwan Prayitno setelah melihat peta politik di Sumbar saat ini, dengan ditetapkannya pasangan bakal calon gubernur dari Golkar, dan Partai Demokrat. Setelah melihat perkembangan itu, diambil kesimpulan bahwa PKS memiliki peluang bagus untuk posisi gubernur," kata Ketua Tim Optimalisasi Musyarakah (TOM) Wilayah PKS Sumbar Marfendi, yang saar dihubungi berada di Jakarta, Senin.
FPKS: Sistem Pendidikan Nasional Harus Diperbaiki
Sementara itu, mantan Ketua Komisi Pendidikan Prof Irwan Prayitno mengungkapkan UN memang adalah sebuah pilihan kebijakan yang harus diambil pemerintah. Pihak yang pro dan kontra memiliki alasan yang sama-sama ilmiah. Meski demikian realitasnya UN selalu saja menimbulkan masalah yang sangat detil.(mbs)
Pikirkan Keluarga, Anggota DPR Asal Padang Tegang Saat Dilantik
Jakarta - Selama menjalani pelantikan anggota DPR, Irwan Prayitno merasa tegang. Ia bukan takut batal dilantik, tapi mencemaskan keluarganya. Maklumlah Irwan adalah anggota DPR asal Padang yang dihantam gempa.
Rekonstruksi Budaya Perfilman
Perfilman memiliki peran amat penting untuk membangun peradaban bangsa sebesar Indonesia. Film sebagai karya seni budaya memiliki peran strategis dalam peningkatan ketahanan budaya bangsa dan kesejahteraan masyarakat lahir batin. Bahkan, film juga bisa berfungsi sebagai sarana pencerdasan kehidupan bangsa, pengembangan potensi diri, pembinaan akhlak mulia, dan media komunikasi massa dalam era globalisasi.
PKS Siapkan Mahfudz,PAN Ajukan Zulkifli
Ketiga nama itu adalah Mahfudz Siddiq, Mustafa Kamal, dan Irwan Prayitno.“ Saya menilai, mereka adalah orang-orang yang layak untuk masuk dalam jajaran pimpinan DPR. Selain memiliki kemampuan, mereka juga sudah memiliki pengalaman,” tuturnya. Ketiga nama yang tengah disiapkan PKS itu memang punya syarat untuk masuk dalam jajaran pimpinan DPR yang baru.Mahfudz Siddiq adalah Ketua Fraksi PKS di DPR periode ini.
PKS Berharap Jatah Menteri Lebih dari Tiga
Ia mengaku, saat PKS melakukan kontrak politik mendukung SBY menjadi capres di Pilpres 2009 beberapa waktu yang lalu, PKS telah mengajukan 8 nama kader PKS untuk dipilih SBY mengisi posisi menteri di kabinet yang akan datang, dan mengenai siapa yang akan dipilih, PKS menyerahkan sepenuhnya kepada SBY. "Dari 8 orang itu ada nama pak Tiffatul Sembiring, Hidayat Nur Wahid, Irwan Prayitno," katanya.
UN Ulang Jadi Dilaksanakan
”Silakan ujian ulang atau pengganti untuk sekolah yang ujiannya dinyatakan batal oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Namun, kami meminta Depdiknas dan BSNP memberikan definisi, argumen, serta landasan hukum pembatalan UN tersebut,” ujar Ketua Komisi X DPR sekaligus pemimpin rapat, Irwan Prayitno.
5.000 Siswa Ikuti Ujian Pengganti
Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno mengatakan,meski menyetujui adanya UN pengganti, pihaknya meminta klarifikasi dari Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) sebagai penyelenggara UN soal definisi secara lengkap UN pengganti. “BSNP harus menjelaskan secara detail apa itu UN pengganti.
Bayan Poksi X Fraksi PKS DPR RI atas Pengesahan RUU Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP)
Memperhatikan timbulnya respon dan reaksi masyarakat yang beragam dalam mensikapi pengesahan Rancangan Undang-Undang tentang Badan Hukum Pendidikan (RUU BHP) pada hari Rabu 17 Desember 2008, maka Poksi X Fraksi PKS DPR RI memandang perlu untuk membuat penjelasan terkait dengan RUU BHP tersebut.
