Mail to Friends

Temu Kader PKS Bertabur Tokoh Nasional

Sabtu, 17/04/2010

Sumbar | Jumat, 16/04/2010 19:06 WIB

Pilkada Serentak 30 Juni
Al Imran - Posmetro Padang

Temu tokoh yang digagas PKS, demi memenangkan pasangan calon yang diusung bersama Hanura dan PBR, Prof Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa dan Drs Muslim Kasim Dt Sinaro Basa, Minggu (18/04/2010) besok, bertabur tokoh nasional dari partai berazaskan Islam tersebut.

Menurut Ketua Tim Pemenangan Irwan-MK, Trinda Farhan Satria, selain tokoh sentral PKS KH Hilmi Aminuddin, juga bakal hadir Luthfi Hasan Ishak (Presiden PKS), Hidayat Nur Wahid (mantan ketua MPR) dan Adiyaksa Dault (mantan menteri Pemuda dan Olah Raga).

“Kedatangan ketua majelis syuro berikut tokoh-tokoh nasional dari PKS ini, guna menyemangati pemenangan Irwan-MK di pilgub Sumbar 2010 ini,” terang Farhan, di Padang, Jumat (16/04/2010).

Temu tokoh Sumbar, temu kader dan struktur ini, bakal digelar di GOR Adzkia, Taratak Paneh, Kuranji, Padang. “Kedatangan para petinggi partai dan tokoh nasional ini, adalah hadiah terindah dan teramat istimewa bagi pasangan bakal calon Irwan-MK, kader, dan simpatisan PKS khususnya, dan Sumatera Barat secara keseluruhan,” terangnya.

“Ini benar-benar tidak pernah terjadi dalam perjalanan sejarah dakwah dan politik PKS di daerah-daerah dan baru di Sumbar-lah terjadinya,” tambah wakil ketua DPRD Sumbar ini.

Pada suatu kesempatan temu kader se-Sumbar, Ketua Wilayah Dakwah (Wilda) Sumatera Bagian Utara DPP PKS Chairul Anwar menegaskan, bahwa perjuangan memenangkan Irwan-MK adalah harga mati. Artinya, seluruh kader harus bergerak siang-malam memenangkan pasangan Irwan-MK.

“Jangan permalukan saya dihadapan petinggi-petinggi partai, bahwa nantinya pasangan Irwan-MK ini kalah, karena kader dan simpatisan tidak pernah bergerak secara sungguh-sungguh siang-malam untuk memenangkan Irwan-MK,” tegas Chairul yang besanan dengan putra Taratak Paneh, Kuranji Padang ini.

"Jika itu yang terjadi, tidak tahu lagi ke mana muka ini harus disembunyikan dihadapan petinggi-petinggi partai di Jakarta, " imbuhnya sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Dijelaskan Humas DPW PKS Sumbar Erizal, bagi PKS, menang-kalah dalam pilkada tidak ada masalah. Tetapi, tegasnya, semua itu harus dibayar dengan konsekuensi perjuangan yang sungguh-sungguh dan penuh pengorbanan yang ikhlas karena Allah SWT terlebih dahulu.

“Ustadz Hilmi, Ustadz Luthfi, Ustadz Hidayat, dan Adiyaksa Dault akan tampil secara berbarengan dalam acara temu tokoh malamnya, jam 20.00, membahas tema Menuju suatu Perubahan Masyarakat yang Lebih baik,” terang Erizal.

Di arena pemilihan gubernur pada 30 Juni ini, lima pasangan calon telah mendaftar ke KPU Sumbar hingga hari akhir pendaftaran, 8 April lalu. Secara berurutan --sesuai waktu pendaftaran-- yakni pasangan Marlis Rahman-Aristo Munandar, Fauzi Bahar-Yohanes Dahlan, Endang Irzal-Asrul Syukur, Editiawarman-Husni Hadi dan Prof H Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa-Muslim Kasim Dt Sinaro Basa.

Bersamaan dengan calon dari PKS di tingkat provinsi, di arena pilkada tingkat kabupaten/kota, kader PKS juga ikut serta mengambil peran. Ada yang jadi calon orang nomor satu, namun juga ada yang mengambil posisi wakil. Seperti, Nurfirmanwansyah yang merupakan calon bupati Solok Selatan, Yandril (wabup Agam), Episantoso (wabup Pasbar), Ilzan Sumarta (wawako Solok) dan lainnya. PKS juga mengambil posisi jadi partai pendukung seperti di Dharmasraya yang mencalonkan Marlon Martua-Purwanto. [*]

http://www.padang-today.com/index.php?today=news&id=15464