Mail to Friends

Gubernur Irwan Prayitno: Lestarikan ABS-SBK dengan membumikannya secara nyata dalam kehidupan masyarakat Sumbar

Sabtu, 18/12/2010

Filosofi Adat Basandi Syarak dan Syarak Bansadi Kitabullah, sesungguhnya berangkat dari nilai-nilai luhur budaya yang tidak terpisahkan dengan aqidah dalam kehidupan bermasyarakat di Sumatera Barat. Penguatan terhadap nilai-nilai budaya dan agama telah mendapat tempat yang utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Provinsi Sumbar dengan agenda Terwujudkanya Kehidupan Masyarakat yang harmonis, agamis, beradat dan berbudaya berlandasan Filosofi ABS-SBK.

Ini disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno pada saat acara Pencanangan Nagari ABS-SBK di Nagari Simalanggang Kec. Payakumbuh Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat pagi ( 17/12). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Limapuluh Kota, Kabiro Bina Sosial Abdul Gafar,SE, Muspida Kab Limapuluh Kota, Camat dan Walinagari serta niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang dan generasi muda Simalanggang.

Lebih jauh Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, "dalam kurun waktu lima tahun kedepan pemprov Sumbar bersama-sama dengan kab/ko akan terus bersinergis dalam pelestarian dan pengembangan nilai-nilai budaya dan menempatkan masyarakat adat sebagai mitra strategis dalam pembangunan. Kita melihat bahwa kearifan lokal yang terkandung dalam nilai-nilai budaya, telah mampu membentuk karakter masyarakat Minang yang memiliki berbagai keunggulan, pintar berdiplomasi, berargumentasi, berdebat dengan bahasa verbal yang dinamis".

Demikian juga dengan kemampuan verbal yang bersumber dari budaya " Maota " juga menjadi keunggulan etnis Minang yang tentunya perlu dikelola menjadi sesuatu yang lebih produktif dimasa datang".

"Melalui pencangan Nagari ABS-SBK ini, kita berharap setiap Nagari akan mampu membumikan filosofi tersebut dalam kebijakan pembangunan daerah, serta menjadi acuan bagi setiap komponen masyarakat yang ada di Nagari untuk menyatukan langkah bersama dengan pemerintah Kab/ko dan Provinsi".

Setiap Nagari di Sumbar yang memiliki potensi Ampek jinih, sangat diharapkan untuk dapat lebih diberdayakan sesuai dengan tugas dan kewenangan yang ada pada masing-masing komponen Ampek Jinih tersebut, sehingga pengaruh liberalisme akan dapat diatasi dengan karakter budaya setiap anak Nagari di daerah ini, ungkapnya.

Gubernur Irwan Prayitno juga menambahkan, "kedepan kita ingin mendorong peran dan fungsi juru dakwah, guru mengaji dan ulama yang ada di Nagari-Nagari, Desa dan Kelurahan di seluruh Sumbar, untuk bersama-sama dengan pemerintah membumikan filosofi ABS-SBK dalam arti yang sesungguhnya".

"Semoga dengan kecintaan dan komitmen kita untuk senantiasa menjaga serta memelihara potensi kultural dan agama yang kita miliki, sebagai bahagian dari budaya masyarakat beradat ditengah-tengah kehidupan baik secara nasional maupun internasional", katanya.

Wakil Bupati Limapuluh Kota dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan, acara pencanangan Nagari ABS-SBK di Simalanggang merupakan langkah awal secara resmi dilakasanakannya program revitalisasi adat budaya sebagai pertanda nagari-nagari menyahut dan menyambut program Pemkab Limapuluh Kota tersebut.

Maka dari itu mari kita menghimpun segala daya dan upaya, serta komitmen untuk terus mendorong, memotivasi serta memfasilitasi sesuai dengan kemampuan terhadap program pengembangan dan pelestarian adat dan budaya Minangkabau khususnya di Kab Limapuluh Kota, himbaunya.

Acara pencangan Nagari ABS-SBK ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Gubernur Sumbar yang disaksikan para ninik mamak, Alim Ulama, cerdik Pandai dan Bundo Kanduang serta masyarakat Nagari Simalanggang.

(Humas Sumbar)


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0