Penanganan Masalah Sosial Sering Terkendala
Senin, 31/01/2011
Padang, Singgalang
Penanganan masalah-masalah sosial, pada kenyataannya sering menghadapi berbagai masalah. Di satu sisi, terjadi tumpang tindih kegiatan pelayanan sosial yang dilakukan, sementara di sisi lain masih banyak masalah sosial yang belum ditangani.
“Masih ada warga masyarakat yang mengalami hambatan pelaksanaan fungsi sosial sehingga tidak dapat menjalani kehidupan secara layak dan bermartabat,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pada pelantikan pengurus sekaligus membuka rapat kerja (Raker) Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Sumbar, Kamis (27/1) di Gedung BKKKS Sumbar.
Untuk itu, sebagai lembaga koordinatif, LKKS hendaknya mampu memberdayakan berbagai lembaga dalam pelayanan masalah sosial, terkoordinasi, terarah dan berkelanjutan. Ini agar penyandang masalah sosial di daerah ini akan terayomi secara merata dan berkeadilan.
Gubernur menyebutkan, fenomena yang terjadi dalam masalah sosial bukanlah merupakan sesuatu yang bersifat temporer, akan tetapi merupakan persoalan yang bersifat komplek.
“Makanya, untuk menjawab persoalan ini juga tidak mungkin melalui gerakan-gerakan yang bersifat sementara pula. Dalam kaitan ini sesuai tugas pokok dan fungsi LKKS, diharapkan dalam raker nanti dapat dibicarakan bahwa keberadaan lembaga ini dapat dirasakan oleh masyarakat, sehingga dapat menghimpun, membina dan mengembangkan segenap potensi masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejateraan sosial secara terorganisasi yang lebih konsepsional,” katanya.
Kepengurusan LKKS yang sebelumnya bernama BKKKS periode 2010-2015 yang dilantik Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tersebut terdiri dari ketua umum Hj. Nevi Irwan Prayitno, Ketua Harian H. Parlagutan Nasution, Sekretaris Syahbuddin, Bendahara Lip Syamsir Alam serta pengurus lainnnya.
Singgalang, 28 Januari 2011
