Dikunjungi Perdana, Tanahdatar Istimewa bagi Irwan Prayitno
Rabu, 25/08/2010
Padang | Minggu, 22/08/2010 10:16 WIB
Musfi Yendra - Padang Today
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno melakukan kunjungan pertama ke daerah, Sabtu (21/8/2010). Ia memilih ke Kabupaten Tanahdatar. Kunjungan itu dilakukan dari siang hingga malam tadi, bersama beberapa orang staf kantor gubernur dan tokoh masyarakat dalam suatu rombongan kecil. Antara lain ikut serta Ikasuma Hamid, mantan Bupati Tanahdatar/mantan anggota DPRD Sumbar, Sar’i bin Sumin hafiz Al-Quran 30 juz/pimpinan STIQ Sumatera Barat, H.Bachtiar Burhan dan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumbar, Surya Budhi, SH.
Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumatera Barat, Surya Budhi, sejak dilantik tanggal (15/8/2010) yang lalu gubernur hanya melakukan rangkaian kegiatan HUT RI di Padang dan baru inilah pertama ke kabupaten/kota.
"Bahkan gubernur langsung ke Batusangkar dari BIM sepulangnya dari Jakarta. Kunjungan ini sangat istimewa, karena Tanahdatar yang dipilih beliau "katanya.
Rombongan gubernur tersebut pertama sekali mampir di gedung Indo Jolito Batusangkar yang disambut oleh Bupati Tanahdatar M.Shadiq Pasadigoe, Dandim 0307 Tanahdatar Letkol.INF.Chandra Wirawan, Kapolres Tanah Datar AKBP. Teguh Tri Sasongko Sik. Sekda Tanahdatar Ir.Syamsul Bahri, Asisten I Hardiman, Kepala Dinas Budpar Drs.Alfian Jamrah,Msi. Kepala Dinas PU Yasrizal,BE dan beberapa pejabat lainnya.
Setelah beramah tamah di gedung peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1825 tersebut, rombongan meneruskan perjalanan meninjau pembangunan Istano Basa Pagaruyung. Di sini sudah menunggu Camat Tanjung Emas, Wali Nagari dan Ketua KAN Pagaruyung serta Kepala Kantor Balai Pelestarian Peninggalan sejarah dan Purbakala (BP3) Sumbar-Riau-Kepri, Drs.Fitra Ardha,MHum.
Kemudian juga hadir Kasdi dari PT.Graphos kontraktor pelaksana, Ir.Azwardy pimpinan pelaksana, pengawas dan tim ahli. Pada kesempatan itu disampaikan bahwa pembangunan Istano Basa Pagaruyung sudah mencapai 93% dan tinggal penyelesaian pada lantai satu.
Menurut Ir.Azwardy pembangunan istano ini telah menghabiskan dana sekitar tiga belas miliar rupiah dan masih kekurangan dana sekitar lima miliar rupiah lagi, yaitu untuk penyelesaian bangunan, interior, toilet dan pagar serta biaya operasionalnya.
Maka dimohonkan gubernur dapat menganggarkan pada APBD Perubahan tahun 2010 dan APBD 2011. Gubernur akan mengusahakan dan bahkan akan membantu menyampaikan kepada pihak-pihak yang dulu telah menjanjikan akan membantu dana tapi hingga kini belum merealisasikannya. Diharapkan Istano Basa Pagaruyung bisa diresmikan paling lambat awal tahun 2011 mendatang.
Kemudian rombongan melanjutkan perjalanan meninjau pembangunan irigasi Batang Sinamar di Nagari Lubuak Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara. Proyek besar itu dibangun atas biaya APBN tahun 2009 dan 2010 dengan rencana biaya enam puluh tujuh miliar rupiah, sedangkan pembebasan tanah ditanggung oleh APBD Kabupaten Tanah Datar serta bantuan dari APBD Provinsi Sumatera Barat.
Menurut Camat Lintau Buo Utara, Drs.Suhermen proyek yang masih dalam pengerjaan ini adalah impian seluruh masyarakat sejak berpuluh-puluh tahun yang lalu, bahkan dapat dikatakan ini proyek mimpi. Tapi kini sudah dapat diwujudkan dan nanti akan dapat mengairi ratusan hektar sawah hingga ke Kabupaten Sijunjung.
Proyek besar ini juga banyak dibantu oleh para perantau Tanahdatar, seperti oleh Ibu Mufidah Jusuf Kalla. Dan beberapa hari sebelumnya proyek irigasi Batang Sinamar ini juga telah ditinjau langsung oleh Dirjen Pengairan Departemen PU RI.
Kunjungan perdana Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno ke Luhak Nan Tuo itu diakhiri dengan acara berbuka puasa bersama di jorong Kubang Landai Nagari Saruaso Kecamatan Tanjuang Emas. Rombongan berbuka puasa di Surau Nurul Huda, suraunya bapak Ikasuma Hamid dan shalat tarawih di Masjid Baiturrahim yang dihadiri oleh ratusan oleh jamaah. Bupati Tanahdatar M.Shadiq Pasadigoe merasa puas atas kunjungan perdana bapak Irwan Prayitno ini.
"Memang seharusnya kunjungan pertama Gubernur Sumatera Barat ke Luhak Nan Tuo lebih dulu, "ungkap Shadiq sambil tersenyum. (*)
http://www.padang-today.com/index.php?today=news&id=19986
