Jerman akan Bahas Investasi di Sumbar
Sabtu, 19/03/2011
PADANG, HALUAN — Duta Besar Jerman untuk Indonesia Dr. Norbert Baas mengagumi potensi investasi dan sumber daya alam Sumbar. Berkali-kali ucapan kekaguman itu terucap dari bibirnya saat bertemu dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno Jumat (18/3), di Gubernuran Sumbar.
Karena itu pula, dia menyatakan tertarik untuk menanamkan investasi di bumi Ranah Minang ini. Namun untuk proses konkritnya masih butuh waktu, sebab dari hasil kunjungannya ke Sumbar, mereka akan melakukan kajian dan pembahasan lebih mendalam lagi di negaranya.
Potensi investasi yang disukai Jerman adalah pembangunan infrastruktur shortcut jalan Kereta Api Padang-Solok, air (hidro) sebagai sumber energy listrik dan pengembangan Pelabuhan Teluk Bayur. Sedangkan tawaran investasi untuk ekpsloitasi panas bumi (geotermal), Jerman masih pikir-pikir karena ada beberapa pertimbangan lain.
Dalam perbincangan itu, Irwan Prayitno didampingi Sekdaprov Mahmuda Rivai, Asisten I Bidang Pemerintahan Asnol Amri, Asisten II Bidang Kesra Syafrial, dan Kabag Penerangan Biro Humas dan Protokoler Erdi Janur mendengarkan penjelasan tamunya dari hasil kunjungannya selama 2 hari di Sumbar.
Norbert mengakui keindahan alam dan sejumlah kota-kota di Sumbar, apalagi Kota Bukittinggi. Namun Irwan pesimis bisa mengembangkan pariwisata di tengah maraknya isu gempa besar yang bakal melanda Sumbar. Sebab dunia pariwisata itu sangat rentan terhadap isu demikian. Faktanya dapat dilihat pasca gempa melanda Sumbar dan isu akan adanya gempa besar, telah menyurutkan minat banyak wisatawan berkunjung ke daerah ini.
Di bidang pendidikan, Jerman bakal menjalin kerjasama dengan Unand dan UNP untuk kegiatan riset dan penelitian. Bantuan yang diberikan negara Adolf Hitler ini bersifat hibah, karena itu Irwan mengharapkan institusi pendidikan yang mendapat kesempatan bagus tersebut agar dapat memanfaatkannya untuk kemajuan pendidikan di Sumbar.
Kunjungan Dubes Jerman ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan investor negara bagian Jerman, Bavaria beberapa waktu lalu yang dipimpin Mr.Gerhard Merkel. Mereka merasa tertarik setelah Gubernur Sumbar Irwan Prayitno tampil mempromosikan Sumbar pada ajang Bussiness Day di Munchen, 5 November 2010 lalu.
Irwan Prayitno telah menjelaskan dengan rinci sektor investasi unggulan yang ditawarkan, di antaranya investasi pariwisata yang meliputi pembangunan cable car di Maninjau, Ngarai Sianok dan Lembah Anai, pembangunan resort di kawasan Mandeh Kabupaten Pesisir Selatan dan di kawasan Danau Di Atas dan Danau Di Bawah Kabupaten Solok.
Tawaran investasi lainnya meliputi pembangunan infrastruktur shortcut jalan Kereta Api Padang-Solok dan investasi di bidang eksploitasi panas bumi (geothermal) dan air (hidro) sebagai sumber energy listrik Sumbar.
Berbeda dengan minat Duta Besar Jerman untuk Indonesia Norbert Baas, wakil negara bagian Bavaria Mr.Gerhard Merkel lebih tertarik untuk menggarap pariwisata Kawasan mandeh di Pesisir Selatan dan energi panas bumi di Kabupaten Solok. (h/vie)
Haluan 19 Maret 2011
http://www.harianhaluan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=2658:jerman-akan-bahas-investasi-di-sumbar&catid=1:haluan-padang&Itemid=70
