Mail to Friends

Seekor Sapi Rp100 Juta

Rabu, 06/10/2010

Rabu, 06 Oktober 2010
Gubernur Sumbar Kunjungi Peternak Jepang

KAGAWA—Hari kedua di Prefektur Kagawa Jepang, Selasa (5/10) usai menjalin kesepakatan dengan Gubernur Kagawa, Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno berkunjung ke sejumlah kawasan peternakan. Kunjungan ini merupakan langkah awal upaya pengembangan usaha peternakan di Sumatra Barat.

Kunjungan ke sentra aktivitas peternakan juga telah dilaksanakan hari sebelumnya dengan menyaksikan lelang sapi di sentra pelelangan sapi Kagawa. Kunjungan kemarin ke sejumlah peternak sapi dan peternak ayam petelur.

Salah satu peternak sapi yang dikunjungi, sepasang suami istri pensiunan pegawai Dinas Pertanian Kagawa. Peternak berusia hampir 70 tahun, salah satu peternak sapi jenis wagio, jenis sapi yang terkenal paling populer di Kagawa. Uniknya meski memelihara 35 ekor sapi, namun pasangan suami-istri gaek ini tak memakai karyawan, tapi semua pekerjaan dilakukan mereka berdua.

Mereka termasuk peternak wagio yang cukup dikenal di Kagawa. Ia salah seorang pemasok sapi wagio sebuah grup restoran terkenal di Kagawa. Sapi wagio yang ia pelihara berkualitas cukup baik, karena itu mendapat harga cukup menggembirakan. Sejumlah sapinya miliknya terjual dengan harga Rp100 juta per ekor.

Tidak heran jika sapi wagio harganya cukup mahal di Jepang. Daging sapi wagio, bahan utama untuk membuat makanan khas Jepang yang sangat populer, yaitu yakiniku. Seporsi yakiniku, berupa irisan daging tipis seberat tak lebih dari seperempat kilogram dibandrol dengan harga Rp250.000. Restoran yakiniku di Jepang selalu ramai dikunjungi pelanggannya. Rata-rata setiap pengunjung berbelanja Rp500.000 per orang. Akibatnya, tentu saja harga daging, bahan baku yakiniku ikut terdongkrak tinggi.

Daging sapi wagio dipilih karena terbukti baik dijadikan menu. Daging sapi ini sangat lembut dan tetap renyah digigit, walaupun cuma dimasak separo matang. Daging separo matang lalu diberi saos kecap asin itulah khas yakiniku, masakan khas Jepang.
Kunjungan selanjutnya ke usaha peternakan ayam petelur, masih di kawasan Kagawa. Meski memiliki ayam petelur sebanyak 35.000 ekor, peternakan ini juga ditangani sendiri pemiliknya. Penyebabnya, masyarakat Jepang memang terbiasa bekerja keras dan juga biaya tenaga kerja sangat mahal di sana.

Uniknya semua peternak tersebut, anggota koperasi Honan Kagawa. Melalui koperasi itulah berbagai kebutuhan mereka dipenuhi. Koperasi (kumiai) Honan Kagawa memiliki berbagai unit usaha mulai dari bank, super market, pembibitan, distributor beras, dan lainnya Honan Kagawa memiliki karyawan 149 orang dan memiliki asset ratusan miliar rupiah.

Belajar dari pengalaman petani dan peternak di Kagawa, jika dikerjakan secara serius dan manajemen yang benar makin terlihat bahwa sektor pertanian dan peternakan mampu memakmurkan kehidupan masyarakat. Hal itu telah dibuktikan masyarakat kagawa. Kami cukup terkesan dengan Ketua Koperasi Honan Kagawa yang mendampingi perjalanan kami dengan mobil miliknya seri Valfare Toyota. Itu nampaknya adalah seri terbaru sekelas Alphard. (*)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1045


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0