Ciptakan Generasi Bebas Korupsi
Seminar nasional yang diselenggarakan Aruuni Indonesia ini, juga dihadari Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy, anggota DPR RI Dr Irwan Prayitno, dan guru-guru dari TK, SD, SMP, dan SMA se-Sumbar. Menurut Leonardy, pembentukan karakter yang jujur harus dimulai sejak usia dini dan pelaksanaannya tidak bisa dilepaskan dari peran guru di sekolah.
Mahasiswa Tolak UU BHP, Irwan: Pemerintah Tanggung Biaya Pendidikan
Ketua Komisi X Irwan Prayitno mengaku tidak mengerti mengapa mahasiswa menuding UU BHP sebagai wujud komersialisasi dunia pendidikan. ’’Saya kira penolakan itu terjadi karena mahasiswa tidak mengetahui hasil akhir pembahasan UU BHP,’’ kata legislator dari PKS itu.
DPR : Biaya Kuliah Turun
JAKARTA -- Ketua Komisi X DPR yang membidangi pendidikan, Irwan Prayitno, menjamin biaya kuliah akan turun dengan Undang-Undang Badan Hukum Pendidikan (UU BHP). Mantan ketua Panitia Khusus RUU BHP ini menilai orang-orang yang memprotes belum membaca dan memahami UU BHP secara menyeluruh.
BHP untuk Komersialisasi Pendidikan?
Bahkan, dalam penyelenggaraan pendidikan dasar, Undang-Undang BHP telah mengatur bahwa pendidikan dasar untuk tingkat SD dan SMP bebas dari pungutan. Sementara itu, untuk pendidikan menengah tingkat SMA/SMK/MK dan pendidikan tinggi, BHP hanya boleh mengambil paling banyak 1/3 (sepertiga) biaya operasional dari masyarakat. Peserta didik pada pendidikan menengah dan pendidikan tinggi hanya ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan kemampuannya.
UU Badan Hukum Pendidikan Diuji Materi DPR tolak UU BHP lakukan komersialisasi pendidikan.
Ketua Panitia Khusus RUU BHP, Irwan Prayitno, juga menepis bahwa UU itu melegalkan pendidikan hanya untuk orang kaya. Dalam Pasal 46 UU itu, disebutkan bahwa BHP wajib menerima minimal 20 persen dari seluruh peserta didik baru adalah kalangan tak mampu berpotensi akademik tinggi.
UU BHP Menuai Protes
Di luar sidang, sempat terjadi perdebatan antara Presiden BEM UI Edwin Nafsa Nauval dan Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno. "Anda sudah baca? Tunjukkan pasal mana yang mengandung liberalisasi," pinta Irwan kepada Edwin.
Edwin tidak mampu menjawab langsung pertanyaan Irwan. "Pada intinya undang-undang ini secara filosofis dan sosiologis tidak berpihak pada rakyat."
"Jangan intinya, tunjukkan pasal mana?" desak Irwan.
UU BHP Mendapat Penolakan
Ketua Komisi X Irwan Prayitno menyatakan tidak mengerti mengapa mahasiswa menolak pengesahan undang-undang ini. ”Kemarin saya sudah bertemu empat orang mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa UI dan mereka terlihat mengerti,”
RUU BHP Disahkan
Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno membantah anggapan, UU BHP akan membuat pendidikan di Indonesia menjadi semakin tidak terjangkau. Peraturan ini justru diyakini bisa memberi perlindungan pada masyarakat untuk tidak lagi dipungut biaya pendidikan yang tinggi.
Capres PKS Unjuk Kebolehan
INILAH.COM, Jakarta - Langkah politik PKS melahirkan pemimpin nasional baru bukan sekadar untuk cari simpati. Kedelapan figur yang tersaring kini serius mempersiapkan diri mereka dengan beradu kebolehan dalam engatasai masalah ekonomi nasional dan global.
