Gubernur Ajak Bakrie Group Berinvestasi di Sumbar
Sabtu, 26/02/2011
Padang, Singgalang
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno tawarkan investasi batubara dan panas bumi pada Bakrie Group. Sementara anak sulung Aburizal Bakrie, H. Anindya N. Bakrie mengaku pikir-pikir dulu meski kebutuhan batubara PLN cukup tinggi di Sumbar.
Penawaran investasi Gubernur pada keluarga Bakrie tersebut disampaikan secara langsung pada peresmian Masjid Asra Al Bakrie Olo Ladang, Padang Rabu (9/2).
Disebutkannya, di Sumbar saat ini cukup banyak potensi pertambangan yang dapat dikelola. “Saya harap keluarga dan kelompok usaha Bakrie agar bisa juga menanamkan investasinya di Sumbar,” sebut Irwan Prayitno.
Irwan mengakui, dirinya sudah lama tahu dengan kemampuan keluarga dan kelompok usaha Bakrie dalam mengelola sumber daya alam seperti batubara dan panas bumi.
Untuk itu dia berharap Bakrie juga mau menanamkan investasi dibidang pertambangan, karena banyak potensi pertambangan yang bisa dikelola Bakrie Group di Sumbar.
Katanya, potensi sumber daya alam sektor energi dan pertambangan yang belum dikelola dengan baik lagi adalah batubara tambang dalam di Sawahlunto.
Tenaga panas bumi yang memiliki potensi besar. Selain itu juga potensi baru minyak lepas pantai di Mentawai. “Kami juga butuh investor di sektor pertambangan dan energi. Dan saya tahu Bakrie Group sudah berpengalaman untuk itu. Selain itu juga mampu melakukan investasi. Sebab, sebelumnya saya juga sudah mengenali jauh Bakrie Group ketika saya masih di DPR RI,” sebut Irwan berharap Bakrie Group bisa menanamkan investasi di Sumbar.
Sementara, Anindya N. Bakrie anak sulung Aburizal Bakrie mengaku akan pikir-pikir. Selain itu akan coba mengkaji sampai sejauh mana potensi tambang dan energi yang ada di Sumbar sehingga bisa dikelola menjadi sebuah penghasilan lebih baik. Sebab, untuk investasi di bidang tambang dan energi membutuhkan kajian yang lebih dalam.
“Saya akuilah, sebagai gubernur itu memang harus mampu juga menjadi ‘ambassador’ bagi investasi di daerahnya. Dan Pak Gubernur melakukan itu. Saya mendukung langkah itu,” sebut Anindya yang juga rang sumando urang awak tersebut.
Singgalang, 10 Februari 2011
