Tanggap Darurat Mentawai Berakhir
Rabu, 24/11/2010
Selasa, 23 November 2010
PEMPROV TAK LEPAS TANGAN
Padang, Singgalang
Masa tanggap darurat bencana tsunami Mentawai, berakhir Senin (22/11) malam. Selanjutnya dibangun hunian sementara (huntara).
Keputusan itu disampaikan Gubernur Irwan Prayitno bersama Wakil Gubernur Muslim Kasim, tadi malam. Hadir dalam kesempatan tersebut, utusan Muspida, BNPB, BPBD, Kepala SKPD terkait serta beberapa utusan lembaga terkait.
Bencana tsunami Mentawai terjadi 25 Oktober lalu, menyebabkan 449 orang tewas, ratusan rumah hilang dan rusak berat.
“Berakhirnya masa tanggap darurat, maka kini Bupati Mentawai menjadi penanggungjawab penanggulangan bencana pada masa transisi, hingga rehab rekon berjalan dengan baik. Keberhasilan bupati merupakan keberhasilan kami juga,”ujar Irwan saat menutup rapat evaluasi di gubernuran.
Irwan menyampaikan, pihaknya akan melakukan evaluasi kegiatan penanggulangan bencana tsunami Mentawai tiap minggu. Jika minggu pertama ada kendala, akan dilakukan koordinasi kembali dan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam menghadapi semua persoalan.
TNI AD pun siap pula membantu penanggulangan tsunami Mentawai pada masa rehab rekonstruksi, terutama dalam pembangunan huntara. Sedang BNPB dan PU tengah mengupayakan huntara bisa selesai sebelum Natal.
Wagub Muslim Kasim yang juga sebagai penanggungjawab masa tanggap darurat bencana tsunami Mentawai menyampaikan, berakhirnya masa tanggap darurat, hal-hal yang menyangkut bantuan diserahkan dan disalurkan kepada bupati lagi.
“Kita tahu akan ada beberapa orang tidak sempat datang ke Mentawai. Mereka menyalurkan bantuan melalui Pemprov Sumbar. Kita akan bantu menyalurkan, seperti siang tadi (Senin, 22/11) ada bantuan dari Pemko Batam Rp110 juta dan beberapa bantuan lain juga telah menjadi tanggungjawab pemkab setempat,” ujar Wagub.
Saat ini sudah diserahkan pula sisa bantuan sebesar Rp4,5 miliar kepada Bupati Mentawai. (101)
http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=2008
