Mail to Friends

Lakukan Sharing dalam Membuat Program

Sabtu, 16/10/2010

Rabu, 13 Oktober 2010
Rakor Pemerintahan Se-Sumbar

Solok, Singgalang
Kabupaten Solok menjadi tuan rumah pertama Rakor Pemerintah Provinsi dengan Pemkab/Pemko se-Sumatra Barat. Rakor ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Rakor itu juga dihadiri Wakil Gubernur Muslim Kasim, Ketua DPRD Yul Teknil dan Darmin Damhuri, Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan sebagai narasumber, serta bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota, ketua DPRD kabupaten/kota serta kepala SKPD, baik dari provinsi maupun dari kabupaten/kota se-Sumatra Barat.

“Kabupaten Solok menyambut gembira dipercaya sebagai tuan rumah perdana Rakor pemerintah se-Sumbar ini,” ujar Syamsu Rahim, Bupati Solok dalam sambutannya sebagai tuan rumah.

Diharapkan ini menjadi pertanda baik bagi kemajuan Kabupaten Solok ke depan. Apalagi di daerah ini masih banyak persoalan yang membutuhkan perhatian, yang diharapkan juga menjadi bahan perbincangan dalam rakor kali ini.

Dijelaskan, APBD Kabupa-ten Solok hanya sekitar Rp545 miliar, dan hanya sekitar Rp50 miliar yang bisa dimanfaatkan untuk pembangunan dan dibagi ke seluruh dinas teknis yang ada. Karena sebagian besar dana terserap untuk biaya rutin dan gaji. Karena itu dibutuhkan dana lain untuk memajukan pembangunan.

Persoalan daerah ini, yang mungkin menjadi persoalan kabupaten/kota lainnya di Sumatra Barat, seperti kerusakan jalan akibat lalu lalang kendaraan biji besi, tumpang tindihnya izin pertambangan, sehingga bukan saja membuat jalan dan lingkungan rusak, tetapi ada juga izin tambang yang ternyata di hutan lindung. Karena itu, hal ini perlu menjadi perhatian kita semua. Yang merasakan dampaknya bukan hanya Kabupaten Solok, tetapi juga dirasakan oleh kabupaten/kota lainnya.

Di bidang pendidikan, jelas Syamsu Rahim, Pemprov Sumbar sudah membangun SMA bertaraf internasional di tiga daerah sejak 2008, salah satunya di Kabupaten Solok, hingga sekarang belum bisa dimanfaatkan karena pembangunannya belum selesai. Karena itu dibutuhkan pembangunan secara komprehensif sehingga pada 2011 ke-3 SBI tersebut diharapkan bisa difungsikan.

“Pemikiran dan program yang disampaikan Syamsu Rahim bisa dijadikan salah satu bahan pembicaraan dalam rakor ini,” jelas Irwan Prayitno.

Rakor tersebut memang bertujuan untuk saling berbagi. Diharapkan setiap kepala daerah bisa saling sharing dalam membuat program maupun menyelesaikan berbagai persoalan di setiap daerah. Apalagi beberapa kepala daerah sudah berpengalaman karena sudah dua periode dan menjadi kepala dearah di kota dan kabupaten.

Pemprov Sumbar, jelas Irwan Prayitno, memiliki lima agenda utama yakni peningkatan ajaran agama dan budaya daerah, perbaikan tata kelola pemerintahan daerah, peningkatan kualitas SDM dan iptek, pengembangan kegiatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat serta perbaikan kulitas lingkungan hidup.

Untuk melaksanakan lima agenda utama tersebut, pemerintahannya juga sudah mempersiapkan 11 prioritas utama seperti pengamalan ABS-SBK dalam kehidupan bermasyarakat, pelaksanaan reformasi birokrasi pemerintahan.

Reformasi birokrasi ini perlu menjadi perhatian. Karena dari laporan SKPD yang diterima, ternyata yang bekerja dengan sungguh-sungguh hanya sekitar 30%, sementara sisanya datang ke kantor tanpa pekerjaan yang jelas. Hal inilah yang perlu mendapat perhartian. “Rakor ini diharapkan bisa memberikan penajaman dan penekanan terhadap program yang dibuat,” harap Irwan Prayitno, yang sekaligus menjadi narasumber pertama dalam rakor itu.

Irwan menyampaikan visi, misi dan prioritas pembangunan jangka menengah Sumbar 2011-2015. Di samping Irwan Prayitno, juga tampil sebagai narasumber Darmin Dahuri.
Rakor pemerintahan se-Sumatra Barat ini berlangsung dua hari, 12-13 Oktober di Arosuka. (403)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1188


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0