Mail to Friends

Makna Nomor Urut Bagi Calon Gubernur

Kamis, 29/04/2010

PadangKini.com | Kamis, 29/04/2010, 17:40 WIB

PADANG--Mendapat nomor urut di awal, ditengah, dibelakang agaknya tak menjadi masalah bagi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat yang menjadi peserta Pemilihan Kepala Daerah 2010. Mereka masing-masing sudah punya jawaban atas makna nomor urut yang didapat.

Pasangan Marlis Rahman-Aristo Munandar yang mendapat nomor urut dua (2) misalnya, tampak bungah dan gembira mendapat nomor tersebut. Pendukungnya juga bersorak-sorai gembira. Selain karena nomor 2 identik dengan Golkar, partai yang mengusung pasangan ini, nomor itu juga bisa disimbolkan dengan victory (kemenangan).

"Lagipula, mato (mata) kan dua, jadi sudah pas, tidak terlalu susah mensosialisasikannya," kata Marlis usai pengundian nomor urut peserta Pilkada Sumbar di Pangeran Beach Hotel, Kamis (29/04/2010).

Sementara pasangan Fauzi Bahar-Yohaes Dahlan yang mendapat nomor urut lima (5) memaknai nomor tersebut dengan aktifitas kehidupan sehari-hari. "Shalat kan lima waktu sehari, rukun islam juga lima, pancasila jiga ada lima sila," kata Fauzi Bahar.

Sedangkan pasangan Irwan Prayitno-Muslim Kasim yang mendapat nomor urut tiga (3) juga tampak senang. "Nomor tiga kan ditengah, jadi gampang bagi pemilih mengingatnya dan menandai di kertas suara," kata Irwan.

Sementara bagi pendukung pasangan Endang Irzal-Asrul Syukur, nomor urut empat (4) dimaknai sebagai filosofi kata Minangkabau. "Ado kato mandaki, malereng, mandata jo manurun (kata mendaki, melereng, mendatar dan menurun)," kata salah seorang tim kampanye pasangan ini. (oca)

http://www.padangkini.com/berita/single.php?id=6370