UN Sumbar Tanpa Target
Rabu, 19/01/2011
Selasa, 18 Januari 2011
padang - Singgalang Ujian Nasional (UN) 2011 akan berlangsung April. Bagi siswa SLTA 18-21 April, dilanjutkan SLTP 25-28 April 2011.
Kepala Dinas Pendidikan Sumbar, Burhasman kepada Singgalang, Senin (17/1) menyebutkan, tahun ini tidak ada ujian ulangan seperti 2010. Yang ada hanya ujian susulan yang akan berlangsung 25-28 April (SLTA) dan 3-6 Mei (SLTP).
Kepada siswa diminta tidak hanya mempersiapkan diri secara teknis, tapi juga mental. Para orangtua juga diharapkan dapat menjaga anak mereka dengan baik dalam mempersiapkan diri. “Jangan sampai Senin akan ujian, Sabtu malah kecelakaan. Kita minta orangtua mengawasi anak-anaknya,” pesan Burhasman.
Burhasman menolak menyebutkan target peringkat yang ingin diraih Sumbar dalam UN tahun ini. Dia hanya berharap putra-putri Sumbar itu bisa memberikan hasil yang baik, meskipun ada sebagian dari mereka yang masih bersekolah di bangunan darurat, karena sekolahnya belum selesai diperbaiki. “Tahun 2010 lalu mereka siap, mengapa tidak untuk 2011,” katanya.
Sementara itu Gubernur Sumbar, H. Irwan Prayitno yang ditanya terpisah, menyatakan sangat menyadari kebijakan pemerintah pusat yang tidak memberikan dispensasi bagi siswa sekolah yang daerahnya terkena musibah.
“Dari pusat memang tidak ada dispensasi, baik dalam bentuk soal maupun dalam bentuk pemberian nilai,” kata gubernur.
Dispensasi dari soal, menurutnya akan menyulitkan pemerintah pusat menyusun soal. Sementara bila ada dispensasi nilai bisa menimbulkan kecemburuan dari daerah lain.
Tak ada kata lain disampaikan gubernur, Sumbar harus bekerja keras agar siswa-siswa di daerah bencana siap menghadapi ujian tersebut dan mendapatkan hasil yang bagus.
“Dalam waktu dekat Dinas Pendidikan provinsi akan konsolidasikan hal-hal teknis dengan kabupaten/kota,” katanya usai menghadiri rapat paripurna penetapan alat kelengkapan DPRD Sumbar.
Namun dari proses belajar mengajar dan latihan-latihan yang telah dilakukan sejak satu tahun terakhir, gubernur yakin para pelajar di Sumbar siap menghadapi ujian akhir tersebut.
Seperti diberitakan sebelumnya, UN tahun ini berbeda dengan tahun lalu. Menteri Pendidikan Nasional, M. Nuh akan menerapkan formula baru dalam penilaian. Formula tersebut menurut Mendiknas seperti dikutip dari Suara Surabaya 60 persen dari nilai UN dan 40 persen dari nilai ujian sekolah dengan mempertimbangkan prestasi siswa dari kelas 1 sampai kelas 3 di sekolahnya.
“Formula baru ini juga mempertimbangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik,” sebutnya.
Sementara itu, gubernur juga berpesan agar siswa yang bakal mengikuti UN rajin belajar dan bersungguh-sungguh. Dia meminta jangan ada yang tergoda dengan isu kunci jawaban dan contekan kepada teman.
“Selama ini yang banyak gagal karena percaya dengan kunci yang beredar, padahal itu belum tentu benar. Lalu mencontek kawan yang juga belum tentu benar jawabannya,” ujarnya. (104)
http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=3279
