Mail to Friends

PLN Sumbar Bangun Transmisi, Masyarakat Diminta Akomodatif

Sabtu, 16/10/2010

Sumbar | Kamis, 14/10/2010 15:58 WIB

Musfi Yendra - Padang Today

Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berbenah dalam rangka memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Khusus wilayah Sumbar PLTA yang dominan saat ini adalah Batang Agam, Singkarak dan Maninjau. Dikhawatirkan saat musim kemarau pada pertengahan tahun 2011 nanti debit air tiga daerah ini akan defisit. Sehingga diperlukan diperlukan penambahan pembangkit dan transmisi untuk meningkatkan kapasitas pasokan listrik.

Demikian dikatakan General Manager PLN Wilayah Sumatera Barat, R Krisna Simbaputera, saat pertemuan dengan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Kamis (14/10/2010) di ruang kerja Gubernur.

Turut hadir General Manager PLN Proyek Induk Pembangkit dan Jaringan Sumatera Bagian Selatan Yusuf Mirandi, . Kepala Proyek Jaringan Sumbar Ramadhan, Manajer SDM&KHA PLN Wilayah Sumbar Kusnadi Arif dan Deputi Manajer Komunikasi dan Hukum PLN Sumbar Edison. Gubernur Sumbar Irwan Pratyino didamping oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov, Surya Budhi.

Lebih lanjut dikatakan R Krisna Simbaputera, proyek PLTU di Teluk Sirih Bungus, Padang berkapasitas 2 X 115 MW akan lebih memperkuat pasokan listrik Sumbar yang akan direncanakan beroperasi pertengahan atau akhir 2011, satu unit.

"Pembangunan pembangkit memerlukan penunjang yaitu transmisi dan juga gardu induk untuk mengalirkan aliran listrik yang dihasilkan oleh pembangkit. Untuk itu diharapkan dukungan dari Gubernur dalam kelancaran pembangunan transmisi tersebut. Yang paling mendesak adalah transmisi 150 kV dari Indarung ke Bungus. Saat ini masih terkendala di tower 13 yang terletak di daerah Lubuk Kilangan, "katanya.

Gubernur Irwan Prayitno menyambut baik rencana pengembangan transmisi yang akan dilakukan oleh PLN itu. "Kami dari pihak Pemerintah Provinsi mendukung setiap program PLN yang bertujuan meningkatkan pelayanan masyarakat. Tentu saja dengan makin membaiknya pasokan listrik di Sumbar juga akan mendorong datangnya investor ke daerah ini," katanya.

Irwan mengingatkan kepada masyarakat agar bisa bersifat akomodatif dalam mendukung setiap program pemerintah. "Di dalam undang-undang diatur bahwa jika ada lahan yang digunakan untuk kepentingan umum, masyarakat harus legowo memberikan kemudahan. Apalagi listrik merupakan kebutuhan vital masyarakat saat ini," katanya.

Ke depan pengembangan energi alternatif juga menjadi perhatian PLN. Bekerjasama dengan Universitas Andalas, PLN mengembangkan energi alternatif biogas. Energi dari kotoran sapi yang dapat dikembangkan menjadi listrik dan bahan bakar kompor. Nama programnya adalah Kelompok Tani Mandiri Energi. Rencananya diresmikan Gubernur tanggal 23 Oktober 2010, di Nagari Simarasok Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. (*)

http://www.padang-today.com/index.php?today=news&d=0&id=21865


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0