Mail to Friends

PKS Umumkan 8 Calon Presiden

Senin, 27/10/2008

Partai Keadilan Sejahtera kemarin mengumumkan delapan nama yang masuk bursa calon presiden. Semua calon merupakan kader internal partai.
“Dari delapan kandidat itu, Majelis Syuro akan menentukan siapa yang akan maju setelah hasil pemilihan anggota legislatif diketahui,” kata Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS, seusai Sidang Majelis Syuro PKS di Jakarta kemarin.

 

Delapan nama calon itu adalah Hidayat Nur Wahid (Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dan mantan Presiden PKS), Tifatul Sembiring (Presiden PKS), Salim Segaff al-Jufri (Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan anggota Majelis Syuro PKS), dan Anis Matta (Sekretaris Jenderal PKS). Juga, ada Irwan Prayitno (Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Syuro PKS), Suharna Surapranata (Ketua Majelis Pertimbangan PKS), Sohibul Iman (anggota Majelis Syuro dan Ketua Dewan Pengurus Pusat PKS Bidang Ekonomi Keuangan Industri dan Teknologi), dan Surahman Hidayat (Ketua Dewan Syariah Pusat PKS).

Menurut Presiden PKS Tifatul Sembiring, pengajuan nama-nama itu masih mempertimbangkan koalisi dengan partai lain. Berdasarkan hasil kajian dan survei, tidak mungkin satu partai maju sendiri. “Sebab itu, PKS juga memutuskan akan siap berkoalisi.” Tifatul menambahkan, jika partainya mendapatkan 20 persen suara pada pemilihan legislatif, mereka akan mengajukan sendiri calon presiden atau wakil presiden. Jika kelak harus berkoalisi, kata Tifatul, partainya akan menggandeng partai lain yang sejalan dengan platform PKS.

Adapun partai yang akan diajak berkoalisi adalah partai yang reformis, antikorupsi, berjuang untuk kesejahteraan bangsa, serta mampu mengelola pemerintahan dan negara secara profesional.

“Koalisi tidak terbatas pada platform nasionalis atau agamis,” kata Tifatul, “Yang penting bersinergi dengan PKS.” Sejauh ini, kata Tifatul, partainya belum memutuskan apakah akan kembali berkoalisi dengan Partai Demokrat atau Partai Golkar untuk mengusung kembali Susilo Bambang Yudhoyono ataupun Jusuf Kalla pada Pemilihan Umum 2009.

Menurut Presiden PKS Ti fatul Sembiring, partainya membuka kemungkinan berkoalisi dengan semua partai.

“Tidak ada pembicaraan sampai tingkat itu. Belum ada keputusan Majelis Syuro apakah dengan Yudhoyono atau Kalla,” katanya.

Sampai saat ini, dia menambahkan, partainya masih berkoalisi dengan Yudhoyono-Kalla sampai akhir pemerintahan. “Kalau tidak ada hal yang spektakuler.” Soal rencana PDIP mengusung pasangan Megawati dan Hidayat Nur Wahid, Tifatul mengatakan partainya sangat berterima kasih. Sedangkan mengenai pasangan calon presiden dan wakil presiden, ia menyatakan PKS tidak hanya mengkaji dengan PDIP . “Semuanya kita ajak bicara. Dengan semuanya masih terbuka,” kata Tifatul.

— Partai Keadilan Sejahtera kemarin meng- umumkan delapan nama yang masuk bursa calon pre- siden. Semua calon merupa- kan kader internal partai. “Dari delapan kandidat itu, Majelis Syuro akan menentu- kan siapa yang akan maju se- telah hasil pemilihan anggo- ta legislatif diketahui,” kata Hilmi Aminuddin, Ketua Majelis Syuro PKS, seusai Sidang Majelis Syuro PKS di Jakarta kemarin. Delapan nama calon itu adalah Hidayat Nur Wahid (Ketua Majelis Permusyawa- ratan Rakyat dan mantan Presiden PKS), Tifatul Sem- biring (Presiden PKS), Salim Segaff al-Jufri (Duta Besar Indonesia untuk Arab Saudi dan anggota Majelis Syuro PKS), dan Anis Matta (Sek- retaris Jenderal PKS). Juga, ada Irwan Prayitno (Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat dan anggota Majelis Syuro PKS), Suharna Surap- ranata (Ketua Majelis Per- timbangan PKS), Sohibul Iman (anggota Majelis Syuro dan Ketua Dewan Pengurus Pusat PKS Bidang Ekonomi Keuangan Industri dan Tek- nologi), dan Surahman Hida- yat (Ketua Dewan Syariah Pusat PKS). Menurut Presiden PKS Ti- fatul Sembiring, pengajuan nama-nama itu masih mem- pertimbangkan koalisi de- ngan partai lain. Berdasar- kan hasil kajian dan survei, tidak mungkin satu partai maju sendiri. “Sebab itu, PKS juga memutuskan akan siap berkoalisi.” Tifatul menambahkan, jika partainya mendapatkan 20 persen suara pada pemilihan legislatif, mereka akan meng- ajukan sendiri calon presiden atau wakil presiden. Jika ke- lak harus berkoalisi, kata Ti- fatul, partainya akan meng- gandeng partai lain yang se- jalan dengan platform PKS. Adapun partai yang akan di- ajak berkoalisi adalah partai yang reformis, antikorupsi, berjuang untuk kesejahtera- an bangsa, serta mampu me- ngelola pemerintahan dan negara secara profesional. “Koalisi tidak terbatas pa- da platform nasionalis atau agamis,” kata Tifatul, “Yang penting bersinergi dengan PKS.” Sejauh ini, kata Tifatul, partainya belum memutus- kan apakah akan kembali berkoalisi dengan Partai De- mokrat atau Partai Golkar untuk mengusung kembali Susilo Bambang Yudhoyono ataupun Jusuf Kalla pada Pemilihan Umum 2009. Menurut Presiden PKS Ti- fatul Sembiring, partainya membuka kemungkinan ber- koalisi dengan semua partai. “Tidak ada pembicaraan sampai tingkat itu. Belum ada keputusan Majelis Syuro apakah dengan Yudhoyono atau Kalla,” katanya. Sampai saat ini, dia me- nambahkan, partainya masih berkoalisi dengan Yudhoyo- no-Kalla sampai akhir peme- rintahan. “Kalau tidak ada hal yang spektakuler.” Soal rencana PDIP meng- usung pasangan Megawati dan Hidayat Nur Wahid, Ti- fatul mengatakan partainya sangat berterima kasih. Se- dangkan mengenai pasangan calon presiden dan wakil pre- siden, ia menyatakan PKS ti- dak hanya mengkaji dengan PDIP . “Semuanya kita ajak bicara. Dengan semuanya masih terbuka,” kata Tifatul.

http://epaper.korantempo.com/ArticleText.aspx?article=27_10_2008_003_004&kword=&mode=1


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0