Guru Honorer Menagih Janji
Sementara, Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno mengatakan bahwa tim tersebut tak pernah terbentuk karena komisi II tak pernah menghadiri rapat dengan Komisi VIII dan X. ''Tapi, pesannya sudah kami sampaikan ke Mendiknas dan kami minta perhatian Depdiknas dan Departemen Agama untuk memperhatikan guru honorer,'' kilahnya. eye
PKS Award Jaring Tokoh Muda
Adapula, Ida Farida, Ikhwanul Kiram Mashuri, Imam Ad-Daruqutni, Iman Sugema, Ipang Wahid, Irman Gusman, Irwan Prayitno, Iwan Fals, Johannes Wardhana, Jose Rizal, Khairiansyah Salman, Lukman Hakiem Syaifuddin, M Luthfi, M Qodari, Maemunah, Maruarar Sirait, Mirza Adityaswara, Mulyaman Hadad, Munzir Al Musawa, Neno Warisman, dan Nur Mahmudi Ismail.
Manuver Politik Faksi Sejahtera
Anhar Gonggong curiga, manuver ini sangat politis: untuk menjaring suara, khususnya para pengikut Soeharto. Apalagi PKS menargetkan dalam pemilu legislatif 2009 nanti bisa meraup suara 20 persen. ”Ini target berat. Makanya perlu terobosan dengan menarik pemilih, jangan hanya yang Islam fanatik,” kata Irwan Prayitno, anggota Majelis Syura.
Capres PKS: Jabatan tidak Boleh Dikejar dan Dicari
Bisa dilihat di Rakyat Merdeka Online 2 Nopember 2008
http://www.myrmnews.com/indexframe.php?url=situsberita/index.php?pilih=wawancara&id=58
PKS: Polisikan Dosen 'Mesum' NS
Irwan juga sangat menyayangkan banyak lembaga pendidikan budi pekerti di Indonesia yang sudah mengurangi mata pelajaran yang berkaitan dengan budi pekerti, kewarganegaraan serta nilai-nilai agama.
Pemda Langgar Konstitusi
Irwan Prayitno menyatakan, pemerintah daerah tidak boleh beralasan tidak bisa menyediakan anggaran pendidikan minimal 20 persen. Ketentuan tersebut sudah bersifat mutlak karena menjadi amanat konstitusi, dan pemerintah pusat sudah mulai memenuhinya.
PKS Umumkan 8 Calon Presiden
Delapan nama calon itu adalah Hidayat Nur Wahid (Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dan mantan Presiden PKS), Tifatul Sembiring (Presiden PKS), Salim Segaff al-Jufri (Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan anggota Majelis Syuro PKS), dan Anis Matta (Sekretaris Jenderal PKS). Juga, ada Irwan Prayitno (Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Syuro PKS), Suharna Surapranata (Ketua Majelis Pertimbangan PKS), Sohibul Iman (anggota Majelis Syuro dan Ketua Dewan Pengurus Pusat PKS Bidang Ekonomi Keuangan Industri dan Teknologi), dan Surahman Hidayat (Ketua Dewan Syariah Pusat PKS).
PKS Tetapkan Delapan Calon Presiden
Keputusan itu diambil dalam sidang pleno Majelis Syuro PKS, Ahad (26/10). Delapan nama itu adalah Hidayat Nur Wahid, Tifatul Sembiring, Salim Segaf Al Jufri, Anis Matta, Irwan Prayitno, Suharna Surapranata, Sohibul Iman, dan Surahman Hidayat.
PKS Ajukan 8 Nama Kadernya untuk Capres
Delapan kader PKS itu adalah Hidayat Nur Wahid (Ketua MPR), Tifatul Sembiring (Presiden PKS), Salim Segaff Al Jufri (Dubes RI di Arab Saudi), Anis Matta (Sekjen PKS), Irwan Prayitno (Ketua Komisi X DPR), Suharna Surapranata (Ketua Majelis Pertimbangan Pusat), Sohibul Iman (Ketua DPP Bidang Ekuin), dan Surahman Hidayat (Ketua Dewan Syariah DPP).
DPR Usulkan Dana BOS Naik Dua Kali Lipat
"Hal ini sesuai tuntutan konstitusi agar pemerintah menggratiskan pendidikan dasar," kata Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno saat rapat kerja dengan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas), Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (DepbudPar), dan Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga (Kemenegpora) di Gedung DPR Jakarta kemarin.
