Pilgub, Alumni SMA 3 Berikan Kontribusi
Selasa, 04/05/2010
Selasa, 04 May 2010
Padang, Singgalang
Dalam rangka peringatan 30 tahun Ikatan Alumni SMA 3 (Ikasumantri) Padang, para alumni memanfaatkan momentum gebyar pemilihan gubernur (cagub) Sumbar 2010-2015, dengan mengadakan dialog silaturrahim dengan Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, salah seorang cagub yang merupakan alumni sekolah tersebut.
Dialog yang dilaksanakan Minggu (2/5) malam di Hotel Pangeran ini, bukan merupakan simbol dukungan resmi Ikasumantri terhadap salah satu calon. Namun, dialog ini dijadikan sebagai media untuk cagub mendengar masukan ataupun saran dari masyarakat, termasuk alumni SMA 3.
Hal ini diungkapkan Ketua Ikasumantri Suwirman kepada seluruh undangan yang hadir malam itu. Menurutnya, Ikasumantri tidak akan masuk ke ranah politik, namun tetap berkontribusi dan berupaya menyukseskan pilgub untuk kemajuan Sumbar lima tahun mendatang.
“Dialog kali ini mengambil tema ‘Irwan-MK Mendengar’ demi perubahan untuk Sumbar lebih baik. Masyarakat diberi porsi untuk menyampaikan unek-uneknya kepada pasangan tersebut. Diharapkan dengan diadakannya dialog ini, hendaknya menjadi masukan yang berharga bagi Sumbar ke depannya,” ujar Suwirman.
Dalam kesempatan itu, Ikasumantri menyampaikan empat syarat yang harus dipenuhi gubernur Sumbar ke depan, yakni visioner, sinergik, komunikatif dan yang paling penting adalah ikhlas.
Selain Ikasumantri, tokoh Sumbar yang seyogyanya ikut memberikan buah pemikirannya adalah H. Basril Djabar. Sayangnya, dia masih berada di Eropa dan menitipkan pesan melalui Wakil Pimpinan Umum Harian Singgalang, H. Darlis Sopyan.
Dalam pesannya, Basril Djabar mengutarakan bahwa pemimpin Sumbar yang akan datang harus mampu mengangkat derajat Sumbar, baik dari segi SDM, kemajuan pembangunan, dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat.
Dalam kesempatan ini turut juga hadir tokoh-tokoh yang beragam bidang keilmuan, baik agama, adat budaya maupun akademisi.
Saat diberikan kesempatan untuk menyampaikan buah pemikirannya, Irwan Prayitno menyebutkan ada delapan poin strategis yang akan dilakukannya. Dian antaranya mulai dari sinergitas dan kolaborasi, pembangunan berwawasan lingkungan sampai pembangunan sarana prasarana. (Ags)
http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=6578
