Kesempurnaan Ibadah
Kamis, 18/12/2008
Ibadah dalam Islam adalah integral dan lengkap. Disebut lengkap karena ibadah di dalam Islam mempunyai beberapa aspek yang merangkum segala keperluan dan persoalan kehidupan. Ibadah dalam Islam yang integral mencakup seluruh persoalan agama seperti masalah yang wajib, sunah dan mubah. Islam sebagai aturan berarti agama yang mengatur kehidupan manusia. Kehidupan manusia yang dimaksud adalah kehidupan di dalam pekerjaan, belajar, rumah tangga, berpolitik, berekonomi dan bermasyarakat. Islam sebagai aturan tidak saja mengatur tata cara ibadah tetapi juga mengatur kehidupan secara umum dan keseluruhan. Aspek aturan dalam kehidupan manusia tersebut ada yang diperintahkan sehingga menjadi wajib seperti ibadah khusus (shalat, zakat, puasa dan haji), dan ada nilai yang dianjurkan seperti sunah-sunah nabi SAW. Selain itu nilai Islam tersebut bersifat mubah seperti nilai hubungan sosial, pergaulan dan kemasyarakatan.
Ibadah juga mencakup seluruh aspek kehidupan seperti amal-amal yang baik, amal-amal sosial dan kehidupan, memakmurkan bumi, serta menegakkan aturan. Islam menggambarkan kesempurnaannya dengan ciri kesempurnaan agama. Di dalam Islam telah lengkap mengatur manusia dari segi amal kemasyarakatan dan amal–amal ibadah. Islam mengatur segala kehidupan, tata cara ibadah dan kematian.
Ibadah dalam Islam mencakup seluruh unsur manusia yaitu hati, akal, dan anggota tubuh. Gerakan hati, akal dan jasad beriringan dengan gerakan alam yang sujud dan tunduk di hadapan Allah. Gerakan-gerakan ini, diatur dalam beribadah seperti gerakan takbir di awal shalat, ruku, sujud, duduk dan salam. Manakala gerakan hati ini diharapkan agar kita meyakini ibadah yang dilakukan untuk memantapkan ibadah. Perbuatan dengan anggota tubuh, hati dengan meyakini ibadah dan akal untuk membenarkan apa yang dipikirkan.