Peran Daerah untuk Tuntaskan Wajar Diknas
Sementara itu, Ketua Komisi X DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) Irwan Prayitno mendukung langkah pemerintah dalam membedakan pemberian dana BOS. Agar akses pendidikan dasar bisa merata, lanjut dia, tak hanya cukup dengan dana BOS, tapi juga APBD. ''Masing-masing daerah mempunyai kemampuan fiskal yang berbeda, jadi tak mungkin menyamakan satu daerah dengan daerah lainnya, dari sisi pemberian dana BOS,'' tegasnya.
Ada Jeffrie Geovanie di Pentas Politik Sumbar
Fakta awareness responden (nama tokoh diingat responden dari intensitas/frekuensi hubungan dengan tokoh sehari-hari) terhadap tokoh-tokoh Sumatera Barat, sepuluh nama tokoh diingat mereka adalah Gamawan (91,0 persen), Jeffrie (66,1), walikota Padang Fauzi Bahar (54,8), wakil gubernur Marlis Rahman (43,0), amggota DPR-RI Irwan Prayitno (399,1), Ketua DPRD Sumatera Barat Leonardy Harmaini (30,7), anggota DPR Azwir Dainy Tara (24,6), Walikota Buittinggi Djufri (24,6), Wakil Ketua DPD-RI Irman Gusman (21,6), dan Rektor Universitas Andalas (Unand) Musliar Kasim (21,2). Awareness lebih ditentukan tingkat intensitas dan frekuensi tokoh dengan responden. Jadi, wajar kalau nama Gubernur Gamawan paling dikenal.
Komisi X Terima MGMP Kota Tegal
Menjawab hal itu, pimpinan rapat, Irwan Prayitno (fraksi PKS) mengatakan masing masing sekolah sudah bisa membuat kurikulum tersendiri berdasarkan kompetensi dan muatan lokal di daerah tersebut, yang merujuk pada standar Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) ”Masalah jumlah jam mengajar itu tidak diatur di sini, jadi silahkan saja kalau sekolah memang membuat kurikulum seperti itu, tergantung dari sekolah yang bersangkutan karena sekarang kita sudah punya program Manajemen Berbasis Sekolah (MBS),” kata Ketua Komisi X ini.
Komisi X Dukung Dengan Syarat Bantuan Khusus Pendidikan Untuk Anak PNS dan TNI/Polri
”Kami sangat mendukung rencana tersebut, namun syaratnya harus tetap berkelanjutan dan berkesinambungan, jadi tidak hanya ada di tahun ini saja,” kata Pimpinan rapat yang juga Ketua Komisi X Irwan Prayitno (F-PKS) .
Komisi X Izinkan KPK Ikuti Rapat
Lebih lanjut, Irwan menambahkan Komisi X memberikan sikap yang positif terhadap kehadiran KPK. “Kita memberi kesempatan seluas-luasnya pada KPK untuk mengikuti kegiatan kita, KPK bisa hadir di balkon sebagai peninjau dalam rapat yang sifatnya terbuka, sedangkan sebagai undangan kita bisa surat menyurat dan kita akan undang kemari,” jelas Irwan
KPK Awasi Anggaran
Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno mendukung KPK yang hendak mengawasi sistem perencanaan dan penyusunan Rencana Kegiatan Anggaran Kementerian dan Lembaga (RKA-KL) dengan mitra kerja 2009.
Pendidikan Dasar Diharapkan Gratis
Fraksi-PKS Online: Anggota Fraksi PKS DPR RI, Irwan Prayitno menyikapi pernyataan presiden yang dikeluarkan dalam nota keuangan untuk RAPBN 2009, bahwa anggaran pendidikan dialokasikan sebesar 20 persen atau sekitar Rp. 224 triliun. “PKS menghendaki angka 20 persen itu memenuhi tuntutan konstitusi yang menyatakan pemerintah menanggung pendidikan dasar,” kata Irwan di Jakarta, Jumat (22/8).
Memerdekakan Politik Pendidikan
Di usia kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke-63 ini, Indonesia mesti melakukan pembangunan politik pendidikan yang solid dan prospektif. Pertama-tama hal ini tentu saja harus diawali dari komitmen para penentu politik pendidikan itu sendiri, yaitu: para elite politik, pejabat pemerintah di Pusat maupun Daerah serta para pengambil kebijakan negara. Mereka semua harus memiliki komitmen dan kesadaran akan betapa pentingnya pendidikan (sense of education).
