Usia Dini, Sangat Rentan
Selasa, 01/02/2011
Usia Dini, Sangat Rentan
Padang, Singgalang
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, usia dini sangat rentan dengan berbagai pengaruh luar. Pengaruh negatif yang banyak diterima anak di usia dini, maka pengaruh negatif itu pula yang mewarnai kehidupannya kelak.
“Jelek kehidupan di masa depan, sesungguhnya adalah cerminan di usia dini. Oleh karena itu, jangan sia-siakan masa emas itu dengan hal-hal yang tidak berguna,” kata Irwan yang tampil sebagai pembicara utama dalam rapat kerja daerah forum pengembangan anak usia dini (PAUD) Sumbar, Sabtu (29/1) di gubernuran.
Irwan menjelaskan, di usia dini tersebut kembangkanlah potensi anak dengan hal-hal yang baik. Pengaruh lingkungan memang menentukan, terutama peran orangtua. Jangan karena masih anak-anak belum sekolah lantas dimanja-manjakan. Harusnya diberikan pelajaran. Ya, bermain sambil belajar yang cocok bagi anak-anak usia dini.
Dalam kesempatan itu, ada sejumlah pertanyaan dari peserta kepada gubernur, mulai soal honor pendidik PAUD yang rendah hingga adanya PAUD bantuan Bank Dunia, tapi PAUD mandiri mati jadinya.
Menjawab pertanyaan Ketua Himpaudi Sumbar Wiwik Marlis Rahman soal PAUD bantuan Bank Dunia itu, Irwan menjelaskan pihaknya akan menyurati bupati/walikota agar PAUD bantuan Bank Dunia ke depannya didirikan jangan berdekatan dengan PAUD mandiri yang selama ini eksis.
Soal honor pun, Irwan menjelaskan mencoba akan membicarakannya dengan DPRD Sumbar dan kabupaten/kota lain. Peran masyarakat diharapkan pula sehingga impian bersama-sama untuk mewujudkan tiap jorong/kampung ada PAUD akan menjadi kenyataan.
Dalam Rakerda Forum PAUD itu, hadir Hj. Nevi Irwan Prayitno, Hj. Ida Muslim Kasim, Hj. Emma Yohanna (anggota DPD-RI) dan pemerhati PAUD dan perwakilan kabupaten/kota.
Singgalang, 31 Januari 2011
