Kemenlu Bantu Sarana Pendidikan Sumbar RpRp5,69 Miliar
Sabtu, 16/10/2010
Sumbar | Jumat, 15/10/2010 20:17 WIB
Musfi Yendra - Padang Today
Saat ini Pemprov Sumbar masih berpikir keras bagaimana bantuan pasca bencana tetap mengalir. Masih banyak fasilitas pendidikan, rumah ibadah dan sarana masyarakat lain masih belum terjangkau bantuan.
Ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno, saat acara penyerahan bantuan kemanusiaan dari Departemen Luar Negeri untuk bencana Gempa Sumbar, Jum’at ( 15/10/2010). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Menlu Triono Wibowo, Wakil Gubernur Muslim Kasim, Ketua DPRD Sumbar Yulteknil, Rektor Unand Musliar Kasim serta beberapa kepala SKPD terkait.
Lebih jauh Irwan Prayitno menyampaikan dana APBN telah sementara telah terfokus pada bantuan perumahan masyarakat yang rusak berat dan sedang sebesar Rp2 Trilun. Sedangkan bantuan beberapa pihak ketiga telah pula mengalir secara spontan bantuan sarana pendidikan, rumah ibadah dan lain-lain.
"Bagi yang memberikan bantuan kemanusiaan bencana Sumbar, kami mengarahkan secara langsung kepada objek yang dibantu, sehingga kegiatan pelaksanaan bantuan dapat berjalan dengan cepat dilapangan. Jika bantuan ini kami yang terima, maka ini tentu akan memakan proses waktu yang panjang, sementara masyarakat kita amat membutuhkannya segera," kata Irwan.
Dikatakannya, hingga saat ini bencana gempa Sumbar belum lagi pulih, masih ada sarana pendidikan yang belum mendapat proses bantuan. "Kita berharap bantuan tetap terus mengalir dan mendapat perhatian semua pihak," ungkanya.
Wakil Menteri Luar Negeri, Triono Wibowo dalam kesempatan tersebut memberikan bantuan yang berjumlah Rp5,69 miliar ini merupakan sumbangan berbagai pihak dari luar negeri yang peduli terhadap masyarakat dan daerah Sumbar yang terkena musibah bencana Gempa 30 September 2009.
"Semua bantuan tersebut diarahkan pada pembangunan sarana parasarana pendidikan, karena menurut kami bidang pendidikan merupakan yang amat penting dalam kemajuan suatu bangsa. Namun kami berharap setiap sekolah mau menambahkan simbul Dharma Caraka sebagai tanda kerjasama dan kepedulian dari penyumbang masyarakat kita luar negeri," katanya.
Dikatakannya, di kemudian hari dari sekolah-sekolah yang dibantu itu akan melahirkan para diplomat hebat untuk kejayaan bangsa dimasa-masa mendatang. S"ejarah juga telah mencatat bahwa Sumbar telah banyak melahirkan para diplomat ulung Indonesia di pentas dunia," ungkapnya.
Penyerahan bantuan Rp5,69 miliar tersebut ditandai dengan penandatangan serah terima langsung kepada 2 Universitas, Unand dan Bung Hatta serta 3 sekolah dasar di Sumbar. (*)
http://www.padang-today.com/index.php?today=news&id=21921