PKS Sawahlunto Launching 24 Caleg
Pada kesempatan yang dihadiri Ketua DPD PKS Sawahlunto Afdal itu, Irwan Prayitno menegaskan, pada Pemilu 2009 PKS akan menampilkan caleg dan figur pemimpin dari kalangan generasi muda. Pasalnya, generasi tua kemampuannya dinilai cenderung sudah terbatas atau tidak maksimal. Sedangkan kalangan generasi muda, masih energik, inovasi dan mampu menjadi pemimpin yang baik sesuai ajaran agama. Di depan para kader PKS, Irwan Prayitno mengatakan, pemimpin adalah amanah.
Parpol Gagal Tokoh Baru, LSI: Masih Diisi Muka-muka Lama
Dalam survei yang dilakukan terhadap 820 responden menggunakan metoda multistage random sampling dan tingkat kesalahan (margin of error) sebesar +/- 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen, pada urutan pertama disebutkan masyarakat adalah Jeffrie Geovanie dengan jumlah responden sebesar 7,9 persen. Selanjutnya, M Azwir Dainy Tara (4,8 persen), Irwan Prayitno (3,3 persen), Djufri (1,6 persen) dan Leonardy Harmainy (1 persen).
Deklarasi Fauzi Bahar-Mahyeldi Ansharullah â€Tak Kebetulan, Tapi Jalan Allahâ€
Sebelumnya Patrialis, Irwan Prayitno, Asli Chaidir, Trinda Farhan, mendapat kesempatan menyampaikan sambutan. Mereka pada intinya mengharapkan, agar semua kader kedua partai menanggalkan “baju” kepartaian mereka. “Sekarang saatnya bersama-sama mendukung dan memenangkan pasangan Fauzi-Mahyeldi.”
48 Caleg PKS Pessel Di-launching
Painan, Padek-- Parta Keadilan Sejahtera (PKS) mematok target 27 persen suara di Sumbar. Target ini disampaikan Pengurus DPP PKS yang juga Anggota DPR Irwan Prayitno saat launching calon anggota DPRD Pesisir Selatan (Pessel) dari PKS di Hotel Adhi Karya Painan, Minggu (3/8). Pada kesempatan itu, Irwan juga menegaskan, bahwa calon legislatif yang akan dicalonkan untuk anggota DPR mesti dari usia produktif yaitu di bawah 40 tahun.
Keberpihakan Pemda Untuk Pendidikan Dasar Gratis Dipertanyakan
" Padahal amanat Undang-Undang Dasar 45 sudah jelas bahwa pendidikan dasar ditanggung negara, artinya anak usia SD dan SMP punya hak untuk dibiayai sekolahnya," kata Ketua Komisi X DPR RI Irwan Prayitno dalam sebuah diskusi pendidikan yang digelar Fraksi PKS, Rabu (9/7).
Subsidi Pupuk Dikurangi
Usai berdialog dengan masyarakat, Jusuf Kalla didampingi Hj Mufidah Kalla, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Ketua Komisi X Irwan Prayitno, Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Darul Siska, Ketua DPRD Sumbar Leonardy Harmainy, Wali Kota Padang Fauzi Bahar, dan pejabat teras lainnya, langsung mempraktikkan penanaman padi tanam sebatang.
Ada Yang Menuduh Masyarakat Madani Menakutkan
Paparan tentang platform PKS yang sudah ditorehkan dalam sebuah buku besar itu disampaikan oleh kader DPP PKS, Irwan Prayitno dan M Sohibul Iman. Irwan yang juga anggota Ketua Komisi X DPR-RI asal Sumbar memaparkan, platform PKS terkait dengan bidang politik dan sosial budaya.
Hidayat Nur Wahid Bedah Platform PKS
Platform PKS merupakan visi untuk membangun bangsa. Walaupun baru berusia 10 tahun, visi PKS yang konsisten dengan aktivitas dakwahm, menurut Farhan sebenarnya sudah dimulai sejak 1980-an. Semua visi dan misi PKS telah terangkum dalam buku tebal. Buku yang merinci platform PKS memperjuangkan masyarakat madani yang adil, sejahtera dan bermartabat. Buku ini yang akan diurai oleh Ketua MPR-RI yang merupakan mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid, anggota DPR RI Irwan Prayitno dan pengurus DPP PKS, M Sohibul Iman.
