Gubernur Irwan Prayitno: Kita Prihatin dengan Warga dan Mahasiswa Asal Sumbar yang Berada di Mesir Saat Ini
Senin, 07/02/2011
Gejolak demontrasi masyarakat Mesir terhadap pemerintahannya, telah membawa kekhawatiran pemerintah Indonesia untuk memulangkan warga kembali ke tanah air, ini untuk keselamatan jiwa para warga yang berada di negeri tersebut, termasuk juga Gubernur Sumatera Barat. Warga Sumatera Barat yang berada di Mesir saat ini diperkirakan lebih dari 300 orang, sebahagian besar masyarakat Sumbar tersebut adalah mahasiswa yang sedang bersekolah di Universitas Al Azhar Mesir dan juga masyarakat Sumbar yang mencari usaha penghidupan lain di luar ibukota Mesir .
Saat ini para mahasiswa asal Sumbar yang telah kembali ke tanah air, pada kloter pertama berjumlah 68 orang dan kloter ke 2 pada malam Minggu kemaren, sekitar jam 9.15 WIB ( 5/2) juga telah sampai dengan selamat 40 orang. Pemulangan ini untuk yang pertama ini diprioritaskan para kaum perempuan, terutama yang sedang hamil dan anak-anak mereka.
Diperkirakan jumlah para mahasiswa asal Sumbar sekolah di Mesir lebih dari 250 orang, akan ada kloter 3, 4 dan seterusnya bagi masyarakat Sumbar baik yang berada di ibukota maupun yang luar ibukota, jika kondisi Mesir tidak memungkinkan lagi.
Melihat perkembangan yang terjadi Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan, menyikapi kondisi terakhir Mesir yang semakin bergejolak, cenderung tidak terkendali, kita berharap pemerintah pusat secepatnya mengirim banyak pesawat untuk pemulangan warga Indonesia di Mesir. Kita amat prihatin sekali jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan terhadap keberadaan masyarakat kita di daerah yang sedang bergejolak tersebut.
Kepada para mahasiswa dan masyarakat Sumbar yang ada di Mesir, Irwan Prayitno juga mengimbau agar sabar, berhati-hati dan tidak keluar malam, untuk menjaga keselamatan jiwa. Karena saat ini diketahui pemerintah Mesir melakukan razia-razia yang ketat. Dan kita juga berharap masyarakat dan para mahasiswa Sumbar tidak ikut terlibat secara langsung terjadap kondisi yang terjadi saat ini di Mesir, biarkanlah rakyat dan pemerintahan Mesir sendiri yang akan menyelesaikan masalah mereka, harapnya.
Irwan Prayitno juga menyampaikan, kita berharap kondisi yang terjadi di Mesir saat ini agar segera pulih kembali dalam waktu dekat, karena kita juga amat berharap para mahasiswa kita tetap dapat melanjutkan dan menyelesaikan pendidikan mereka secara baik. Selain itu bagi masyarakat kita yang memiliki usaha di sana tentu akan dapat berusaha secara baik kembali.
Kabiro Bina Sosial Abdul Gafar, SE mewakili pemprov Sumbar ketika menyambut kepulangan warga asal Sumbar dari Mesir, malam Minggu (5/2) di BIM juga menyampaikan, saat ini kondisi Mesir amat mencekam dan meresahkan warga Sumbar di sana, ini sesuai dengan keterangan dari masyarakat Sumbar yang pulang malam kemaren. Mereka juga menyampaikan adanya kegiatan razia-razia yang ketat yang memaksa mereka untuk tidak keluar rumah pada malam hari.
Kita berharap dan berdoa, mudah-mudahan para mahasiswa dan masyarakat Sumbar yang berada di Mesir dapat selamat dari berbagai situasi dan kondisi saat ini, serta gejolak ini segera berakhir, ujarnya. [humas]
