Mail to Friends

Sulitnya Menemukan Buku Maota

Selasa, 28/12/2010

Rabu, 22 September 2010 | 07:20 WIB
 

PADANG, KOMPAS.com--Budaya berupa kebiasaan mengobrol atau maota yang dimiliki masyarakat Minangkabau semakin sulit ditemukan dalam bentuk buku. Hal itu disebabkan makin jarangnya upaya pencetakan buku-buku yang berasal dari aktivitas budaya maota.

Padahal, dalam kebiasaan maota itu bisa terlontar beragam ide dan solusi mengenai hampir seluruh persoalan yang mengemuka. Hal itu disampaikan Gubernur Sumbar Prof. Irwan Prayitno dalam pidato kebudayaan denga n tema Mengejar Ketertinggalan Intelektual Minangkabau yang disampaikan di Universitas Andalas Padang, Selasa (21/9).

Dalam acara berupa peluncuran sepuluh judul buku karya dosen dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Andalas dalam menyambut Dies Natalis ke-54, Irwan mengatakan, budaya maota itu semestinya dekat dengan budaya menulis.

Ia mencontohkan, hal itu seperti yang terjadi pada saat zaman pergerakan dengan demikian banyak usaha penerbitan yang dijalankan oleh orang Minang. Dengan demikian, pergul atan pemikiran yang beragam itu bisa tersebar dengan lebih luas dan relatif cepat ketimbang sekedar didiskusikan.

Adapun contoh lain dari praktik budaya maota dalam masyarakat Minangkabau tercermin dalam pilihan profesi oleh sebagian warganya . Pada sisi lain, itu juga yang menjelaskan relatif tidak ada pekerjaan yang mengandalkan otot cocok dijalani orang Minang.

Akan tetapi, budaya maota itu saat ini cenderung semakin jarang dibukukan karena berbagai alasan. Dosen pasca sarjana jurusan sejarah Fakultas Sastra Universitas Andalas Dr. M. Nur mengatakan, hal itu terjadi karena makin langkanya usaha penerbitan di Sumbar.

Ia mengatakan, iklim usaha penerbitan yang lebih semarak perlu diadakan lagi di Sumbar untuk menyebarkan beragam ide yang terlontar dalam budaya maota . Hal itu persis seperti yang terjadi pada zaman pergerakan, yang menurut catatan Nur, diantaranya bisa dilihat dengan keberadaan enam anggota PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dari Sumbar dari total sembilan anggota yang tercatat.

http://oase.kompas.com/read/2010/09/22/07201077/Sulitnya.Menemukan.Buku.Maota


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0