AMER Hari Ini Kampanye Terakhir dimeriahkan Artis Ibukota, Ria KDI dan Evi Marlen.
Untuk lebih semarakanya acara hari ini, pasangan Cawako dan Cawawako Nomor 1 yang dicalonkan oleh tiga partai besar (Golkar, PPP dan PKS) ini selain menampilkan juru kampanye (Jurkam) dari Partai Golkar juga akan menampilkan Jurkam dari PPP dan PKS. Dari PPP akan tampil Epriyardi Asda, anggota DPR RI yang juga Ketua DPW PPP Sumbar. Sementara dari PKS direncanakan akan tampil anggota DPR RI, Irwan Prayitno.
IRWAN PRAYITNO, KOMITMEN SEORANG PENDIDIK DARI SENAYAN
“Selama masyarakat belum berpendidikan, maka pencapaian masyarakat madani itu cuma sekedar mimpi,” kata Dr Irwan Prayitno, MSc, Ketua Komisi X DPR yang membidangi masalah pendidikan, dalam satu kesempatan.
PKS Wujudkan Impian Umroh
Pemberian hadiah umroh memang yang pertama kali dilaksanakan DPW PKS Sumbar. Di tingkat nasional hadiah serupa pernah diberikan untuk guru dan kader PKS berprestasi. Bahkan, hadiahnya mencapai 185. Semula dalam acara Tablig Akbar yang digelar PKS menurut Farhan yang diperuntukan satu hadiah umroh. Namun, membengkak menjadi lima ditambah hadiah yang khusus diberikan Presiden PKS Tiffatul Sembiring, Menegpora Ahyaksa Dault, Ketua Komisi X DPR-RI Irwan Prayitno dan dari Wakil Walikota Padang Yusman Kasim.
Ketika Para Tim Sukses Pilkada di Sawahlunto Siasati Kampanye
Tiga tempat tersebut tentu di daerah yang merupakan kantong-kantong suara yang telah kita lihat seperti di Kubang, Silungkang, Talawi dan Lembah Segar. Sementara itu, tim kampanye dari pusat yang akan hadir seperti dari jajaran Partai Golkar, PPP dan PKS yaitu Aburizal Bakri, Fahmi Idris, Paskah Suzetta, Bachtiar Chamsyah, Irwan Prayitno dan sesepuh Sumbar, Azwar Anas. Kemudian juga dari Sumbar seperti Azwir Dainy Tara, Trinanda Mutya Tara, Capt H Epyardi Asda, Trinda Farhan Satria dan tim kampanye dari Sawahlunto.
Irwan Prayitno Kunjungi Pessel
DR H Irwan Prayitno Psi MSc Datuak Rajo Bandara Basa selaku Ketua Komisi X DPR RI melakukan reses ke Kabupaten Pesisir Selatan. Dalam masa reses kali ini Irwan langsung bertatap muka dengan masyarakat di dua kecamatan yaitu di Pasar Baru, Kecamatan Bayang dan di Lumpo, Kecamatan IV Jurai.
Revitalisasi Pendidikan Pesantren
Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang memiliki kontribusi penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Lembaga ini layak diperhitungkan dalam pembangunan bangsa di bidang pendidikan, keagamaan, dan moral.
Dana Dipotong Rp 4,9 Triliun
Anggaran Departemen Pendidikan Nasional yang dikurangi terutama dari pos-pos yang bersifat manajerial. ”Sudah diupayakan ada batas-batas toleransi agar pengurangan tersebut tidak akan terlalu mengganggu kinerja pemerintah,” ujar Irwan yang berasal dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera.
Gerah AAC Dibajak, Manoj Punjabi Ngadu ke DPR
"Kami dari FPKS menyatakan mendukung langkah MD karena pembajakan melanggar UU HaKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)," ucap Irwan.
