Mail to Friends

Mahasiswa Minang di Kairo Aman

Senin, 31/01/2011

Senin, 31 Januari 2011

KAIRO - SINGGALANG Sebanyak 1.600 orang WNI, 4.000 di antaranya mahasiswa yang belajar di Universitas Al Azhar di Mesir, belum dievakuasi. Sementara pergolakan di negara itu kian bergejolak dan sudah memasuki hari keenam.

Ratusan mahasiswa Minang di Kairo aman dan terjaga. “Mereka sudah melapor, saat ini adik-adik itu dijaga aparat keamanan,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno kepada Singgalang, Minggu (30/1)

Ketua Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KKM) Mesir, Alnofiandri Dinar yang dikontak Singgalang Minggu (30/1) menyatakan, 380 mahasiswa Minang di Mesir saat ini aman.
“Orangtua di kampung, tidak usah cemas, kami di Mesir aman-aman saja,” kata Alnof, nak rang Padang Balimbiang, Koto Sani, Solok. Menurut dia, 90 persen mahasiswa Minang terkonsentrasi di Kairo, selebihnya terpencar di beberapa kota. Meski begitu, mereka satu sama lain tetap menjalin komunikasi. Tapi, katanya, SMS masih belum lancar, meski telepon seluler sudah berfungsi.

Menurut Alnof, polisi sudah ditarik dari lapangan, karena rakyat tidak menyukai kehadiran aparat itu. Polisi waktu unjukrasa hari pertama main keras. Massa malah “berteman” dengan militer yang tidak main kasar. Malah mereka shalat bersama di pusat kota.

Turun
Mohamed ElBaradei, pemenang hadiah Nobel dan kritikus terkemuka pemerintah, mengatakan Presiden Mubarak harus mundur dari kekuasaannya. Televisi berkelas dunia CNN, Aljazeera dan BBC Word, dalam beberapa hari belakangan menayangkan kerusuhan di Mesir sebagai breaking news.

Kerusuhan di Mesir mirip 1998 di Indonesia, karena tujuan dan polanya sama yaitu mendesak presiden segera mundur. Kejadian di Mesir dipicu keberhasilan massa menumbangkan presiden Tunisia. Gejolak di Tunis diikuti Aljazair, Mesir dan Yaman. Praktis negara-negara di tanduk Afrika itu, mulai mendidih, kecuali Maroko dan Libia.

Belum dievakuasi

Pemerintah Indonesia belum merencanakan evakuasi terhadap warga negara Indonesia yang berada di Mesir. Namun demikian, pemerintah memastikan secara keseluruhan akan ada peningkatan kewaspadaan di semua kantor perwakilan, dalam wilayah-wilayah berbahaya di Mesir maupun sekitarnya.

“Intinya sudah ada peningkatan kewaspadaan sendiri,” kata Menteri Luar Negeri, Marty Natalegawa.

Menurut Marty, jumlah total warga negara Indonesia di Mesir sekitar 6.100 orang. Pemerintah telah mengeluarkan travel advisory kepada WNI baik yang saat ini telah berada di Mesir, maupun yang merencanakan menuju ke Mesir.

Antara dan Republikaonline, melaporkan setidaknya 6.000 narapidana di fasilitas penjara Wadi Natrun, di utara ibu kota Kairo, melarikan diri. Para narapidana yang merupakan tahanan Islam itu, ikut tumpah ruah ke jalan bersama massa. Penjarahan juga terjadi di mana-mana dan tak terkendali.

Meski Presiden Hozni Mubarak telah membubarkan kabinet dan mengumumkan dipilihnya wakil presiden baru dan perdana menteri baru, namun unjukrasa masih marak. Rakyat menhhendaki dia turun.

Husni Mubarak merespon protes dengan menunjuk kepala intelijen Omar Suleiman sebagai wakil presiden pertama Mesir dalam 30 tahun, dan menunjuk Menteri Penerbangan Ahmad Shafiq sebagai perdana menteri baru.

“Omar Suleiman telah dilantik sebagai wakil Presiden Husni Mubarak,” kata kantor berita MENA.

Suleiman, 74 tahun, adalah direktur Badan Intelijen Umum Mesir sejak 1993, satu posisi di mana dia memainkan peranan penting dalam diplomasi, termasuk hubungan Mesir dengan Israel dan Amerika Serikat.

Sebagai kepala intelijen Mesir, Suleiman bertanggung jawab atas arsip yang paling penting negara dan keamanan politik.

Pada saat protes di Mesir memasuki hari kelima, militer memperpanjang jam malam di Kairo, Alexandria dan Suez dari 04:00 waktu setempat (14.00 WIB) sampai 8:00 pagi waktu setempat (06.00 WIB) pada hari berikutnya. (003)

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=3545


Warning: Unknown: open(/tmp/php/8/8/d/sess_88d78f0776ffeefb8f0816bc547daedd, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0