Mail to Friends

Pengenalan Manusia

Selasa, 26/08/2008

Manusia adalah makhluk Allah yang terdiri dari ruh dan tanah yang dilengkapi dengan potensi hati, akal, dan jasad. Potensi manusia ini memiliki kelebihan dan keutamaan dibanding makhluk lainnya. Dengan hati, manusia berniat. Dengan akal manusia berilmu. Dan dengan jasad, manusia beramal. Kelebihan dan kemuliaan manusia ini disediakan untuk menjalankan amanah beribadah dan menjalankan fungsi khalifah di muka bumi. Peranan dan tugas yang dilakukan ini akan mendapatkan balasan yang sesuai.

Setelah mengenal Allah sebagai Pencipta manusia, maka untuk memantapkan keimanan kepada Allah diperlukan pengenalan kepada manusia. Terkadang tidak mengenal siapa sebenarnya diri kita? Dan peranan apa yang perlu dilakukan di dunia? Allah yang telah menciptakan manusia, memberikan fungsi dan tugas manusia di bumi, di antara tugasnya adalah ibadah dan sebagai khalifah. Dalam menjalankan fungsi sebagai khalifah, pengenalan terhadap diri manusia amat sangat diperlukan. Allah telah menciptakan manusia dengan akal yang berbeda dengan makhluk lain yang tidak mempunyai akal seperti binatang dan tumbuh-tumbuhan, sehingga manusia lebih pandai dibandingkan makhluk lainnya. Kepandaian manusia perlu dioptimalkan dengan mengoptimalkan akal melalui ilmu yang dipelajarinya. Mengoptimalkan akal perlu dengan belajar, manusia yang tidak mau belajar tidak dapat menjalankan fungsinya sebagaimana yang telah Allah ciptakan kepadanya.

Untuk berfungsi sebagai khalifah dan mampu melaksanakan ibadah dengan baik, selain manusia mengoptimalkan peran akalnya juga diperlukan mengoptimalkan peran hati dengan berazam. Makhluk lain tidak diberikan fasilitas hati, sedangkan manusia diberikan kelebihan peran hati. Hati yang ada pada manusia mampu untuk menilai lingkungannya baik atau buruk.

Pengoptimalan potensi manusia dari segi hati, akal dan jasad akan membawa manusia ke derajat yang tinggi dan mulia seperti mulianya ruh yang Allah berikan kepada manusia. Sebaliknya apabila manusia tidak mampu mengoptimalkan potensinya akan mencapai derajat yang rendah bagaikan binatang atau tanah seperti asalnya manusia.