Menagih SPMB Gratis
Dalam realitas dan kondisi pendidikan tinggi kita yang masih sangat memprihatinkan dan belum mampu bersaing unggul pada tataran globalisasi tersebut, mestinya kita tidak lagi terjebak dalam kontroversi polemik SPMB yang amburadul.Yang hanya bisa membebankan pembiayaannya pada kantong-kantong rakyat.Yang justru semakin menunjukkan legalnya praktik komersialisasi, kapitalisasi, dan liberalisasi di perguruan tinggi negeri.
Komitmen untuk Pendidik Bangsa
PERTEMUAN Sembilan Menteri-Menteri Pendidikan Berpenduduk Terbesar di Dunia (The Seventh E-9 Ministrial Review Meeting) yang diikuti China, India, Indonesia, Brasil, Mesir, Bangladesh, Pakistan, Meksiko, dan Nigeria di Nusa Dua Bali, 10-12 Maret lalu telah menghasilkan deklarasi Bali. Salah satu poin penting dalam deklarasi itu menekankan pada peningkatan kualitas guru. Karena ternyata, 50% guru di lima negara E-9 belum berpendidikan formal dan hanya 50% yang berpendidikan strata satu (primary education training).
Komisi X DPR: Reaksi Rektor Rugikan Calon Mahasiswa
10 Maret 2008
www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/
bulan/03/tgl/10/time/184725/idnews/906202/idkanal/10
Sistem Ganda Penerimaan Maba
Selain memberatkan calon mahasiswa baru (maba) dalam memilih universitas favorit, penolakan SPMB juga melahirkan sistem ganda dalam penerimaan mahasiswa baru. Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno mengatakan, penyelenggaraan SPMB yang selama ini dijalankan sudah tepat.
Ketemu Kru Ayat-ayat Cinta
Saturday, March 08, 2008
Hadir Manoj Punjabi, Hanung Bramantyo, Fredi Nuril, Carisa Putri, Tya Subiakto, Pasangan penulis skenario. Sementara Dr.Hidayat Nurwahid didampingi oleh Irwan Prayitno (Komisi X DPR RI) dan kader-kader PKS lain.
UMPTN Dijadwalkan 25-26 Juni
Rabu, 12 Maret 2008
Ketua Komisi X DPR Irwan Prayitno menyatakan, proses dua ujian yang akan diikuti oleh calon mahasiswa akan sangat memberatkan mereka. Selain dalam hal biaya, calon mahasiwa akan bingung apakah prioritas UMPTN akan jauh memberi peluang mereka lolos, ataukah sebaliknya dengan SPMB. ”Cara ini akan menyulitkan calon mahasiswa yang berada jauh dari universitas yang ingin dia masuki. Anak Medan kalau ingin kuliah di ITB tidak perlu jauh-jauh ke Bandung,” katanya mengingatkan. Menurut Irwan, PTN selama ini telah diperbolehkan untuk menjalani seleksi calon mahasiswa sendiri melalui ujian saringan masuk Penelurusan Minat Bakat dan Potensi (PMBP).
Guru Mesti Tingkatkan Kemampuan
Senin, 10 Maret 2008
Peserta yang hadir berasal dari daerah Padang, Bukittinggi, Padangpanjang dan daerah lainnya. Juga turut hadir Ketua Komisi X DPR RI, Irwan Prayitno salah satu pendiri Adzkia, pengurus yayasan dan Wali Kota Padang, Fauzi Bahar. Irwan Prayitno dalam sambutannya mengatakan, sasaran pendirian utama Adzkia pada tahun 1988 adalah dakwah. Menurutnya semua sekolah dan lembaga belajar yang tergabung dalam Yayasan Pendidikan Islam Adzkia, akan selalu konsisten dengan ikon “Pendidikan Islam Terpadu”. Ia juga berjanji akan selalu akan memperhatikan kesejahteraan guru.
Pembangunan Venus untuk PON 2008 Terlambat
Samarinda (ANTARA News) - Ketua Komisi X DPR-RI, Irwan Prayitno, mengaku kecewa melihat pembangunan sarana dan prasarana PON XVII 2008 terlambat. Idealnya kata dia, enam bulan sebelum pelaksanaan semua sarana dan prasarana PON sudah masuk tahap pembenahan.
