Mail to Friends

Petani Sejahtera Optimis Tercapai

Selasa, 21/12/2010

Rabu, 15 Desember 2010

2011 DIOPERASIONALKAN

Padang, Singgalang
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno bersama Wagub Muslim Kasim punya mimpi indah meningkatkan kesejahteraan petani. Apalagi di Sumbar, kehidupan petani kebanyakan dibawah garis kemiskinan. Mayoritas penduduk Sumbar, bertumpu di sektor ini pula. Untuk mengkongkritkannya, gubernur membentuk tim dan siap dioperasionalkan tahun 2011.

“Kepedulian gubernur dan wagub sudah diperlihatkan dengan naiknya anggaran sektor pertanian dari tahun-tahun sebelumnya. DPRD Sumbar mendukung, karena program Pemprov realistis dan menyentuh petani. Salah satunya gerakan pensejahteraan petani di Sumbar,” ujar ketua tim gerakan tersebut H. Djoni di hadapan 62 walinagari/kepala desa/lurah, Selasa (14/12) di Padang.

Gerakan pensejahteraan petani ini, juga menjadi penekanan Gubernur. Pasalnya, kondisi perekonomian petani yang kebanyakan berada dibawah kemiskinan itu, karena petani hanya memiliki satu usaha. Bersawah. Jam kerja sehari pun rata-rata 3,5 jam. Banyak waktu terbuang sia-sia. Peluang ini, dimanfaatkan sehingga petani bisa sejahtera.

“Kita akui ada juga petani yang sehat-sehat. Makmur lagi, tapi secara umum, kebanyakan berekonomi kelas menengah ke bawah. Diidentifikasi, petani yang mau bekerja keras, terkendala soal modal. Segmen ini yang menjadi fokus. Petani rajin bakal mendapat, petani malas tidak dapat -dapat. Singkatnya satu petani punya tiga usaha,”terang Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar ini.

2011, gerakan three in one diistilahkan Yosmeri, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar untuk satu petani tiga usaha itu diawali untuk 62 nagari/desa/kelurahan di tujuh kabupaten dan dua kota se-Sumbar. Masing-masing nagari/desa/ kelurahan, dua kelompok tani yang berisi 20 kepala keluarga (KK) petani. Totalnya 2.480 kk petani.

“Hingga 2015 mendatang total Keltan yang mendapatkan program ini sebanyak 1.860 keltan dengan 37.200 kk petani. Dengan program satu petani tiga usaha ini, pendapatan petani meningkat minimal Rp2 juta per bulan,”ujar Djoni. Selain Djoni, hadir pula Kepala DKP Yosmeri, Kepala Dinas Perkebunan H. Fajaruddin dan instansi terkait.

Usaha yang dikeroyok bersama-sama oleh SKPD di lingkungan Pemprov adalah padi, jagung, manggis/buah-buahan, sapi, kambing, unggas, kakao, kopi arabica, ikan nila, tuna, kerapi, kayu dan lebah madu. Tapi, bisa juga yang lain sesuai kondisi dan potensi daerah. (101)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=2503


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0