Mail to Friends

Pensejahteraan Petani, Prioritas

Selasa, 08/02/2011

PRODUKSI PADI SURPLUS

Padang-Singgalang
Kendati Sumbar menglami surplus padi 2010, upaya peningkatan produksi padi 2011 terus dilakukan, baik secara kuantitas maupun kualitas.

Pemerintah provinsi (Pemprov) Sumbar tidak ingin produksi padi menurun dan persoalan pangan tetap aman di Sumbar.

”Persoalan pangan menyangkut hajat hidup orang banyak. Di Sumbar, mayoritas masyarakat bertumpu di sektor pertanian. Goyang sedikit, bisa heboh. Makanya soal ini, Pemprov bersama kab/kota bersungguh-sungguh bagaimana produksi pangan tetap terjadi, terutama padi,” ujar Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam rakor peningkatan produksi beras nasional (P2BN), Rabu (2/2) di Padang.

Irwan menerangkan, tidak saja dalam peningkatan produksi, hal mendasar yang menjadi prioritas Pemprov adalah bagaimana pula taraf hidup petani ditingkatkan. Sebab, fakta di lapangan, yang miskin itu ternyata didominasi petani. Kondisi ini tak bisa dibiarkan. Alhasil digagaslah program pensejahteraan petani.

Untuk merealisasikannya, petani itu setidaknya memiliki tiga usaha, selain dari bersawah. Bisa usaha peternakan, perikanan perkebunan atau kehutanan. Yang jelas, disesuaikan dengan kondisi daerah dan kemauan.

”Ingat, yang menjadi target kita adalah petani yang rajin dan yang mau bekerja. Petani malas tidak dapat-dapat. Biar dibilang diskriminasi atau pilih kasih, tak apa. Yang penting, petani yang mendapatkan sukses. Tapi yakinlah, petani malas itu akan sadar nantinya. Setelah itu baru jadi target pula,” terang Irwan.

Petani yang mendapatkan program pensejahteraan petani itu, diback up oleh APBD Sumbar. Mereka juga diberi bimbingan dari petugas di lapangan. Singkat kata, dikeroyok bersama-samalah. Berdasarkan prediksi, petani yang mengelola tiga usaha, minimal bisa untung Rp2 juta perbulan.

Irwan dalam rakor yang dihadiri Kepala Bulog Divre Sumbar Rizal Effendi, BPS Sumbar, BMKG, Balitbang Deptan, perguruan tinggi dan kepala dinas pertanian kab/kota se-Sumbar hingga LSM terkait itu, yang tadinya hanya memberikan sambutan, ternyata menghabiskan waktu hampir dua jam berceramah sekaligus memotivasi peserta rakor bagaimana menjaga pangan tetap terkelola di Sumbar.

Penekanan soal pangan ini menjadi penting, apalagi kisruh di Tunisia dan Mesir yang kini menghangat gara-gara persoalan pangan.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar H. Djoni menyebutkan produksi padi 2011 ditargetkan 2,3 juta ton GKG (gabah kering giling) dengan produktivitas 50 kwintal/hektare dan luas panen 460.497 hektare. Ada peningkatan sebesar 91.237 ton GKG ketimbang 2010. Luas panen tetap, tapi produktivitas ditingkatkan dari sebelumnya 48,02 kwintal/hektare.

Untuk mencapainya, pemberian bibit unggul dilakukan. Tenaga penyuluh diterjunkan. Sekolah lapangan diadakan.

Bahkan penyediaan sarana dan prasarana pertanian juga menjadi perhatian.

Singgalang, 4 Februari 2011
 


Warning: Unknown: open(/tmp/php/8/8/d/sess_88d78f0776ffeefb8f0816bc547daedd, O_RDWR) failed: No such file or directory (2) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (3;/tmp/php) in Unknown on line 0