Mail to Friends

Sumbar-Kagawa Jadi Sister Province

Rabu, 06/10/2010

Selasa, 05 Oktober 2010

Yongki Salmeno

TAKAMATSU - Bendera Indonesia Merah Putih ukuran kecil dipasang menyilang dengan bendera Jepang Hinomaru terletak diam di atas meja, Senin (4/10). Gubernur Irwan Prayitno dan Gubernur Prefektur (setingkat provinsi) Kagawa Jepang, Hamada Kenzou duduk di depan meja berbendera itu. Keduanya kemudian menyepakati, duo provinsi segera menjadi sister province (provinsi bersaudara). Kesepahaman untuk menjalin kerjasama tersebut telah disambut baik Gubernur Kagawa Hamada Kenzou.

Pertemuan di kantor gubernur Provinsi Kagawa itu, merupakan sebuah tindakan “belajar” yang dilakukan Sumbar ke Jepang. Gubernur Hamada dalam sambutannya mengatakan pihaknya menyambut baik kedatangan dan rencana gubernur Irwan Prayitno. Sumbar dan Kagawa menurutnya sudah lama menjalin hubungan, baik berupa kerjasama ekonomi dan budaya. Sejumlah kerja sama perguruan tinggi juga telah dilakukan. Selain itu, telah dilakukan magang pemuda/pemudi Sumbar di Kagawa secara baik.

Gubernur Irwan dalam sambutannya juga mengatakan hal yang sama. Ia berharap ke depan akan semakin lebih baik lagi. Malah, sebut Irwan, sekitar 90 persen kendaraan roda empat dan hampir semua kendaraan roda dua di Sumatra Barat adalah produksi Jepang. Sejumlah kerjasama lain juga telah dibangun. Lebih lanjut dikatakan pihaknya paham, Kagawa penghasil produk pertanian, peternakan dan perikanan terbesar di Jepang. Karena itu menurut Irwan pihaknya ingin menjalin kerjasama untuk belajar dari Kagawa. Ini, sebagai upaya untuk meningkatkan usaha pertanian, peternakan dan perikanan di Sumatra Barat. Langkah awalnya adalah dengan menjalin kerjasama sister province antara kedua belah pihak.

Kedatangan rombongan Gubernur Sumbar disambut hangat pihak pemerintah Kagawa. Hadir juga saat itu Wakil Gubernur, Sekretaris Gubernur dan Ketua DPRD Kawaga dan sejumlah staf gubernur Kagawa. Sedangkan utusan Sumatra Barat yang datang berkunjung mendampingi gubernur di antaranya Kadis Kimpraswil Doddy Ruswandi, Kepala Biro Pembangunan dan Rantau Suhermanto Raza serta Oehara Sinju dan Erlin Kontesa.

Pada saat yang sama Irwan juga menyampaikan undangan kepada Gubernur Kagawa Hamada untuk berkunjung ke Sumbar. Acara ditutup dengan saling bertukar cinderamata. Administrasi Sister Provice menurut Gubernur Kagwa akan segera diproses ditingkat pemerintahan pusat.

Usai acara sekitar pukul 11 siang waktu setempat, Doddy Ruswandi diajak kepala PU setempat meninjau terowongan. “Saya mau belajar terowongan,” kata Doddy kemarin.
Selama berada di Kagawa, Irwan Prayitno akan mengunjungi sejumlah usaha peternakan, pertanian dan perikanan. Kemarin sudah dilakukan kunjungan ke Pusat Pelelangan Ternak Sapi, Pusat Penelitian Peternakan dan Pusat Penelitian Pertanian.
Setelah mengunjungi sejumlah tempat tersebut menurut Irwan, ternyata banyak sekali peluang yang belum kita manfaatkan dan banyak sekali potensi daerah Sumbar belum teaktualisasi secara optimal. Hal tersebut menurutnya tak boleh ditunda lagi, harus segera dilakukan. Sejumlah hibah berupa sarana dan peralatan pertanian yang sebelumnya telah dijanjikan oleh pihak Kagawa, diharapkan sudah bisa direalisasikan setelah kunjungan ini.

Sementara itu Kadis Kimpraswil Dodi Ruswandi juga menggali informasi teknonogi kontruksi bangunan untuk meminimalisir dampak gempa. Dodi juga berpendapat bahwa ternyata sudah banyak teknologi konstruksi bangunan yang telah dikembangkan di Jepang untuk mengatasi dampak gempa dan tsunami. Kini, masyarakat Jepang tak perlu kuatir akibat bencana gempa. Mereka telah siap dan menggunakan teknologi untuk antisipaasi dampak gempa. Teknologi ini akan dipelajari lebih dalam untuk diaplikasikan di Sumatera Barat.

Kagawa
Kagawa adalah sebuah prefektur. Prefektur, sebuah istilah untuk menyatakan suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tersendiri. Prefektur mirip seperti negara bagian atau kota yang dipimpin oleh pemimpin tunggal.

Kagawa terletak di sebelah timur laut Pulau Shikoku, berbatasan langsung dengan Prefektur Ehime di sebelah barat dan Prefektur Tokushima di sebelah selatan, serta garis pantai pada Laut Pedalaman Seto yang menjadi batas alami dengan Prefektur Okayama dan Wilayah Kansai.

Kagawa merupakan prefektur wilayah tersempit di Jepang. Sebelumnya, Prefektur Osaka yang tersempit sampai Bandar Udara Internasional Kansai dibangun di atas tanah reklamasi pada awal tahun 90-an. Pembanguna itu membuat jumlah luas daratannya sedikit lebih luas dari Prefektur Kagawa.

Takamatsu adalah kota yang terletak di Pulau Shikoku, Jepang. Kota ini adalah ibu kota Prefektur Kagawa. Penduduknya berjumlah 333.000 jiwa berdasarkan sensus 2005. Gubernur Irwan dan rombongan bertolak ke Jepang 2 Oktober dan akan kembali ke Jakarta 9 Oktober. (*)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1022


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0