Putusan MK pada Pendidikan
Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 24/PUU-V/2007 yang dibacakan dalam Sidang Pleno Mahkamah Konstitusi pada hari Rabu, 20 Februari 2008, memutuskan bahwa gaji guru masuk dalam anggaran pendidikan 20 persen. Putusan ini sepertinya akan membawa dampak buruk bagi dunia pendidikan di Indonesia.
Tidak Penuhi Kebutuhan Dasar Pendidikan, Ada Kemungkinan RAPBN 2008 Ditolak
Fraksi-PKS Online: Menurunnya prosentase anggaran pendidikan 2008 dari tahun sebelumnya mendapat sorotan tajam dari banyak kalangan termasuk DPR. Alih-alih anggaran meningkat hingga mencapai 20 persen seperti yang diamanatkan konstitusi, alokasi untuk tahun depan malah
Iran Siap Bantu Indonesia untuk Kembangkan Teknologi Nuklir
Beberapa waktu lalu sejumlah delegasi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berkunjungan ke Iran. Selain melakukan pembicaaran dengan parlemen Iran, delegasi DPR juga bertemu dengan Presiden Iran Ahmadenejad dan melihat langsung reaktor nuklir Iran yang kini sedang diributkan Amerika Serikat (AS) dan Barat. Anggota Komisi VII dari FPKS Irwan Prayitno, yang ikut menjadi anggota delegasi DPR, menyebutkan pengembangan nuklir Iran bukankanlah untuk pengembangan senjata atau perang. "Itu untuk pengembangan listrik, dan tujuan damai," ujarnya.
Muslim RI dan Malaysia Gelar Muktamar Bersama di AS
Frederick, CyberNews. Ratusan warga Muslim asal Indonesia dan Malaysia di Amerika Serikat, menyelenggarakan muktamar bersama yang berlangsung di kota Frederick, negara bagian Maryland, pada 22-26 Desember. Muktamar tersebut diisi dengan berbagai kegiatan pendidikan yang melibatkan semua kalangan muslim, baik orang dewasa maupun anak-anak.
Berlaga dengan Politik Hati Nurani
Maju ke medan kompetisi sangat memerlukan kesiapan matang. Tapi, yang dihadapi kini bukan sebuah kejuaraan atletis. Melainkan sebuah "laga politis" yang fair dan demokratis bernama pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung. Maka, tidak hanya diperlukan siaga fisik dengan beragam konsep dan strategi. Namun juga dibutuhkan ketangguhan figur dan karakter yang kuat. Karena, disamping kuasa Ilahi, kelak semua jawaban berpulang ke tangan rakyat. Merekalah subyek yang akan menentukan siapa yang akan dipilih sebagai pemimpin daerah.
Wapres MJK dan Ketua MPR Hadiri Penobatan Irwan Prayitno
Padang-RoL --Anggota DPRRI Dr Irwan Prayitno (PKS), Ahad dikukuhkan sebagai pemangku adat dalam kaumnya di Padang. Ia dipercaya memakai gelar pusaka Datuk Rajo Bandaro Basa dari suku Tanjung, Taratak Paneh, Nagari Pauh IX, Kuranji Padang. Helat adat itu dihadiri oleh Wapres Jusuf Kalla, Ketua MPRI Hidayat Nur Wahid serta sejumlah menteri. Penobatan akan berlangsung meriah. Maklum Irwan adalah anak muda yang ketokohannya sudah menasional. Ia bahkan kini sudah menjadi bakal calon (balon) gubernur Sumbar dari partainya. Ia berpasangan dengan Ikasuma Hamid Datuk Gadang batuah (PBR).
Saya Adalah Putera Minang Tulen, Cuma Numpang Lahir di Pulau Jawa
Padang Express - Banyak orang yang tiba-tiba saja menanyakan kepada saya ”Mas, Jawa-nya dari mana?” Bahkan ada pula yang begitu bersalaman untuk berkenalan, langsung mengajak saya bicara dengan bahasa Jawa. Padahal saya adalah putra Minang tulen. Cuma numpang lahir di Pulau Jawa. Saya dilahirkan di Kota Yogyakarta 20 Desember 1963, ketika kedua orang tua saya sedang tugas belajar di kota itu. Usia tiga tahun, saya diboyong ke Semarang, lalu ke Cirebon. Di kota udang ini saya masuk ke Sekolah Dasar.