Mail to Friends

Normalisasi Batang Anai, Bertindak Cepat Demi Rakyat

Rabu, 15/12/2010

Padang – Kedatangan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno ke pemukiman langganan banjir di perumahan Bumi Kasai Permai, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman saat banjir bandang, membawa berkah bagi masyarakat sekitar. Pasalnya setelah itu, Pemprov Sumbar segera bertindak cepat dan nyata. Kini, masyarakat lega dibuatnya.

”Kita mengupayakan mengakhiri penderitaan masyarakat yang sudah menahun ini. Pemprov tak tega melihatnya”, ujar Irwan saat berkunjung ke sana, September lalu. SKPD terkait diperintahkan untuk merespon keluhan tersebut dengan langkah kongkrit. Rapat digelar, planning disusun. Alhasil, Oktober, alat berat dikerahkan untuk melakukan pengerukan sedimen guna memperlancar drainase.

Itu langkah cepat dan antisipatif. Alat berat dikerahkan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumbar ke lokasi. Pengerukan dilakukan. Sedimen di aliran sungai dibuang. Sedimen inilah yang mengakibatkan pendangkalan, sehingga hujan sedikit, banji segera datang. Pemukiman penduduk dan areal pertanian jadi sasaran.

Sejak digali, saluran drainase kembali normal. Tidak ada lagi pendangkalan. Namun demikian, Gubernur Sumbar berharap drainase yang sudah normal itu, dipelihara warga sekitar. Setidaknya sekali dalam dua bulan dilakukan goro. Sebab, keberhasilan pembangunan, termasuk menanggulangi banjir itu, sangat ditentukan sinergis pemerintah dan masyarakat.

Kepalas Dinas PSDA Sumbar, Ali Musri, Rabu (14/12) di Padang menambahkan, Gubernur Irwan Prayitno dan Wagub Muslim Kasim menginstruksikan jajarannya menyikapi persoalan warga sekitar. Jangka pendek, penanganan sementara dan jangka panjang untuk penanganan permanen.

Tahun 2011, direncanakan menambah jalur drainase ke sungai Batang Anai, sehingga saluran air dari beberapa lokasi ke sungai itu lancar. Kemudian, penguatan tebing drainase pada beberapa titik.

Sedangkan langkah permanen, akan dilakukan normalisasi Batang Anai. Dimulai dari hulu sungai dengan jarak 50 meter sepanjang 4 Km. Pekerjaan ini direncanakan pertengahan 2011, dengan pendanaan loan (pinjaman) dari JICA (Jepang) sebesar 2 miliar Yen (kini sekitar Rp200 miliar).

”Loan agreement (perjanjian pinjaman) antara pemerintah Jepang dan Indonesia sudah ok, dengan nomor P-551”, ujar Ali Musri yang sejak awal ikut aktif membahasnya ketika masih menjadi pimpro pembangunan sejumlah irigasi tahun 2000-an.

Dia mengatakan, sebenarnya normalisasi Batang Anai dan Batang Kandis sepanjang 14 Km itu membutuhkan dana Rp850 miliar. Yang baru disetujui, Rp200 miliar untuk normalisasi Batang Anai sepanjang 4 Km.
 

Singgalang 15 Desember 2010


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0