Masjid Asra Al Bakrie Diresmikan
Rabu, 23/02/2011
Padang-Masjid Asra Al Bakrie diresmikan, Rabu (9/2). Masjid yang berada di jalan Olo Ladang tersebut dibangun atas bantuan keluarga dan kelompok usaha Bakrie. Kemarin sekaligus diresmikan pula SD 03 Batang Anai, Padang Pariaman, yang dibangun melalui sumbangan pemirsa ANTV.
Sebelumnya, akibat gempa yang melanda Sumbar 30 September 2009 lalu, telah merobohkan banyak bangunan di Kota Padang. Salah satunya Masjid Asra. Sebulan lamanya masjid itu belum bisa dimanfaatkan.
Masjid tersebut memakan biaya senilai Rp2.547.805.000. Atas bantuan kelompok usaha Bakrie itulah, pengurus kemudian sepakat nama masjid Asra bertambah menjadi Asra Al Bakrie.
”Kami sangat bersyukur dengan bantuan ini,” sebut Syafrinaldi, Ketua Pengurus Masjid Asra Al Bakrie.
Sementara Ketua Gerakan Bakrie untuk Negeri H. Anindya N. Bakrie mengatakan, selain itu, katanya, masjid tersebut dibangun dengan struktur bangunan yang ramah terhadap goncangan gempa. Sebab, pembangunannya dibangun Yayasan Dompet Dhuafa dan diawasi PT Bakrie Land Development.
Disebutkannya, masjid berlantai dua tersebut dengan luas 592 meter dapat menampung sebanyak 500 jemaah. Masjid juga dilengkapi dengan fasilitas ruang pustaka, ruang pengelola, komputer, printer dan serta sajadah. Selain itu, ditambah dengan perlengkapan sound sistem genset sampai penghisap debu. Sebenarnya masjid ini, sudah selesai dibangun sejak tanggal 28 November 2010 lalu.
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, mengaku sangat berterima kasih dengan bantuan itu. Selain masjid itu, sebenarnya masih banyak sekolah dan fasilitas lainnya yang membutuhkan bantuan.
Dalam kesempatan yang sama, gubernur dan Anindya sekaligus meresmikan SD 03 Batang Anai. Gedung SD Batang Anai dibangun beserta perlengkapannya menelan biaya senilai Rp2.666.749.000.
Selain membangun gedung, ANTV juga sekaligus memberikan bantuan lengkap, meja, bangku, lemari, papan tulis, televisi dan sejumlah mobiler lainnya. Seperti, ruang UKS, beserta bangku dan tempat tidur pasiennya.
Singgalang, 10 Februari 2011
