Mail to Friends

Tak Ada Mutasi Besar-besaran

Kamis, 27/01/2011

Padang, Singgalang
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menegaskan kalangan pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) tak perlu cemas pascates pemetaan potensi. Mutasi besar-besaran tidak akan ada. Mutasi akan berlangsung secara alami.

“Yang bagus tetap dipakai, yang tidak bagus, ya diganti. Tes pemetaan potensi ini lebih ditujukan kepada mengenal potensi SDM Pemprov. Kalau ada yang kurang posisinya dengan potensi yang dimiliki, ya ganti posisi,” ujar Irwan kepada wartawan, selasa (25/1) di Padang.

Sekaitan dengan itu, Irwan meminta seluruh jajaran SKPD bekerja sesuai tugas yang diberikan. Sungguh-sungguh. Jangan terpecah pikiran bahwa setelah tes pemetaan potensi akan berlanjut kepada mutasi besar-besaran.

“Tidak ada itu. Bekerja sama. Tunjukan kinerja,” tambah dia.

Dalam kesempatan itu, Irwan kembali menegaskan, pengusulan tiga nama calon Sekdaprov Sumbar, berdasarkan hasil tes dan wawancara. Dari aspek kepangkatan dan persyaratan terpenuhi. Semua dijalani bersih, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Mereka semua PNS, tidak orang parpol dan tidak ada titipan parpol. Kalau ada yang mengatakan begitu siapa, buktikan saja. Tidak ada. Atau saya perlu bersaksi demi Allah SWT, “ ujar Irwan.

Dia menyebutkan, wartawan janganlah berpikiran negatif. Harus berpikir positif. Dulu, untuk menjadikan sekdaprov, tidak diproses-proses, berang pula wartawan. Kenapa tidak juga ada sekdaprov yang definitif. Sudah diproses ribut lagi.

Mantan anggota DPR-RI tiga periode ini menjelaskan, semuanya ada mekanisme. Persyaratan dan kepangkatan terpenuhi. Pejabat dari provinsi yang golongannya tinggi, dibidik. Begitu pula, sekda kabupaten/kota yang bupati/walikotanya mengizinkan dilirik juga.

Mereka kemudian dites oleh tim independen dan diwawancarai gubernur serta wagub.

Ada juga Sekda-nya mau diikutkan tes, tapi kepala daerahnya enggan melepas, ya tidak diikutkan. Semua dites. Dilihat semuanya, mana yang paling bagus. Mereka semua bagus-bagus. Siapapun yang jadi nanti, dia adalah anak buah gubernur dan wagub.

Soal pengusulan tiga nama calon sekdaprov itu, dalam pandangan mantan anggota DPRD Sumbar Masful, kalau benar tiga nama tersebut, berarti itulah pilihan terbaik yang disaring dari 12 pejabat baik yang dites gubernur.

”Pemilihan tiga nama itu sudah tepat. Gubernur lebih demokratis. Dua dari luar provinsi dan satu dari provinsi. Hal lain yang menjadi pertimbangan gubernur, adalah faktor loyalitas. Ini tampaknya menentukan, ” ujarnya seraya menyebut ketika Gamawan Fauzi menjadi Gubernur yang dipilh juga pejabat luar provinsi, yaitu Yohannes Dahlan lalu Firdaus K.

Bahkan sebelumnya saat Zainal Bakar menjadi Gubernur, yang dipilih jadi sekdaprov adalah Ali Amran. Lalu Rusdi Lubis. Faktor loyalitas, memang menjadi pertimbangan terakhir.

Kawan gubernur
Irwan juga menyinggung soal fit and propert test di Bank Nagari bagi calon komisaris maupun di BUMD lainnya. Semua ada mekanisme yang mesti dilewati. Tidak ada sekehendak hati saja. Sebagai gubernur, Irwan menegaskan tidak ada penitipan nama.

”Oh yang ikut tes itu, kawannya Pak Gubernur. Ya, benar kawan saya. Masa kawan saya tak boleh pula ikut mencalonkan diri. Tapi saya sebagai kawan tidak ada nitip. Lalu kawan saya itu tak lulus. Sudah tak lulus dipakecek an pulo (dibicarakan pula). Saya memang tidak main-main. Semua harus ikut mekanisme. Saya tidak lakukan intervensi,” terang Irwan.

Singgalang, 26 Januari 2010
 


Warning: Unknown: open(/tmp/php/2/2/1/sess_22174245f6bbd3a2916e3229392d6ccb, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0