GUBERNUR IRWAN Asing Silahkan Salurkan Bantuan
Minggu, 31/10/2010
Sabtu, 30 Oktober 2010
Padang, Singgalang
Pemerintah Sumbar mem buka kran bagi pihak asing yang ingin menyalurkan ban tuan kepada korban gempa dan tsunami Mentawai. Itu disampaikan gubernur terkait adanya pernyataan dari Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). De- ngan alasan, Indonesia masih mampu memberikan bantuan pada para korban bencana itu.
“Kalau ada pihak luar yang ingin membantu kita kenapa harus ditolak. Saya tidak pernah menyatakan penolakan terhadap bantuan asing,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, kepada wartawan Jumat (29/10) terkait adanya pernyataan penolakan bantuan dari asing.
Dikatakannya, pemerintah daerah membuka diri untuk menerima bantuan dari semua pihak yang ingin berpartisipasi dalam maupun luar negeri, karena bantuan itu dapat meringankan beban warga bencana di Mentawai. Namun, untuk bantuan evakuasi terhadap korban yang tewas akibat bencana gelombang tsunami di Mentawai, tentu tak mesti minta bantuan asing karena bisa ditangani dalam negeri.
Menurut gubernur sudah ada perwakilan Amerika Serikat (AS) di Indonesia yang menyalurkan bantuan kemanusiaan.
“Perwakilan pemerintah AS sudah pernah menanyakan, apa yang bisa dibantunya untuk Sumbar,” ungkap Gubernur.
Bantuan dari berbagai pihak dalam negeri sudah mulai mengalir ke Sumbar, baik dana maupun logistik dari pemerintah pusat.
Sementara, pada Kamis (27/10) Deputi II Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutrisno menyebutkan, Indonesia belum membuka kran bagi pihak asing yang akan memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami di Mentawai.
“Bantuan tanggap darurat dari pihak asing sudah ada, tapi kita belum menerima bantuan asing. Karena kita masih mampu melaksanakannya sendiri,” terang Sutrisno ketika itu.
Disebutkannya, presiden telah menyampaikan bahwa pemerintah Sumbar dan Mentawai mampu melakukan tanggap darurat, dan pihak BNPB datang untuk melakukan pendampingan. Pihak asing yang telah menawarkan bantuan kepada Indonesia itu, di antaranya USAID Australia, Badan Penanggulangan Bencana Australia dan Amerika Serikat. (107)
http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=1561
