Gerah AAC Dibajak, Manoj Punjabi Ngadu ke DPR
Jumat, 28/03/2008
JAKARTA - Film Ayat-Ayat Cinta (AAC) sangat fenomenal. Selain ditonton di bioskop oleh 3 juta orang, film itu laris manis dibajak. Gerah filmnya dibajak, produser AAC Manoj Punjabi mengadu ke DPR.
Manoj Punjabi dari rumah produksi MD Entertainment ditemani empat orang stafnya menyambangi Fraksi PKS di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/3/2008).
Mereka datang meminta dukungan untuk menangani pembajakan AAC. MD sebagai produser merasa dirugikan dan akan melacak siapa yang menyebarkan bajakan film AAC.
"Kami mencurigai ada lima pos yang mungkin bisa dilewati oleh pembajak, yakni Lembaga Sensor Film, sutradara, LSM, editing, dan produsen. Memang butuh waktu untuk melacak, namun langkah ini akan tetap dilakukan karena pembajakan merusak kredibilitas MD. Film bajakan tidak bagus kualitas gambar dan suaranya," beber Manoj.
Langkah Manoj mendatangi FPKS ini sekaligus untuk meminta dukungan sebelum melaporkan kasus pembajakan ke Bareskrim Mabes Polri.
"Kami minta FPKS mendukung langkah kami melaporkan ke Bareskrim Mabes Polri. Kami belum tahu kapan akan melaporkan kasus pembajakan tersebut," imbuhnya.
Manoj dan stafnya diterima tiga orang dari FPKS, yakni Ketua Komisi X DPR Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Irwan Prayitno, Suripto, dan Nafir Jamil.
"Kami dari FPKS menyatakan mendukung langkah MD karena pembajakan melanggar UU HaKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual)," ucap Irwan.
FPKS tak ragu menyuarakan dukungan karena kasus pembajakan film Indonesia secepat ini (film baru akan diputar, tapi bajakan sudah keluar) baru pertama kali terjadi.
"Dengan langkah MD ini diharapkan akan jadi pembuka jalan untuk membasmi pembajakan film di Indonesia," tegasnya.(ang)
www.okezone.com Rabu, 26 Maret 2008
